Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 282 - Tingkat Alam Raja Tahap Ketujuh


__ADS_3

Setelah kepergian Jendral Li, Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan pun mencari tempat untuk berkultivasi dalam waktu beberapa jam untuk mencapai tingkat kultivasi Alam Raja tahap ketujuh. Sudah lebih seminggu berlalu semenjak mereka menerobos, walaupun mungkin tidak semuanya akan menembus tingkat Alam Raja tahap ketujuh, tetapi tetap saja setidaknya Yi Yun akan mencapainya karena dialah saat ini yang akan menjadi pemimpin regu kecil mereka.


Sedangkan untuk di tempat lain, saat ini terlihat banyak kultivator yang sudah mendekat ke arah Warisan Dewi Pembantaian berada.


Selama dalam perjalanan, seperti untuk kelompok Klan Xiao, mereka juga bertemu dengan Pohon Darah Bermutasi dan harus bekerja sama untuk memusnahkan Pohon Darah Bermutasi tersebut. Dengan tiga Tetua kuat yang membawa kelompok, mereka akhirnya dapat memusnahkan Pohon Darah Bermutasi yang mencoba menyerang mereka.


Untuk kelompok lainnya yang diisi oleh beberapa kultivator kuat juga mengalami hal yang sama. Namun, untuk kelompok kecil yang tidak memiliki kultivator sekuat Tetua Klan di dalamnya pun dihancurkan oleh Pohon Darah Bermutasi tanpa bisa melawan sama sekali.


Di tengah-tengah wilayah tempat Pohon Darah berada, ada satu Pohon Darah yang memiliki ukuran sangatlah besar, hampir dua kali lipat dari pada Pohon Darah lainnya.


Saat ini udah ada beberapa kultivator yang muncul di tempat tersebut tetapi mereka tidak bisa menginjakkan kaki ke dalam penghalang berwarna merah yang tercipta melalui qi Pembantaian.


“Penghalang apa ini? Kenapa ini tidak bisa di tembus sama sekali?” Satu kultivator kuat yang telah tiba pun memasang wajah serius saat baru saja selesai menyerang penghalang.


“Coba pikirkan kembali, ketika kita menyerang bersama, penghalang tersebut memiliki banyak retakan tetapi pulih dalam waktu yang sangat cepat. Jadi, jika para kultivator lainnya telah tiba di tempat ini, dengan menyerang bersama pasti akan mengundurkan penghalang ini.” ujar kultivator lainnya.


“Ya, kau benar. Tetapi, apakah pohon ini sama dengan pohon-pohon yang bisa menggerakkan akar-akarnya? Jika ya, mungkin itu lebih kuat dari pohon lainnya hanya dengan bentuknya.” Kultivator sebelumnya pun memasang ekspresi serius ketika membayangkan tentang Pohon Darah Bermutasi yang lumayan kuat dan sulit untuk dilawan.


Yang lainnya paham dan memasang wajah yang sangat gelap ketika menatap pohon raksasa tersebut yang merupakan terbesar dari pohon yang ada.


Tidak lama kemudian, beberapa kultivator pun tiba di dekat kultivator sebelumnya. Ketika mereka menatap penghalang mereka paham apa yang sedang terjadi hanya dengan sekali lihat saja.


Namun, mereka semua saling menatap dengan tatapan bermusuhan karena tentu ada alasan khusus hal seperti itu terjadi. Bukan karena mereka saling mengenal, namun, itu dikarenakan mereka berasal dari Kerajaan berbeda yang saat ini telah memulai perang.


Semakin lama, semakin banyak kultivator yang datang. Hanya menatap suasana di tempat itu, mereka semua juga paham bahwa butuh kekuatan besar untuk menghancurkan penghalang yang diciptakan oleh Pohon Darah paling besar di tempat itu.


**

__ADS_1


Sementara itu, Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan saat ini sedang berkultivasi di bawah salah satu Pohon Darah yang tidak bermutasi dan tempat itu juga berasa di dekat pinggiran yang membuat kemungkinan kultivator akan datang sangat sedikit.


Saat ini Yi Yun sedang memegang inti binatang spiritual yang ia jarah selama dalam perjalanan ke tempat Pohon Darah berada. Sumber daya yang saat ini mereka serap hampir tidak mencukupi untuk mereka berempat menembus tingkat Alam Raja tahap ketujuh.


Jadi, karena keterbatasan sumber daya, akhirnya hanya Yi Yun dan Yu Ruyan yang merupakan pengguna qi Pembantaian yang mengkonsumsi semua sumber daya tersebut.


Untuk Xiao Moxian dan Xuan Yuqie, keduanya tidak keberatan sama sekali karena yang paling penting meningkatkan kultivasinya secepat mungkin adalah Yi Yun, sebab dialah pemimpin kelompok dan selalu yang terkuat jika tingkat kultivasi mereka setara.


Sedangkan untuk Yu Ruyan, alasan dia yang mencerna sumber daya tentu saja karena qi Pembantaian miliknya yang memungkinkan Yu Ruyan lebih kuat di tempat itu.


Qi Pembantaian saat ini sedang menyelimuti tubuh Yi Yun. Vena Mendalam Dewa Pembantaian di dalam tubuhnya tampak membesar dari waktu ke waktu tanda bahwa dirinya tidak akan lama lagi menerobos. Jika saja cadangan qi milik Yi Yun tidak terpotong 10% secara permanen sebelumnya, bisa dikatakan bahwa serangan Yi Yun pasti akan lebih kuat dari pada yang seharusnya karena perbedaan ketebalan qi yang dapat dihasilkan dari Vena Mendalam.


Bom!


Ledakan kecil terdengar dari tubuh Yi Yun saat qi Pembantaian menyebar ke segala arah. Pohon-pohon Darah yang berada di sekitar itupun tampak sedikit terpengaruh karena qi Pembantaian milik Yi Yun jauh lebih murni dari pada yang dihasilkan oleh setiap Pohon Darah.


Tidak lama kemudian, Yu Ruyan juga melakukan terobosan ke tingkat Alam Raja tahap ketujuh.


Untuk Xiao Moxian dan Xuan Yuqie, keduanya hanya menatap Yi Yun dan Yu Ruyan menembus kultivasi mereka. Tidak ada rasa iri sama sekali dan hanya adalah perasaan agar tumbuh lebih kuat secepat mungkin.


“Terobosan kali ini tampaknya lebih singkat dari pada yang sebelumnya. Apakah ini dikarenakan aku menunda terobosan selama seminggu agar tubuhku terbiasa dengan qi yang lebih besar?” Batin Yi Yun dan merasa hal itu sangatlah mungkin.


“Suami, apakah kita akan langsung pergi?” Xiao Moxian memecahkan keheningan saat Yi Yun masih berpikir.


Yi Yun pun tersadar dari lamunannya dan menatap ke arah Xiao Moxian sambil mengangguk kecil, “Ya, kita akan segera pergi. Pasti sudah banyak kultivator berada di sana.”


Saat mengatakan itu, Yi Yun perlahan melayang ke tempat yang sangat tinggi diikuti oleh Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan.

__ADS_1


“Apa kalian melihat Pohon Darah yang paling tinggi itu?” Tanya Yi Yun menatap ke arah tempat yang lumayan jauh.


“Ya.” Ketiganya mengangguk.


“Di tempat itulah Warisan Dewi Pembantaian berada. Sedari awal aku sudah membuat prediksi bahwa di situlah tempatnya, namun aku masih ingin melihat-lihat semua tempat yang ada di sini tetapi tidak ada yang menarik minatku. Oleh karena itu, lebih baik kita segera pergi ke sana.” ujar Yi Yun dan langsung terbang dengan kecepatan penuhnya.


Ketiga wanita juga hanya diam mengikuti dari belakang. Karena mereka terbang sangat tinggi di langit, Pohon Darah Bermutasi tidak memiliki cara untuk menyerang mereka. Namun, kepadatan qi Pembantaian di udara sangatlah mengerikan sampai-sampai membuat kultivator merasa sesak.


Untuk Xiao Moxian dan Xuan Yuqie, keduanya tidak merasa masalah karena telah mengkonsumsi Elixir Penetralan. Sementara untuk Yi Yun dan Yu Ruyan, keduanya tidak membutuhkan hal itu karena qi Pembantaian di langit dan bumi tidak memiliki pengaruh apa-apa pada tubuh mereka.


**


Di tempat Pohon Darah paling besar, saat ini telah banyak kultivator yang sedang berkumpul. Kedua Jendral dari dua Kerajaan Besar belum tiba sehingga mereka semua hanya diam menunggu.


Di dalam penghalang yang diciptakan oleh Pohon Darah terbesar tersebut, saat ini terlihat saat sosok yang duduk tepat di akar Pohon Darah yang lumayan besar.


Jika para kultivator melihatnya, mereka akan sangat terkejut dengan penampilannya.


Tepat di belakang sosok tersebut, ada lubang seperti goa yang berada di batang Pohon Darah raksasa tersebut.


Qi Pembantaian merembes keluar setiap saat dan jika qi tersebut menyentuh kulit kultivator, bisa dipastikan itu akan langsung membuat kultivator mana saja akan merasa kesakitan.


Tidak lama kemudian, qi yang merembes dari dalam lubang yang dibuat sengaja di Pohon Darah pun berhenti lalu sosok yang awalnya duduk itupun membuka matanya.


“Hm? Aura ini...” sosok tersebut menyipitkan matanya dan menaikkan sudut bibirnya kemudian.


“Pemilik Vena Mendalam Dewa Pembantaian! Akhirnya kau tiba juga? Dan satu lagi adalah Pemilik Vena Mendalam Dewi Barbarian! Sungguh tidak terduga bahwa kalian berdua akan bertemu. Aku sudah lama menunggu di sini, kekuatanku juga tidak bisa tumbuh lebih jauh karena kekangan aneh melalui tempat ini! Namun, dengan Vena Mendalam Dewa Pembantaian...” sosok itu pun menghentikan kata-katanya dan terawa lepas.

__ADS_1


“Datanglah! Aku ingin melihat seperti apa pewaris sebenarnya dari Dewi Pembantaian. Pewaris Vena Mendalam milik Dewi Pembantaian dan Pewaris Tubuh Sejati Dewi Pembantaian!” Sosok tersebut pun menyeringai dan menutup kembali matanya untuk menunggu kedatangan dua individu yang sangat terkait dengan Warisan Dewi Pembantaian, yaitu Yi Yun dan Yu Ruyan.


__ADS_2