Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 99 - Penghinaan Terang-terangan


__ADS_3

Kerajaan Qin


Semua kultivator saat ini sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk pergi ke Reruntuhan Kuno yang merupakan bekas Kerajaan Tertua yang pernah ada di Benua Langit. Hanya Tantai Lingyan yang mengetahui hal itu karena ia tentu bisa masuk dengan mudah ke dalam sana. Tetapi, ia tidak peduli sama sekali dengan semua benda yang ada di dalam sana karena tentu sumber daya apapun yang ada di dalam sana sama sekali tidak menarik minatnya.


Sementara itu, Yi Yun dan Wang Shu menunggu Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan selesai menerobos kultivasinya.


Dalam waktu beberapa jam, Ye Mo adalah yang pertama keluar dengan memasang senyum bangga. Juga, setelah mendengar kejatuhan klan Han, ia pun menangis keras karena tidak menyangka bahwa musuh yang ingin ia musnahkan telah lenyap dari dunia tersebut.


Sama halnya bagi Ye Zhong dan Ye Quan, keduanya pun menangis karena dendam mereka akhirnya terbalaskan dengan cara yang sama.


Setelah mereka tenang, Wang Shu pun langsung membuka suara, “Pangeran Ketiga telah menghubungi kita. Dia mengatakan bahwa kita akan ikut dalam pasukan yang telah dibentuk olehnya. Di sore hari ini, pasukan akan berangkat. Dan satu hal yang perlu kalian ketahui, Ketiga Pangeran akan ikut masuk ke dalam sana.”


“Oh? Tampaknya ketiga Pangeran sangat percaya diri untuk ikut masuk ke dalam. Apakah mereka bertiga tidak takut? Dari informasi yang ada, tempat itu tidak bisa dimasuki oleh para kultivator tingkat Alam Langit sehingga pengawal pribadinya tidak akan masuk ke dalam sana. Sudah pasti akan sangat banyak kultivator yang mengincar Ketiganya karena sudah pasti banyak kelompok yang menaruh dendam kepada Kerajaan Qin.” ucap Yi Yun.


“Kau benar, itulah sebabnya kita harus berpisah dari kelompok Para Pangeran ketika masuk ke dalam tempat itu. Aku juga tidak yakin bepergian bersama dengan mereka.” Ye Mo mengangguk setuju dan menambahkan.


“Ya, kalian benar. Ayo kita pergi, aku akan memikirkan cara untuk pergi nanti ketika sudah masuk ke dalam tempat itu.” Wang Shu pun berdiri dan berjalan keluar dari kediaman tersebut diikuti oleh keempatnya yang hanya diam saja.


Mereka berlima pun pergi ke tempat kediaman Pangeran Ketiga berada. Di tempat itu, sudah terlihat sangat banyak kultivator tingkat Alam Bumi tahap kesembilan yang sudah berkumpul.


Yi Yun memperhatikan mereka semua dan tau bahwa para Pangeran memang sesuatu yang lain karena mampu mengumpulkan kultivator sekuat itu dalam jumlah yang sangat besar.


Jika saja dirinya adalah seorang pangeran dan memegang Sistem bersamanya, sudah pasti ia akan mencapai tingkat kultivasi yang paling tinggi di Kerajaan Qin dalam Waktu yang singkat.


Semua kultivator di sana melihat ke arah kelompok Yi Yun yang baru saja tiba dengan kerutan di dahi mereka. Tentu saja mereka bingung kenapa ada kultivator tingkat Alam Bumi tahap keenam dan kelima yang ikut. Sementara semua pasukan yang dikumpulkan oleh Pangeran Ketiga berada di tingkat kultivasi Alam Bumi tahap ketujuh-kesembilan.


Tidak hanya itu, kehadiran Yi Yun pun memuat para kultivator di tempat itu sedikit tidak puas. Walaupun mereka tau bahwa Yi Yun adalah seorang jenius karena menonton pertarungan di Arena, tetap saja saat ini kekuatan Yi Yun masih sangat lemah di mata mereka.


Setelah bergabung dengan kelompok, mereka pun menunggu dalam waktu satu jam dan Pangeran Ketiga muncul di depan mereka semua.


“Perhatian.. kalian pasti tau tentang..-” Pangeran Ketiga pun mulai berbicara panjang kali lebar dengan wajah penuh kebijaksanaan yang membuat Yi Yun ingin muntah karena sama sekali tidak sesuai dengan wajah aslinya.


Setelah Pangeran Ketiga berbicara panjang, ia pun langsung memberi perintah. “Baik, ayo kita pergi. Kita tidak bisa membuang waktu karena kunci unukt masuk ke tempat itu ada di tanganku!”


Zhep!


Satu sosok tua pun muncul di sebelah Pangeran Ketiga yang membuat semua kultivator bingung siapa dia sebenarnya.


Tetapi Yi Yun di sisi lain langsung sadar bahwa pria tua tersebut sangatlah kuat.


Sementara itu, Wang Shu melebarkan matanya karena tentu tau siapa indentitas dari pria tua tersebut. “Leluhur tua klan Qin!” Batinnya terkejut karena tidak menyangka bahwa sosok legendaris dari Kerajaan Qin akan datang.


Leluhur Tua klan Qin berbicara beberapa parah kata dengan Pangeran Ketiga lalu menghilang lagi.


Setelah itu, Pangeran Ketiga menatap semua pasukan yang ada di hadapannya.


“Baiklah! Ayo kita berangkat!” Pangeran Ketiga pun berteriak dan langsung di bawa melayang oleh seorang kultivator tingkat Alam Langit.


Zhep!


Pangeran Ketiga bersama dengan banyak kultivator tingkat Alam Langit pergi lebih dulu karena tentu keamanan seorang Pangeran akan dibuat sangat ketat apalagi saat ini dalam proses perebutan tahta.

__ADS_1


Zhep! Zhep! Zhep!


Semua kultivator pun langsung bergerak ke arah yang sama mengikuti dari belakang secepat yang mereka bisa tidak terkecuali untuk kelompok Yi Yun.


Kali ini, semua kultivator hanya diizinkan untuk keluar dari tembok tetapi tidak untuk masuk sehingga para pasukan yang dipimpin oleh tiga Pangeran, klan besar, serta yang lainnya pun langsung bebas keluar tanpa hambatan.


“Apakah kau bisa mengikuti kecepatan ini Yi Yun?” Tanya Wang Shu karena kecepatan Yi Yun adalah yang terendah dari semuanya.


“Kita tidak perlu buru-buru. Kita akan tiba paling akhir nantinya.” ucap Ye Mo tidak khawatir sama sekali tentang waktu mereka sampai karena ia sudah membuat spekulasi bahwa Pangeran Ketiga tidak akan membuka situs kecuali semua kelompok telah tiba.


“Apakah tempat itu jauh?” Tanya Yi Yun.


“Tidak terlalu, dengan kecepatan kita saat ini, kita akan tiba dalam waktu tiga hari.” Balas Wang Shu.


“Jika seperti itu, kita harus bergegas karena mungkin kita harus istirahat terlebih dahulu sebelum memasuki situs.” ucap Yi Yun dan menaikkan kecepatannya.


Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan pun setuju dan menaikkan kecepatan mereka bergerak ke arah tempat situs yang merupakan perbatasan dari Kerajaan Qin dan Kerajaan Dou.


**


Dari semua tempat, para kultivator pun bergerak ke arah tempat yang telah tersebar luas tentang warisan tertentu yang sebenarnya adalah reruntuhan Kerajaan tertua di Benua Langit.


Tidak ada yang mengetahui hal itu kecuali Tantai Lingyan seorang. Sebab, Kerajaan tertua tersebut memiliki hubungan dengan Benua Cahaya dan Benua Kegelapan.


Zaman berdirinya Kerajaan tertua tersebut tidak ada yang mengetahui tentang spesifik aslinya. Yang pasti, Tantai Lingyan telah mengakui bahwa itu adalah Kerajaan Tertua dan dahulu, Kerajaan tersebut berkuasa dalam waktu yang sangat lama.


Peninggalan yang ada di dalam reruntuhan yang telah tertimbun oleh tanah tentu sangat hebat untuk para kultivator tingkat Alam Langit atua bahkan tingkat Alam Raja. Tetapi tidak untuk seseorang seperti Tantai Lingyan yang telah mencapai tingkat Alam Sage.


Setiap Sekte, klan Kuat dan bahkan organisasi besar pun ambil bagian mengirim kultivator mereka ke tempat itu. Bisa dikatakan, ini pertama kalinya setelah sekian lama para kultivator berkumpul di tempat yang sama.


Waktu terus berlalu, sudah hampir tiga hari semenjak kelompok Yi Yun berangkat menuju tempat tersebut.


Saat ini, di pintu masuk tempat tersebut telah banyak kultivator yang muncul. Mereka semua telah membasmi bintang spiritual yang kuat di jalan menuju pintu masuk.


Tetapi ada hal yang membuat siapa saja bingung, kenapa tempat itu hanya diizinkan untuk para kultivator tingkat Alam Bumi ke bawah yang bisa masuk.


Juga, jika mereka mengetahui bahwa tempat itu adalah reruntuhan Kerajaan, kenapa itu memiliki kunci untuk membukanya, siapa yang melakukan hal itu dan apa tujuannya.


Tidak ada yang tau tentang jawaban dari semua pertanyaan itu bahkan untuk Tantai Lingyan yang mengetahui tentang sejarah Kerajaan Tertua tersebut.


Saat ini, di tempat tertentu, terlihat sekumpulan wanita yang sedang menatap ke semua kultivator yang berdatangan dari waktu ke waktu.


Kelompok tersebut adalah kelompok yang berasal dari Sekte Seribu Bunga.


Saat ini, Ouyang Liu-Li juga berada di tempat itu dan duduk di sebuah pohon aneh bersama dengan dua wanita di sebelahnya.


“Kakak, apakah kau sudah melihat Yun'er?” Tanya Seorang wanita yang tidak lain adalah Yan Chenyu. Ia selalu melihat ke sana ke mari untuk mencari sosok yang telah ia rindukan selama ini.


“Tidak, kelompok Kerajaan Qin belum banyak yang hadir. Saat ini, para kultivator yang tiba berasal dari tempat terdekat.” ucap Ouyang Liu-Li.


“Apakah kakak Yun'er akan datang?” Satu gadis mungil pun bertanya sambil melihat sekelilingnya dengan penasaran. Baru kali ini ia melihat jumlah kultivator sebanyak itu berkumpul di satu tempat. Ia tidak lain adalah Huan Caiyi, anak kecil mantan pembunuh bayaran yang di pungut oleh Yi Yun. Saat ini, ia sudah mematahkan segel yang di tanam oleh Yi Yun seorang diri, walaupun begitu, ia tetap selalu bersama dengan Yan Chenyu karena tentu saja ia merasa sangat bahagia bersamanya.

__ADS_1


Dan semua itu tentu berasal dari Yi Yun yang telah membawanya ke dalam kelompok mereka. Ia sangat menghormati Yi Yun dan sudah menganggapnya sebagai kakaknya sendiri seperti Yan Chenyu. Huan Caiyi yang merupakan mantan pembunuh bayaran tidak lagi terlihat seperti semula.


Walaupun Huan Caiyi masih sangat menyukai gaya pakaian serba hitam, setelah lama waktu berlalu, ia juga tumbuh dan sangat terlihat ketika ia dewasa seperti Yan Chenyu, ia akan menjadi gadis yang sangat cantik juga.


“Tampaknya Caiyi kecil sangat merindukan Yun'er..” Goda Ouyang Liu-Li sambil terkikik.


Wajah Huan Caiyi memerah karena tentu ia sangat merindukan Yi Yun walaupun tidak pernah mengatakannya. Ia sebenarnya adalah seorang gadis kecil yang masih menunjukkan sifat malu-malu setiap saat. Walaupun begitu, setiap murid sekte Seribu Bunga tau bahwa Huan Caiyi akan sangat mengerikan ketika menyangkut hal pertarungan.


Tap!


Sebelum ada yang berbicara, beberapa kultivator tingkat Alam Langit pun mendarat.


Ouyang Liu-Li menatap pendatang baru dan memasang wajah dingin tiba-tiba.


“Oh? Tampaknya rombongan Pangeran Ketiga tiba lebih dulu.” ucap Ouyang Liu-Li.


Yan Chenyu dan Huan Caiyi menatap ke arah Pangeran Ketiga yang dikelilingi oleh kultivator yang tampaknya sangat kuat.


Pangeran Ketiga yang mendengar suara Ouyang Liu-Li pun terdiam. Ia melihat ke arah wanita tersebut lalu memasang senyum ramah.


“Sangat tidak terduga bahwa nona Liu-Li akan datang ke tempat ini juga.” Pangeran Ketiga berbicara dengan nada yang sangat sopan agar citranya tidak hilang. Ia juga melirik ke arah Yan Chenyu sekilas dan ada kilatan tertentu terlihat di matanya.


Semua kultivator yang ada di sana menatap ke arah Pangeran Ketiga sekilas lalu melihat ke arah kelompok Ouyang Liu-Li. Mereka tentu langsung mengenalnya karena Sekte Seribu Bunga kini sangat terkenal karena keberadaan Tantai Lingyan.


“Hentikan wajah munafikmu itu! Kau sungguh membuatku jijik!” ucap Ouyang Liu-Li tidak memberi wajah sama sekali kepada Pangeran Ketiga.


Wajah Pangeran Ketiga berkedut dan tidak tau harus seperti apa merespon.


“Jaga omonganmu, nona Liu-Li.. apa kau tau siapa yang kau hina?” Tanya salah satu pengawal pribadi Pangeran Ketiga.


“Lalu apa? Kalian para penguasa Kerajaan hanya bisa menindas yang lemah tetapi takut dengan yang kuat. Apa kau ingin bertarung? Aku bisa meminta kepada Guru agar Kerajaan Qin lenyap setengah!” ucap Ouyang Liu-Li sambil perlahan melayang ke arah kultivator yang protes pada kata-katanya.


Semua kultivator di tempat itu pun terdiam karena tentu tau tentang rumor bahwa Tantai Lingyan memiliki seorang murid yang memiliki kepribadian yang sama dengannya, yaitu jenius yang bernama Ouyang Liu-Li atau lebih tepatnya, para kultivator menyebutnya sebagai wanita gila kedua.


Wajah pengawal pribadi Pangeran Ketiga gelap mendengarnya. Tentu keberadaan Tantai Lingyan saat ini menjadi sangat tabu bahkan untuk seorang Raja sekalipun di dua Kerajaan besar.


“Nona Liu-Li, tolong tenangkan dirimu. Tidak ada gunanya mencari keributan saat ini.” Pangeran Ketiga berbicara kembali dengan nada ramah karena tentu ia tidak mau membuat monster yang bernama Tantai Lingyan memburunya sampai ke ujung dunia.


“Ha-ha-ha! Aku tidak menyangka bahwa harga dirimu akan jatuh serendah itu, saudaraku.” Suara seseorang terdengar dan semua mata menatap ke arah sumber suara.


Wajah Pangeran Ketiga gelap karena tentu tau siapa itu. Suara itu tidak lain berasal dari kakak tertuanya, Pangeran Pertama.


“Ha? Apa kau ingin ikut campur? Aku tau bahwa kau adalah pria yang mengusulkan ide yang membuat Guruku marah! Apa menurutmu adik seperguruanku adalah barang yang bisa kalian perebutkan hanya karena kalian adalah seorang Pangeran? Kau bahkan tidak berani kentut di depan Guruku. Jadi tutup mulut busukmu itu sebelum aku memotong lidah mu!” ucap Ouyang Liu-Li dingin.


Kata-kata yang sangat pedas keluar dari mulut Ouyang Liu-Li yang membuat wajah Pangeran Pertama sangat gelap saat ini. Ia tentu masih ingat tentang Tantai Lingyan yang bahkan hampir membunuhnya di depan ayahnya sendiri. Setelah itulah ia tau bahwa ide yang ia buat saat itu menjadi bumerang kepadanya dan memancing amarah monster nyata yang bahkan tidak bisa diatasi oleh kakek buyutnya yang merupakan kultivator terkuat di Kerajaan Qin.


Para kultivator di tempat itu tersedak oleh air liur mereka sendiri karena kata-kata yang terucap dari mulut Ouyang Liu-Li sangatlah pedas dan tidak berperasaan. Dan saat ini, Para kultivator yang ada di tempat itu pun sedikit paham kenapa ada rumor yang mengatakan bahwa Tantai Lingyan hampir saja bentrok dengan klan Qin. Dan semua sumber masalah yang terjadi ternyata berasal dari Pangeran Pertama yang membuat ide yang tidak disukai oleh Nyonya Sekte Seribu Bunga, Tantai Lingyan.


Sementara itu, Yan Chenyu masih bingung kenapa kakak seperguruannya terlihat sangat marah ketika berbicara dengan seseorang yang dipanggil sebagai Pangeran Pertama tersebut. Bahkan Huan Caiyi yang mendengar kata-kata Ouyang Liu-Li sebelumnya langsung tertawa keras. Walaupun ia tidak terlalu paham, Huan Caiyi hanya bisa tau bahwa beberapa pria yang tampak arogan itu pernah mencari masalah dengan Ouyang Liu-Li.


“Jika kau berbicara kentut yang tidak diperlukan lagi, aku akan memotong lidah serta kejantanan mu itu! Apa kau mengerti?” Tanya Ouyang Liu-Li dingin saat auranya bocor perlahan yang membuat para pengawal pribadi Pangeran Pertama langsung berjaga-jaga untuk melindungi Pangeran Pertama.

__ADS_1


Dan dari kejadian itu, para kultivator di tempat itu langsung tau kenapa Ouyang Liu-Li disebut sebagai Wanita Gila Kedua.


__ADS_2