
“Jika begitu, kami akan tepat mengikuti kompetisi dan mengalahkan Klan Tantai agar Gerbang Teleportasi akan jatuh di tangan Guru.” Yan Chenyu langsung setuju dengan apa yang dikatakan oleh Yi Yun. Ia selalu percaya dengan penilaian adiknya itu karena ia ingat dengan jelas bahwa karena Yi Yun lah hidupnya menjadi lebih baik.
“Siapa lawan kalian selanjutnya di pertandingan delapan besar?” Tanya Yi Yun menatap ke arah Tantai Lingyan.
“Sekte Cahaya Suci.” jawab Tantai Lingyan.
Mendengar itu, Yi Yun menaikkan sedikit alisnya dan menatap ke arah Yan Chenyu.
“Kakak, kau pasti ingat dengan seseorang bernama Jun Moxie bukan? Dia berada di barisan Sekte Cahaya Suci.” ucap Yi Yun.
“Jun Moxie?” Yan Chenyu menaikkan sedikit alisnya karena terakhir kali ia menatap pertandingan Sekte Cahaya Suci, tidak ada Jun Moxie di sana yang artinya dia berada di bangku cadangan.
“Banyak kultivator dari Benua Langit yang datang ke tempat ini dan mereka semua adalah eksistensi muda yang luar biasa.” Batin Tantai Lingyan. Ia harus mengakui bahwa Benua Langit adalah tempat para jenius muncul tetapi dibatasi oleh sumber daya.
“Aku ingat dengan dia. Jika bertemu kembali, aku akan menghancurkannya dengan parah untuk membalas penghinaannya dahulu.” Yan Chenyu berkata dengan mata menyipit karena ia tidak akan melupakan kejadian di Benua Langit tempo dulu.
“Kakak, aku akan ikut! Aku juga ingin menghajar seseorang bernama Jun Moxie itu dengan parah!” Huan Caiyi dengan nada bangga berkata. Ia juga ingat siapa Jun Moxie dan ia tentu akan membantu Yan Chenyu menghajarnya.
“Jangan terlalu gegabah. Kali ini pasti Sekte Cahaya Suci langsung mengirim tiga kultivator tingkat Alam Sage tahap keenam bersamaan dengan Jun Moxie. Mereka berempat yang harus diwaspadai. Jadi, kali ini Yan Chenyu, Long Zhi, Ye Mo, Ye Zhong, Ye Quan, Huan Caiyi dan Xiao Moxian yang akan maju.” ucap Tantai Lingyan setelah menyusun rencana Ketika memikirkan barisan petarung dari Sekte Cahaya Suci.
“Apakah kali ini aku tidak akan ikut?” Wang Shu tersenyum kecut.
“Jangan berkomentar. Kemampuamu belum terungkap oleh siapapun sama seperti Yu Ruyan dan Xuan Yuqie. Ini dibutuhkan untuk di babak selanjutnya karena aku merasa bahwa kita akan melawan Istana Iblis.” ucap Tantai Lingyan.
“Oh? Istana Iblis? Tampaknya pertandingan selanjutnya jika kita menang, aku pasti akan berpartisipasi.” Long Zhi menyeringai karena ia tentu ingin menunjukkan kepada semua murid Istana Iblis bahwa mereka tidak layak menyandang nama itu. Sebagai pemilik Vena Mendalam Dewa Iblis, tentu ia memiliki kualifikasi untuk menjadi penguasa Istana Iblis.
“Sungguh sangat disayangkan aku dan Yun’er tidak bisa mengikuti kompetisi. Jika tidak, maka tidak akan ada lawan sama sekali.” ucap Tantai Lingyan dengan sedikit penyesalan.
__ADS_1
Yi Yun tentu mengangguk setuju. Jika saja ia bisa mengikuti kompetisi, ia akan bergabung apa lagi saat ini ia harus mendapatkan Gerbang Teleportasi yang di simpan oleh Patriak Klan Tantai.
Karena semuanya sudah sepakat, mereka pun kembali ke ruangan masing-masing menunggu kompetisi yang akan datang.
Keesokan harinya, suasana di arena sangatlah ramai karena kali ini, team dari Sekte Cahaya Suci akan bertanding.
Pamor Sekte Cahaya Suci memang sangat tinggi sehingga pertarungan mereka dinanti-nantikan oleh semua penonton.
Team Yan Chenyu juga sudah berada di pinggiran arena menunggu wasit memanggil mereka untuk bertarung dengan team Sekte Cahaya Suci.
“Hadirin semua! Kali ini adalah pertandingan babak delapan besar! Tidak perlu membuang waktu. Team Sekte Cahaya Suci dipersilahkan untuk naik ke arena bersama dengan team Langit!” Teriak wasit di udara dengan sekuat tenaga.
Ketika suara wasit terdengar, para penonton pun langsung bersorak keras.
Untuk Yi Yun, ia menatap ke arah wasit dengan alis sedikit naik karena tidak menyangka bahwa seorang wasit pun memiliki kekuatan tingkat Alam Sage tahap kedelapan. Ini membuktikan bahwa kompetisi ini sangat dipentingkan.
“Ya Guru, jika kami terdesak, kami akan menggunakan cara yang dikatakan oleh Guru.” ucap Yan Chenyu dengan wajah serius dan perlahan berjalan ke arah arena diikuti oleh team yang di tunjukkan oleh Tantai Lingyan saat ini.
Yi Yun hanya menatap ke arah saudarinya dengan senyum kecil karena setelah lamanya waktu berlalu, kakaknya tidak lagi sama seperti dulu yang selalu tampak ragu-ragu dalam melakukan apapun.
Mata Yi Yun tertuju ke arah tertentu dan matanya sedikit menyipit saat melihat ke arah kuris cadangan Sekte Cahaya Suci.
“Diakah Master Sekte Cahaya Suci?” Batin Yi Yun dan merasa bahwa auranya sedikit mirip dengan Jun Moxie.
“Sistem! Coba periksa Master Sekte Cahaya Suci, apakah ada kemiripan dengan Jun Moxie.” Perintah Yi Yun di benaknya.
[Ding!]
__ADS_1
[Mulai memeriksa]
[Ding!]
[Pemeriksaan selesai]
[Master Sekte Cahaya Suci memiliki kekuatan yang sama dengan Jun Moxie walaupun saat ini kekuatannya tampak memudar perlahan]
[Kemungkinan Master Sekte Cahaya Suci menggunakan metode tertentu untuk mewariskan semua kekuatannya kepada penerusnya]
[Hal ini dapat dilakukan, dan Master Sekte Cahaya Suci yang melakukan ritual terakhir akan kehilangan nyawanya. Namun untuk penerusnya yaitu Jun Moxie akan menjadi lebih kuat dan secara otomatis mencapai tingkat Alam Sage tahap kesembilan]
“Apa? Apakah ada metode seperti itu? Jadi, kenapa Jun Moxie tidak menerima warisan saat ini? Pastilah kekuatannya akan meningkat pesat!” Yi Yun berkata dalam pikirannya kepada Sistem.
[Ding!]
[Ini dikarenakan kekuatan Jun Moxie belum mencukupi untuk mewarisinya sekaligus. Setidaknya dia harus berada di tingkat Alam Sage tahap keenam dan dia bisa menampung semua kekuatan pendahulunya]
Penjelasan Sistem membuat Yi Yun sedikit kagum bahwa ada sesuatu seperti itu di dunia kultivator. Ia memikirkan kembali Vena Mendalam miliknya dan ia juga tidak bisa mewarisi semuanya sekaligus. Bahkan Dewi Pembantaian harus membantunya untuk menyempurnakan pecahan Vena Mendalam Dewa Pembantaian agar tidak membuat tubuhnya meledak.
Sementara itu, ketika kedua team berada di arena, Jun Moxie yang selalu memasang wajah dingin, menatap ke arah Yan Chenyu. Ia melirik sekilas ke arah Yi Yun dan ia bersumpah bahwa ia akan menghancurkan Yan Chenyu dengan parah karena Yi Yun mempermalukannya di Restoran sebelumnya.
“Jun Moxie, apakah kau ingat? Karena kita telah bertemu di sini, maka bersiap-siaplah!” ucap Yan Chenyu dingin.
“Hanya dengan team yang kau miliki? Kau tidak memiliki kualifikasi mengalahkan team Sekte Cahaya Suci!” Balas Jun Moxie dingin dan niat membunuhnya sedikit bocor. Ia telah memutuskan untuk membuat Yan Chenyu lumpuh karena pembunuhan sama sekali tidak mungkin. Tentu saja ini dikarenakan adanya wasit yang sangat kuat yang dapat menghentikan siapa saja jika mencoba membunuh lawan.
“Tidak perlu membuang waktu, pertandingan antara team Sekte Cahaya Suci dan Team Langit, dimulai!” Teriak wasit dan di saat itu juga, kedua team pun langsung bergerak.
__ADS_1