
Dina tersenyum sambil menatap ke arah suaminya yang menurutnya terlalu lebay mengeluarkan kata-kata seperti itu padahal usia mereka sudah bisa dibilang tidak mudah lagi, ya kalau misalnya ngomongnya biasa saja ya responnya juga pasti biasa saja tetapi menurutnya ini sangat luar biasa sampai-sampai mungkin ada ribuan kupu-kupu yang berterbangan saat ini.
Sakti begitu bahagia ketika melihat istrinya yang sudah sadar dan kembali tersenyum serta Mungkin sedikit lagi Bakalan mengoceh tidak berhenti, apalagi wanita itu pasti dibuat penasaran dengan keberadaan Sakti dan juga Amira yang benar-benar tidak ada di sampingnya.
"loh Kok kamu diam saja Padahal dari tadi suamimu ini memuji Kamu sampai-sampai bingung mulainya dari mana Akhirnya sampai di mana, setidaknya Ucapkanlah Terima kasih atau mungkin timbal baliknya sesuai lah biar Maksudnya aku juga sedikit merasa bahagia! "ujar Sakti tidak terima Ketika istrinya itu hanya cengengesan doang tidak ada niatan untuk menjawab apapun yang ia katakan tadi.
"Mas istrimu ini lagi sakit entah tidurnya Sudah berapa lama soalnya tulang belakangku rasanya mau bergeser, Jadi kalau misalnya kamu minta balasan yang setimpal lebih baik tidak usah deh memujiku dari tadi soalnya sama saja karena kamu sepertinya tidak ikhlas melakukannya? "omel Dina dengan suaranya yang sedikit pelan sebab Biar bagaimanapun dia juga tidak mungkin dong harus berteriak seperti biasanya karena kepalanya saat ini terasa masih nyut-nyutan.
"Astaga Maafkan suamimu karena terlalu lebay, tetapi tadi itu kan respon kaget akibat terlalu sayang seperti begini! "sahut Sakti Tidak enak hati karena ternyata dirinya sudah salah meminta sesuatu yang secara berlebihan kepada istrinya itu.
Karena efek tidak ada teman bicara selama berminggu-minggu ini membuat pria itu sedikit merindukan suara istrinya yang selama ini selalu menemaninya bertahun-tahun, apalagi dengan segala macam celotehan Dina ketika dirinya yang susah sekali untuk dibangunkan ketika di pagi hari padahal sudah waktunya saat itu untuk pergi bekerja.
"di mana anak-anak Kok bisa hanya kamu sendirian saja di sini, Memangnya mereka tidak tahu kalau aku sakit? kalau seperti begini terus biarlah aku galau di sini sedangkan mereka menghilang entah ke mana karena yang orang tua inginkan yaitu ada anak-anaknya di samping, Kenapa sih dulu punya anak hanya satu saja alhasil Ya seperti begini kita tidak punya apa-apa dan jadi Nelangsa karena tua jaga yang tua sedangkan muda sepertinya tidak peduli! "Dina memang sebenarnya dilarang untuk berpikiran terlalu keras hanya saja tidak ada salahnya kan kalau manusia hidup itu hobinya mengeluh daripada hanya ditahan dan di pendam di dalam hati.
"Makanya kamu cepat sembuh Soalnya kata dokter besok kamu harus sudah operasi dan nanti Masa pemulihannya bisa kok dibawa ke Indonesia biar lebih dekat di sana, soalnya Amira sudah melahirkan dan cucu kita itu laki-laki Pokoknya dia paling keren deh namanya baby Arkana Adiguna yang penting intinya dia bisa membuat hidup kita menjadi bahagia! "Sakti Hanya ingin memberikan kabar gembira agar istrinya itu tidak terlalu banyak memandang beban pikiran yang begitu sangat di dalam hidupnya dan alhasil nanti pengobatannya tidak akan pernah berpengaruh sedikit pun dan juga mungkin bisa dibilang tidak akan ada perubahan.
"Ya Tuhan terima kasih ternyata kita sudah tambah satu anggota keluarga lagi ya, terus gimana keadaannya Amira apa dia baik-baik saja? papa kalau bisa Tolong panggil dokter dong biar aku segera dioperasi saat ini juga nanti masa pemulihannya kan besok lusa aku sudah bisa pergi dari sini kan, pokoknya aku tidak ingin menunda lagi waktu operasinya Terus kalau memang mereka tidak bisa mengoperasi Ya sudah lebih baik kita pulang saja karena aku ingin bertemu dengan cucuku! "perintah Dina yang begitu antusias karena Ia memang sudah tidak sabar lagi untuk bertemu dengan Arkana yang selama ini memang kan kedatangannya sudah dinantikan.
Sakti merasa bahagia Ketika istrinya itu yang antusias terlebih dahulu untuk menyuruh dirinya memanggil dokter agar bisa langsung melakukan operasi, Siapa sih yang tidak bahagia ketika selama ini Dina yang menolak segala macam pengobatan tiba-tiba merasa antusias seperti ini hanya karena kedatangan cucu mereka.
__ADS_1
"oke baiklah kalau begitu dan juga jika memang itu keinginannya Mama, Papa bakalan pergi bilang dokter sekarang juga agar mama bisa langsung ditangani dan Dengan begitu kita bisa cepat kembali ke Indonesia Soalnya papa juga sangat merindukan baby Arkana! "jelas arti lalu segera pergi dari situ sedangkan Dina hanya berusaha meneteskan air matanya karena ia juga tidak boleh terlalu bersedih takutnya kondisinya bakalan menurun dan akhirnya tidak bisa kembali pulang.
"Terima kasih doaku Kau kabulkan karena anak dan juga cucuku dalam keadaan baik-baik saja, Terima kasih ya Tuhanku dengan segala macam kelimpahan kasih sayangmu membuat kami semua bisa berkumpul kembali tanpa kekurangan apapun Dan intinya Kami selalu diberi berkat yang berlimpah serta umur yang panjang untuk tetap bisa bersama menghabiskan 1 tahun lagi dalam hidup kami! "batin Dina yang bersyukur karena di dalam pikirannya ia sudah meninggal sebab kondisinya hari itu memang benar-benar sangat tidak stabil dan bisa dibilang tubuhnya itu rasa-rasanya sudah tidak berada lagi di bumi ini sudah terbang melayang entah ke mana.
Menangis bukan karena merasa sedih tidak selamanya orang selalu merasa sedih dan akhirnya memilih untuk menangis karena terkadang menangis itu juga ada kebahagiaannya, karena bingung mengekspresikannya seperti apa yang mau tidak mau hanya Jalan satu-satunya hal itu yang bisa ia pilih dalam hidupnya.
Apalagi Arkana adalah salah satu cucu yang sangat Diharapkan kehadirannya selama ini maka dari itu ketika dirinya diam-diam saja pun rasa-rasanya sudah sangat tidak bisa lagi menahan untuk tidak bertemu, jika semua orang berada di posisinya ya pasti mereka akan melakukan hal yang sama yaitu menerima kabar sukacita begitu bahagia sampai-sampai segala macam penyakit yang ia derita serasa hilang saat itu juga.
"kalau memang Ibu Dina mau dioperasi sekarang juga oke kita bakalan langsung melakukannya karena kebetulan kondisi pasien memungkinkan untuk kita melakukan hal itu, apalagi selama beberapa saat lamanya dia sudah tidak makan Jadi otomatis kita anggap dia sedang berpuasa dan karena dia merasa sanggup maka tidak ada salahnya kita langsung! karena terkadang kondisi hati seseorang itu yang bisa menentukan apakah dia bisa mendapatkan perawatan atau tidak, karena terkadang biarpun disuruh puasa disuruh melakukan pantangan ini itu kalau pasiennya yang tidak ingin sembuh maka akan sulit berubah!"dokter tersebut dan akhirnya menyuruh suster untuk menyiapkan ruang operasi karena Biar bagaimanapun permintaan Pasien itu merupakan hal yang utama yang harus mereka pikirkan sebelum berubah pikiran dan akhirnya Percuma saja segala macam Usaha kesempurnaan dilakukan dan biaya yang dikeluarkan.
Adam yang mendapat telepon dari Papanya merasa bahagia ketika tahu bahwa mamanya sedang berada di dalam ruangan operasi, pokoknya doa tidak henti-henti mereka berikan yang penting intinya wanita yang sangat berharga di dalam kehidupan Sakti Adiguna itu bisa sembuh dan juga selamat dan juga kembali ke tanah air serta berkumpul kembali dengan keluarga.
Amirah hanya menggelengkan kepala ketika mendengar celotehan dari ibunya barusan karena dirinya sangat tahu wanita itu kalau memarahi Dina pasti bakalan dimarahi sampai habis-habisan, soalnya Memang sih mertuanya itu sangat susah diatur maunya orang lain merasa baik-baik saja sedangkan dirinya ya tetap seperti itu saja tidak ada perubahan sama sekali.
"kata dokter sore ini kita bisa pulang karena kebetulan kamu kan melahirkan secara normal jadi tidak ada tindakan medis yang terlalu berlebihan, cukup perbanyak istirahat kemudian tidak perlu harus memaksakan diri untuk melakukan aktivitas yang berat Ya mungkin kamu sudah bisa sembuh setelah sebulan lebih! "jelas Adam yang begitu antusias karena setiap orang pasti tidak akan betah kalau berlama-lama di rumah sakit karena bau obat kemudian Suasananya yang tidak mendukung serta terkadang mood seseorang itu bakalan terasa berantakan ketika merasa tempat yang sedang ia tempati itu sangat asing baginya..
"kamu panggil Dimas ke sini kebetulan aku ada perlu loh sama dia, Siapa tahu keperluanku ini memang bisa untuk menunjang masa depannya dari sekarang sampai nanti? "tawar Amira tetapi Adam tidak beranjak sedikitpun soalnya pria itu mana Terima Ketika istrinya malah ada kepentingan dengan orang lain sedangkan dirinya sebagai suami sepertinya tidak dianggap sama sekali.
"Sayang pokoknya kalau kamu mau bahas sesuatu dengan pria lain harus ada aku di situ karena aku tidak terima jika kalian hanya berduaan saja, sebab jika hal itu terjadi maka Aku pastikan Jika di rumah sakit yang sebesar ini pasti sudah menyediakan orang ketiga yang begitu banyak! "omel Adam tidak terima Ketika istrinya malah mencari Dimas padahal jelas-jelas ada dirinya di hadapan wanita itu.
__ADS_1
Amira memutar bola matanya malas karena menurutnya respon suaminya itu terlalu berlebihan dan juga sangat tidak masuk akal, Sejak kapan ia berbicara kalau sedang ingin ngomong berdua saja dengan Dimas kan hanya ingin memanggil pria itu datang kepadanya dan nanti Saat bicara ya dirinya akan mengatakan di hadapan semua orang?
"Mas tolong deh jangan ada-ada saja kamu hari ini memangnya dari tadi aku ngomong kalau hanya ingin berduaan dengan dia, kecurigaan kamu itu tidak berdasarkan jadi lebih baik kamu pergi panggil dia karena ada hal penting yang harus dibahas sekarang juga! "omel Amira sambil mendengus kesal karena laki-laki di dunia ini kelakuannya sama saja tidak pernah berubah sedikitpun hobinya hanya cari masalah dan membuat orang lain merasa emosi.
"tapi harus seperti yang aku katakan tadi kalian tidak boleh ngobrol berdua saja karena jika sampai hal itu terjadi Dimas aku bakalan membuangnya ke pedalaman Afrika, dan sekaligus merubah keturunannya di sana Siapa suruh jadi orang bukannya jaga jarak malah tambah Cari perkara! "omel Adam tetapi tetap saja kakinya melangkah untuk mencari Dimas yang tengah berjaga di luar meskipun mulutnya mengomel terus dari tadi.
"masuk ke dalam sekarang, saat istriku berbicara Jangan melihat ke arahnya tunduk saja ke bawah nanti Anggap saja sedang mencari sesuatu! "ujar Adam Ketus soalnya sepertinya ya bakalan kalah langkah lagi dengan asistennya itu.
Dimas menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena memang kelakuan tuannya itu ya Dari dulu seperti itu selalu saja memberikan perintah yang begitu ambigu tandaku masa tidaknya ngomong, ayo Dimas Tolong masuk ke dalam Karena istriku ingin berbicara denganmu Ya begitu saja kok repot sekali sih?
"Kamu kenal sama dokter yang tadi kamu bilang kalau ketemu sama Mas Adam di kantinnya rumah sakit, namanya tadi Oh iya Samantha Rachel yang merupakan wanita bule dan begitu cantik serta manis pokoknya intinya paket Komplit deh! "tanya Amira penasaran kira-kira otak asisten suaminya itu masih bisa diajak kompromi atau tidak saat ini.
Adam mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh istrinya tadi ketika membahas soal Samantha Rachel tepat dihadapan semua orang dan juga di depannya Dimas, pria itu bahkan terlihat bergidik ngeri takutnya jangan sampai ini semua ada sangkut paut dengannya dan saat ini istrinya Tengah membuat perhitungan.
"Aduhh sayang Percaya deh suamimu ini bakalan berubah eh maksudnya sudah berubah jadi tolong dong jangan cari masalah lagi, dibandingkan dia dengan kamu pokoknya kamu itu paket komplit Lagian kita sudah punya Arkana ngapain Mau cari yang baru lagi coba?"Adam berharap agar istrinya itu berhenti untuk mencari tahu tentang Samantha Rachel.
Amira mendengus kesal karena menurutnya suaminya itu terlalu percaya diri sampai-sampai merasa kalau pembahasan kali ini mengarah kepadanya, padahal dirinya itu ingin menjodohkan Dimas dengan Samantha yang menurutnya tidak terlalu buruk-buruk amat karena terbukti wanita itu bertanggung jawab dan datang kepadanya serta jujur kalau dirinya bertemu dengan Adam tadi di kantin.
"ah kalau kamu kenal dengan dia pergi ke ruangannya sekarang kemudian minta nomor ponselnya kemudian berikan juga nomor ponselnya kamu, Lalu setelah itu pokoknya aku bakalan mengejek kamu kira-kira kamu chat-an dengan dia atau tidak! Awas saja kalau sampai kamu tidak melakukan seperti yang aku lakukan ini maka Jangan harap aku bakalan membiarkan kamu bebas dan juga hidup dengan tenang, satu lagi intinya pokoknya Bagaimana caranya kamu harus bisa berjodoh dengan wanita itu karena menurut gue dia tidak terlalu buruk-buruk amat intinya paket sempurna deh bisa untuk menjadi teman curhat bisa untuk menjadi teman nongkrong pokoknya segala macam bisa kamu dapatkan darinya! "Dimas sampai-sampai rasa-rasanya ingin menenggelamkan dirinya di tengah lautan yang begitu luas karena ternyata majikan wanitanya itu sedang berusaha menjodohkannya dengan seorang wanita asing yang selama hidup tidak pernah IA temui sebelumnya..
__ADS_1