Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Aku Ingin


__ADS_3

Amira yang sudah terlalu lama pingsan akhirnya tersadar juga terlihat wanita itu mengerjapkan matanya secara perlahan memastikan kira-kira dirinya sekarang ada di mana, karena tempat ini memang benar-benar sangat asing untuknya dan juga iya sepertinya tidak pernah berada di sini sebelumnya entah siapa yang membawanya ke sini Yang pastinya dirinya tidak pernah ada niatan untuk datang ke situ.


"Aku ada di mana ya sekarang, kok bisa-bisanya aku ada di tempat asing Seperti ini? sebenarnya siapa yang membawaku ke sini sampai-sampai aku saja tidak tahu lagi sekarang berada di mana seperti orang linglung, Semoga saja tidak ada yang bermaksud jahat kepadaku apalagi secara sengaja membuat aku bakalan kewalahan nantinya. "Amira ketika menyadari dirinya bangun dan tidak ada satu orang pun yang berada di dekatnya serta menjelaskan Sebenarnya apa yang terjadi.


ada yang saat ini sedang berada di luar kamar karena tengah memeriksa berkas pekerjaan yang harusnya ia Selesaikan hari itu juga, hanya saja dan membawa kabur anak orang jadi tidak sadar dan juga tidak bisa melakukan pekerjaan saat itu juga.


"kamu kok ada di sini harus ada di rumah sakit sekarang? soalnya tadi kan wajah kamu perlu memar semua tetapi kenapa malah ada di sini, terus ini kan bukannya jet pribadi yang tidak ada orang lain lagi selain kita berdua? jangan bilang kalian mau memanipulasi semuanya ini dengan cara agar kamu bisa bertengkar dengan Daniel dan pria itu malah menghajar kamu, kalau seperti itu kejadiannya lebih baik kamu turunkan aku sekarang juga karena aku tidak pernah ada niatan untuk pergi berdua dengan pria Kurang ajar dan juga tidak punya hati seperti kamu! "tolak Amira tetap pada pendiriannya untuk tidak akan pernah pergi ke mana pun bersama dengan Adam sekarang Pasti orang tuanya sudah mengajukan juga itu jadi tinggal tunggu saja kabar terbarunya dan Amira tinggal mengulur waktu saja.

__ADS_1


"mana bisa kamu mau turun rumahnya kamu pikir ini taksi, lebih baik diam saja karena aku akan membawa kamu ke spot wisata yang paling terkenal di dunia? mungkin dengan begitu pikiran kamu bakalan lebih tenang dan aku juga tidak mungkin memaksakan kehendak agar kamu mau memaafkanku, karena kesalahan yang sudah aku lakukan itu sangat fatal jadi Biarkan saja mengalir dengan sendirinya saja kalau memang harus mendapatkan ampun dari kamu ya syukur Tetapi kalau tidak aku juga tidak akan pernah mempermasalahkannya. "Adam tidak pernah salah kan jika wajah Amira selalu Ketus ketika bersamanya karena memang harusnya seperti itu siapa sih yang mau memaafkan orang lain yang telah melakukan kesalahan dengan begitu mudahnya tanpa mau melihat perjuangan yang akan ia lakukan nantinya.


" Kamu itu harus dibilang berapa kali sih Biar kamu paham kalau pembahasan seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi lagi karena antara kamu dan juga aku, pikiran kamu itu selalu berubah-ubah tidak pada tempatnya selalu saja merasa ingin menang sendiri dan juga tidak pernah mau dijatuhkan padahal jelas-jelas kamu itu tidak pantas untuk dipertahankan?"Amira masih tetap ada pendiriannya dan juga tidak akan pernah terpengaruh sedikitpun dengan perubahan yang sedang terjadi kepada calon eks suaminya itu sendiri.


"Oke Baik aku minta maaf dan tidak akan pernah mengajak kamu ngobrol lagi yang, tetapi aku mohon Bisakah kamu menikmati liburan yang sudah aku berikan susah payah kepada kamu ini sampai-sampai meninggalkan pekerjaanku karena hanya fokus untuk kamu saja? "Adam memilih untuk mengalah karena sama saja mau berkata seperti apapun Amira sepertinya tidak akan pernah berubah pikiran.


"kalau ada yang ingin kamu perlukan tinggal saja Pencet bel yang ada di ujung itu, karena Biar bagaimanapun wanita hamil seperti kamu itu tidak baik begadang terlalu lama dan juga melakukan aktivitas berdiri seperti saat ini. "Adam tetap fokus pada layar komputer yang ada di hadapannya karena bukan sebenarnya ia ingin mengacuhkan Amira hanya saja Takutnya nanti ketika melihat ekspresi wanita tersebut dirinya bakalan tersinggung ataupun tidak terima seperti Amira yang dengan sengaja melakukan hal itu kepada dia.

__ADS_1


"Ternyata otak kamu itu jenius juga ya sampai-sampai Merencanakan hal ini, Aku bahkan lebih salut lagi terhadap asisten kamu itu yang katanya tidak suka ngomong banyak eh tau-tanya Justru karena itu ia ingin menutupi sikapnya yang sangat menyebalkan itu agar orang lain percaya kalau saya tidak masuk akal jika Rangga lebih kepo urusannya dibandingkan kamu. "Amira sengaja menyindir Adam dan juga asistennya karena memang gara-gara mereka berdua akhirnya dirinya bisa terdampar di tempat ini tanpa ada alat komunikasi padahal setahu Amira ketika dirinya keluar dari rumahnya Sarah ia sempat membawa mendaki bisnis tersebut Di dalam tas selempang yang biasa ia pakai jadi pertanyaannya kalau sekarang sudah hilang itu sebenarnya siapa yang mengambilnya?


"Astaga itu ponsel kamu masih pada tempatnya tidak aku geser sedikitpun iconnya ataupun tidak aku permainkan isi dalamnya hanya saja satu nomor yang sengaja aku hapus, dan tanpa aku bilang pun kamu pasti hafal dengan nama tersebut karena dia lah yang selama ini selalu menjadi pengganggu dan juga membuat aku kelelahan untuk bertemu dengan kalian. "Adam sengaja mengatakan soal Daniel untuk membuat Amira sadar bahwa dirinya sangat tidak menyukai pria itu.


"jangan bawa-bawa fitnah loh nanti kalau orangnya dengar bisa panjang urusannya, hidup itu biasa saja jangan terlalu berlebihan cukup Nikmati saja apa yang dihasilkan hari ini karena belum tentu hari ini kita beruntung sampai selama-lamanya! "Pinta Adam dengan wajahnya yang tanpa ekspresi membuat Amira sedikit merasa heran dengan perubahan yang dimiliki oleh pria itu jika selama ini Adam selalu berusaha memasang tatapan memelasnya agar Amira merasa kasihan maka sekarang tidak lagi seolah-olah pria itu memang sudah ikhlas dengan keadaannya sekarang dan tidak akan pernah yang namanya memaksakan kehendak agar orang lain agar bisa merasakan hal yang sama seperti yang ia rasakan ini.


"kamu lagi mengerjakan apa sih sampai saya serius itu, padahal kamu tahu sendiri kan kalau aku tidak punya teman ngobrol loh di tempat ini? kalau memang tidak ada niatan untuk mencari teman setidaknya jangan berikan mereka kepadaku karena aku itu ingin sekali ngobrol biar tidak suntuk berada di sini, tetapi kalau ya memang kamu tidak mau aku pun tidak akan memaksakan diri soalnya kan kamu dari dulu sampai sekarang kan orangnya selalu seperti itu Acuh dengan urusan orang lain. "omel Amira secara tidak langsung.

__ADS_1


guys author ngantuk besok baru lanjut ya


__ADS_2