Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Sakit


__ADS_3

Amira yang mendengar percakapan antara suaminya dan juga mertuanya di seberang sana bohong kalau berkata bahwa ia baik-baik saja saat ini, karena tentunya pikiran wanita itu sekarang benar-benar tidak fokus dan juga sangat tidak percaya kalau ibunya yang sekarang benar-benar sendirian saja di rumah malah drop tanpa ada orang lain yang mengetahuinya.


untung juga ada kedua mertuanya yang begitu care dan juga tidak pernah membiarkan Aida sendirian, kalau tidak entah apa yang terjadi dengan ibunya dirinya juga tidak bisa menyebutkan lebih lanjut lagi apalagi membayangkannya secara langsung.

__ADS_1


anak mana bakalan tenang ketika tahu bahwa keadaan orang tuanya tidak sedang baik-baik saja, karena itu ketika ia mengatakan semuanya maka Percayalah hanya yang ada adalah kebohongan belaka yang jelas-jelas tidak bisa diterima oleh Nalar.


"Apakah kamu yakin kalau ibu bakalan baik-baik saja dan tidak akan mengalami sesuatu yang benar-benar merugikan, karena aku tidak bisa bayangkan kalau sampai dia benar-benar sakit dan juga tidak bisa kembali normal seperti dulu lagi? "Amira harus memikirkan berbagai macam kemungkinan yang tentu saja mungkin bisa dibilang harus akan terjadi maka dari itu menyiapkan mental mulai dari sekarang adalah sebuah keharusan yang tidak boleh ya anggap sepele apalagi melakukan sesuatu dengan tidak memperdulikan keadaan orang tuanya sama sekali.

__ADS_1


"Aku bohong kalau misalnya aku bilang bahwa aku baik-baik saja, aku adalah seorang anak yang jelas-jelas tidak punya rasa Bakti terhadap orang tua Karena sekarang bukannya mengurus orang tua malah pergi melakukan sesuatu yang tidak masuk akal! kamu sebagai seorang pria ya pasti merasa biasa saja karena memang ketegaran hati seorang pria itu berbeda dengan seorang wanita, maka dari itu aku mohon sama kamu Untuk paham bahwa segala sesuatunya itu tidak mungkin berjalan sesuai dengan keinginan! "ujar Amira ya Meskipun terkesan sangat kurang ajar dan juga tidak punya sopan santun terhadap suami sendiri hanya saja mau bagaimana lagi ketika semua ini terpaksa ia lakukan hanya ingin menunjukkan kepada Adam kalau sebenarnya dirinya itu tidak dalam keadaan baik-baik saja.


Adam hanya bisa menghela nafasnya kasar ketika tahu bahwa istrinya saat ini sepertinya Tengah benar-benar memendam rasa kekecewaan yang begitu sangat, namun bagaimana lagi ketika segala sesuatu yang ada dalam pikirannya tidak bisa berjalan sesuai dengan keinginan dan mungkin lebih parahnya lagi Aida lama-lama bisa semakin drop kalau tahu bahwa Amira tidak menjaga kondisinya dengan baik atau mungkin yang ada wanita paruh baya itu bakalan mencurigai kalau sebenarnya Adam tidak memperlakukan anaknya dengan layak.

__ADS_1


__ADS_2