
Daniel tahu kalau orang tua mana tidak akan pernah setuju jika anaknya mengejar-ngejar wanita yang berstatus sebagai istri dari orang lain, hanya saja mau bagaimana lagi ketika hati tidak bisa dipaksakan dan juga rasa itu sudah begitu nyata di dalam benaknya maka dari itu jalan mundur sudah tidak ada lagi karena ia harus maju demi bisa bertemu dengan Amira dan juga memastikan Apakah wanita itu masih bisa dirinya gapai atau tidak.
meskipun Andara jelas-jelas terang-terangan menolak keinginannya itu tetapi Daniel tidak peduli sama sekali, sebab menurut pria itu dirinya yang menjalani semuanya maka harapannya adalah dukungan dari kedua orang tuanya itu adalah sesuatu yang mutlak terlepas dari apapun statusnya Dan juga bagaimana keadaan.
"oke baiklah kalau memang kamu tetap pada pendirian untuk mengikuti Amira dan juga memastikan kira-kira dia memilih kamu atau tidak, Tetapi kalau misalnya saat kamu pergi ke sana bertemu dengannya dan pilihannya itu bukan kamu maka Mama minta kamu segera kembali tidak usah terlalu mengharapkan wanita itu! "pinta Andara yang akhirnya memilih untuk mengalah karena Daniel itu adalah sosok yang keras kepala seperti dirinya.
__ADS_1
Daniel tersenyum sambil memeluk orang tuanya itu lalu segera pergi dari situ dengan menyimpan sejuta harapan kalau apa yang ia inginkan bakalan terkabulkan, Bukankah manusia itu layaknya harus berusaha kalau memang nanti tidak terkabulkan Ya tidak masalah yang penting intinya sudah berusaha biar tidak ada penyesalan yang berarti di kemudian hari.
"Oke Baiklah aku akan pergi doakan saja semoga anak kalian ini tujuannya berjalan baik dan sesuai dengan harapan terlepas dari semua yang terjadi, yang aku inginkan hanyalah kepastian ya kalau memang kami berdua tidak berjodoh aku juga tidak mungkin memaksanya karena Biar bagaimanapun Sesuatu yang diawali dengan pemaksaan itu berakhir tidak baik dan juga nantinya tidak akan sesuai dengan harapan! "jelas Daniel dan pergi dari situ karena kebetulan Michael Papanya sudah menghubungi pilot yang biasa mengendarai jet pribadi milik keluarga itu untuk Stay di tempat karena Daniel akan menggunakan kendaraan tersebut soalnya kalau menggunakan pesawat komersial rasanya sudah tidak mungkin karena rencana yang dan ia lakukan itu secara tiba-tiba.
Andara hanya menggelengkan kepalanya karena memang anaknya itu super nekat dalam melakukan sesuatu, padahal tanpa Daniel menyusul Amira pun jawabannya pasti sudah ketahuan kalau wanita itu jelas memilih suaminya sebab buktinya sekarang Amira tidak menghubungi Daniel sama sekali.
__ADS_1
"ya namanya buah jatuh kan tidak jauh dari pohon kalau dia mengikuti sifat orang lain nah itu yang bakalan menjadi pertanyaannya, Biarkan saja dia melakukan dengan caranya Jangan sampai kita melarang eh dianya malah tidak terima atau marah gitu salah lagi kan jadinya? "Michael merupakan tipe orang yang santai tidak terlalu mempermasalahkan segala sesuatunya sampai segitunya karena intinya yang mereka inginkan sesuatu yang terbaik untuk anak mereka karena tidak ada salahnya kan kalau semua orang tua menginginkan hal tersebut?
"Maafkan aku jika datang tanpa memberitahukan lebih dahulu kepada kamu tetapi Percayalah kalau ini semua aku lakukan demi memperjuangkan hubungan kita, karena aku manusia biasa yang tidak bisa duduk dan diam saja sambil menyaksikan semuanya dan juga menyaksikan kamu lebih memilih orang lain! "Jika boleh menerka ya Semua orang pasti tahu kalau Daniel Sekarang pasti Tengah bersedih karena harapannya itu berjalan tidak sesuai dengan kenyataan bahkan bisa dibilang lari jauh sama sekali.
Aida sekarang sedang makan sambil tersenyum kepada anaknya itu karena dirinya merasa bahagia akhirnya Amira pulang kembali ke hadapannya tidak kabur-kaburan lagi seperti yang sudah-sudah, kalau memang penyakitnya ini bisa membuat anaknya itu kembali maka ia rela sakit-sakitan terus tidak usah sehat sama sekali yang penting intinya selalu bersama dengan Amira sampai kapanpun.
__ADS_1
"kamu Memangnya di sana tidak bertemu dengan pria tampan gitu, soalnya kan anak ibu itu cantik jadi meskipun dia hamil tetap pasti ada yang mau karena dulu kan waktu kamu kuliah kan banyak loh pemuda-pemuda yang Antri di rumah sampai Ibu saja bosan cara mengusir mereka itu gimana supaya segera pergi Soalnya kan anak Ibu tidak bisa beristirahat? "Aida sengaja mengatakan hal itu karena ingin menegaskan kepada Adam bahwa anaknya itu tidak buruk-buruk amat di mata orang-orang di luaran Sana hanya saja pria itu yang kelebihan bodohnya sampai-sampai tidak menyadari hal itu.