
[Ding!]
Suara pemberitahuan dari Sistem pun terdengar di benak Yi Yun.
[Host telah membunuh 20 binatang spiritual tingkat Alam Bumi tahap kesembilan mendapatkan 1.000 Poin Sistem]
Xiao Moxian yang menatap suaminya membunuh binatang spiritual sebanyak itu hanya terlihat biasa saja karena tidak akan sulit sama sekali.
Sementara itu, Yu Ruyan yang tidak dikejar oleh binatang spiritual lagi pun berhenti di tempat. Ia menatap lurus ke arah Yi Yun yang berjarak hampir 20 meter darinya.
Tentu Yu Ruyan tidak akan pernah melupakan siapa Yi Yun, pemuda berbakat yang pernah menantang Ji Yuan di sebuah restoran. Namun, yang membuatnya sangat terkejut saat ini adalah tingkat kultivasi Yi Yun yang telah mencapai Alam Bumi tahap kesembilan. Jika ia tidak melihatnya secara langsung ia pasti tidak akan percaya.
“Apa yang membawamu ke tempat ini?” Tanya Yi Yun saat melompat dan mendarat di jarak hampir sepuluh meter dari Yu Ruyan.
Yu Ruyan terdiam sejenak karena masih memikirkan tentang aura akrab dari Yi Yun. Dahulu tidak seperti itu, ketika mereka pertama kali bertemu. Setelah beberapa saat, ia pun akhirnya berbicara, “Binatang spiritual di tempat ini memburu kami! Mereka tampak seperti memiliki akal sehat layaknya manusia!”
Jawaban Yu Ruyan tidak membuat Yi Yun heran sama sekali. Ia sudah menduga bahwa hal seperti itu akan terjadi.
“Lalu, di mana keberadaan kelompokmu?” Tanya Yi Yun lagi dengan nada datar.
“Aku tidak tau..” Yu Ruyan menggelengkan kepalanya dan ingin bertanya kembali tetapi tidak jadi karena Xiao Moxian tiba di sebelah Yi Yun.
__ADS_1
“Suami, apa kau mengenal wanita ini?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah Yu Ruyan dengan tatapan bermusuhan.
“Suami?” Batin Yu Ruyan tidak percaya bahwa Yi Yun akan memiliki seorang istri di usia yang begitu muda.
“Aku hanya pernah bertemu dengannya satu kali.” Balas Yi Yun acuh tak acuh.
Xiao Moxian mengangguk kecil dan menatap lurus ke arah Yu Ruyan. “Lalu, apa yang kau inginkan dari suamiku, wanita?” Tanyanya karena ia saat ini masih waspada dan itu memang karena penampilan Yu Ruyan yang bisa dikatakan sangat cantik dan tidak kalah dengan dirinya.
Yu Ruyan terdiam mendengar pertanyaan Xiao Moxian. Ia tidak mungkin bertanya tentang sesuatu yang membuatnya merasa akrab dengan Yi Yun.
“Aku hanya ingin bertanya kemana tujuan kalian setelah ini. Para binatang spiritual di tempat ini tampaknya sedang mengamuk.” ucap Yu Ruyan.
“Kenapa kami harus memberitahu ke mana kami akan pergi?” Xiao Moxian pun mengerutkan keningnya karena merasakan perasaan tidak enak saat ini.
Xiao Moxian yang mendengar suaminya mengatakan tujuan mereka pun hanya menatap ke arah Yi Yun dengan tatapan tidak puas.
“Bisakah aku ikut? Jika bersama-sama, kita akan lebih mudah melawan para binatang spiritual di tempat ini yang tampak memiliki akal sehat.” Yu Ruyan pun mengatakan keinginannya karena tentu saja ia tau berapa bahayanya Lembah Kematian yang ia masuki. Bahkan saat ini ia merasa bahwa kelompoknya telah binasa di tangan binatang spiritual yang sangat banyak dan kuat.
“Kami berdua sudah cukup! Bahkan tanpa bantuanmu pun, kami tidak akan diserang oleh para binatang spiritual!” Xiao Moxian pun mendengus lalu menarik Yi Yun bersamanya menuju arah pusat lemah karena suaminya sudah mengatakan arahnya sebelumnya.
Yi Yun tidak tau harus berkata apa ketika melihat sikap Xiao Moxian. Tetapi ia tidak membantah sama sekali karena ia juga tidak peduli dengan Yu Ruyan.
__ADS_1
Sedangkan Yu Ruyan yang menatap Xiao Moxian yang menarik Yi Yun pergi pun menggertakkan giginya dengan kuat. Ia menatap ke arah belakang dan sedikit ragu untuk menyusuri hutan kembali mencari jalan keluar karena ia hanya tau satu arah untuk kembali yaitu tempat yang pernah ia lewati sebelumnya.
Karena tau bahwa situasinya saat ini tidak baik untuk menetap atau berkelana sendirian, Yu Ruyan pun langsung melesat dan mengikuti Yi Yun dan Xiao Moxian.
“Suami! Jangan dekat-dekat dengan wanita itu! Aku merasakan firasat buruk ketika dia menatapmu!” ucap Xiao Moxian dengan nada tidak senang dan menatap Yi Yun dengan tatapan ingin memakannya jika menolak.
“Kenapa dia berubah jadi singa betina saat ini?” Batin Yi Yun tidak bisa berkata-kata. Ia hanya menghela nafas panjang dan mengangguk kecil. Ia sebenarnya tidak terlalu peduli siapapun yang ada di sekitarnya jika orang itu tidak mencoba untuk mengganggunya.
Xiao Moxian merasa puas bahwa Yi Yun setuju dengan kata-katanya. Tetapi wajahnya tiba-tiba gelap karena merasakan aura Yu Ruyan yang mendekat ke arah mereka.
Karena kesalnya, Xiao Moxian pun langsung terhenti dan langsung berbalik menunggu kedatangan Yu Ruyan. Ketika wanita itu tiba, ia pun langsung berbicara, “Kenapa kau mengikuti kami?” Tanyanya dengan nada yang sangat dingin.
“Hm? Aku tidak mengikuti kalian sama sekali. Aku hanya ingin melewati jalur ini. Apakah tempat ini milikmu? Aku rasa tidak. Jadi tidak masalah jika aku melewati jalur ini.” Balas Yu Ruyan sangat tenang.
“Wanita sialan!” Xiao Moxian menggertakkan giginya dengan kuat. Auranya pun bocor karena ingin menendang Yu Ruyan pergi menjauh dari tempat tersebut. Ia merasa bahwa Yu Ruyan memang memiliki sesuatu yang berkaitan dengan suaminya Yi Yun dan instingnya sebagai wanita memang tidak salah sama sekali.
“Hentikan Xian’er..” ucap Yi Yun sedikit lelah dan menatap ke arah Yu Ruyan, “Lakukan apa yang kau inginkan. Tetapi jangan mencoba memancing binatang spiritual datang ke arah kami atau kau akan menyesal!” ucapnya dengan nada yang sangat datar.
Kata-kata datar Yi Yun yang tampak biasa membuat Yu Ruyan mengerutkan keningnya. Ia tentu tau bahwa itu bukan sebuah ancaman tetapi sebuah kepastian bahwa Yi Yun akan membereskannya dalam sekejap jika ia membuat masalah selama di perjalanan. Karena itu, ia pun hanya mengangguk dan tidak membatah sama sekali sebab tampaknya Yi Yun tidak keberatan sama sekali ia ikut bersama dengan mereka.
Perkataan Yi Yun juga membuat Xiao Moxian menjadi tenang. “Ayo suami, jangan hiraukan wanita kesepian ini.”
__ADS_1
Setelah itu, Xiao Moxian pun langsung menarik Yi Yun kembali yang membuat Yi Yun tidak bisa berkata-kata dengan sikap para wanita. Ia hanya menggelengkan kepalanya karena memang tidak mengerti sama sekali tentang wanita.
“Wanita kesepian?” Wajah Yu Ruyan gelap karena ia sangat ingin menghajar Xiao Moxian. Tetapi ia tetap menahannya dan mengikuti keduanya dari belakang tanpa berkomentar sama sekali.