Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Andika


__ADS_3

Fadil tidak mungkin membantah apa yang dikatakan oleh anaknya itu karena Franda adalah tipe orang yang keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur, kalau misalnya apapun yang diinginkan tidak dituruti ya pasti bakalan mengamuk sepanjang saat seperti saat ini dan juga bisa dibilang perintahnya bakalan lebih aneh dan juga sangat tidak masuk akal.


dari awal setelah dirinya bercerai dari Aida memang Franda sudah menyuruhnya untuk bekerja tidak ingin agar ia Hanya berdiam diri dan tidak melakukan apapun, Hanya saja pertanyaannya Ia juga manusia biasa terkadang punya rasa capek dan juga usianya tidak menjamin untuk dirinya harus bekerja keras dan satu lagi selama ini karena terbiasa dengan hidup enak makanya segala macam pekerjaan di dunia itu rasa-rasanya sangat menyiksa.


Fadil adalah tipe seorang pria yang tidak punya rasa malu ketika dikatakan sebagai seseorang yang hanya numpang hidup doang, karena menurutnya itulah kenyataannya tidak mungkin dong ya harus memasang tatapan ataupun percaya diri bahwa dirinya itu adalah seorang pria yang bisa mengatur segala-galanya padahal itu sebenarnya jauh daripada kenyataan karena Ia merupakan benalu di dalam kehidupan orang lain.


"bagaimana bapak apa yang aku katakan tadi benar kan kalau bapak itu sebenarnya dari awal ingin bekerja hanya saja karena ada urusan makanya tidak jadi, atau aku salah ngomong sampai Bapak dari tadi diam saja dan sepertinya tidak setuju dengan apa yang aku katakan tadi? "tanya Franda dengan tatapan sinisnya seolah-olah menyiratkan kepada fadl jangan coba-coba pria itu menjawab ataupun menyanggah apa yang ia katakan karena Percayalah dirinya bukanlah seorang anak kecil yang hanya bakalan berdiam diri Lalu setelah itu membiarkan Fadil duduk manis dan Ia yang bekerja.


"bukan seperti itu juga hanya saja sepertinya Pak Fadil ini kondisi kesehatannya lagi tidak menunjang, jadi kasihan Kalau dipaksa buat bekerja padahal karena hari esok masih ada dan nanti setelah dirinya sembuh pekerjaan ini juga belum selesai sama sekali nanti bisa dilanjutkan kembali! "jelas mandor tersebut karena mengambil resiko dalam melakukan sebuah pekerjaan berat itu rasa-rasanya sangat tidak mungkin dan nanti membuat dirinya yang bakalan kewalahan akibat mempekerjakan orang yang jelas-jelas belum bisa untuk bekerja dan juga sepertinya dirinya tidak punya perasaan kasihan melihat sesama manusia yang sedang kesusahan tetapi bukannya dibantu Malah semakin dicekik agar bekerja.


prinsip dunia yaitu semua segala sesuatu yang ada tidak ada yang namanya gratis harus bekerja baru bisa bertahan hidup harus melakukan sesuatu baru bisa mendapatkan semuanya, maka dari itu Franda sudah capek kalau selama ini hanya memberikan kemudahan kepada Fadhil sedangkan bapaknya itu hanya duduk dan menonton saja.


"Bapak saya saja tidak menolak untuk bekerja di sini Kenapa jadi Anda yang keberatan, Kalau memang tidak mau dia bekerja Ya sudah ngomong saja biar nanti dia cari pekerjaan di tempat lain saja deh! "ujar Franda kesal membuat mandor tersebut ya mau tidak mau merasa tidak enak hati kepada Fadil.

__ADS_1


"Ya sudah Pak Fadil boleh bekerja mulai dari sekarang tetapi yang sudah saya katakan dari awal ya kalau ada apa-apa maka resiko tidak akan pernah saya tanggung, pekerjaan ini memang membutuhkan tenaga dan juga membutuhkan orang yang banyak hanya saja Ya seperti yang saya katakan tadi Tetapi kalau semuanya masih mau melawan Ya sudah tidak masalah! "jelas Mandor tersebut.


"Terima kasih banyak karena sudah mau memberikan saya kepercayaan ini karena saya memang benar-benar sangat membutuhkan semuanya, nanti kalau misalnya ada pekerjaan saya yang tidak beres tinggal bilang saja supaya mungkin saya bisa memperbaikinya dan juga tidak akan mungkin membuat anda merasa kecewa! "jelas Fadil yang sebenarnya sedikit merasa pusing tetapi ketika melihat wajah Franda yang dari tadi hanya menonton ke arahnya membuat wanita itu ya mau tidak mau melakukan semuanya itu tanpa harus mengeluh.


Andika, seorang pria yang dari awal sudah menaruh hati kepada Amira terlihat begitu antusias ketika mendapat laporan dari anak buahnya bahwa Wanita itu sudah kembali.


waktu itu ia sebenarnya ingin mencari Amira hanya saja ketika ada masalah dengan kedua orang tuanya membuat dirinya memilih untuk mengurungkan maksudnya itu, ya Meskipun terkesan seperti seseorang yang tidak bisa menentukan pilihan dan juga tidak bisa terkesan seperti memiliki pendirian yang Teguh membuat pria itu mau tidak mau harus mengikuti mereka dulu.


"ya namanya anak muda masa iya hanya di dalam rumah saja tidak melakukan pekerjaan apapun, Aku ini sudah besar Tante jadi Tolong ya jangan memberikan pertanyaan seperti tadi soalnya rasa-rasanya aku itu kayak orang yang tidak berguna dan juga tidak bisa melakukan apapun! "jelas Andika tidak terima membuat Belinda mengerutkan keningnya karena setahunya keponakan kesayangannya itu adalah orang yang penurut dan juga tidak pernah membantah apa yang ia katakan.


"kamu kok jadi marah-marah seperti itu padahal tadi kan Tante nyatanya saja kamu mau ke mana sudah rapi seperti itu, bukan masalah yang kayak bagaimana dan bagaimana? kamu itu sudah dititipkan oleh orang tua kamu untuk Tante jaga maka dari itu Apapun yang kamu lakukan harus Tante urus, jadi Jangan membantah seperti itu dong nak kalau memang kamu mau pergi ya sudah tetapi yang jelas supaya orang rumah tahu kalau kamu itu pergi di tempat yang baik karena waspada musim sekarang itu tidak ada orang baik di luaran sana kebanyakan penjahatnya! "jelas Belinda karena kebetulan wanita itu sebenarnya sudah 20 tahun menikah dengan suaminya namun tidak dikaruniai seorang anak karena keadaan wanita itu yang waktu itu menderita kanker jadi mengakibatkan rahimnya harus diangkat.


"Tante mau kan kalau aku menikah? Kalau memang iya Ya sudah izinkan aku untuk pergi Soalnya benar-benar sedang terburu-buru saat ini, nanti kalau misalnya ada perkembangan yang baik aku bakalan ngomong supaya kalian Juga Tahu!" jelas Andika membuat Belinda benar-benar tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh keponakannya Itu sebab selama ini hal itulah yang mereka tunggu dari Andika yaitu serius terhadap seorang wanita dan bila perlu langsung membawanya pulang untuk dinikahi.

__ADS_1


"Yang benar saja kamu? Ya sudah kalau begitu pergi yang penting intinya Tolong jangan mengganggu pacar orang apalagi istri orang, kalau misalnya kamu ditolak karena dia suka dengan orang lain Ya sudah kamu ikhlaskan saja jangan terlalu memaksakan diri! "jelas Belinda antusias membuat Andika hanya menggelengkan kepalanya karena tidak mungkin dirinya jujur kalau sebenarnya wanita yang ia taksir itu merupakan istri dari seseorang karena dirinya saja sedang kebingungan Kenapa sampai bisa merasakan perasaan itu yang sebenarnya tidak boleh sama sekali.


"Iya Tante Tenang saja karena posisi mataku masih berfungsi dengan benar jadi otomatis aku bisa tahu yang mana yang masih gadis dan yang mana yang bukan, tapi kalau misalnya Jodohku adalah seorang janda ya kita bisa apa palingan hanya perlu merestui saja soalnya kan hukum alam tidak bisa dilanggar! "jelas Andika yang sebenarnya sengaja mengatakan hal itu karena sejatinya dirinya sekarang itu naksir sama istri orang jadi kalau misalnya mengatakan bahwa ia menyukai gadis rasanya sangat mustahil.


Andika pergi tujuannya hanya satu yaitu melihat Amira dari jauh ya Meskipun bisa dibilang sangat mustahil dan juga tidak masuk akal tetapi masalah hati terkadang orang tidak bisa menyangka tiba-tiba datang begitu saja, maka dari itu terkadang dibiarkan saja lebih bagus dan juga tidak usah dipedulikan lagi sebab apapun yang terjadi kedepannya tinggal lihat saja kalau memang jodohnya seperti itu ya mau bagaimana lagi.


Daniel hari ini sebenarnya sudah ditelepon oleh mamanya berkali-kali tetapi pria itu memilih untuk tidak menunggu bisnya, karena ia yakin pasti ini ada masalah dengan yang namanya tentang kepulangannya dan juga urusannya dengan Amira kira-kira sudah beres atau belum Dan mereka juga ingin memastikan kelanjutannya Seperti apa kalau memang tidak nyambung dan juga tidak bisa lebih baik pulang kemudian cari jodoh sendiri daripada harus mengejar-ngejar sesuatu hal yang sangat tidak pasti.


"Astaga Mama ini kenapa sih dari tadi menelponku terus, aku ini bukan anak kecil lagi Loh kenapa sih tidak bisa membiarkan aku bebas walau hanya beberapa hari? "Tanya Daniel kesal dan mau tidak mau mengangkat panggilan dari Andara yang tidak berhenti dari tadi hanya karena ingin mendengarkan suaranya.


"iya mana bisa seperti itu! Siapa suruh Mama telepon dari tadi kamu tidak merespon sama sekali Ya setidaknya kamu angkat dong biar mama tahu kalau kamu itu masih hidup atau sudah mati, punya anak hanya satu biji saja tapi susah sekali diatur Padahal di sini itu wanita sangat banyak mulai dari yang sopan sampai yang tidak sopan mulai yang liar sampai yang kalem Tetapi malah mencari sesuatu hal yang sangat jauh! "omel Andara kesal Tetapi dia lebih kesal lagi.


"Aku itu lagi berjuang untuk mendatangkan menantu Mama dari negeri ini jadi Tolong ya jangan terlalu lembek ataupun terlalu cerewet nanti konsentrasiku bakalan buyar, dan nanti lebih parahnya lagi aku bakalan bawa istri orang kabur loh Memangnya Mama mau menerima konsekuensinya dengan apa yang aku lakukan itu?" sahut Daniel membuat Andara mendengus kesal karena menurutnya anaknya itu selalu saja mencari masalah dengannya padahal jelas-jelas dari awal ia sudah menolak kalau sampai Daniel berhubungan dengan yang namanya janda.

__ADS_1


__ADS_2