
Keluarga sanjaya sudah ad di bawahh menunggu tamu itu datang di ruang tamu Farel masih ad di kamar ny bolak balik memikirkan aditt,Tiba2 terdengar suara mobil di depan rumah mereka.."Mah kayak ny keluarga wijaya sudah datang"Ketus Pak Burhan langsung menuju pintu di ikuti ibu Sarah Bel pun berbunyi Pak Burhan segera membuka pintu dan tersenyumm menyambut kedatangan sahabat lama ny itu iya Pak Rahmat berdiri pas di depan Pak Burhan "Asalamualaikum Sahabat ku"Ketus Pak Rahmatt mengulurkan tangan ny Melihat Pak Rahmat mengulurkan tangan ny pun di bls uluran tangan Pak Burhan"Waalaikum slm sahabat ku"Ketus Pak Burhan dengab senyuman mereka pun berpelukan Mamah tessa dan ibu sarah pun bersaliman pulaaa.."Ayo masuk kami sudah menunggu kalian"Ketus pak Burhan mempersilahkan masuk tiba2 muncul gadis dr mobil dengan dress yg panjang ny bawah lutut dengan pinggang ad pita ny dress berwarna biru tua sangat cocok pada kulit ny yg putih make up yg natural membuat ny terlihat cantik dengan rambut di ikatt menggunakan pita cantikk"Apakah ini putri mu Rahmat"Tanya Pak Burhan pandangan ny melihat Talia yg berdiri di belakang Pak Rahmat"Ia kenal kan ini putri ku Nama ny Talia,Sayang beri salam pada om Burhan"Ketus Pak Rahmat kepada Talia,Talia pun maju dan bersaliman pada Pak Burhan dan ibu sarahhh"Ya ampun Cantik bangett kaya bidadari mimpi ap tante semalen bsa lihat bidadari "Goda ibu sarah kpd Talia,Talia hanya tersenyum manisss dan menunduk maluu..."Ayo masuk keburu makanan ny dinginn"Ketus ibu sarahhh menarik tangan Talia dan di ikuti Pak Rahmat dan ibu Tessa...mereka semua sudah duduk di kursi masing2 yg di persiapkan sengaja kursi ny di pas hingga sebelah Talia kosong..."Farell mana Han"Tanya Pak Rahmat kpd Pak Burhan"Ouhh dia masih di atass sedang siap2 turun biar aku panggil kan"Ketus Pak Burhan..."Pah Biar mamah aj yg manggil papah ngobrol2 dulu sama Pak Rahmatt.."Ketus Ibu sarah menghentikan langkah pak burhan dan pergi meninggalkan mereka .Pak Rahmat dan Pak Burhan pun ngobroll dengan asikk...Sedangkan Ibu Tessa hanya tersenyum2 melihat suami ny begitu terbukaa kpd Pak Burhan Tessa diam clingak clinguk melihat seisi rumah dr atas samapai bawah iya pandangg,Tiba2 mata dia menemui sosok yg begitu ia kenal, Dia terkejuttt mata ny melotot mulut ny melongo melihat sosok itu"Kamu knp sayangg"Tanya ibu Tessa kpd putri ny yg diam melongoo , tanpa ad jawaban ibu Tessa pun melihat arah mata Talia..,ia ibu Tessa pun terkejut jugaa.."Dunia emang sempitt kmu di pertemuan laki2 tanpan itu kembalii Talia"Godha Mamah tessa kpd Talia..Talia yg sadar perkataan mamah ny pun menggeleng dan menunduk..."Selamat mlm om tante"Ketus Farelll di depan mereka dengan baju yg rapihhh dan terlihat menawannn...walau baju santai tapi dia masih terlihat tampan dan juga menawannn dengan sempongan rambut ny yg bikin klepek2,Farel langsung melihat kursi kosong dan duduk tanpa melihat wanitanya di samping ny..."Waw ini juga pangeran tampan "Ketus Pak Rahmat menatap Farell dengan senang... Talia terus menundukk dia tak berani melirik laki2 di sebelah ny Ibu tessa yg melihat kelakuan putri ny pun terkekeh"Pahh lihat putri kitaa dia knp ya"Ketus mamah Tessa memancing perhatia agar semua orang melihat ny Pak Burhan dan ibu sarah pun tersenyum "Talia kmu knp"Tanya Ibu sarahhh.."Ahh anu enggak anu enggak papah kok tanteee"Ketus Talia pelann..Farel yg kepo dengan wanita di samping ny pun ikut menunduk melihat muka wanita ituu karena penasaran knp dia menunduk seperti ituu"Kamu knp ?"Tanya Farel nada dingin ny...Talia yg menyadari Farel bertanya pada ny hanya menggeleng..."Ahhh mungkin putri ku maluu,sudah ayo makannn sayanggg"Godha Pak Rahmat talia pun mendengus dan mengangkat muka ny..."Kamuuuuu"Ketus Farel menunjuk kepada Talia...Talia hanya meringiss menampakan kecantikan ny berlipat gandaa"Apa kalian sudah saling kenal"Tanya pak Rahmat "Ini om kita hanya kebetulan aj ketemu,ia kan"Sambil melirik dan menyenggol lengan Talia..Talia hanya mengamgguk dan tersenyumm Burhan yg tau mereka sebelum ny sudah kenal pun diam seribu bahasa mata ny melirik Farel dengan pandangan sedikit tajammm..."Ahhhh ayoi makan keburu dinginn"Ketus Pak Burhan melepas keheningan...Mereka pun makan dengan sedikit berbincang2...Farel tak lepas melirik Gadis di seblah ny itu Talia yg risih pun hanya mendengus kecil selesaii makan mereka berbincang2 Pak Burhan Dan Pak Rahmat asyik ngobrol dan Ibu Sarah ibu Tessa pun sama mereka asyik ngobrol sendiri2,Talia dan Farel hanya diam canggung Pak burhan yang melirik Farel pun mengedipkan mata menandakan sesuatuu Farel yg maksud aba2 pak Burhan pun. buka suara"Ternyata kmu anak Pak Rahmat"Ketus Farel memecahkan keheningan"Iyaaa"Jawab Talia singkatt "Kamu di depan keluarga kmu diem kalem tapi klo gk di depan mereka kaya nini lampirrr"Ketus Farell sedikit manyun..Talia yg mendengar pun melototi Farel"Apa aku kaka nini lampirrr...kamu itu yg kaya kulkas dingin ny minta ampunn"Ketus Talia tak mai kalahhh mereka pun pandang2 an"Kalo di lihat2 ni cewe emang cantikkk"Gumam Farel dlm hati Pak burhan pun mengedip kan mata dan melirik Farel dan talia sambil memberi aba2 padha Pak Rahmatt,Pak Rahmat pun melihatt mereka pandang2 an..."Seperti nya mereka sangat serasii"Ketus Pak Burhan pak Rahmat yg tertekun melihat mereka pun diam dan terus melihattt..."Mattttt"Panggil Pak Burhan..."Iaaaa ada apaaa"Jawab Pak Rahmat gugubbb dan langsung memandang Pak Burhan..."Bagaiman kalo kita jodoh kan saja mereka"Ketus Pak Burhan..Pak Rahmat diam seribu bahasaaa dia memikirkan nasib anak ny jika akan nikah mudaa"Emmm putri ku baru mau kuliah q blm bisa nikahin dia kasihan mimpi ny masih mau di kejar"Ketus Pak Rahmat membuat Pak Burhan emosii tapi muka ny bsa di tahan agar pak Rahmat tdk tau Pak burhan marahhh.."Emmm nikah ny klo udh siap aj di tunangin dulu"Ketus Pak Burhan tersenyummm"Matt untuk mempererat hubungan kita agar bsa jd besann"Ketus Pak Burhan meyakin kan.."Q si ikut putri ku aj dia mau enggak"Ketus Pak Rahmat "Pasti mau lihat lh betapa mesra mereka pandang2 an,Q yakin mereka pasti jatuh cinta"Ketus Pak Burhan dengan penuh keyakinan Pak Rahmat pun tersenyum"Nanty q bicarakan pada anak dan istri ku"Ketus Pak Rahmat
__ADS_1
di sela2 pandang2 an mereka tiba2 hp Farel berbunyi,Farel yg sadar sedikit terkejut dan mengangkat telefon ny dr no asingg"Hallo dengan siapa"Tanya Farel dlm telfon.."Hallo benar kah ini sodara Farell"Tanya seseorang dlm telfon."Ia saya sendiri ini siapa ya"Tanya Farel serius"Kami dr pihak rumah sakit mengatakann tmn bapak adit telah masuk rumah sakit keadaan ny sangat gritis dia memanggil nama bapak terus2 an keluarga ny juga khawatir memohon agar bapak segera ke mari"ketus seorang dokter di rumah sakit...farel pun kagettt dan langsung menanyakan di mana rumah sakit dan ruang ap setelah di beri tahu Farel pun mematikan telfon dan langsung beranjak pergi..."Farel kmu mau ke mana"Panggil ibu sarahh membuat pak Burhan dan Pak Rahmat menolehh Farell..."Ayah ibu sekretaris ku masuk rumah sakit dia gritis q harus segera ke sana"Ketus Farel beranjak perggiii tanpa pamit dia benar2 syokkk...Talia yg melihat kepergian Farel pun bernafas legahhh"Untung aj tuh kulkas dah pergi,tapi dia baik juga perhatian banget sama sekretaris ny"Ketus Talia bersama senyuman ny...Farel pergi meninggal kan rumah dengan mobil kecepatan tinggi
__ADS_1
Di rumah sakit Farel berlari mencari ruangan Adit dia pun menemukan ruangan itu di depan sudah ad ibu adit dan nia adik aditt "Permisi Tante"Ketus Farel membuat tangis ibu Lia pun terhenti dan melihat sosok yg di depan ny"Nak Farelll"Panggil bu Lia lemass Farel pun menunduk di hadapan Ibu lia sesekali air mata ny menetes"Semua terjadi karena q bu"Farel terjatuh setengah berdiri ibu lia yang melihat ny pun memgangkat tubuh Farel dan memeluk ny"Ini bukan karena mu ini takdirr,Putra ku gritis aku takut tuhan akan mengambil nyawa ny"Tangisss Bu lia memukul dada Farel pelannn..dia sangat terpukul atas keadaan adit Farel hanya terdiam sambil meneteskan air mata nia adik farel terus menangisss...Tiba2 dokter keluar dan mencari Farel"Sodara Farel apa sudah datang"Panggil pak dokter"Saya pakk"Ketus Farel lemahh"Silahkan masuk sodara Adit sudah sadarkan diri tapi keadaan ny sangat tak memungkin kann"Ketus dokter prihatin..Ibu lia pun tambah menangisss.."Tante tenang aku tau betul adit dia laki2 kuatt dia pasti bisa melewati masa kritis ny"Ketus Farel memegang pundak ibu Lia menatap penuh keyakinan ..Farel pun masuk ruangan
__ADS_1