Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Bekerja


__ADS_3

Fadil sebenarnya merasakan lemas di tubuhnya karena Percayalah penyakit tipyus yang ia Derita Dan juga akibat kelamin yang terlalu memaksakan lambung untuk tetap kenyang membuat saat pertama kali bekerja sesuatu yang berat seperti itu begitu menyiksa, hanya saja tidak mungkin juga kan harus terlalu bertahan dengan apa yang diberikan oleh Franda kepadanya padahal itu kalau bisa dibilang sangat pas-pasan dan bisa dibilang juga kurang sekali.


Percayalah kebutuhan orang dewasa itu sebenarnya bisa dibilang tidak main-main ya meskipun itu seorang pria sekalipun yang namanya tidak ada membeli apapun itu, tetapi kebutuhan makannya kemudian kebutuhan yang lainnya begitu besar dan juga tentunya bukan sebuah perkara yang mudah ketika harus berusaha untuk menahan semuanya terlihat biasa saja.


"Bapak yakin mau bekerja Ini? ini semua itu berat loh dan juga bisa dibilang harus membutuhkan tenaga yang ekstra sedangkan Bapak wajahnya masih sepucat itu, lebih baik Jangan memaksakan kehendak jika nantinya akan menyusahkan diri sendiri? soalnya saya tidak ingin dikatakan sebagai seseorang yang tidak punya hati nurani karena memaksakan anda untuk bekerja, jadi saya harap Tolong jangan melakukan sesuatu yang nanti akhirnya bakalan disesalkan dan saya juga yang bakalan kena batunya akibat di Amuk oleh keluarga Bapak sendiri! "jelas mandor tersebut tetapi Fadil menggelengkan kepalanya karena dirinya merasa yakin cukup kuat dan juga baik-baik saja serta bisa bekerja dengan benar karena kalau harus mengeluh ya Otomatis dirinya juga harus siap untuk mati kelaparan soalnya Franda tidak pulang sama sekali ini hari.

__ADS_1


"Saya butuh makan Pak, tidak mungkin saya hanya duduk di rumah terus tidak melakukan apapun dan Siapa yang nanti bakal menanggung semuanya! maaf jika tadi saya ngotot untuk bekerja di sini meskipun Anda menolaknya tetapi ya itulah alasan yang saya berikan, ini semua demi kebutuhan hidup saya karena tolong Jangan menilai dari penampilan saya sebab ini hanyalah barang-barang hadiah tetapi saya tidak mampu membelinya! "jelas Fadil karena ia tidak mungkin mengatakan jika ini semua merupakan pemberian dari mantan istrinya karena itu artinya sangat terlihat jelas kalau dirinya memang dari dulu hanya numpang hidup doang dan tidak pernah memberikan apapun kepada keluarga sebelumnya untuk bisa dibanggakan oleh dirinya nantinya.


mandor tersebut menganggukan kepala pertanda tidak bisa lagi menolak apa yang diinginkan oleh Fadil meskipun Percayalah ia merasa sangat tidak masuk akal dengan semuanya, mau berdiam diri pun rasanya sudah sangat tidak bisa dan juga mau menolak pun rasanya tidak tega karena Fadil terlihat begitu membutuhkan namun dengan rasa kemanusiaan terkadang Ia merasa sudah seperti seseorang yang tidak punya hati nurani sama sekali.


Fadil menghela nafasnya secara perlahan karena menurutnya ternyata masih begitu banyak orang baik di dunia ini padahal dulu sewaktu dirinya masih Makmur saat hidup bersama Aida tidak pernah memikirkan untuk menolong orang, Padahal mandor tersebut sebenarnya tidak ia kenal sama sekali tetapi mau-maunya membantu dirinya dan juga mau membantu untuk biaya makan minumnya selama beberapa hari kedepan.

__ADS_1


"maaf Jika saya terlalu egois dan juga mungkin tidak sopan kepada anda, tetapi saya ingin mendapatkan sesuatu yang dihasilkan oleh keringat saya sendiri tanpa harus menerima bantuan dari siapapun itu Soalnya takutnya nanti menjadi kebiasaan! "tolak Fadil yang benar-benar tidak ingin dibantu ketika dirinya sedang mengalami kesusahan.


Franda yang kebetulan melihat bapaknya di tempat bangunan itu membuat dirinya begitu senang karena akhirnya Fadil sadar diri untuk bekerja, bahkan wanita itu mendekati mandor tersebut dan memaksanya untuk menyuruh bapaknya bekerja di situ daripada hanya numpang kasih habis makan doang di dalam kos-kosan.


"Maaf Pak Kalau bisa tolong setujukan saja Pak, Bapak saya bekerja di sini daripada dia hanya di rumah saja terus menghabiskan makanan? Tenang saja Nanti dia bakalan bekerja dengan keras kok dan juga dia itu sebenarnya kuat hanya saja malas, jadi jangan merasa cemas kalau mau bekerja kan dia dan takutnya dia tidak bisa bekerja! "ujar Franda bahkan tidak peduli sama sekali Jika sebenarnya bapak itu baru keluar dari rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2