Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Serba Salah


__ADS_3

Adam tahu maksud ibu dan anak itu berbicara seperti tadi adalah untuk menyindir dirinya yang jelas-jelas sudah melakukan kesalahan kemudian mereka ingin melihat bagaimana Respon yang akan Ia berikan nantinya, terlepas dari semua itu sebenarnya Adam ingin mengaku kalau dirinya ingin benar-benar berubah hanya saja keadaannya saat ini tidak sedang mendukung dirinya untuk melakukan hal tersebut.


mau meminta maaf kepada istrinya secara langsung atas apa yang terjadi tadi tetapi rasa-rasanya tidak akan pernah mungkin dirinya bisa mendapatkan maaf, apalagi mengingat semua perkataan yang dilontarkan oleh Amira tadi bahwa dirinya sedang tidak ingin diganggu dan ingin agar mereka berdua itu diam-diam tidak boleh saling berbicara.


"kamu itu bicara apa sih Nak bikin Papa sama Mama jadi kebingungan nih harus mencernanya seperti apa supaya kamu bisa paham, kalau hubungan antara suami istri itu sebenarnya bisa dibilang harus dilandaskan oleh saling pengertian dan itulah yang kami harapkan dari kalian berdua!"ujar Dina karena meskipun anaknya sudah mengecewakan Amira berkali-kali hanya saja melihat mereka akur seperti begini dan tidak ada salahnya sama sekali.


Amira tersenyuman mendengar apa yang dilontarkan oleh mertuanya itu sekarang Dina masih berstatus sebagai mertuanya karena Dirinya belum bercerai dari Adam sampai saat ini, maka dari itu kalau Iya masih menganggap wanita tersebut sebagai mertuanya sepertinya tidak ada yang salah sama sekali karena hubungannya yang sedang terjalin itu bukanlah sebuah hubungan yang main-main ataupun hanyalah kebohongan saja.


"ya memang harus dibicarakan seperti itu kan Mah, daripada nanti orang-orang seperti itu bakalan terus berkeliaran bebas dan tidak menyadari sama sekali Apa kesalahan yang sudah mereka lakukan? kalau misalnya kesalahannya itu biasa saja Ya tidak masalah tapi kalau hanya membuat orang lain menjadi tidak terima itu dia permasalahannya, sebab banyak sekali tipe orang di dunia ini yang ketika sudah melakukan kesalahan tetapi tidak mengakui hal tersebut ! "ujar Amira karena memang dari tadi moodnya untuk berbicara dengan Adam sedang tidak baik-baik saja makanya ia mengeluarkan semua unek-unek yang sedang dirasakan mungkin dengan begitu suaminya itu bakalan sadar kalau tidak semua manusia yang ada di dunia ini mau dipermainkan.


Dina hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan ketika mendengar apa yang dikatakan oleh menantunya itu, Ya jelas Setiap orang pasti akan merasa kecewa ketika kesalahan yang dilakukan oleh orang lain itu bisa dibilang sangat fatal.


kalaupun memberikan Maaf ya mungkin tidak bisa dalam hitungan hari Ataupun mungkin begitu saja setelah mereka meminta maaf langsung dimaafkan begitu saja, pasti membutuhkan proses yang tidak gampang seperti mencoba untuk melupakan masalah itu kemudian mencoba untuk bersikap biasa saja seolah-olah memang di antara mereka berdua tidak ada terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan.


"Kalian kapan sampainya? terus kok bisa tahu kalau Ibu lagi ada di sini sekarang, soalnya ibu yakin kalau kamu tidak akan pernah mau pulang kalau dengar ibu sehat-sehat saja tidak menderita batin seperti ini kan? "Aida sengaja mengalihkan pembicaraan daripada pembahasannya hanya menjurus ke arah tersebut saja karena menurutnya sepertinya sudah sangat terlambat lebih baik sekarang dilupakan saja tidak ada yang namanya pembahasan kesalahan di masa lalu yang pastinya akan diulang kembali.

__ADS_1


"sebenarnya kita juga baru sampai Soalnya dari bandara langsung ke sini karena terlalu cemas memikirkan Keadaan ibu, hanya saja syukurlah karena Ibu sudah mendapatkan penanganan yang begitu baik dan juga syukur karena Papa sama Mama sudah mau bertindak cepat. "ujar Amira yang begitu bahagia ketika melihat ibunya tidak kenapa-napa padahal Percayalah dari tadi itu ia sempat merasa cemas takutnya jangan sampai Aida kenapa-napa dan dirinya malah tidak bisa menemani ibunya itu.


"Ibu baik-baik saja hanya saja mungkin tubuh ibu itu lagi butuh istirahat makanya dia tiba-tiba drop, tapi kamu tenang saja kok soalnya dengan Ada Kamu Di Sini Bapak Ibu sudah mendapatkan obat dan juga vitamin sekaligus jadi tolong kamu jangan terlalu cemas kasihan cucu ibu yang sekarang Lagi bobok itu! "pinta Aida penuh permohonan karena Biar bagaimanapun keadaan psikis seorang ibu hamil itu sebenarnya tidak bisa terlalu ditekan sampai sebagaimana rupa lalu berdampak pada kehamilannya dan juga keselamatan wanita itu sendiri.


"kalau memang aku terlalu cemas dari awal ya Otomatis Aku tidak akan pernah baik-baik saja sampai saat ini, tapi lihat sendiri kan aku datang kemudian menghadap kalian dalam keadaan sehat walafiat tanpa kekurangan apapun jadi tolong jangan terlalu cemas berlebihan karena sesuatu yang berlebihan itu sebenarnya tidak bagus. "harapan Amira ya Otomatis menjadi harapan semua anak di dunia ini berharap agar orang tuanya selalu diberikan kesehatan kemudian keluarganya selalu diberikan kebahagiaan serta rezekinya selalu dilancarkan dan juga anak-anak sehat selalu tidak ada yang lebih penting daripada hal itu.


terkadang kenikmatan dunia itu yang orang kejar sampai-sampai mereka lupa ada hal yang lebih penting lagi yang harus mereka lakukan, tidak selamanya hidup itu berjalan sesuai dengan keinginan Terkadang hidup itu kita yang mengatur tetapi sejatinya pencipta lah yang mengaturnya jadi mau berharap berlebihan juga rasa-rasanya sangat mustahil lebih baik ikuti saja alurnya.


Adam dari tadi memilih hanya menjadi pendengar yang setia bukan karena tidak ingin menimpali Apa yang dibicarakan oleh semua orang di dalam ruangan itu, hanya saja ia sedikit merasa mawas diri takutnya jangan sampai ketika ia berbicara Respon yang diberikan oleh Aida berlebihan dan terkesan seolah-olah tidak menyukai dirinya hadir di situ.


dina dan juga Sakti melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Aida yaitu tidak peduli dengan keberadaan anak mereka, sebab Bukankah Adam nya dengan sukarela datang ke tempat itu jadi kalau memang ia ingin menikmati suasana di situ Ya silakan lanjutkan saja Tetapi kalau tidak juga mereka tidak pernah memaksa pria itu untuk tetap tinggal.


Amira pun lebih memilih untuk cuek dan banyak berbicara dengan ibunya karena Adam itu merupakan pria dewasa ya kalau misalnya tidak ada yang mau mengajaknya ngobrol, setidaknya dirinya yang melakukan lebih dulu Bukankah itu lebih baik daripada Hanya berdiam diri seperti itu tanpa melakukan apapun.


"Bagaimana keadaannya Bu? Apa kita perlu memanggil Dokter yang lebih baik lagi untuk memeriksa kesehatan Ibu supaya segera pulih dan aku mah daripada berlama-lama di sini tetapi....

__ADS_1


"tidak perlu kamu tawarkan apapun karena Ibu juga bisa mengurus diri sendiri, cukup urusi saja kelakuan kamu itu kemudian urusi saja jalan pikiran kamu itu agar bisa dibawa ke arah yang lebih baik daripada hobinya hanya merugikan orang lain?"Adam selalu saja mendapat penolakan seperti ini sampai-sampai rasa-rasanya ingin kabur dan membiarkan semua orang setelah tenang barulah dirinya kembali tetapi itu sama saja kalau dirinya bukanlah seorang pria yang kompeten dan bisa dibilang malah lebih memilih untuk lari dari masalah.


"kamu pergi istirahat saja deh jangan pedulikan dengan keadaan orang lain, kemarin-kemarin kamu ke mana saja ketika kami semua dalam keadaan sehat? peduli saja tidak menanyakan kabar apa lagi dan sekarang malah menyesalinya itu sama saja sudah terlambat, daripada kamu membuat kamu merasa emosi dan mengeluarkan kata-kata yang begitu kasar lebih baik sadar diri sadar posisi dan pergi saja dari sini! "sarkas Dina kasar Kalau hanya diam saja ya anaknya itu bakalan tidak pernah meminta maaf secara langsung ataupun bisa dibilang menyadari kesalahan yang sudah ia lakukan.


"Mama tolong deh jangan menjadi kompor gas lagi di sini, Aku tahu aku salah ya Memang kalian semua benar tetapi menjadi Hakim di saat yang tidak tepat itu rasa-rasnya sudah sangat keterlaluan loh ?" sungut Adam tidak terima tetapi Percayalah kedua orang tuanya pun lebih tidak terima lagi.


"kamu sudah bertemu dengan pujaan hati kamu itu, yang membuat kamu sampai lupa daratan dan inginnya hanya terbang melayang di atas udara? kalau memang belum itu artinya kamu mulai dari sekarang harus bekerja ekstra untuk menumbuhkan keberadaannya Karena dia sudah tidak tinggal di rumah kami lagi, jika kamu tanya kenapa maka jawabannya saya dengan bapak saya pemalas itu sudah bercerai dan kamu tahu kan perjalanan kamu itu karena apa? "Aida meskipun sakit tetapi energinya untuk berbicara dan memarahi orang lain itu terasa masih begitu full mungkin karena terlalu lama dipendam alhasil dikeluarkan sekali itu rasa-rasanya mau meledak.


Adam mengerutkan keningnya ketika mendengar penjelasan yang diberikan oleh mertuanya itu, karena setahunya dengan dirinya pergi menyusul Amira ya Otomatis hubungan kedua manusia itu lebih baik tanda bahwa ternyata penduduk tidak Siapa sih yang bakalan menerima ketika anak satu-satunya malah disakiti oleh orang-orang yang jelas-jelas sudah diberinya makan dan juga sudah diizinkan buat numpang hidup.


"Kenapa diam saja, rasa penasaran kenapa semua hal ini bisa terjadi? Jangan pernah merasakan hal itu nak karena memang kenyataannya seperti begini kalau ingin mencari tahu semuanya lebih baik jangan kepada orang yang jauh, tanyakan saja kepada wanitamu itu pasti dia bakalan dengan sukarela menjelaskan semuanya tanpa ada yang dikurangi yang ada pasti dia bakal lebih-lebihkannya! "Bukannya ingin melupakan Kalau sekarang itu mereka berada di rumah sakit dan juga dirinya sedang dirawat hanya saja ketika melihat wajah Adam dengan penuh kesan santai seolah-olah tidak merasa segar kepadanya Hal itulah yang membuat Aida seperti ini tidak terima sama sekali.


"Aku tidak akan pernah bertanya kepada mereka karena sudah cukup apa yang Ibu katakan pun aku sudah paham sama sekali tanda ku mau maaf jika gara-gara aku semuanya menjadi berantakan kemudian semua yang sudah direncanakan jadi terbengkalai. "jelas Aida lalu segera memiringkan tubuhnya membelakangi semua orang karena ia juga sudah capek berbicara Dan harapannya hanya satu yaitu harapannya langsung terkabulkan tidak perlu harus menunggu waktu lama lagi.


Amira kali ini lebih memilih untuk berbincang dengan kedua mertuanya setelah melihat ibunya itu memilih untuk beristirahat, dan Percayalah ketiganya itu mengabaikan keberadaan Adam di situ membuat pria itu jadi kebingungan harus melakukan apa.

__ADS_1


__ADS_2