Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 145 - Di Dalam Artefak


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Langit


Saat ini Yi Yun dan kelompoknya sedang memasuki sebuah tempat aneh yang tampak seperti dunia luar pada umumnya. Dari pemberitahuan Sistem, ia sadar bahwa binatang spiritual yang ada di dalam tempat tersebut pasti tidak sesederhana kelihatannya.


“Sistem, periksa binatang spiritual itu.” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Terdeteksi binatang spiritual jenis monyet dengan tingkat kultivasi Alam Bumi tahap kesembilan]


“Monyet?” Batin Yi Yun dan melirik beberapa kali ke sekelilingnya. Semakin jauh mereka masuk, memang semakin banyak pohon-pohon yang lebih tinggi terlihat.


Tetapi satu hal yang tidak dimengerti olehnya. Kenapa tingkat kultivasi binatang spiritual tersebut tampaknya mengikuti tingkat kekuatan rata-rata para kultivator yang memasuki Artefak.


“Sistem, bisakah kau menjelaskan kenapa binatang spiritual itu hanya memiliki tingkat kultivasi seperti itu?” Tanya Yi Yun dibenaknya.


[Ding!]


[Alasannya karena tekanan yang ada di dalam Artefak sama seperti dengan tekanan yang ada pada segel di gua bawah tanah. Seseorang sengaja menempatkan segel seperti itu tanpa alasan yang diketahui]


[Hanya Raja Paus Xirus yang memiliki perbedaan karena sedari awal dia memang telah mencapai tingkat Alam Sage puncak bahkan sebelum Kerajaan Langit berubah menjadi sebuah reruntuhan]


Penjelasan Sistem membuat Yi Yun mengangguk kecil. Ketika ia sedang berpikir, Wang Shu pun membuka suara yang membuat fokusnya teralihkan.


“Yi Yun.. lihat di sana..” ucap Wang Shu menunjuk ke arah tertentu.


Mata Yi Yun menyipit saat menatap benda yang ada di kejauhan. Banyak juga kultivator yang mencoba mendekat ke arah yang di tunjuk oleh Wang Shu.


“Teratai Api!” Xiao Moxian langsung menyebutkan benda yang merupakan sebuah herbal di tempat tersebut.


Bom!

__ADS_1


Tiba-tiba pertarungan antara beberapa kultivator pun terjadi untuk memperebutkan Teratai Api yang memiliki usia lumayan tua.


“Suami.. aku membutuhkan herbal itu.” Xiao Moxian yang menatap pertarungan itupun langsung berbicara karena ia memiliki rencana dengan herbal tersebut.


Mendengar permintaan Xiao Moxian, Yi Yun menatap ke arah Wang Shu yang ada di sampingnya.


Tatapan Yi Yun dibalas dengan anggukan kecil oleh Wang Shu. Ia pun langsung terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dalam waktu kurang dari lima detik, ia pun tiba tidak jauh dari lokasi pertempuran antara empat kultivator.


“Sangat cepat!” Ye Mo yang menatap pergerakan Wang Shu tidak bisa tidak terkejut.


“Ya. Aku tidak menyangka bahwa Wang Shu akan menjadi sekuat itu ketika mencapai tingkat Alam Langit. Juga, aku merasakan bahwa qi Wang Shu kini tidak lagi sama seperti dulu.” Lanjut Ye Zhong.


“Tentu hal seperti itu akan terjadi. Wang Shu kini telah merubah Vena Mendalam-nya menjadi Vena Mendalam Wyvern, salah satu Vena Mendalam terkuat yang sangat jarang ditemui bahkan di seluruh Kerajaan Qin.” Yi Yun membalas perkataan Ye Mo dan Ye Zhong.


“Apa? Mengganti Vena Mendalam? Bagaimana mungkin? Tidak ada cara seperti itu.” Ye Mo kali ini tidak percaya sama sekali karena memang dari sejarah yang ada, tidak seorang pun yang mengganti Vena Mendalam-nya. Jika hal seperti itu dilakukan, tidak akan ada jenius yang lahir karena mereka semua pasti akan diburu oleh para kultivator kuat.


“Vena Mendalam-nya hampir lumpuh sebelumnya. Dan kebetulan, dia mendapatkan warisan tertentu yang membuat Vena Mendalam-nya berubah sepenuhnya.” Balas Yi Yun.


Duar!


Sebelum Yi Yun berbicara, ledakan api raksasa terlihat dikejauhan. Api tersebut terasa sangat panas dan berlawanan dengan milik Xiao Moxian.


Mata Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan melotot saat menyaksikan qi Api yang tampak sangat ganas dikejauhan membentuk sebuah tornado besar dan membakar apa saja yang dilewatinya. Tidak hanya itu, permukaan tanah yang dibakar pun tampak seperti meleleh dan siapapun tau bahwa suhu panas dari qi Api milik Wang Shu sangatlah mengerikan.


Ketika Api perlahan mereda, terlihat Wang Shu yang membawa Teratai Api di tangannya. Walaupun ia menggunakan tekniknya di tempat tersebut, herbal tersebut sama sekali tidak memiliki dampak apa-apa dan itu sesuai dengan namanya.


“Kekuatan penghancur yang sangat kuat. Tidak lama bagimu untuk membereskan mereka berempat.” Ye Mo yang baru tiba di dekat Wang Shu pun berkata dengan senyum diwajahnya. Ia sama sekali tidak iri, bahkan ia merasa bangga memiliki rekan sekaligus sahabat seperti Wang Shu yang akhirnya suatu hari nanti akan bangkit dan pasti mampu untuk menghancurkan Klan Wang.


“Ya, aku juga tidak menyangka bahwa kekuatanku akan mencapai level seperti ini.” Balas Wang Shu dan melempar Teratai Api ke arah Yi Yun.


“Apakah herbal ini berguna bagimu?” Tanya Yi Yun menatap ke arah Teratai Api lalu ke arah Xiao Moxian.

__ADS_1


“Ya. Aku merasa bahwa Vena Mendalam milikku sangat mudah berkembang dengan cara melahap herbal tipe Api yang sangat kuat. Ketika aku menyerap herbal ini, kemungkinan qi Api Suci yang bisa aku kerahkan akan semakin kuat.” Xiao Moxian menjelaskan.


Mendengar itu, Yi Yun hanya mengangguk kecil. Ia sudah menatap ke arah Teratai Api yang kemungkin berusia sekitar 5.000 tahun lebih.


Uwooo!


Suara teriakan binatang Spiritual terdengar di kejauhan.


Tatapan Yi Yun, Xiao Moxian, Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan pun tertuju pada sumber suara. Semua dari mereka memasang serius karena hanya dari terkaman binatang spiritual tersebut terasa sangat berat dan bercampur dengan qi.


Bom!


Ledakan besar terjadi dan membuat gelombang kejut yang menyebar ke segala arah.


Setelah gelombang kejut mereda, Yi Yun dan kelompoknya terdiam saat menatap ke arah kejauhan.


Di tempat yang sangat jauh, terlihat sosok hitam yang memiliki tinggi luar biasa mencengangkan. Kemungkinan tingginya pastilah mencapai 30 meter paling tidak.


“Binatang spiritual apa itu?” Tanya Ye Quan tercengang.


Wang Shu, Ye Mo dan Ye Zhong hanya diam karena mereka tidak pernah melihat binatang spiritual seperti itu juga di manapun.


Sementara Xiao Moxian memasang wajah serius. Ia tampak seperti sedang berpikir karena sepertinya pernah melihat catatan tentang binatang spiritual seperti itu di sebuah buku tua di Klan Xiao ketika ia masih kecil.


Tatapan Xiao Moxian beralih ke arah suaminya karena ia sedikit lupa walaupun sudah sedikit mengingat tentang binatang spiritual tersebut.


“Suami? Kenapa kau melamun?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun yang tampak sedikit tercengang sambil menatap ke arah kejauhan.


Yi Yun tersadar dari lamunannya tetapi sama sekali tidak mengalihkan pandangannya ke arah sosok setinggi 30 meter lebih di kejauhan yang tampak sedang memukul-mukul dadanya.


Melihat itu, Yi Yun tidak tau harus berkata apa karena ia pernah melihat Kera Raksasa seperti itu di masa lalu, atau lebih tepatnya di televisi ketika ia berada di Bumi.

__ADS_1


__ADS_2