
" tia yang melihat riki sedang main pia dia pun jadi terbayang saat dia pertama kali melihat rio bermain piano.
" *kenapa nya aku jadi semakin kalau riki itu rio, tapi itu ngak munkin, kalau itu emang rio dia ngak munkin lupa sama aku munkin itu cuman pirasat aku aja karna terlalu memikirkan rio suara hati.
" pas dia mau pergi dia pun tidak sengaja menginjak tong sampah riki pun keluar dan menatap tia" pun jadi kaku.
" riki... tadi aku... ngak sengaja mendengar kan musik kamu makan nya aku kesini. ganggu aja kata riki cuek dan pergi. "
..."tapi tia hanya diam aja dan pulang. sepanjang jalan pun tia terus memikirkan riki bermain piano seolah itu rio tia pun menghampiri rumah rio....
..." dan tia terus kepikiran sama rio dan terbayang semua kenanggan nya bersama rio....
" kamu kemana sih rio aku kangen bangat sama kamu apa kamu tidak kangen sama aku " butuh kamu rio aku butuh kamu di sisi ku.
" coba aja kamu ada disisi ku pasti aku bisa mencerita kan kesedihan ku pada mu dan aku pasti tidak akan menanggung kesedihan ini sendirian.
"teryata riki juga ada di sana dari tadi tapi tia ngak tau. aku juga kangen sama kamu tia tapi aku belum bisa mengatakan siapa aku sebenar nya sama kamu"
__ADS_1
" ya ampun aku harus pulang kalau aku pulang telat mama pasti marah. tia pun pulang dengan berlari begitu cepat.
riki pun keluar dari persembunyian nya. apa yang sebenar nya kamu sembunyikan ini dari aku tia.
"tiba dirumah. tia tetap di marahi oleh mama nya. sekarang kamu kerjakan semua pekerjaan rumah. ya ma.
"tia pun mengepel seluruh rumah pas tia mengepel ruangan bawah tia pun merasa tubuh nya lemas.
karna capek ,tapi sarah terus membuang kulit kacang seberangan tia pun mengumpul kan nya. pelayan dan mbok yem yang melihat kejadian itu jadi sedih.
" non ngak usah bantu kami non. benar non" istirahat aja non pasti capek karan sudah mengepel rumah sebesar ini sendiaran.
" ehh kalian ngak usah sok baik sama dia biar kan dia masak di dapur supaya ngak jadi anak manja.
" tapi nyonya ini kan bukan pekerjaan non tia. eh mbok kalian ngak usah belain dia saya di sini adalah nonya kalian apa kalian mau saya pecat.
ngak nyonya. kalau ngak diam aja. baik nyonya. lagian dapur adalah tempat yang pantas buat dia. sekali lagi kalian belain dia saya akan hukum kalian, gerti. gerti nyonya.
__ADS_1
..." jahat bangat tu neknek lampir yang sabar nya non....
udah bi ngak papa kok tia senag kok bantuin bibi di dapur lagian kan tia bisa belajar memasak bi. ijah, inah ,tuti ,nyem mereka pun jadi senyum mendengar kata tia yang malang. "
" non emang anak yang kuat non mbok salut sma kesabaran non dari kecil yang di perlakukan dengan kejam kayak gini.
udah lah mbok tia ngak papa kok, dan jangan bilang kyak gitu nanti di dengar sama mama mbok bisa di marahi oleh mama.
non benar nya non. ya udah ayo kita masak lagi mbok ya non. mereka pun ikut senym karna melihat tia juga senyum.
" mereka pun masak dengan bahagia. lama kelamaan pekerjaan tia pun selesai dan tia pun duduk di taman belakang dengan tubuh yang capek tia pun memijit tubuh nya sendiri.
" sini non mbok pijit. eh mbok ngak usah mbok tia bisa sendiri kok. ngak non ini sudah menjadi kewajiban mbok non untuk menjaga non.
" ya udah deh mbok. pas mbok yem memijit tia dia pun jadi menangis karna melihat tubuh tia di penuhi bekas luka.
"mbok kok nangis. mbok sedih non karna ngak bisa menjaga amanah dari nyonya.
__ADS_1