Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Clubbing


__ADS_3

Rangga menemani Adam kemanapun pria itu mau karena menurutnya orang kalau lagi galau itu biasanya pengennya berada di tempat keramaian, biar mungkin lebih meminimalisir rasa galaunya dan juga membuat pikirannya tidak terlalu kalut dan alhasil melakukan hal yang tidak tidak.


Adam yang berada di jok belakang terlihat menghembuskan nafasnya berkali-kali seolah ada beban berat yang sedang menghimpit dadanya saat ini, pria itu bahkan dari tadi tatapannya hanya mengarah keluar jendela mungkin Berharap ada kesenangan di sana yang bisa mengusir dan juga membuat pikirannya lebih tenang dan juga rileks.


Rangga Yang merasa suasana terlalu diam ya jadi kebingungan sendiri mau mengantarkan Adam ke mana hari ini, karena mereka tidak punya tujuan sama sekali untuk pergi dan juga kalau Hanya berdiam diri seperti ini sampai bensin mobil itu habis pun mereka tidak akan pernah sampai sebab tuan besar itu malah terlihat seolah tidak peduli kemanapun Rangga membawanya pergi.


"maaf tuan jika mengganggu waktu anda kalau Boleh saya tahu ada tempat yang ingin anda kunjungi saat ini, supaya saya bisa mengantarkan Anda ke sana dan juga membuat pikiran lebih tenang dan juga rileks? "tanya Rangga memastikan bukan karena ingin menjerumuskan Adam ke hal-hal yang tidak baik dan alhasil pria itu melakukan kesalahan lagi melainkan yang ia inginkan agar Adam tidak terlalu larut dalam kesedihan dan alhasil tidak bisa berpikir dengan benar Langkah apa yang harus ia ambil untuk hubungannya dan juga Amirah.


Adam menghela nafasnya berkali-kali mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh asisten Papanya Itu, ingin sekali ya kembali ke rumahnya Om Mira kemudian meminta maaf lagi kepada wanita itu namun itu semua rasanya sangat tidak mungkin mengingat Amira sepertinya benar-benar tidak ingin bertemu dengannya.


"kamu bawa saya saja ke tempat yang bisa membuat Saya melupakan kegelisahan saat ini dan juga membuat saya bisa sedikit tidak terlalu memikirkan setiap kata-kata yang tadi dilontarkan oleh istri saya itu, ya Kalau tidak salah sih Saya menyarankan kamu untuk membawa saya ke tempat clubbing tetapi Percayalah kalau saya bisa menjaga diri tidak akan tergoda oleh apapun yang ada di sekitar! "jelas Adam karena dirinya tahu jika Rangga pasti merasa khawatir takutnya Ia melakukan sesuatu hal yang tidak-tidak dan alhasil Merugikan dirinya serta hubungannya dengan Amira tidak akan pernah betul sampai selama-lamanya karena sifatnya yang tidak pernah mau berubah.


Rangga tentu saja ingin menolak sebab takutnya jangan sampai Adam saat berada di tempat clubbing itu meminum alkohol yang begitu banyak, lalu melakukan hal yang nantinya bakalan membuat pria itu yang kesulitan sendiri.


Namun dirinya bisa apa ketika yang memerintahkan hal tersebut adalah orang yang posisinya berada di atasnya, otomatis Ia yang hanya seorang pesuruh saja tentunya hanya bisa mengikuti kemauannya Adam dan memantau agar pria itu tidak melakukan kebodohan yang kedua kalinya lagi.


Rangga akhirnya membawa Adam ke salah satu klub malam ternama di kota itu, Percayalah yang datang di tempat itu bisa dibilang pemandangannya benar-benar sangat menggiurkan Iman seorang pria normal.


akan tetapi fokus Rangga yang masih jomblo bukanlah tertuju kepada para wanita itu melainkan hanya fokus kepada Adam, karena takutnya jangan sampai pria itu tergoda yang untuk kedua kalinya akhirnya melakukan kebodohannya lagi dan kalau ditinggalkan oleh Amira ia tidak akan pernah turun tangan dan juga ikut campur.


Adam memilih duduk tepat di depan Bartender yang sedikit jauh dari kebisingan dan juga kegilaan para pengunjung di situ, pria itu bahkan tidak merespon semua mata kurang ajar yang dari tadi menatap ke arahnya ketika ia dan juga Rangga baru masuk di situ.


"Tolong berikan saya minuman yang kadar alkoholnya sangat tinggi, Jangan pernah merasa takut kalau saya tidak akan membayarnya karena membeli Club ini saat ini juga pun bakalan saya lakukan! "tegas Adam membuat bartender tersebut menoleh ke arah Rangga ingin mendengarkan pendapat pria itu tentang pengunjung yang tadi datang bersama dengan Rangga.


"lakukan saja seperti apa yang diinginkan olehnya tetapi cukup hanya satu gelas karena saya tidak ingin minum hari ini, Lalu setelah itu tolong jangan memasang wajah menyebalkan karena itu sama saja Anda sedang mencari masalah untuk diri sendiri! "perintah Rangga tegas karena bartender tersebut sudah sering melihat orang gak keluar masuk tempat itu ketika harus membahas sebuah proyek dengan kliennya yang lebih memilih datang ke tempat tersebut dibandingkan restoran.

__ADS_1


Adam tidak peduli dengan Sikap yang ditunjukkan oleh Rangga tadi, karena yang ada di dalam pikirannya hanyalah Bagaimana caranya agar bisa melupakan semua kata-kata yang tadi dilontarkan oleh Amira.


"Pulanglah kembali ke Indonesia dan juga uruslah surat gugatan cerai kita berdua! kalau kamu tidak mau melakukan hal itu maka aku bakalan menghubungi kedua orang tuamu, lalu merekalah yang bakalan mengurus perceraian kita! "kata-kata itulah yang masih terngiang di dalam pikirannya Adam sampai saat ini yang menyiratkan bahwa Amira memang tidak ada niatan untuk kembali kepadanya dan Percayalah itu merupakan sebuah hal yang sangat menyakitkan.


perselingkuhan dalam rumah tangga itu adalah sesuatu penyakit yang sangat tidak akan pernah bisa untuk disembuhkan karena akan menjadi kebiasaan, Alangkah baik jika dari awal tidak ada niatan sama sekali untuk melakukan hal itu karena dengan begitu maka percayalah pernikahan kalian akan tetap langgeng sampai mau memisahkan.


Rangga menatap cemas ke arah Adam yang dari tadi sudah hampir menghabiskan satu botol minuman keras dengan kadar alkohol yang begitu tinggi, ternyata tubuh pria itu memang kuat juga meminum minuman keras karena buktinya sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahwa Adam mabuk sebab dirinya tidak berbicara sama sekali.


kata orang jika dalam keadaan mabuk saat itulah kejujuran seseorang bakalan muncul di permukaan, dan sampai sekarang Adam terlihat hanya diam saja tidak menoleh ke sekitarnya karena fokusnya hanya tertuju kepada apa yang ada di hadapannya saat ini.


"Wah kamu hari ini juga di sini, perasaan tiap hari aku ajak ke tempat ini kamu tidak pernah mau kenapa sekarang malah nongol sendirian? "tanya Astrid yang merupakan seorang wanita Indonesia keturunan indo Prancis yang kebetulan mengenali Rangga karena pria itu merupakan klien dari Papahnya dan mereka sering bertemu membahas soal kerjasama antara perusahaannya milik keluarga Adiguna dan juga perusahaan milik Papanya Astrid.


Rangga memilih untuk tidak merespon pertanyaan dari wanita tersebut, karena menurutnya untuk apa yang menjawab karena seharusnya kalau Astrid sudah melihat dirinya di situ ya sudah tidak usah berkomentar lagi.


Rangga yang melihat tatapan Astrid yang seolah-olah sangat penasaran dengan Adam merasa yakin kalau wanita itu sebenarnya ada maksud terselubung, maka dari itu ia harus bisa meminimalisir wanita-wanita kurang ajar yang tidak punya malu harus berusaha mengganggu kenyamanan orang lain.


"kamu jangan pernah sampai ada niat untuk menyukai suami orang karena asal kamu tahu saja ya istrinya itu merupakan mantan Seorang atlet pegulat tanah air, dan tidak perlu juga kan harus saya sebutkan namanya karena istrinya itu paling tidak suka dikenal oleh orang yang tidak penting dan juga berhubungan dengan wanita yang tidak tahu menjaga auratnya!"Rangga terlalu melebih-lebihkan sesuatu sebab menurutnya wanita seperti Astrid itu hanya akan bisa dikalahkan dengan seorang wanita yang tangguh pula dan kalau ia mendengar soal kenyataan yang tidak pernah terjadi seperti yang diucapkan oleh Rangga tadi entah nanti bagaimana respon wanita itu membuat Rangga sangat penasaran saat ini.


Astrid Tentu saja tidak terima ketika ia baru saja ingin mencari tahu soal pria yang kini berada di sampingnya Rangga malah mendapatkan kabar yang sangat tidak menyenangkan, membuat wanita itu tidak patah semangat dan ingin berkenalan lebih jauh dengan Adam.


"ya Itu tergantung kalau kamu Tutup mulut dan membiarkan majikan kamu ini merasa kesenangan surgawi sedikit lah masa iya tampan dan juga keren tetapi harus setia? Kalau kamu bisa menjaga rahasia saya janji bakalan membayar kamu 1000 dolar, yang penting Intinya kata-kata kamu itu bisa dipercaya dan juga membiarkan saya sedikit mengetahui tentang pria ganteng ini! "tawar Astrid membuat Rangga mengerutkan keningnya karena menurutnya secara tidak langsung Wanita itu sudah merendahkan harga dirinya sebagai seorang pria sejati.


"kamu datang ke sini untuk bersenang-senang atau untuk menjual diri, kalau memang iya lakukan saja tetapi jangan mengganggu kegiatan orang lain! "sarkas Rangga kasar sebab jika dulu Adam tidak ada yang menjaga sehingga pria itu bebas melakukan kesalahan tetapi sekarang sangat berbeda karena ada dirinya yang bakalan memantau pergerakan pria itu satu kali 24 jam.


Astrid mendengus kesal karena memang selama ini rumor yang beredar kalau wakil pemimpin dari Adiguna corporation yang berada di negara itu sangat susah untuk ditaklukan dan sekarang terbukti semuanya karena ia yang menghadapinya secara langsung.

__ADS_1


"aku ini anak orang kaya loh kan kamu juga tahu hal itu tidak perlu harus aku ceritakan detailnya lagi kan? Jadi sepertinya tawaranku tadi juga berlaku kok untuk kamu soalnya kan kamu bukan pemimpin perusahaan melainkan hanya pesuruh saja, jadi Harusnya kamu bersyukur dong karena aku menawarkan jumlah yang sangat besar loh dan itu sepertinya bisa membuat kamu keliling dunia selama 1 tahun? "Rangga yang selama ini terkenal begitu cuek merasa harga dirinya benar-benar diinjak oleh anak orang kaya itu dan Hal itu membuat ia otomatis merasa sangat tidak terima.


"Kamu pergi saja kemeja nomor 6 sana kemudian kamu ajaklah pria itu terserah mau pergi kemanapun, soalnya saya perhatikan dari tadi dia yang tergoda dengan kamu bukan kami yang ada di sini! jadi karena kamu berada di sini maka saya katakan kalau kamu salah memilih tempat untuk melancarkan aksi yang tidak terpuji itu dan sangat memalukan, Sebelum saya mengatai kamu sampai tidak bisa membuat kamu keluar dari rumah selama seminggu akibat malu lebih baik segera menyingkir! "tegas Rangga membuat Astrid sedikit bergidik ngeri Karena kini ekspresi pria itu sangat sangat menyeramkan seolah-olah ingin membantai seseorang yang telah membuat dirinya merasa emosi.


Astrid segera pergi meninggalkan tempat itu karena merasa bahwa rencananya bakalan sia-sia Percuma saja, dan tepat saat itu ada mengangkat wajahnya selingkuhkan mencari sosok yang tadi Tengah berdebat dengan Rangga.


"di mana wanita yang tadi? "tanya Adam penasaran membuat Rangga membulatkan matanya sempurna karena mengira bahwa majikannya itu tergoda dengan Astrid dan bakalan melakukan kesalahan sekali lagi di dalam hidupnya.


"Sepertinya dia sudah pulang Tuan soalnya katanya tadi suaminya menelpon, Apakah anda ingin kita pulang sekarang juga? "tanya Rangga penasaran.


Adam yang masih setengah sadar menghela nafasnya kasar mendengar jawaban yang diberikan oleh Rangga membuat Rangga tambah berpikir yang tidak tidak kepadanya.


"ah sayang sekali! "kesal Adam.


"Ada apaan tas Nyonya Amira tidak ingin kembali kepada anda ternyata sikap Anda seperti begini mana ada wanita yang mau memelihara pria tidak berguna dan juga tidak bisa dipegang kata-katanya! "Adam tersenyum mendengar perkataan sinis dari Rangga itu.


"Woi anak muda Kamu pikir aku bakalan tergoda oleh tubuh tripleksnya tadi itu? aku itu merasa Sayang sekali karena pikirnya dia malam ini ingin membujuk kamu agar tidur dengannya, maka dari itu aku merasa senang karena akhirnya wajahmu itu tidak kelihatan lagi di dalam penglihatanku selama beberapa jam soalnya aku capek tiap saat hanya melihat model seperti kamu saja! "perkataan Adam itu membuat Rangga bergidik ngeri karena menurutnya tipe wanita seperti Astrid itu biarpun stok di dunianya Hanya wanita itu saja ia tidak akan pernah mau menyentuhnya karena menurutnya hanya buang-buang ongkos dan juga membuat pengeluaran lebih banyak karena semuanya palsu.


"Sepertinya saya bersolo karir lebih bagus tuan, hemat pengeluaran dan juga tidak akan kena penyakit serta kemana-mana selalu melihat yang kinclong! "jelas Rangga.


setelah selesai berbicara Rangga pun menghembuskan nafasnya menahan emosi karena, Bagaimana tidak saat ini Adam dengan santainya tidur di atas meja seolah-olah tempat itu merupakan kasur King size miliknya.


Rangga yakin hari ini dirinya harus bekerja keras lagi memindahkan pria itu ke mobil, Soalnya orang kalau mabuk jika dipanggil itu merupakan sebuah pekerjaan yang hanya membuang-buang tenaga karena tidak akan pernah direspon sampai kapanpun.


"kalau tahu kayak begini lebih baik tadi saya putar-putar keliling kota Paris supaya akhirnya dia kelelahan dan tidur sendiri, Tapi kalau sudah seperti ini saya juga yang bakalan uji otot syukur-syukur kalau tubuhnya itu ringan dan bisa diangkat ke sana kemari tetapi model kayak begini lama-lama belum tua tulang belakang saya sudah tidak berfungsi! "omel Rangga dan bersyukur karena posisi Adam yang tidak mendengarkan keluhan dari pria itu sama sekali sebab kalau tidak bisa panjang urusan antara mereka berdua dan tidak akan pernah selesai.

__ADS_1


__ADS_2