Cinta Dan Air Mata

Cinta Dan Air Mata
Menikmati Waktu


__ADS_3

Amira tentu saja tidak tersanjung dengan apa yang dikatakan oleh Adam tadi, sebab menurutnya suaminya itu terlalu lebay masa iya dirinya yang wajahnya dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah baru sekarang sadar kalau dia itu imut dan juga menggemaskan.


"wajah aku itu dari dulu sampai sekarang ya seperti begini saja tidak ada perubahan sama sekali, Memangnya kemarin-kemarin kamu ke mana sampai tidak sadar kalau istri Kamu itu sebenarnya sangat sesuai dengan ekspektasi? "omel Amira yang merasa bahwa Adam itu sangat terlambat untuk memuji dirinya sebagai seorang istri.


karena kemarin-kemarin Adam terlihat sangat membencinya jadi sangat tidak masuk akal Kalau pria itu sekarang gini lebih manis ucapannya, namun bagaimana lagi ketika Amira sendiri yang dengan sukarela memberikan kesempatan kepada pria itu untuk menunjukkan perubahan sikapnya dan juga perasaannya selama ini.


mau marah-marah juga rasanya sudah sangat terlambat kemudian ingin berdiam diri juga rasanya seperti tidak mungkin, maka dari itu Bukankah memilih tenang dan juga tidak terlalu mempermasalahkan segala sesuatunya merupakan pilihan yang paling tepat saat ini?


Adam terlihat lebih rileks dan juga tidak perlu khawatir menunjukkan perhatiannya kepada istrinya itu, soalnya sewaktu Amira masih marah dan juga kecewa padanya wanita itu benar-benar menjaga jarak dan tidak ingin ada memperlakukannya secara berlebihan sebab menurutnya mau bagaimanapun Adam bertingkah ia tidak bakalan berubah pikiran sedikitpun.


keduanya ini sudah mulai memesan seafood yang dari tadi menggugah selera ibu hamil tersebut, bahkan terlihat Amira begitu antusias bukan karena diberikan makan gratis melainkan memang ia sepertinya tiba-tiba merasakan ngidam makanan yang berbahan dasar olahan laut itu.

__ADS_1


"Astaga sayang pelan-pelan dong Siapa juga yang bakalan mengambil makanan itu dari kamu, Nanti kalau kesedak bisa panjangkan urusannya?" bujuk Adam ketika melihat istrinya itu terlihat begitu kalap untuk menghabisi semuanya seolah-olah makanan itu bakalan pergi begitu saja dari hadapannya ketika batas waktu yang ditentukannya tidak bisa diselesaikan.


"bukan seperti itu juga sih hanya saja selagi aku pengen ya biarkan saja aku menikmatinya Nanti kalau sudah bosan pasti aku tidak bakalan sentuh ini semua. "jelaskan Amira berharap agar Adam tidak mengganggu konsentrasinya sebab sekarang yang perlu ia lakukan adalah menikmati apa yang ada.


Adam yang mendengar perkataan istrinya itu yang mau tidak mau memilih untuk mengalah, bagi yang tidak ada salahnya sama sekali kan Kalau mengikuti apa yang diinginkan oleh istrinya itu sebab Bukankah ini yang diharapkan oleh Adam yaitu Amira bergantung kepadanya.


berbeda di lain tempat Daniel sekarang terasa begitu tidak semangat untuk melakukan pekerjaan hari ini, pria itu bahkan memilih untuk bermalas-malasan di rumah karena sama saja kalau pergi kantor di sana tidak ada Amira sama sekali yang ada hanya melihat wajah-wajah para pegawainya yang sangat menyebalkan itu.


apa yang terjadi kepada Daniel membuat Andara mamanya benar-benar merasa kebingungan dengan perubahan sikap putranya yang secara tiba-tiba itu, padahal kemarin-kemarin Daniel begitu antusias pergi ke kantor karena katanya bakalan bertemu dengan Amira setiap waktu jadi tidak ada yang namanya libur ataupun cuti dan sebagainya.


"Kamu hari ini tidak pergi ke kantor lagi, Memangnya kamu sedang tidak enak badan atau apa sih sampai tidak ada niat untuk pergi ke sana? padahal kemarin-kemarin kamu paling rajin bahkan lebih parahnya lagi Papa sama Mama belum bangun dan kamu sudah bersiap-siap mau pergi ke kantor? "tanya Andara penasaran dengan perubahan mood anaknya yang secara tiba-tiba itu.

__ADS_1


Daniel menghembuskan nafasnya kasar ketika mendengar apa yang ditanyakan oleh Mamanya itu, sebenarnya ia tidak ada niatan untuk menjawab hanya saja Takutnya nanti dibilang anak yang tidak punya sopan santun yang mau tidak mau sambil terpaksa pun ia harus menjawabnya.


"aku lagi tidak sakit dan juga tidak ada masalah yang sangat penting hanya saja Lagi malas, soalnya Percuma saja kerja keras tetapi tidak bisa menafkahi siapapun! coba saja kalau punya istri pasti hasil kerja keras akan langsung dinikmati dan pasti ada yang bakalan tersenyum-senang ketika aku memberikan nafkah, bukan seperti sekarang ini yang rasanya Percuma saja kerja lembur siang dan malam tetapi tidak ada orang yang bisa membuat aku ingin pulang dan merasa sangat dihargai! "Daniel mengucapkan hal itu dengan memasang wajah yang merajuk karena memang dirinya tidak suka dengan statusnya saat ini kemudian kedekatan antara Adam dan juga Amira yang ia yakini pasti bakalan kembali lagi untuk rujuk.


"ya itu semua kan Salahnya kamu, sudah tahu dia merupakan istrinya orang malah ngotot pengen dekat! Padahal kamu harusnya sadar sewaktu-waktu dia pasti bakalan bisa memilih suaminya kembali lagi, soalnya kan ada anak yang tengah ia kandung masa iya dirinya mau melahirkan tanpa ada sosok suami yang mendampinginya? "ujar Andara yang tidak suka jika anaknya itu terpuruk hanya karena seorang wanita Padahal di luaran sana banyak loh yang mengantri untuk mendapatkan perhatian dan juga status yang jelas dari Daniel.


"ya namanya perasaan kan tidak mungkin harus dipaksakan Soalnya kalau memang hatiku tertuju hanya kepada dia masa iya aku harus belok ke arah yang lain, coba saja kalau mama tidak pernah mengenalkan dan juga menyuruh wanita aneh itu datang ke kantor pasti sampai saat ini Amira masih di sana ! "omel dan dia tidak terima karena masih segar dalam ingatannya Bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh Cahaya yang begitu kasar dan juga Arogan serta tidak punya hati nurani sampai berniat mencelakai Amira.


Andara jelas saja tidak terima ketika dirinya Lagi dan lagi harus selalu disalahkan oleh anaknya itu, Padahal semua ini dirinya lakukan hanya agar Daniel mendapatkan yang terbaik serta pendamping yang memang sepadan dengannya yang merupakan seorang pria Tanpa istri.


"kamu lebih baik hentikan segala macam omong kosong yang kamu katakan tadi yang seolah-olah di sini itu hanya Mama yang salah, padahal kamu sendiri tahu kan kalau seorang ibu itu inginnya yang terbaik untuk anaknya bukan malah menjerumuskannya sesuatu hal yang sesat." ujar Andara yang benar-benar merasa kesal ketika Daniel melimpahkan semua kesalahan kepada dirinya padahal jelas-jelas dia tidak pernah melakukan hal itu.

__ADS_1


"Ya syukurlah kalau kayak begitu, Jadi aku tidak perlu harus repot-repot memikirkan semuanya dan juga memikirkan jalan keluarnya soalnya kan mama semuanya paling tahu dan aku hanyalah orang bodoh di tengah-tengah kalian ."Daniel benar-benar frustasi ketika tuntutan orang tuanya agar dirinya bisa menjalankan semua bisnis milik Michael Papanya mereka kembali membebaninya dengan tuntutan agar dirinya segera menikah padahal harusnya mereka sadar kalau mencari istri yang baik dan sesuai dengan keinginan tidak akan pernah didapatkan dan itu hanya ia dapatkan dari Amira.


"Mama tahu kamu kecewa Mama juga tahu bahwa kamu sekarang benar-benar merasa tidak nyaman dengan semua yang terjadi, hanya saja mama tidak ingin kamu terlalu terpuruk lebih dalam lagi dan berbuat seolah-olah kamu itu merupakan seorang pria yang tidak ada gunanya sama sekali hidup di dunia ini."jelas Andara kenapa sampai ngotot agar Daniel segera menikah.


__ADS_2