Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 140 - Telur Binatang Spiritual


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Langit


Yi Yun terdiam karena bahkan Sistem tidak mau menjawab apa-apa tentang patung yang ada dihadapannya saat ini.


“Ada apa suami?” Tanya Xiao Moxian menatap Yi Yun yang memiliki wajah terkejut dan sedikit heran.


“Tidak ada apa-apa.” Yi Yun pun yang tersadar dari lamunannya karena kata-kata Xiao Moxian hanya bisa mengatakan hal itu.


“Tempat ini adalah salah satu menara dari apa yang aku perkirakan. Tempat kita turun tampak seperti sebuah lorong. Dan ruangan di tempat ini terlihat bundar. Ayo kita pergi, kemungkinan, di tempat lain kita akan menemukan kenapa bisa ada tiga batu yang melayang di sekitar patung ini.” ucap Yi Yun dan menatap ke arah lain yang merupakan jalan menunju ruangan lainnya.


Xiao Moxian dan Wang Shu tidak berkomentar sama sekali tentang apa yang dikatakan oleh Yi Yun karena memang benar bahwa mungkin banyak hal lainnya juga yang ada di dalam ruangan lainnya yang terkait dengan batu dan patung tersebut.


Ketiganya pun bergerak perlahan, Xiao Moxian juga membuat penerangan selama mereka bergerak. Walaupun mungkin sebagai kultivator ketiganya memiliki persepsi tinggi dan dapat melihat di kegelapan, tentu memiliki penerangan akan jauh lebih nyaman.


Ketika keluar dari menara, kelompok Yi Yun pun tiba di sebuah ruangan yang sangat luas. Di sana terlihat banyak benda-benda berharga seperti emas dan sebagainya.


Yi Yun sedikit bersemangat karena emas di dunia ini memiliki fungsi yang berbeda dari batu mulia lainnya. Sebab, emas mengandung energi misterius yang tidak dapat dijelaskan.


Tetapi fokus Yi Yun tertuju pada sebuah peti yang ada di tengah-tengah ruangan yang sangat luas tersebut.


“Peti mati?” Tanya Xiao Moxian saat menatap peti tersebut.


“Kemungkinan ya.” Wang Shu mengangguk setuju.


Sementara Yi Yun, ia langsung mendekat ke arah peti tersebut yang tampak terbuat dari batu.


Saat mencapai depan peti, Yi Yun menatap banyak sekali tulisan-tulisan kuno yang tidak dapat dimengerti olehnya.


“Sistem. Analisis tulisan.” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Mulai menganalisis]


[10% - 20% - 30% -..]


“Apakah kita tidak membuka peti ini?” tanya Wang Shu.


“Tunggu.. lihatlah peti ini, ini bisa hancur kapan saja jika kita membukanya. Aku ingin mempelajari tulisan-tulisan ini lebih dulu karena aku merasa bahwa tulisan ini terkait dengan patung itu juga.” ucap Yi Yun.

__ADS_1


“Lebih baik kita mengumpulkan benda berharga di tempat ini terlebih dahulu. Apakah kalian tidak ingin mengambil sesuatu?” Tanya Yi Yun lagi sambil menunjuk ke arah tumpukan harta Karun.


“Aku tidak tertarik.” Wang Shu langsung berbicara karena ia bukanlah seseorang yang memiliki minat para harta duniawi.


Sementara Xiao Moxian langsung mengelilingi tempat tersebut untuk mencari benda yang ia suka.


Di sisi lain, Yi Yun pun mengambil semua emas di tempat itu tetapi tidak benda yang lainnya karena tidak memiliki sesuatu yang terkandung di dalamnya seperti emas yang ia kumpulkan dari waktu ke waktu.


Menatap Yi Yun dengan gembira mengambil semua emas, Wang Shu bertanya-tanya apakah Yi Yun tergila-gila pada harta. Tetapi ia hanya diam dan tidak berkomentar sama sekali.


“Suami.. lihat ini!” Xiao Moxian berseru di ujung ruangan besar tersebut.


Yi Yun yang masih mengumpulkan emas pun menatap dengan penasaran. Ketika ia melihat apa yang dipegang oleh Xiao Moxian, ia juga menaikkan sedikit alisnya karena merasa benda yang di pegang oleh Xiao Moxian sedikit unik.


Xiao Moxian yang menatap Yi Yun tertarik pun langsung menghampiri suaminya itu.


Yi Yun menatap benda di tangan Xiao Moxian yang terlihat seperti sebuah lampu hiasan berbentuk kotak. Tetapi terdapat aura yang tidak terjelaskan yang merembes keluar.


Kerutan pun semakin banyak di dahi Yi Yun ketika di bagian bawah kotak lampu itu terdapat tulisan-tulisan yang sama dengan yang ada di peti.


“Coba salurkan qi milikmu ke dalam lampu ini.” ucap Yi Yun.


Xiao Moxian mengangguk kecil dan melakukan apa yang dikatakan oleh suaminya. Ia pun menyalurkan qi-nya perlahan-lahan dan tampak kotak lampu itu seolah-olah berdetak.


Yi Yun terisak sejenak dan menatap ke arah lain, “Di mana kau menemukan benda itu?”


“Di sana.” Xiao Moxian pun menuntun Yi Yun ke pinggiran ruangan.


Wang Shu yang menatap itu sedikit tertarik dan mengikuti mereka berdua.


Sesampainya di pinggiran ruangan, Xiao Moxian menunjuk tempat ia menemukan kotak lampu tersebut.


“Sistem, bisakah kau menganalisis apa kotak lampu itu dan apa altar aneh ini?” Tanya Yi Yun di benaknya saat menatap batu persegi empat yang ditulis oleh pola-pola rumit.


[Ding!]


[Mulai menganalisis]


[Analisis selesai]

__ADS_1


[Altar adalah sebuah tempat yang dibuat untuk menjaga sesuatu di dalam kotak lampu agar tetap hidup. Sementara kotak lampu bisa dikatakan sebagai wadah menyimpan makhluk tertentu yang belum lahir]


“Ha?” Yi Yun terkejut mendengarnya dan menatap kembali ke arah kotak lampu yang dipegang oleh Xiao Moxian. Awalnya lampu itu tidak bercahaya sama sekali, tetapi ketika Xiao Moxian menyalurkan qi-nya, itu seperti mengeluarkan sinar.


[Ding!]


[Analisis bahasa telah selesai]


[Bahasa tersebut adalah bahasa kuno di masa 200.000-500.000 tahun yang lalu. Bisa dikatakan, itu adalah bahasa pertama yang digunakan oleh para kultivator]


[Pengetahuan bahasa tidak lengkap di kirim ke memori Host]


Yi Yun pun mulai mencerna pengetahuan yang diberikan oleh Sistem. Walaupun tidak lengkap, ia masih bisa menerjemahkan sekitar 60-70% bahasa kuno tersebut saat ini.


Karena sudah mengetahui bahasa tersebut, Yi Yun pun mengambil kotak lampu dari tangan Xiao Moxian untuk membaca tulisan yang ada di tepi bagian bawah kotak lampu.


“Sembilan kebangkitan.” Gumam Yi Yun membaca tulisan tersebut.


Yi Yun, Xiao Moxian dan Wang Shu saling memandang untuk karena sedang berpikir apa maksud dari kata-kata tersebut.


Karena penasaran, Yi Yun pun menyalurkan qi-nya ke kotak lampu tersebut. Namun, apa yang ia tidak harapkan terjadi.


Kotak lampu tersebut tampak seolah ingin menyerangnya yang membuat ledakan qi terjadi dan menghempaskan Yi Yun.


“Ada apa suami?” Tanya Xiao Moxian terkejut karena Yi Yun melepaskan kotak lampu dan seperti sedang di dorong mundur.


Yi Yun tidak menjawab dan menatap ke arah kotak lampu yang terjatuh di lantai. “Xian’er.. coba salurkan qi milikmu sekali lagi.”


Xiao Moxian juga mengerti apa maksud dari suaminya. Sebelumnya itu seperti bereaksi dengan qi-nya. Ia pun mengambil kotak lampu dan menyalurkan qi-nya ke dalam sekali lagi.


Dung!


Cahaya menyilaukan terpancar sedikit lalu meredup kembali.


“Sistem, apakah kau bisa memeriksa apa isi kotak lampu itu?” Tanya Yi Yun di benaknya karena memang benar bahwa kotak lampu tersebut bereaksi terhadap qi Xiao Moxian.


[Ding!]


[Sistem hanya bisa mendeteksi bahwa apapun yang tersegel di dalam sana adalah telur binatang spiritual]

__ADS_1


Jawaban Sistem membuat Yi Yun menatap lurus ke arah Xiao Moxian. “Sebuah telur? Bereaksi terhadap qi Xiao Moxian? Sembilan Kebangkitan?”


Yi Yun pun menaikkan sudut bibirnya karena tau telur binatang roh apa sebenarnya yang ada di kotak lampu yang sedang disegel.


__ADS_2