Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Fadhil Sakit


__ADS_3

Amira jelas saja tidak bisa bertemu dengan ibunya untuk saat ini karena mereka sedang dalam perjalanan untuk pulang, Apalagi jarak yang ditempuh itu bisa dibilang merupakan jarak yang singkat melainkan harus melewati beberapa jam lamanya untuk bisa sampai.


intinya hanya satu yaitu Amira tetap diberikan kesabaran dan juga tidak pernah mengeluh serta menjalani segala sesuatunya dengan penuh ketabahan serta merasa yakin kalau mereka bakalan sampai dan Aida akan baik-baik saja, mau mengeluh rasanya tidak mungkin karena Jarak yang harus ditempuh itu bukan merupakan jarak yang dekat.


Adam tahu apa yang dipikirkan oleh istrinya itu hanya saja kalau berubah tiba-tiba menjadi suami yang pengertian pasti akan membuat Amira merasa risih, maka dari itu ia hanya bisa memahami atau pergerakan istrinya itu dari radius beberapa meter Soalnya kalau mendekat tanpa persetujuan dari Amira maka itu sama saja ia sedang mencari sebuah masalah yang baru.


keduanya itu terlihat seperti bukan pasangan suami istri yang sedang melakukan perjalanan pulang Usai berlibur di manapun yang mereka inginkan, Yang ada hanya kecanduan dan juga tidak saling memberikan pengertian bukan karena tidak ingin melakukan melainkan hanya karena enggan dan juga sedikit merasa tidak nyaman.

__ADS_1


"kamu kalau ingin sesuatu Bilang saja ya nanti aku akan menyuruh pramugari untuk menyiapkan keinginan kamu itu, dan kamu tenang saja jangan merasa ragu kalau di sini tidak menyediakan apapun karena ini merupakan jet pribadi ya otomatis semua yang diinginkan pasti ada!"biarpun merasa canggung tetapi perhatiannya sebagai seorang suami yang memang harus tetap ada toh nanti terletak Bagaimana tanggapan yang akan diberikan Amira yang penting intinya Adam tetap melakukan seperti apa yang ada dalam pikirannya dan juga seperti apa yang memang harus ia lakukan.


Amira terdiam tidak tahu harus merespon secara berlebihan dengan euforia yang caranya bagaimana, Karena menurutnya perhatian yang diberikan oleh Adam ya biasa saja tidak ada yang spesial dan juga bisa dibilang sangat terlambat ketika ia sedang memikirkan Ibunya dan pria itu malah bertingkah romantis yang menurutnya sangat lebay dan juga berlebihan serta tidak pada kondisi yang tepat.


Adam yang tidak kunjung mendapatkan jawaban dari Amira, hanya bisa menghembuskan nafasnya secara perlahan. karena sepertinya pria itu benar-benar merasa kecewa dengan wanita yang berstatus sebagai istri, karena seharusnya yang Amira pikirkan sekarang yaitu Bagaimana keadaan anak mereka di dalam kandungannya dan wanita itu setidaknya tidak boleh terlalu egois dengan tetap memegang prinsip dan juga gengsinya yang menurut Adam sangat tidak tepat waktu karena di saat seperti begini mereka sedang melakukan perjalanan jauh kekompakan mereka Ya jelas dibutuhkan sama sekali.


"kamu pasti menunggu jawaban dariku kan? menurut kamu jawaban apa yang tepat yang harus aku berikan kepada kamu supaya kamu puas dan juga tidak banyak bertanya, apakah jawaban yang mengatakan kalau ini semua gara-gara kesalahan kamu sampai aku harus berpisah dengan ibuku? atau mungkin ini semua gara-gara rasa kamu yang terlalu kelihatan sampai-sampai Ibu capek untuk memastikan keadaannya baik-baik saja hanya karena memiliki menantu yang tidak sesuai dengan harapan, kamu sih enak hidup dengan tenang perut kamu tanpa membuncit eh Ibuku malah jatuh sakit jadi Menurut kamu aku harus seperti apa sebagai seorang anak? "Amira sudah cukup merasa kesabarannya harus dijaga selama ini karena menurutnya pria seperti Adam itu mau dimati atau dikatakan apapun tidak akan pernah paham karena yang ia inginkan yaitu bekerja tanpa mengeluarkan tenaga di situ bisa.

__ADS_1


"Ya sudah kalau kamu merasa capek tidak usah lagi memberikan perhatian kepadaku Memangnya kamu pikir kedua ke tangan dan kakiku tidak bisa berfungsi dengan baik, sampai-sampai segala sesuatu harus meminta tolong kepada kamu dan dengan begitu kamu bakalan besar kepala serta merasa yakin kalau aku sudah menggantungkan hidup kepada kamu selama ini? "biarlah ia dikatakan sebagai seorang istri durhaka yang penting intinya Amira bisa mengeluarkan unek-unek yang ia rasakan soal perkara durhaka ataupun tidak itu urusan nanti yang penting intinya akan ia pikirkan bisa terpuaskan.


Adam kali ini memilih untuk mengalah soalnya sepertinya Amira sedang dalam keadaan kondisi yang tidak memungkinkan untuk diajak berbicara, pikiran wanita itu pasti sedang kalut makanya setiap yang dikatakan Adam pasti bakalan salah di matanya jadi memilih untuk aman dan juga damai ya harus seperti ini yaitu mengalah dan juga tidak merespon Apapun yang terjadi di sekeliling wanita tersebut.


Franda hari ini memilih pulang lebih cepat karena tubuhnya benar-benar sedang tidak bisa diajak kompromi lagi, yang merupakan manusia biasa yang tidak bisa diforself tenaganya setiap saat hanya untuk mendapatkan apa yang diinginkan oleh orang-orang sekitarnya padahal akhirnya mengorbankan kebebasannya di dunia ini.


"nah kebetulan Franda kamu akan mau pulang jadi lebih baik sekalian kamu bawa tuh ada makanan sisa di dalam kotak daripada kan dibuang mubazir, nanti jangan lupa kamu panasin ya soalnya itu kan makanan sisa daripada nanti basi dan kamu bakalan sakit perut pasti besok tidak akan masuk kerja lagi kan?" Franda tersenyum ketika ada perhatian yang ia dapatkan ya Meskipun bukan dari siapa-siapa hanya intinya sangat berharga disaat keadaannya yang sedang terpuruk seperti saat ini.

__ADS_1


"Baik bu terima kasih banyak karena selama ini saya sedikit merasa terbantu dengan pemberian yang berasal dari rumah makan ini, saya akan mengambilnya tetapi itu merupakan lauo yang tadi pagi kalau untuk siang takutnya Jangan sampai ada yang datang makan dan basi!"Begitulah hidup yang dirasakan oleh Franda kini sangat-sangat terbuang dan juga tidak berdaya dan layaknya seperti seorang pengemis tetapi syukurlah karena dirinya bekerja coba kamu tidak entah apa yang bakalan terjadi kepadanya.


terkadang apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan dan juga terkadang kenyataan yang tidak diinginkan bakalan terjadi, jadi biasa saja jangan terlalu menyikapi masalah yang kamu hadapi itu secara berlebihan karena Percayalah ada kondisi di mana orang-orang lebih sengsara dibandingkan dirimu saat ini.


__ADS_2