Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Daniel menyusul


__ADS_3

Amira tahu jika saat ini Adam tengah gelisah hanya saja dirinya sengaja melakukan hal itu agar suaminya itu sadar kalau tidak selamanya apa yang ia harapkan bakalan berjalan sesuai kenyataan, terkadang kita dituntut menjadi seseorang yang lebih bersabar dan juga menanti kira-kira kapan datang waktunya apa yang kita harapkan itu menjadi sebuah kenyataan.


Sakti dan juga istrinya sengaja mengabaikan anak mereka itu dan ingin melihat kira-kira bagaimana kegigihan Adam untuk mendapatkan Maaf dari mereka, meskipun terkesan menyebalkan tetapi Bukankah semua itu tidak ada yang salah karena mengingat kesalahan yang dilakukannya itu lebih parah daripada yang mereka lakukan kepadanya saat ini.


"Papa sama Mama mau sampai kapan mengabaikan anak sendiri, aku dari tadi tuh berdiri di sini tapi Sepertinya kalian tidak menyadari keberadaanku atau gimana sih?"akhirnya Apa yang diharapkan oleh Amira muncul juga yaitu suaminya yang secara sukarela bertanya kepada kedua orang tuanya dan tidak perlu harus didesak oleh dirinya terlebih dahulu.


"Kamu nanya?" Dina terlihat seperti ingin mengejek anaknya itu sendiri.


" Ya ampun Astaga mah, bukannya merespon Yang baik malah membalas seperti itu? Kenapa jadi orang tua itu tega sekali sih selalu saja memperhitungkan kesalahan anak sendiri, Padahal aku kan sudah ada di sini Dari tadi setidaknya Anggaplah kalau aku ini merupakan anak kalian? "tanya Adam emosi tetapi Dina hanya menggedikan bahu pertanda tidak terlalu peduli apapun yang dilakukan oleh anaknya itu dan kemudian rasa tidak terimanya atau sebagainya yang penting intinya Mereka ingin mengajarkan kepada Adam Bagaimana caranya menjadi seorang pria yang bertanggung jawab.

__ADS_1


"Mas jangan terlalu lebay gitu deh kalau memang mama sama papa tidak merespon keberadaan kamu Ya itu tandanya Mereka lagi merespon barang lain kan, kamunya saja yang terlalu sensitif masa iya aku yang hamil tapi kamunya yang bertingkah aneh-aneh Sudahlah hentikan segala macam yang seperti begitu hanya membuat kepala sakit! "omel Amira Karena sekarang itu dirinya harus fokus dengan kesembuhan ibunya bukan malah mendengar ini kan Adam yang menurutnya terlalu berlebihan.


"Bukan seperti itu juga kan Sayang, kalau misalnya aku diabaikan terus seperti begini rasa-rasanya seperti tamu yang tidak diundang loh. "sahut Adam tidak mau kalah.


"Ya sekarang yang mengatakan kamu tamu yang tidak Diundang itu siapa, itu semua kan kamu sendiri yang ngomong Jadi otomatis yang tersinggung pun kamu sendiri karena orang lain tidak berpikiran ke arah sana kamunya saja yang menjudge diri kamu!"omel Amira lagi karena kalau diam saja toh suaminya itu bakalan bertingkah lebih jauh dan juga mengganggu kenyamanan ibunya.


Padahal dari tadi Andara sudah memperingatkan putranya itu berulang kali bahkan tidak bosan sama sekali untuk mengatakannya, karena Biar bagaimanapun seorang ibu itu ingin yang terbaik untuk anaknya yaitu mendapatkan hidup yang layak serta jodoh yang terbaik intinya tidak mengganggu istrinya orang ataupun berusaha merebut dari pemilik yang seharusnya.


"Daniel kamu bisa tidak menurut perkataan mama satu kali ini saja, Amira itu sudah punya suami dan kalau misalnya mereka berdua bertengkar sebelumnya Terus sekarang memilih untuk berdamai itu sebenarnya masuk akal! istri kembali kepada suaminya ya memang harus seperti begitu, karena dengan begitu mereka berdua ingin memberikan kesempatan satu sama lain untuk berubah menjadi lebih baik bukan malah kamu datang dan mengganggu. "Andara harus berkata apalagi agar putranya itu paham kalau yang ia inginkan adalah sesuatu hal yang terbaik untuk Adam bukan malah mengganggu kehidupan orang lain seperti ini dan juga melakukan sesuatu yang nantinya akan disesali di kemudian hari karena sudah melakukan kegilaan selagi masih muda.

__ADS_1


"Mama aku mohon dengan sangat dan juga sesuatu yang berasal dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam, Tolong jangan larang ketika aku ingin pergi dan memastikan keadaan Amira secara langsung meskipun terkesan berlebihan dan juga sangat aneh serta tidak masuk akal tetapi ini adalah keputusanku, Aku tidak ingin besok lusa bakalan menyesalinya dan juga akhirnya merugikan diriku sendiri jika sebenarnya Amira juga memiliki perasaan yang salah ! "tegas Daniel membuat Andara benar-benar frustasi karena anaknya itu sangat keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur serta diarahkan ke jalan yang benar.


Michael tidak bisa berbuat banyak karena menurutnya seorang laki-laki itu butuh kepastian jadi meskipun wanitanya itu pergi meninggalkan mereka dan bersembunyi di ujung dunia pun, mereka bakalan mencari sampai dapat kemudian memastikan semuanya secara langsung agar tidak ada penyesalan di kemudian hari seperti yang dikatakan oleh Daniel tadi.


Andara yang melihat suaminya diam saja ya Otomatis merasa tidak terima karena dirinya yakin anak dan juga suaminya itu pemikiran mereka satu server, susah sekali Kalau mengikuti apa yang ia katakan padahal dirinya tidak meminta banyak hanya menginginkan sesuatu yang terbaik.


"jangan bilang Papa juga mendukung apa yang ingin dilakukan oleh Daniel, karena mama benar-benar tidak ikhlas kalau sampai hal itu benar-benar terjadi dan dia malah mengganggu hubungan rumah tangga orang lain? "tanya Andara dengan tatapan menyelidik.


"Biarkan saja karena dia sudah besar dan bisa mengambil keputusan yang terbaik di dalam hidupnya, toh ini semua dia yang menjalaninya Kita sebagai orang tua bisanya hanya mendukung dan mendoakan agar berjalan Anak kita itu dalam keadaan baik-baik saja. "jelas Michael yang bersikap santai saja karena memang jika Amira adalah jodohnya Daniel mereka tidak bisa menolaknya Tetapi kalau memang sampai di sana dan dan yang melihat kalau Amira tidak bisa terpisahkan dari suaminya ya pria itu kasih sadar dan akan kembali dan tidak akan melakukan perjuangan gila seperti ini lagi.

__ADS_1


__ADS_2