Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 176 -


__ADS_3

Lembah Kematian


“Apa kau tidak ingin berpikir kembali anak muda? Jika pertarungan terjadi, kalian berdua tidak akan keluar tanpa cidera sama sekali. Aku harus mengakui bahwa kalian berdua itu kuat! Tetapi kami juga tidak lemah! Lebih baik menghindari korban jiwa karena sedari awal kita tidak memiliki konflik sama sekali!” Ji Zho pun berbicara setelah suasana tiba-tiba menjadi memanas. Ia tentu tidak takut sama sekali kepada Yi Yun dan Xiao Moxian. Tetapi ia memikirkan tentang Ji Yan yang mungkin akan tewas begitu saja jika salah satu dari keduanya mengincar Ji Yuan.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Ji Zho, Xiao Moxian ingin membantah karena ia sudah membenci Ji Yuan dari hatinya. Tetapi ia langsung disela oleh Yi Yun yang membuatnya sedikit heran karena itu tidak seperti suaminya yang biasanya.


“Xian’er.. hentikan. Kita tidak perlu membuang waktu. Ayo pergi ke Lembah Kematian.” ucap Yi Yun dan perlahan berbalik ke arah dalam Lembah Kematian.


Xiao Moxian yang mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun pun melirik sekilas ke arah kelompok Ji Yuan, ia mendengus lalu perlahan mengikuti suaminya yang telah bergerak ke arah Lembah Kematian.


Ji Zho yang menatap kepergian Yi Yun dan Xiao Moxian pun hanya bisa diam saja. Ia tentu tau betapa merepotkannya kedua individu tersebut.


Sementara Ji Yuan, ia memasang wajah yang sangat gelap saat ini. “Sialan! Kalian berdua akan membayarnya!”


“Paman! Kenapa kau tidak menghabisi mereka berdua saja? Dengan kelompok kita, tidak akan sulit untuk melawan keduanya!” ucap Ji Yuan menatap ke arah Ji Zho.


Ji Zho terdiam karena tidak mungkin ia mengatakan bahwa Ji Yuan adalah beban ketika bentrokan terjadi nantinya. Ia sudah membuat prediksi bahwa Yi Yun dan Xiao Moxian pasti akan mengincar Ji Yuan yang membuat konsentrasinya selama pertarungan menjadi pecah.


Karena Ji Zho tidak menjawab, Ji Yuan semakin marah dan menatap ke arah tempat kepercayaan Yi Yun dan Xiao Moxian.


“Ayo kita pergi! Kita akan menghabisi keduanya di dalam Lembah Kematian!” ucap Ji Yuan dingin dan langsung bergerak dengan kecepatan penuhnya ke arah Lembah Kematian.

__ADS_1


Ji Zho hanya menghela nafas lalu menatap anggota Klan Ji yang lainnya. Ia pun memberi isyarat untuk pergi mengikuti Ji Yuan.


Sementara itu, Yu Ruyan yang menatap kepergian mereka semua pun hanya mengikuti dari belakang. Ia tidak bisa melakukan apapun saat ini karena ia seperti seorang tahanan saja.


**


Lembah Kematian


Saat ini, terlihat Yi Yun dan Xiao Moxian yang sedang bergerak dengan kecepatan yang tinggi ke dalam lembah untuk mencari apa yang diinginkan oleh Yi Yun.


“Suami, kenapa kita tidak menghabisi kelompok tadi di tempat?” Tanya Xiao Moxian karena merasa bahwa itu tidak seperti sifat Yi Yun sama sekali. Biasanya, jika ada musuh, Yi Yun tidak akan segan-segan menghabisinya di tempat. Bahkan seperti dahulu, Yi Yun pernah menghabisi Pangeran Pertama Kerajaan Qin di depan umum jika dia tidak menyukainya.


“Kita akan menghabisi mereka di dalam Lembah Kematian. Satu kultivator tingkat Alam Langit itu sulit untuk dihadapi. Meskipun kita membuat pemuda sebelumnya menjadi korban lebih dulu, itu akan membuat situasi kita bertambah sulit. Kita baru saja selesai melawan Serigala Darah Kuno, meskipun kita masih memiliki sisa qi yang lumayan banyak, kita mungkin akan terpojok jika semua kultivator tingkat Alam Bumi tahap Kedelapan dan Kesembilan membantu kultivator tingkat Alam Langit tahap kedua itu.” Yi Yun menjelaskan.


Mendengar penjelasan dari suaminya, Xiao Moxian pun langsung paham dan mengangguk setuju.


“Suami, aku tidak tau mengapa, tetapi aku sangat membenci pemuda yang merasa dirinya sangat penting.” ucap Xiao Moxian sedikit heran.


“Mungkin karena dia memang mudah dibenci oleh seseorang.” Balas Yi Yun acuh tak acuh. Ia tentu mengetahui mengapa Xiao Moxian seperti itu, tetapi ia tidak mungkin mengatakannya jika itu dikarenakan oleh Artefak Pengikat Fana.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun, Xiao Moxian merasa bahwa itu masuk akal. Tetapi, ia berpikir kembali dan menatap Yi Yun dengan seksama karena ada satu hal yang janggal yaitu Yi Yun sampai saat ini masih terus menggunakan Armor Iblis Pembantaian.

__ADS_1


“Suami, kenapa kau terus menggunakan armor itu di depan mereka? Apakah mereka kenal denganmu?” Tanya Xiao Moxian dengan sedikit curiga.


Yi Yun terdiam karena tidak menyangka bahwa Xiao Moxian akan memperhatikan detail seperti itu. Ia pun menghela nafas panjang lalu membatalkan Armor Iblis Pembantaian.


“Ya. Aku mengenal dua dari mereka. Salah satunya adalah pemuda bernama Ji Yuan. Aku pernah bentrok dengannya dahulu. Dan kali ini, kesempatan telah tiba. Aku akan menghabisinya di lembah ini. Kita akan membuatnya putus asa dengan cara menghabisi rekannya satu per satu di tengah jalan dan hanya menyisakan dirinya!” ucap Yi Yun dengan senyum yang sangat jahat. Ia tentu tidak akan melepaskan Ji Yuan begitu saja.


“Oh? Jika seperti itu, aku akan membantumu, suami! Aku akan ikut membuatnya putus asa sampai-sampai menyesal dilahirkan ke dunia ini!” ucap Xiao Moxian dengan senyum yang sangat jahat juga.


Yi Yun melirik ke arah Xiao Moxian dan tidak bisa berkata-kata karena Xiao Moxian kini tampak selalu mengikuti semua caranya dalam hal apapun. Ia hanya mengabaikannya dan terus bergerak dengan kecepatan penuh ke arah pusat Lembah Kematian.


Dari peta yang dimiliki oleh Yi Yun, dan itu merupakan peta tua tempat dua kerajaan kuno di masa lalu, itu merupakan pusat dari Lembah Kematian. Dikatakan bahwa di zaman kuno, dua ahli luar biasa melakukan pertarungan dan menghancurkan kedua kerajaan. Keduanya tewas setelah Bentrokan tersebut dan tempat tersebut berubah seiring berjalannya waktu.


Dan saat ini tempat itu dinamai sebagai Lembah Kematian, tempat di mana dua ahli luar biasa dan jutaan manusia tewas.


Yi Yun tentu tau siapa kedua ahli tersebut dari binatang spiritual yang ia dan Xiao Moxian bunuh sebelumnya.


Kedua ahli itu adalah Serigala Darah Kuno dan Kelelawar Iblis Surgawi.


Inilah alasan Yi Yun kembali ke Lembah Kematian, jika itu tidak terkait dengan binatang spiritual Kelelawar Iblis Surgawi, ia tidak akan perlu repot-repot kembali dan melawan Serigala Darah Kuno yang tidak akan membuatnya mendapatkan untung apa-apa.


Mengingat tentang Sayap Kelelawar Iblis Surgawi miliknya, Yi Yun tersenyum kecil karena memikirkan apa yang akan ia dapatkan lagi dari binatang spiritual tersebut. Dan dari penjelasan Sistem, ia mungkin akan mendapatkan sebuah kemampuan yang luar biasa dan ia tidak sabar untuk mendapatkannya.

__ADS_1


__ADS_2