
Cahaya bukanlah anak kecil yang bisa saja dibohongi seperti ini karena menurutnya Daniel itu belum berkeluarga dan juga belum punya rumah sendiri, maka dari itu kalau misalnya Daniel tidak pulang berhari-hari tidak mungkin Andara bakalan terlihat senang itu karena yang ada pasti wanita itu bakalan cemas kemudian antusias mencari anaknya itu sampai ketemu.
Andara tentu saja pastinya begitu stres memikirkan soal keberadaan Daniel saat ini jadi kalau misalnya ia tenang-tenang saja oh tentu saja Cahaya tidak mungkin bisa percaya begitu saja, maka dari itu ia harus memastikan secara langsung sebenarnya maksud dan tujuan Andara memperlakukannya seperti ini itu apa.
"Maaf Tante Bukannya ingin berbuat yang tidak sopan dan juga tidak mempercayai apa yang Anda katakan tadi, hanya saja saya ingin memastikan Sebenarnya sekarang itu Daniel Ada di mana soalnya kan tidak mungkin dia pergi dari rumah tetapi Om sama Tante tidak tahu sama sekali keberadaannya? "tanya Cahaya sekali lagi karena dirinya bukan anak kecil yang bisa saja dibohongi Lagian apa salahnya sih jika Andara berkata jujur tentang keberadaan Daniel ya mungkin dengan begitu ya tidak terlalu harus mencampuri segala macam urusan yang sedang dilakukan oleh pria itu.
"kamu tidak percaya apa yang tante katakan tadi, Terus menurut kamu ada keuntungan Ketika saya harus berbohong seperti itu? Daniel itu sudah besar mau pergi ke manapun sesuka hatinya pun kami tidak berhak untuk melarangnya, Jadi kalau misalnya hari ini kamu tidak terima dia sudah berbohong dan juga tidak jujur maka itu merupakan urusan kami karena tidak ada sangkut pautnya sama sekali untuk melakukan semua itu! Jangan pernah kamu menuduh tante dengan sesuatu yang sebenarnya tidak bisa kamu pertanggungjawabkan kebenarannya, Ya sudah kalau memang kamu udah keperluan Silakan masuk ke dalam rumah Tetapi kalau hanya datang untuk menanyakan keadaan Daniel maka jawaban tante yaitu tidak tahu sama sekali dengan keberadaan anak itu! "tegas Andara biarlah dirinya dibilang sebagai orang tua yang tidak bertanggung jawab sampai-sampai bisa membohongi anak orang yang penting intinya ia sudah menyampaikan apa yang dirasakannya.
" Mungkin dengan begitu kamu sadar kalau di sini itu tidak ada yang ingin saling membohongi satu sama lain, karena itu memang tidak ada keuntungan yang membuat saya merasa begitu bahagia seperti apa yang kamu curigai dari tadi, karena berhubungan dengan kamu selesai tidak tahu sama sekali masa iya kali ini saya harus berusaha untuk mengingatkan kamu tentang apa yang tidak perlu dan juga harusnya kamu sadar. tegas Andarah karena kalau hanya diam saja ya otomatis Cahaya tetap pada pendirian yang mempertahankan sesuatu yang sebenarnya tidak bagus-bagus amat sih karena Daniel dan juga wanita itu tidak ada hubungan apapun.
Cahaya merasa seperti dipermainkan oleh Andara karena Bukankah dari awal Wanita itu sudah menyetujui hubungannya dengan Daniel, bahkan waktu itu secara terang-terangan memperkenalkan dirinya kepada pria tersebut tetapi kenapa sekarang malah berubah pikiran dan terlihat seperti menjauh.
"Saya tidak akan pernah ada di sini Kalau waktu itu Tante tidak menyuruh saya berkenalan dengan Daniel secara langsung, Jadi sekarang setelah saya merasa berharap kenapa malah memperlakukan saya seperti ini seolah-olah kalau saya itu pantasnya dibohongin tidak pantas untuk dihargai ? "Cahaya sudah merasa bahwa kesabarannya sudah habis.
Andara tahu kalau cahaya itu merupakan wanita yang sangat terobsesi dengan Daniel dan mungkin terobsesi dengan kekayaan yang dimiliki oleh anaknya itu, hanya saja yang membuat dirinya merasa lebih tidak nyaman lagi karena Daniel jelas-jelas sudah menolak wanita tersebut tetapi kenapa sekarang malah ngotot ingin tetap bersama dengan Daniel walaupun anaknya itu sudah mencoba untuk menjauh dan juga menolaknya secara langsung.
"kalau memang kamu mau marah ya itu merupakan hak kamu untuk melakukannya tetapi untuk sekarang Tante minta dengan sangat supaya kamu pulang dari kediaman ini, karena orang yang kamu cari sedang tidak berada di tempat jadi kalau kamu melakukan kehebohan di sini rasa-rasanya tujuannya sudah salah orang!"Andara sudah habis kesabarannya kalau setiap saat harus merespon apa yang dikatakan oleh Cahaya seharusnya wanita itu sadar kalau memang sudah tidak ada dan dia untuk apa memaksakan diri agar tetap bisa bersama dan juga tetap bisa menyatu.
__ADS_1
"Jadi ceritanya tante mengusir saya dan juga menghentikan semua Perjodohan yang sudah dilakukan dan juga sudah direncanakan dari awal, Tante ini saya merasa dipermainkan loh dan juga merasa seperti sedang dibohongi!"Cahaya adalah orang yang selalu saja ingin agar apa yang ia mau bisa didapatkan Jadi kalau misalnya seperti ini rasa-rasanya harga dirinya itu sedang diinjak-injak.
"astaga waktu itu sebenarnya bukan menjodohkan kamu dengan Daniel juga sih, Tetapi hanya ingin memperkenalkan kalian ya kalau misalnya cocok silahkan dilanjutkan saja Tetapi kalau tidak ini mau apa lagi? jangan pernah menyerah Artikan kebaikan seseorang lain dengan sesuatu yang menurut kamu itu adalah yang paling benar, Oke Tante akui kalau memang salah karena sudah menjodohkan kamu dengan Daniel tetapi Percayalah daripada niat untuk melakukan hal itu hanya untuk mempermalukan kamu!"jelas Andara membuat Cahaya mendengus kesal karena sama saja dirinya sampai di tempat ini tidak ada perubahan sama sekali di dalam kehidupannya.
"Pokoknya saya bakal mengadukan semua ini kepada Papa supaya dia yang akan melakukan sesuatu yang membuat kalian menyesal karena sudah mempermainkan hidup saya, dan ingat saja kalau besok lusa saya menemukan Daniel maka dia yang bakalan menanggung dan juga memperbaiki semua kesalahan yang pernah dilakukan. "setelah mengatakan hal itu Cahaya pun pergi dari situ karena menurutnya ini semua harus ada kejelasannya sebab Ia sudah berharap kepada Daniel dan juga sudah mengatakan kepada semuanya kalau dirinya itu sebenarnya merupakan calon istri dari Daniel Smith yang jelas-jelas merupakan seorang pengusaha terkenal.
Andara hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan ketika melihat Cahaya yang sudah semakin menjauh itu, dirinya yang salah karena sudah menjanjikan sesuatu yang jelas-jelas belum ditanyakan secara langsung kepada Daniel tetapi mau bagaimana lagi semua sudah terjadi.
"aih ini nanti Bagaimana ya jangan sampai nanti wanita itu bakalan menggosipkan sesuatu yang berlebihan dan akhirnya semua orang bakalan membenci keluarga kami, ya Meskipun Dari awal saya yang salah tapi setidaknya diakui sajalah Kalau Daniel itu sebenarnya tidak ingin memiliki hubungan dengannya tetapi kenapa wanita itu malah ngotot seperti itu ya? "batin Andara yang merutuki kebodohannya padahal dari awal Michael suaminya sudah mewanti-wanti agar ia tidak boleh melakukan semua itu.
Cahaya kali ini memilih untuk pergi ke kantor Papanya agar bisa mengadukan semua yang dilakukan oleh Andara kepadanya, wanita itu merasa tidak terima ketika dipermainkan seperti begini padahal Ia sudah sangat berharap tentang hubungannya dengan Daniel.
"Kamu kenapa datang ke sini terus wajah kamu ditekuk seperti itu seolah-olah ada masalah yang sedang terjadi di antara kamu tetapi kamu bingung cara menyelesaikannya, Kamu kan tahu kalau Papa sekarang itu lagi sibuk dengan mengurus pekerjaan semuanya Jadi kalau misalnya kamu datang lagi menambah masalah tau tidak? "tanya papa dari Cahaya yang bernama Marion itu.
Cahaya mendengus kesal ketika di manapun ia berada sepertinya tidak ada yang menghargainya sama sekali karena terbukti kali Ini Papanya itu menolak keberadaannya secara langsung, padahal pria itu harusnya sadar kalau bukan karena atas bujukannya kepada Mamanya belum tentu wanita itu mau menikahi pria seperti Marion itu.
"Oh jadi ceritanya kehadiranku di sini juga tidak diharapkan sama sekali dan kalian sama tidak suka dengan adanya Aku di tengah-tengah kehidupan kalian, Ya sudah aku bakalan pulang terus ngomong sama Mama biar kami kembali ke Indonesia tidak usah tinggal di sini soalnya di sini itu tidak ada yang nyambung?"ancam Cahaya karena dirinya sangat tahu kalau Marion itu tidak bisa hidup tanpa mamanya bahkan bisa dibilang pria itu sepertinya sudah sangat bucin akut dengan wanita yang berasal dari Indonesia yang bernama Mita itu yaitu Mamanya Cahaya.
__ADS_1
"Astaga nak Memangnya tadi papa ngomong apa sih sampai-sampai Kamu salah pemikiran seperti ini? Padahal papa kan hanya ngomong kalau sekarang itu lagi sibuk jadi tidak bisa meladeni Kamu, bukan mau mengusir kamu dari sini? Jadi orang jangan pernah salah pengertian seperti itu dong Terus mau mengatakan hal yang tidak tidak kepada Mama kamu, Ya sudah nanti Papa selesaikan ini dulu kalau memang ada masalah yang penting silakan ngomong selagi Papa masih free!"tawar Marion membuat Cahaya hanya bisa menghela nafasnya kasar karena dirinya itu sekarang benar-benar ingin curhat bukan malah disuruh menunggu seperti ini sudah begitu tanpa kepastian lagi.
"ah nanti saja lah baru ngomong Lebih baik aku pulang terus ketemu sama Mama soalnya ngomong sama Papa itu tidak pernah nyambung, susah sekali loh untuk menyatu dengan pikiran orang dari luar negeri karena selalu saja malas tahu dengan urusan orang lain!"tolak Cahaya lalu memilih untuk pergi karena sama saja mau pergi kemanapun masalahnya ya tetap itu-itu saja tidak akan ada perubahan sama sekali selagi dirinya sampai sekarang belum bisa bertemu dengan Daniel.
semua orang itu Terkadang ingin sekali yang terbaik bagi hidupnya namun apa yang dia inginkan itu sama sekali berjalan tidak sesuai dengan harapan, mau kecewa pun rasanya sudah sangat tidak mungkin kemudian mau marah pun rasa-rasanya tidak ada tempat untuk menjadi tujuannya jadi lebih baik dipendam saja di dalam pikiran.
Orang di bumi ini kebanyakan itu merencanakan sesuatu namun realisasinya terkadang jauh daripada kenyataan, dan hal itulah yang membuat orang-orang mulai memilih jalan pintas mulai dari melakukan sesuatu dengan cara yang tidak baik demi mendapatkan apa yang diinginkan kemudian memilih untuk pasrah namun segelintir orang saja yang memilih pasrah kebanyakan pasti merasa kecewa dan mulai melakukan hal-hal yang Di Luar Batas.
Marion hanya mengangkat kedua bahunya tinggi-tinggi ketika mengetahui bahwa cahaya lebih memilih untuk pulang ke rumah, anak bawaan dari istrinya itu memang terkadang susah sekali untuk diatur dan juga terkadang lebih meminta sesuatu yang di luar batas yang kadang-kadang tidak bisa mereka tepati.
"Sebenarnya anaknya Mita itu otaknya terbuat dari apa sih sampai-sampai tidak bisa mengerti dengan keadaan orang tua sendiri, padahal mamanya saja sikapnya kalem dan juga sopan tetapi ternyata itu semua tidak bisa diturunkan kepada anaknya? "batin Marion yang frustasi karena kalau dirinya tidak mencintai Mita mamanya Cahaya ya Otomatis ia sudah mengusir Cahaya Sejauh Mungkin dari kehidupannya soalnya bisanya hanya membuat nya stress dan juga tidak mengerti dengan keinginannya.
Sedangkan Daniel kali ini sudah sampai di rumah sakit tempat Aida dirawat sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Amira kepada Surti tadi, ya Jika ditanya suruh datang ke Indonesia dengan siapa jawabannya Ia datang bersama dengan Daniel Karena tujuan pria itu dan juga seperti sama yaitu ingin bertemu dengan Amira.
"apa Bibi yakin di sinilah Rumah Sakit tempat Ibunya Amira dirawat, jangan sampai Bibi salah dengar kali soalnya kan tempatnya sesunyi ini tidak seperti biasanya? "tanya Daniel penasaran padahal ini semua terjadi karena mungkin mereka masih berada di parkiran kalau sudah berada di dalam lingkup Rumah Sakit ya tidak mungkin sesunyi ini nanti semua pasien pada kabur karena merasa tempatnya angker.
"Ya ampun Pak Daniel ini tuh masih di parkiran loh Nanti kalau sudah masuk ke dalam rumah sakit baru rame, itu lihat semua orang pada di dalam mungkin sekarang karena sudah jam makan siang jadi semuanya pada sibuk ke kantin! "jelas Surti Sambil tertawa karena menurutnya pikiran Daniel itu terlalu lucu padahal sebenarnya keadaan ini sama dengan di Prancis tidak selamanya semua rumah sakit itu dalam keadaan ramai karena di saat-saat tertentu saja yang ramai seperti terjadi kecelakaan ataupun lagi yang namanya ada pengobatan massal Ya seperti begitulah.
__ADS_1
Daniel hanya manggut-manggut pertanda paham padahal sebenarnya dirinya sedang kebingungan kira-kira nanti saat bertemu dengan Amira Bagaimana Respon yang akan ditunjukkan oleh wanita itu, karena sejatinya Amira selama Bertemu Dengannya responnya biasa saja tidak ada antusiasnya sama sekali seolah-olah dulu persahabatan mereka di masa lalu tidak ada artinya sama sekali.
"Pak Daniel Grogi ya nanti Saat ketemu Mbak Amira apa yang ingin dibicarakan, Tenang saja Mbak Amira kemudian ibu Aidah itu orangnya baik dan juga humble pasti mereka bakalan tahu membawa suasana seperti apa agar tidak ada kecanduan yang terjadi di antara kalian? "bujuk Surti karena dirinya sangat paham dengan perubahan milik wajah dari Daniel yang seperti Tengah mencemaskan sesuatu.