Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Mengakui


__ADS_3

Adam yang takut nantinya Amira mengetahui dari orang lain pertemuannya dengan Samantha tadi, maka dari itu yang memilih untuk mengakui hal tersebut kepada istrinya saat ini daripada nanti bermasalah mereka berdua bakalan panjang.


meskipun terlihat sebenarnya Amira juga tidak terlalu menuntut kejujuran dari suaminya hanya saja pria itu tidak ingin nanti Amira mengira bahwa dirinya masih berbohong , lebih baik mengatakan yang sejatinya terjadi daripada nantinya ada pembahasan yang lain kedepannya.


Biar bagaimanapun segala sesuatunya harus berjalan baik karena sekarang bukan dirinya ingin menjadi anak kecil, maka harus berbohong kemudian ketika ditanya baru mengakuinya ataupun ketika terdesak baru bisa membuka semua aibnya.


Adam benar-benar Kapuk dengan kebodohannya dulu sekarang ingin merubah segala-gala pola pikirnya yang akan merusak mulai dari keluarganya dan kehidupannya sendiri, Mamanya menanggung sakit karena merasa kecewa dengan apa yang ia lakukan dan istrinya pergi meninggalkannya itu sudah lebih dari cukup dan dirinya tidak ingin Mengulangi kesalahan yang sama.


"Tadi aku ketemu sama teman lama namanya Samantha Rachel, Aku tidak tahu bagaimana ceritanya tapi dia tiba-tiba berdiri di depanku lalu duduk saat aku sarapan! Aku tidak mungkin dong meninggalkan makananku di saat aku tengah makan dan tiba-tiba ada yang datang, karena kepalang tanggung ya sudah aku lanjutkan saja dia malah mengatakan hal yang tidak-tidak ya Meskipun tidak aku tanggapi! kalau memang tadi ada yang melaporkan hal itu kepada kamu katakan kepadanya ya Lain kali kalau melaporkan sesuatu harus full jangan setengahnya saja, karena nantinya jangan sampai ada kejadian yang tidak terluka di akhir tetapi karena kalian hanya melihat setengahnya saja maka berpikiran yang tidak tidak! "jelas Adam membuat Dimas yang berbeda tidak jauh dari mereka hanya bisa menghela nafasnya secara perlahan karena Ia yakin sindiran yang diberikan oleh Tuan nya itu ditujukan kepadanya.


"Ya sudah tidak masalah yang penting Intinya kamu mau jujur aku tidak peduli dengan teman kamu yang bernama Barat itu, atau memang dia asalnya dari sana luar negeri terus datang ke sini Demi bertemu dengan kamu gitu?" tanya Amir dengan wajah penasarannya soalnya selama ia hidup kayaknya jarang mendengar nama seperti itu.


Samantha Rachel


mau dieja dari depan ke belakang dari belakang ke depan pun tetap itu nama yang sangat asing, ya Meskipun dirinya juga tidak tertarik untuk bertemu tetapi saya tidak hanya kan harus mendengar sendiri dari suaminya.


"ya dia itu memang asalnya dari Amerika mulai dari besar dan juga lahir serta pendidikannya pun bisa di sana, hanya saja sekarang katanya menggantikan pamannya yang bertugas di sini makanya Kenapa dia bisa ada! "jelas Adam sepengetahuannya bukan selebihnya karena memang hanya itu yang ia tahu dari wanita tersebut itupun tadi Samantha yang mengatakan secara langsung bukan dirinya yang mencari tahu.


"Oh gitu ya ternyata Pertemuan Singkat tapi pengetahuannya luas ya, kali tingkatkan saja seperti itu ketemuannya 1 menitan tetapi pembahasannya sudah meluber ke mana-mana! "Amira secara tidak langsung memarahi suaminya itu tetapi Adam ya tidak bisa merespon berlebihan soalnya memang tidak terjadi apapun antara dirinya dan juga Samantha.


Tok tok tok

__ADS_1


"permisi apa saya boleh masuk ke dalam, Soalnya ada hal penting yang harus saya bahas?"Adam mengerutkan keningnya karena merasa tidak asing dengan suara tersebut begitu pula dengan istrinya yang memang benar tidak mengenal siapa yang ada di depan itu tetapi tidak tega juga kan kalau misalnya tidak membiarkan dia masuk.


"Dimas buka pintunya soalnya jangan sampai di depan ada tamu yang penting, nanti kalau dia sudah masuk rumah silakan keluar dan tutup pintu dari belakang ya! "perintah Amira dalam mode on masih benci kepada suaminya yang akhirnya memilih untuk tetap berdekatan dengannya daripada nanti istrinya itu bakalan memarahinya selama berbulan-bulan.


Dimas merasa terkejut karena ternyata wanita yang ada di depan pintu itu adalah wanita yang baru saja bertemu dengan majikannya beberapa jam yang lalu di kantin, ketika ia menoleh ke belakang terlihat Adam membulatkan matanya sempurna karena tidak percaya jika orang yang ada di depannya ini adalah Samantha yang baru saja diceritakan oleh istrinya.


"maaf tuan, tetapi


"suruh dia masuk saja


"Suruh dia pergi saja


Adam dan juga Amira Saling pandang ketika perintah yang mereka berikan kali ini berbeda , membuat Amira menatap tajam ke arah suaminya Karena ia merasa pasti ada sesuatu yang tidak beres dengan wanita yang ada di hadapan mereka saat ini.


"Sayang dia itu bukan siapa-siapa jadi Biarkan saja dia pergi daripada nantinya dia di sini menciptakan masalah, terus nanti kita berdua bertengkar sekarang pertanyaannya untungnya menerima tamu seperti itu apa?" Adam berusaha membujuk istrinya.


"Aku penasaran dia siapa jadi Biarkan saja dia masuk, kamu juga biasa saja dong responnya tidak peduli sampai segitunya juga kan? "Amira tetap berkeras kepala karena daripada ia pertanyaannya tentang siapa wanita itu lebih baik kan langsung menanyakan kepada orangnya langsung biar puas dan juga tidak ada yang namanya penasaran seumur hidup.


"Hai semuanya maaf mengganggu tetapi aku ke sini hanya untuk menjelaskan pertemuan aku dengan Adam tadi, karena tidak ingin kamu sebagai istrinya salah paham dan nantinya mempermasalahkan hal ini maka dari itu lebih baik aku yang datang dan juga menjelaskannya! "ujar Samanta membuat Adam Akhirnya bisa bernafas lega karena ternyata wanita itu memang tidak ada niatan untuk cari masalah di dalam kehidupan rumah tangganya.


"Ya sudah jelaskan saja Lalu setelah itu pergi dari sini, karena gara-gara kelakuan kamu dari tadi yang tiba-tiba nongol di hadapan lihat istriku bahkan merasa salah paham!"omel Adam membuat Samantha tersenyum sedangkan Amira menatap kesal ke arah suaminya yang menurutnya terlalu jujur sampai-sampai membuka aibnya tadi.

__ADS_1


"Wah ternyata untung juga aku datang ke sini ya kalau tidak bisa bahaya urusan nantinya, kamu jangan salah paham kepada suamimu Sebenarnya aku tadi itu sekedar hanya menyapa karena kami pernah berteman dulu saat dia masih berkuliah di Amerika! jadi orang kan sebenarnya tidak boleh angkuh kan terhadap teman lama karena Takutnya nanti jangan sampai kesusahan, kamu juga Tenang saja jangan merasa khawatir seperti begitu karena aku juga punya pasangan kok tidak ada niatan menjadi pelakor di dalam rumah tangga orang apalagi rumah tangga teman sendiri! "penjelasan Samantha membuat ada secuil rasa lega di dalam hati Amira karena ternyata suaminya memang tidak ada niatan untuk menduakan seperti dulu lagi.


"Aku sebenarnya tidak salah paham juga tetapi tadi itu asisten suamiku datang kemudian mengatakan kalau Mas Adam ketemu sama wanita cantik, ya aku sebagai wanita yang baru selesai melahirkan pasti otomatis merasa minder kan soalnya badan ini kan melar di mana-mana ya akhirnya salah paham apalagi dia datang terus diam-diam saja! "ujar Amira membuat Adam benar-benar merasa gemas dengan asistennya sendiri karena mulut embernya menciptakan sebuah fitnah yang begitu kejam alhasil istrinya menjadi emosi kepadanya Padahal kalau misalnya dia langsung mengatakan sesuatu hal yang sejujurnya tentu saja tadi tidak ada masalah.


Samantha merasa lega sekaligus lucu dengan jawaban yang diberikan oleh Amira barusan, karena melar di mana-mana itu merupakan keadaan yang paling dibenci oleh seseorang dan ia merasa tubuh Amira masih ideal tidak ada masalah sama sekali.


"kamu cantik bahkan definisi dari wanita Korea ya seperti kamu ini lebih dari kata sempurna bahkan mungkin sangat-sangat sempurna kali ya, pokoknya Adam beruntung memiliki kamu Begitupun sebaliknya jadi ingat pertahankan keutuhan rumah tangga kalian karena semakin tinggi derajat rumah tangga itu maka percayalah semakin banyak angin yang mengguncang mulai dari kapasitas rendah maupun kencang sekalipun! aku masih ada jadwal operasi pasien jadi hanya sekilas saja Aku mengatakan semuanya itu berharap hubungan kalian baik-baik saja, minta maaf kalau memang dari kalian support salah paham gara-gara kehadiranku tapi aku memang tidak punya niatan apapun kok kalau memang tidak percaya aku punya pasangan Ya sudah aku bakalan telepon biar kamu ngobrol sama dia! "tawar Samantha membuat Adam membulatkan matanya sempurna karena mana ada dirinya bakalan mengizinkan sang istri berbicara dengan pria lain.


"eh Mana ada aku mengizinkan istriku berbicara dengan pria yang kamu maksud, sudah ah kalau memang sudah tidak ada niatan lagi lebih baik kamu pergi saja!"usir Adam membuat Samantha yang mau Tidak mau Tidak bisa membantah apa yang dikatakan oleh majikannya itu dan akhirnya ia bisa membungkukkan badan lalu pamit untuk pulang.


"sudah Sayang masalahnya beres kan jadi kamu tidak perlu meragukan suamimu ini lagi ya, Aku minta maaf kalau tadi ngomongnya setengah-setengah dan membuat kamu tidak puas tetapi Percayalah aku memang tidak ada niatanku untuk ngeladeni wanita manapun! "pinta Adam penuh permohonan soalnya takut jangan sampai istrinya itu bakalan marah besar.


"puas tidak puas ya harus puas dengan penjelasan wanita tadi meskipun yang diinginkan oleh semua istri adalah penjelasan dari suaminya, Tetapi kalau suaminya yang sifatnya nggak tahu ngomong hanya tahu bersikap saja ya mau tidak mau harus bisa menerima apapun perkataan dari orang lain kan?"Amira menatap tajam ke arah suaminya yang menurutnya benar-benar sangat susah untuk memberikan kejujuran di dalam hidupnya seolah-olah Itu jujur merupakan sebuah hal yang sangat tabu.


Dina sudah hampir memasuki dua minggu berada di rumah sakit yang ada di Singapura, Jika ditanya sudah ada perubahan syukurlah ternyata harapan semua orang tidak pernah sia-sia dan doa yang dipanjatkan pun ternyata memang merupakan sebuah keharusan dan juga berkah yang diberikan Tuhan secara tidak langsung.


"Selamat Tuan Sakti istri anda sudah melewati masa kritis dan sekarang sudah bisa dijenguk meskipun hanya satu-satu saja, jangan membebani dia dengan pikiran yang berat-berat karena Takutnya nanti dia bakalan kembali drop dan susah untuk kembali normal! "jelas dokter yang biasa menangani Dina.


Sakti mengucapkan syukur kepada Tuhannya karena ternyata Doa setiap anak manusia itu tidak pernah untuk dilupakan ya Meskipun tidak langsung terjadi, tetapi intinya pencipta itu berharap agar umatnya selalu sabar kemudian tidak ada yang namanya mengeluh sebab biasanya perjuangan pasti akan mendapatkan hasil yang setimpal tidak akan mengecewakan.


"ya Tuhanku Terima kasih banyak karena akhirnya kau bisa membuat istriku kembali kepadaku, Aku janji tidak akan membiarkan dia drop seperti ini lagi dan aku juga janji bakalan selalu mengucap syukur!"batin sapi sambil tersenyum bahkan sepanjang koridor berjalan untuk menemui istrinya pria itu tidak pernah melepaskan senyuman di wajahnya karena ini merupakan hal yang terpenting yang selama berminggu-minggu dirinya tunggu.

__ADS_1


"pagi sayangku, gimana keadaan kamu? Wah sepertinya setelah tidur berminggu-minggu Kamu semakin cantik deh, membuat suamimu ini menjadi pangling dan juga sepertinya Sedikit lupa!" ujar Sakti yang mencoba untuk mencairkan suasana biar jangan terlalu berlebihan nanti responnya ketika bertemu seperti begini.


__ADS_2