
Kerajaan Qin
Setelah memberikan pesan, Tantai Lingyan dan Yi Yun pun berbicara banyak hal tentang apa yang mereka akan lakukan di Kerajaan Qin.
Setelah mendengar kata-kata Tantai Lingyan, Yi Yun mengerti bahwa Tantai Lingyan datang ke Kerajaan Qin untuk mencuri sesuatu dari istana Kerajaan.
Yi Yun sedikit berkedut tetapi hanya tetap membiarkan mereka melakukannya.
“Baiklah Yi Yun, kami akan pergi ke Istana Kerajaan ini saat ini, kami akan tinggal di sini selama lebih dari seminggu. Setelah itu kami akan kembali dan langsung berangkat menuju benua lainnya.” ucap Tantai Lingyan.
“Ingat Yi Yun, jangan mencari masalah sembarangan. Setahuku, setiap kali kau berada di suatu tempat, masalah pasti akan datang. Kadang-kadang aku bertanya apakah kau itu magnet untuk masalah atau tidak. Yang pasti, jangan memprovokasi Kerajaan Qin atau Dou ketika kau belum mencapai tingkat Alam Langit. Kau saat ini masihlah lemah dan hanya dengan meludah saja, kultivator kuat di benua ini akan membunuhmu!” Ouyang Liu-Li memperingati Yi Yun dengan wajah serius.
“Meludahi? Apa kau pikir aku selemah itu? Tidak bisakah kau menggunakan kata-kata lain untuk menggambarkan kekuatan seseorang?” Tanya Yi Yun dalam hati.
“Baik-baik! Pergilah!” Balas Yi Yun acuh tak acuh seperti sedang mengusir lalat.
Wajah Ouyang Liu-Li semakin gelap lalu menangkap Yi Yun.
Tetapi Yi Yun terkejut apa yang terjadi setelahnya, bukan pemukulan yang ia terima tetapi Ouyang Liu-Li mencium pipinya.
“Cepatlah menjadi kuat. Kau masih memiliki satu hutang kepadaku. Ingat itu, jika kau tidak membayarnya, aku akan memburumu ke ujung dunia ini.” ucap Ouyang Liu-Li sambil terkekeh.
Tantai Lingyan hanya menggelengkan kepalanya lalu menyentuh bahu Ouyang Liu-Li setelah itupun mereka berdua langsung menghilang dalam sejenak.
Yi Yun terbengong di tempat. “Apakah wanita tidak masuk akal itu tertarik pada anak-anak?” Tanyanya bingung. Ia pun mengabaikannya dan keluar dari kediaman itu memanggil Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan.
“Mereka sudah pergi? Aku tidak dapat merasakannya sama sekali.” ucap Wang Shu terkejut.
Yi Yun memutar bola matanya ke arah Wang Shu, “Tidak mungkin kau bisa melacak kultivator sekuat Tantai Lingyan yang telah mencapai tingkat Alam Sage!” Batinnya.
“Apa saja yang kalian bicarakan Yi Yun?” Tanya Ye Mo penasaran.
“Ini tentang kakak dan adikku yang berada di Sekte Seribu Bunga. Kebanyakan tentang mereka.” jawab Yi Yun.
Ye Mo tau pasti ada hal yang lainnya tetapi ia tidak memaksa sama sekali karena itu adalah privasi setiap orang.
Setelah itu mereka pun mengobrol kembali dan pintu di ketuk oleh seseorang lagi yang membuat wajah Wang Shu menjadi serius.
Wang Shu pun langsung membuka pintu secara pribadi dan menemukan beberapa kultivator yang langsung berbicara tanpa membuang waktu. Kultivator tersebut pun memberikan sesuatu kepada Wang Shu lalu pergi dari kediaman mereka.
“Siapa itu?” Tanya Yi Yun saat melihat Wang Shu menutup pintu.
“Seperti dugaanku. Keempat kultivator tersebut adalah utusan dari Pangeran Kedua dan Pangeran Ketiga. Ini adalah surat undangan darinya untukmu, serta token yang bisa kau gunakan memasuki wilayah dalam Kerajaan Qin.” ucap Wang Shu saat meletakkan dua surat dan dua token.
“Saat ini pertanyaannya, kita harus bergabung dengan siapa?” Tanya Ye Zhong.
“Apakah lebih baik baik kita bergabung dengan Pangeran Ketiga? Dia adalah yang paling banyak memiliki sekutu saat ini dari semua informasi yang telah kita kumpulkan selama ini.” ujar Ye Quan.
__ADS_1
Ye Mo dan Wang Shu terdiam karena memang benar bahwa pilihan saat ini sangat sulit. Kubu Pangeran Kedua adalah yang terlemah tetapi dia merupakan teman mereka dahulu.
“Bagaimana menurutmu Yi Yun?” Tanya Wang Shu karena undangan ini ditujukan untuk Yi Yun tentunya dan mereka semua dianggap sebagai kelompok yang di bawa Oleh Yi Yun jika menggunakan token tersebut.
“Yang manapun sama saja. Tetapi aku ingin bertanya lebih dulu. Jika kita belum setuju bergabung, apakah kita bisa mengajukkan syarat? Kalian pasti tau apa yang aku maksud. Ini menyangkut klan Wang dan klan Han.” ucap Yi Yun.
Wang Shu dan Ye Mo terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun.
Beberapa saat kemudian, Wang Shu kembali berbicara, “Jika masalah itu, aku tidak terlalu yakin. Tetapi jika menyangkut Pangeran yang paling memiliki keserakahan paling tinggi adalah Pangeran Ketiga. Pangeran Ketiga adalah saudara kembar dari Pangeran Kedua walaupun wajah mereka tidak mirip. Aku mengetahui bahwa ambisi Pangeran Ketiga sangatlah mengerikan.”
“Oh?” Alis Yi Yun sedikit naik saat mendengarnya. Ia pun tampak berpikir sejenak lalu tersenyum, “Apakah kau tidak bisa membuat koneksi dengan Pangeran Kedua lalu berpura-pura bergabung dengan kubu Pangeran Ketiga untuk menjatuhkannya? Mungkin Pangeran Kedua akan menyetujui proposal menjatuhkan kedua klan tersebut. Kita juga bisa menggunakan tangan Pangeran Ketiga untuk mengurangi kekuatan klan Wang dan Klan Han.”
“Aku sudah memikirkan hal itu sebelumnya. Tetapi, aku tidak yakin bahwa Pangeran Ketiga akan percaya kepada kita jika lebih dulu menemui Pangeran Kedua.” ucap Wang Shu.
“Bagaimana jika seperti ini? Kita langsung pergi ke tempat Pangeran Ketiga berada agar dia percaya kepada kita. Selanjutnya, selama proses rencana, kita akan menghubungi Pangeran Kedua secara diam-diam. Kau pasti mengerti apa yang aku maksud.” Tambah Yi Yun.
Wang Shu dan Ye Mo saling memandang karena tau bahwa rencana ini akan sulit. Jika mereka tidak memiliki waktu menemui Pangeran Kedua, bisa dipastikan bahwa hubungan mereka akan hilang selama-lamanya karena tampak seperti menantangnya.
Namun, memikirkan kembali hasilnya, apa yang Yi Yun katakan sangat layak untuk dicoba. Wang Shu dan Ye Mo pun saling mengangguk setelah berpikir beberapa saat karena mungkin itulah yang terbaik saat ini.
“Baik! Jika begitu, besok pagi kita akan pergi ke wilayah Dalam ke tempat Pangeran Ketiga berada.” ucap Wang Shu mengangguk kecil.
Yi Yun pun setuju. Karena mereka semua telah sepakat, mereka pun menunggu hari esok untuk memulai rencana mereka bernegosiasi dengan Pangeran Ketiga.
Keesokan harinya, kelompok Yi Yun pun langsung bergerak ke arah gerbang masuk wilayah dalam. Karena mereka sudah memiliki token dari Pangeran, mereka tentu akan bisa masuk walaupun harus di kawal sampai ke kediaman Pangeran Ketiga yang mereka tuju.
“Bawa mereka ke tempat Pangeran Ketiga berada!” Perintah Kepala Penjaga kepada bawahannya.
Beberapa kultivator pun langsung membawa kelompok Yi Yun masuk ke dalam melewati gerbang.
Tidak lama kemudian, penjaga membawakan sebuah kendaraan khusus oleh para Penjaga.
“Silahkan naik, mohon maaf atas ketidaknyamanan nya karena ini adalah peraturan yang dibuat oleh Kerajaan ini.” Ucap penjaga tersebut dengan nada biasa seolah-olah tidak peduli sama sekali.
Kelompok Yi Yun tidak keberatan sama sekali penjaga tersebut berbicara seperti itu. Mereka pun masuk ke gerbong kereta dan Penjaga langsung membawa mereka ke tempat Pangeran Ketiga berada.
“Penjagaan di wilayah dalam memang sangat ketat. Aku tidak menyangka bahwa mereka bahkan akan membuat pengaturan seperti ini.” ucap Yi Yun tidak percaya sama sekali bahwa klan Qin akan sangat waspada terhadap siapapun saat ini.
“Tentu saja hal seperti itu terjadi karena kudeta yang pernah dilakukan oleh salah satu klan besar di Kerajaan Qin untuk melengserkan kekuasan mereka yang sudah bertahan sangat lama. Aku akan memberitahumu bahwa kudeta tersebut membuat sangat banyak kultivator tewas. Sebab, salah satu klan besar tersebut menyewa banyak kultivator dan menghasut banyak penduduk Kerajaan Qin untuk menyerang klan Qin bersama-sama.”
“Dari bentrokan itu, Raja saat ini mengalami luka yang sangat serius sehingga perebutan tahta antara tiga Pangeran terjadi. Raja saat ini masih sangat muda, umurnya bahkan belum mencapai 100 tahun tetapi ia sudah harus turun dari tahta karena kondisi cedera parah yang ia alami.” Wang Shu menjelaskan.
“Oh? Klan seperti apa yang melakukan kudeta tersebut?” Tanya Yi Yun penasaran.
“Klan Qing, klan tersebut adalah klan yang memiliki hubungan darah dengan klan Qin. Keduanya dikatakan di masa lampau memiliki asal yang sama. Ketika mereka berdua lahir, keduanya pun terus bertambah kuat dan akhirnya menemukan tempat ini. Keduanya pun membentuk klan Qin dan klan Qing. Semakin lama, kedua klan semakin besar dan semakin banyak pula klan klan besar yang muncul di sekitar mereka.”
“Lalu, semua klan klan besar tersebut pun membentuk sebuah Kerajaan dan sewaktu pemilihan raja pertama, klan Qin dan klan Qing akhirnya bentrok dan hasilnya adalah kemenangan untuk klan Qin.”
__ADS_1
“Semenjak itu, klan Qing tidak menyukai klan Qin walaupun mereka miliki asal yang sama. Ketika klan Qin naik ke tahta, mereka juga memperlakukan semua anggota klan Qing dengan semena-mena yang membuat mereka membenci klan Qin sampai saat ini.”
“Dan dari informasi yang telah terbongkar, klan Qing sudah merencanakan kudeta selama ratusan tahun. Mengumpulkan banyak kekuatan dan kultivator. Pada akhirnya, ada beberapa klan yang bergabung dengan klan Qing. Sayangnya, sewaktu kudeta dilakukan, mereka gagal dan semua para pemberontak langsung di eksekusi. Setelah itu, klan Qin tidak lagi membuat hal mudah untuk para kultivator di Kerajaan Qin. Mereka menjadi sangat waspada saat ini.” Wang Shu menjelaskan.
“Aku tidak menyangka bahwa akan ada sejarah seperti itu di Kerajaan ini.” Gumam Yi Yun.
“Ya. Kejadian itu juga membunuh banyak anggota klan Qin, semula klan Qin telah tumbuh melampaui jumlah tiga kali dari klan Wang yang merupakan klan kuat sekalipun. Tetapi jumlah mereka berkurang hampir setengah semenjak kejadian Kudeta.” Lanjut Wang Shu.
“Tetapi aku mendengar bahwa ada kultivator tersembunyi yang kuat berada di Kerajaan Qin, siapa itu?” Tanya Yi Yun penasaran.
“Dia adalah leluhur tua klan Qin. Tetapi dia juga terluka saat bertarung dengan leluhur tua klan Qing. Kedua klan awalannya pun memiliki kekuatan yang berdekatan dan selalu menjadi saingan setiap saat. Tetapi karena bentrokan itu, klan Qing punah bersama dengan banyak klan besar lainnya yang bekerja sama untuk menggulingkan klan Qin,” ucap Wang Shu.
“Jika dia sedang terluka dan dalam kondisi pemulihan luka, musuh akan berkurang jika kemungkin kita menjadi musuh Kerajaan Qin.” Ye Mo menambahkan.
“Apa yang Ye Mo katakan benar. Kita tetap harus berhati-hati terhadap Kerajaan Qin. Kita tidak tau apa yang mereka lakukan dengan tawaran yang akan kita berikan. Sesuatu seperti itu pasti akan menunjukkan sifat sejati mereka secara langsung dan akan melakukan apa saja demi mengambilnya untuk dirinya sendiri walaupun kita tidak tau apa sebenarnya isi dari peninggalan sejarah yang ada dalam catatan sejarah.” Tambah Wang Shu.
Yi Yun terdiam, ia berpikir kembali apa yang harus dilakukan ketika bertemu dengan Pangeran Ketiga nantinya.
“Orang seperti apa Pangeran Ketiga itu?” Tanya Yi Yun penasaran.
“Dia adalah orang yang sangat licik dan sangat serakah jika itu mengenai harta. Apalagi jika kita menawarkan hal seperti itu, sudah pasti dia akan mencoba mengambil untung sebesar-besarnya.” ucap Wang Shu.
“Walaupun begitu, kita bisa saja memanfaatkannya untuk menjatuhkan klan Han yang ada di dekat kota Chenwu. Dia pasti akan melakukan apapun jika memang serakah akan harta.” ucap Yi Yun.
“Kau benar, itulah sebabnya Pangeran Ketiga adalah pilihan yang paling tepat saat ini.” Ye Mo mengangguk setuju.
Sebelum ada lagi yang berbicara, alat transportasi yang mereka naiki pun terhenti.
“Ayo kita keluar, tampaknya kita telah tiba.” Wang Shu pun langsung berdiri dan keluar.
“Silahkan keluar, kita telah tiba.” Suara seseorang terdengar saat pintu di buka oleh Wang Shu.
Ketika Yi Yun keluar dari alat transportasi, ia menatap ke arah sebuah bangunan yang sangat mewah dan dekat dengan Istana terbesar yang ada di pusat Kerajaan Qin.
“Ini adalah kediaman Pangeran Ketiga. Ayo ikuti aku.” Penjaga yang membawa mengantar mereka pun berbicara.
Kelompok Yi Yun hanya mengikuti saja tanpa berkomentar.
Sesampainya di depan gerbang kediaman tersebut, terlihat sangat banyak kultivator yang menjadi penjaga gerbang.
Setelah pria yang mengantar kelompok Yi Yun berbicara dengan para penjaga di tempat itu, mereka pun langsung mengangguk dan mengambil token yang dipegang oleh kultivator yang mengantar kelompok Yi Yun.
“Ayo ikuti aku, Pangeran Ketiga saat ini sedang berada di kediamannya. Aku akan mengantar kalian.” Penjaga tersebut pun langsung menuntun kelompok Yi Yun ke dalam kediaman Pangeran Ketiga.
Ketika mencapai dalam kediaman yang memiliki banyak penjaga, kelompok Yi Yun pun di tuntun ke sebuah ruangan.
“Tolong tunggulah di sini! Aku akan mengatakan kalian telah tiba kepada Pangeran Ketiga.” ucap penjaga tersebut.
__ADS_1
Kelompok Yi Yun hanya mengangguk dan menunggu di dalam ruang tamu yang terlihat sangat mewah dan diisi oleh banyak benda-benda berharga. Dari hal itupun Yi Yun langsung tau bahwa Pangeran Ketiga memang seseorang yang sangat tergila-gila dengan harga. Di dunia Kultivasi, hal seperti itu hanya membuatnya ingin tertawa karena dengan kekuatan, harta akan sangat mudah diperoleh. Tetapi dengan harta, kekuatan belum bisa diperoleh.