
Pertandingan babak penyisihan terus berlanjut. Yi Yun sudah bertarung berkali-kali dan terus menang seperti biasa.
Sementara Huo Tian mengerut karena tidak mampu untuk membuat Yi Yun di diskualifikasi dari kompetisi.
Setelah lama waktu terlewati, akhirnya pertandingan babak penyisihan terakhir akan dilakukan. Pemenangnya akan menjadi peserta dikompetisi yang sebenarnya.
"Pertarungan babak penyisihan terakhir grup ke 2 akan segera dilakukan. Peserta nomor 24 dan peserta nomor 64 diharapkan naik ke atas arena!"
"Pemenangnya akan menjadi salah satu peserta kompetisi di arena utama!" Teriak Huo Tian. Ia masih melototi Yi Yun dari waktu ke waktu karena tidak memiliki cara mendiskualifikasi Yi Yun.
Mendengar teriakan Huo Tian, Yi Yun bangun dari meditasinya seperti biasa. Ia perlahan berjalan ke arah arena penyisihan.
Setelah memasuki arena, Yi Yun menatap lawannya. Lawannya saat ini adalah seorang pemuda berusia 16 tahun atau mungkin berumur 17 tahun.
Ketika melihat lambang di pinggang pemuda tersebut, Yi Yun langsung tau bahwa lawannya berasal dari klan Li.
"Aku tidak menyangka kau akan sampai ke final babak penyisihan, bocah! Tapi, perjalananmu hanya sampai di sini saja!" Ucap pemuda tersebut dengan seringai kejam di wajahnya.
Yi Yun menaikkan sudut bibirnya mendengar perkataan pemuda tersebut. Ia juga sudah mendeteksi tingkat kultivasi lawannya dan memang benar pemuda di hadapannya adalah yang terkuat di grup 2.
Pemuda di hadapan Yi Yun memiliki tingkat kultivasi Alam Roh tahap kesembilan.
"Apakah kau yakin?" Tanya Yi Yun dengan senyum kecil di wajahnya.
"Oh? Sepertinya kau tidak menyerah. Jangan salahkan aku jika kau menjadi lumpuh!" Ancam pemuda tersebut.
"Ayo kita lihat apakah kau bisa melakukan itu!" Balas Yi Yun dan mengeluarkan Pedang Darah dari slot penyimpanan Sistem.
Pemuda tersebut juga langsung mengeluarkan pedangnya dan bersiap-siap melumpuhkan Yi Yun saat pertandingan dimulai. Ia bisa memeriksa tingkat kultivasi milik Yi Yun sehingga ia merasa dirinya pasti akan menang dengan mudah.
Disisi lain, Li Meng yang menatap itu tersenyum jahat. Ia memberi kode kepada anggota klan Li untuk melakukan tugasnya secepat mungkin sebelum Yi Yun menyerah.
Tentu saja anggota klan Li tersebut mengerti dengan kode yang di beri oleh Li Meng. Itulah sebabnya dia langsung menggunakan kekuatan penuhnya melawan Yi Yun.
Yi Yun dan pemuda tersebut saling menatap dan menunggu Huo Tian mengumumkan pertandingan dimulai.
"Pertandingan final babak penyisihan grup 2, Di Mulai!" Teriak Huo Tian.
Pemuda tersebut langsung melesat saat Huo Tian mengumumkan bahwa pertandingan telah dimulai.
Melihat pemuda itu menuju ke arahnya, Yi Yun menjadi serius seketika.
"Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian.."
Bushhh!
__ADS_1
Aura Yi Yun naik seketika dan aura merah merembes keluar dari tubuhnya. Ia juga langsung melesat ke arah pemuda tersebut sambil mengayunkan pedangnya.
Pemuda tersebut juga mengayunkan pedangnya ke arah Yi Yun sekuat tenaga. Yuan Qi berwarna putih terpancar dari pedang pemuda tersebut.
Tring!
Kedua tebasan bertemu dan membuat tanah retak dibawah mereka.
Crk! Crk! Crk!
Pemuda tersebut terkejut bahwa kekuatan Yi Yun sangat kuat. Ia sekarang merasa sedikit lega karena menggunakan kekuatan penuhnya.
"Aku tidak menyangka kau akan sekuat ini," ucap pemuda tersebut dengan nada serius.
Yi Yun tidak menjawab dan hanya memiringkan pedangnya lalu langsung memundurkan pedangnya sedikit. Setelah itu ia langsung menebas sekuat tenaga.
"Teknik pedang, Ayunan Kematian.."
Sraing!
Melihat serangan itu, mata pemuda tersebut sedikit melebar. Ia langsung menggunakan tekniknya juga untuk membalas tebasan Yi Yun.
"Pedang Api.."
Yuan Qi milik pemuda itu menjadi liar seketika dan berubah menjadi api berwarna putih sedikit kemerahan.
Tring!
Bushhh!
Yi Yun mengerut karena merasa ini akan sulit untuk melawan pemuda di depannya. Ia langsung melompat mundur saat pemuda itu berniat menyerangnya.
Sambil melompat mundur, Yi Yun menebas di udara ke arah pemuda tersebut.
"Tebasan Qi Pembantaian.."
Sraing!
Tebasan tersebut menghasilkan bilah merah yang besar dan menerjang ke arah pemuda tersebut. Pemuda tersebut mengerut seketika dan membuat gerakan miliknya juga.
"Pedang Naga Api.."
Sraing!
Pemuda tersebut mengangkat pedangnya ke langit dan menebas ke arah bawah.
__ADS_1
Tebasan pemuda tersebut menghasilkan api yang berubah menjadi naga api dan menerjang ke arah tebasan Qi milik Yi Yun.
Bom!
Kedua serangan berbenturan dan membuat arena sedikit bergoncang dan hasil tabrakan kedua serangan itu membuat lubang di tanah.
Yi Yun mendarat dari udara sambil menatap ke arah benturan kedua serangan. "Cih! Ini akan lama, seharusnya aku memiliki lebih banyak teknik agar lebih mudah bertarung!" Keluh Yi Yun.
Ketika serangan mereda, pemuda tersebut menatap Yi Yun dengan tatapan serius juga. Tentu saja ia mengerti betapa kuatnya tebasan Qi milik Yi Yun sebelumnya hanya dari ledakan bentrokan dengan serangan miliknya.
"Jika begini, aku tidak mungkin menang!" Batin pemuda tersebut.
Yi Yun di sisi lain memang merasa agak sulit melawan pemuda di hadapannya. Namun, ia tau bahwa ia tidak akan kalah.
Yi Yun tidak mau membuang waktu dan langsung melesat ke arah pemuda tersebut.
Melihat Yi Yun yang bergerak, pemuda tersebut langsung waspada dan bergerak juga ke arah Yi Yun.
Mereka berdua langsung bentrok lagi dan pertarungan sengit terjadi di arena yang membuat semua orang menonton babak final penyisihan grup ke 2.
Bahkan Huo Tian mengerut karena tidak menyangka kekuatan Yi Yun akan mencapai tingkat tersebut.
Sementara pria tua sebelumnya tersenyum melihat pertandingan tersebut.
Bahkan para peserta lainnya juga menonton karena pertarungan itu sangat sengit. Sangat terlihat bahwa mereka berdua seimbang walaupun sebenarnya pertandingan berat sebelah dan posisi menguntungkan ada pada Yi Yun.
Itu terlihat hanya dari beberapa luka sayatan di tubuh mereka dan pemuda tersebut memiliki luka yang hampir dua kali lebih banyak dari pada luka yang di terima oleh Yi Yun.
Tring! Tring! Tring!
Bom!
Yi Yun dan pemuda tersebut melompat mundur setelah bentrokan terakhir. Dari benturan terakhir mereka, pemuda itu memiliki luka tambahan lainnya.
Pemuda tersebut sangat marah karena ia lebih rendah. Ia ingin menerjang ke arah Yi Yun lagi tapi terhenti karena suara Huo Tian.
"Pertandingan telah berlangsung selama 1 menit. Pertandingan telah selesai!" Teriak Huo Tian dan muncul di tengah arena.
Melihat kedatangan Huo Tian, pemuda tersebut tersenyum kecil karena sudah tau ia akan menjadi pemenang dari babak final penyisihan grup ke 2.
Yi Yun santai seperti biasa. Hanya dengan jumlah luka di tubuh mereka, siapapun tau bahwa Yi Yun adalah pemenangnya.
"Sesuai dengan peraturan, saya yang akan memutuskan pemenang saat pertandingan berakhir!"
"Pemenang dari grup ke 2 adalah peserta dengan nomor 24!" Teriak Huo Tian yang membuat pemuda tersebut tersenyum lebar.
__ADS_1
Sementara Yi Yun marah seketika mendengar perkataan Huo Tian dan tau bahwa sangat banyak kecurangan di kompetisi yang diikuti olehnya.