
Reruntuhan Kerajaan Kuno
Mata Yi Yun berbinar menatap ke arah herbal yang serbaguna tersebut.
“Suami, apakah kau tau tentang kegunaan herbal ini?” Tanya Xiao Moxian penasaran. Suasana hatinya tidak lagi seperti sebelumnya dan sangat cepat berubah.
“Tentu saja. Herbal ini memiliki sangat banyak kegunaan. Aku akan menentukan apa yang harus aku lakukan dengan herbal ini nanti yaitu menyerapnya secara langsung atau membuatnya menjadi pil lebih dulu agar memiliki khasiat lebih besar.” Yi Yun mengangguk kecil dan menambahkan.
“Membuat pil? Apakah suami mengetahui tentang Alkemis?” Tanya Xiao Moxian dengan bintang dimatanya. Ia berharap bahwa itu benar, jika ya, suaminya adalah sosok luar biasa yang bisa melakukan segala hal.
“Tidak.”
Xiao Moxian terdiam mendengar jawaban Yi Yun.
Sebelum ada yang berbicara kembali, suara ledakan besar terjadi tidak terlalu jauh dari posisi keduanya.
Yi Yun dan Xiao Moxian menatap ke arah tempat ledakan besar tersebut terjadi dengan tatapan serius.
Tanpa membuang waktu, Yi Yun pun langsung mengambil herbal Ginseng Langit lalu menyimpannya ke dalam slot penyimpanan miliknya.
“Suami, tiga kultivator kuat sedang melawan satu kultivator yang lebih lemah.” Xiao Moxian yang sudah memeriksanya pun langsung menyebutkan kekuatan mereka.
“Kita abaikan saja. Itu bukan urusan kita.” Balas Yi Yun tidak peduli sama sekali.
Xiao Moxian juga setuju karena itu hanya akan membuang-buang waktu melawan tiga kultivator tingkat Alam Bumi tahap kedelapan.
Ketika Yi Yun melompat ke salah satu dahan pohon, ia pun langsung menoleh kembali ketika mendengar suara teriakan.
“Wang Ba sialan! Aku akan membunuhmu!”
Suara itu membuat wajah Yi Yun gelap dalam sekejap.
“Xian’er.. ayo kita pergi ke sana!” Tanpa menunggu jawaban Xiao Moxian, Yi Yun langsung mengeluarkan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi dan melesat dengan kecepatan penuhnya karena ia sudah tau siapa yang sedang bertarung tersebut.
Xiao Moxian yang menatap wajah garang suaminya pun tau bahwa itu pasti seseorang yang Yi Yun kenal.
Di tempat pertarungan, terlihat saat ini Wang Shu yang sedang mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ke arah Wang Tong.
Tring!
__ADS_1
Bussssh!
Ledakan qi pun menyembur ke segala arah ketika dua pedang berbenturan.
“Wang Shu! Kau sangat lemah, menyerahlah dan biarkan kami menyiksamu perlahan! Ha-ha-ha!” Wang Tong tertawa liar ketika menahan tebasan Wang Shu yang bisa dikatakan sangat kuat. Tetapi sangat disayangkan bahwa kultivasinya lebih rendah sehingga Wang Tong bisa menghalaunya.
Wang Shu memasang wajah sangat marah. Ketika ia hendak melompat mundur serta melancarkan serangan berikutnya, ia merasakan sakit luar biasa di punggungnya.
Srak!
Jrezh!
Darah yang sangat banyak menyemprot ketika Wang Peng menebas punggungnya. Wang Shu yang terkena tebasan pun tau bahwa riwayatnya akan tamat jika terus bertarung.
Zhep!
Satu sosok muncul kembali dengan senyum kejam diwajahnya. Ia tidak lain adalah Wang Ba yang tiba di samping Wang Shu.
Buak!
Wang Ba meninju pinggang Wang Shu sebelah kiri sekuat tenaga yang membuat Wang Shu terpental sangat jauh.
Brak! Brak! Brak!
Bom!
Wang Shu pun membentur batu besar sampai-sampai batu tersebut memiliki banyak retakan.
Blug!
Tubuh Wang Shu terjatuh ke depan. Penglihatannya sedikit kabur karena pukulan barusan memang benar-benar kuat. Jika saja ia tidak mengalami masalah pada tubuhnya, ia pasti akan mampu mengurangi kerusakan dalam pukulan tersebut.
“Sial!” Batin Wang Shu. Ia memaksa tubuhnya untuk berdiri walaupun hampir tidak mampu. Darah yang sangat banyak kini menutupi banyak bagian tubuhnya karena sedari awal pun, Wang Ba, Wang Tong dan Wang Peng terus-menerus membuat luka tambahan ditubuhnya.
“Ha-ha-ha.. jenius Klan Wang? Saat ini kau hanyalah mangsa dihadapan kami Wang Shu! Kau mencoba kabur sebelumnya, tetapi kau tidak akan pernah bisa sama sekali. Dengan luka akibat gagalnya terobosan, kekuatanmu pasti turun drastis selama hampir seminggu. Tidak mungkin kau bisa melawan kami bertiga.” Wang Ba tertawa keras ketika berdiri di atas cabang pohon yang dekat dengan Wang Shu.
“Penuh kebencian!” Wang Shu menggertakkan giginya dengan marah. Pandangannya sudah sedikit kabur saat ini. Ia memang mampu melawan salah satu dari mereka terutama untuk Wang Peng yang paling lemah walaupun ia terluka. Tetapi, melawan ketiganya tidak mungkin ia mampu.
“Wang Shu, kau selalu berkeliaran ke sana ke mari yang membuat ayahku bahkan kesulitan melacakmu. Pamanmu yang telah tunduk pada ayahku selalu mencoba menghalanginya untuk mengejarmu. Namun, apa kau tau satu hal, Wang Shu? Sebelum memasuki tempat ini, pamanmu tercinta telah tewas karena menantang perintah ayahku kepada anggota Klan Wang untuk memburumu!” Wang Ba pun semakin senang ketika mengatakan hal tersebut.
__ADS_1
Mata Wang Shu melebar. Tubuhnya gemetaran saat ini dan hampir tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Hanya pamannya yang tersisa dari keluarganya. Pamannya adalah kakak dari ibunya yang telah tewas di tangan Patriak Klan Wang saat ini.
Alasan mengapa pamannya tunduk pada Patriak, itu dikarenakan untuk mengampuni nyawanya sendiri. Ia jelas tau tentang hal itu walaupun pamannya tidak pernah mengatakan apa-apa.
“Sialan! Aku akan membunuhmu!” Teriak Wang Shu sekuat tenaga dan menerjang ke arah Wang Ba.
Seringai lebar muncul di wajah Wang Ba ketika menatap Wang Shu yang tampak sangat menderita saat ini. Ia pun melirik ke arah Wang Peng memberi instruksi untuk memenggal tangan Wang Shu.
Wang Peng dengan seringai kejam pun langsung melesat untuk memotong tangan Wang Shu pertama.
Ketika Wang Peng mengangkat pedangnya ke arah langit untuk menebas Wang Shu yang bergerak seperti siput menurutnya, ia tertegun karena melihat kilatan tipis berwana merah melewatinya dalam sekejap.
Sraing!
Jrezh!
Wang Peng sedikit bingung karena melihat dunianya tampak berputar. Ketika ia menatap seorang anak kecil yang menoleh ke belakang, ia pun menutup matanya karena kehilangan kesadaran dalam sekejap.
Blug!
Ketika kepala Wang Peng dan tubuhnya terjatuh ke permukaan tanah, Wang Shu yang tampak bergerak dengan lambat pun terhenti.
“Yi Yun..”
Blug!
Wang Shu terjatuh ke tanah walaupun tidak kehilangan kesadaran. Tetapi ia sudah kehabisan tenaga serta luka-lukanya yang membuat tubuhnya bahkan tidak mampu untuk berdiri lagi.
“Apa?”
Wang Ba dan Wang Tong terkejut ketika melihat Wang Peng tewas begitu saja.
“Kau..” Mata Wang Ba melotot seperti bola pingpong ketika melihat siapa sebenarnya yang membunuh Wang Peng.
Yi Yun menatap ke arah Wang Shu sejenak lalu menoleh kembali ke arah Wang Ba yang berdiri diatas pohon.
“Ternyata itu kau. Aku tidak menyangka bahwa kau akan menyudutkan Wang Shu sampai seperti ini. Tetapi, aku dapat melihatnya dengan jelas bahwa Wang Shu memiliki masalah pada kultivasinya. Kau pasti menyerangnya ketika melakukan terobosan,” ucap Yi Yun karena ia telah bertanya kepada Sistem tentang kondisi tubuh Wang Shu.
Wang Ba dan Wang Tong membeku karena Yi Yun langsung mengetahui alasan kenapa Wang Shu kalah pada mereka.
__ADS_1
“Ternyata saat ini ada dua rumput liar yang layak untuk dipenggal. Serahkan nyawamu!” Ketika kata-kata itu terucap, qi dalam jumlah yang sangat mengerikan pun terpancar dari tubuh Yi Yun saat ia mengarahkan Pedang Darah ke arah Wang Ba.
Di atas Yi Yun, sosok kabur tercipta melalui qi terlihat dalam sekejap dan menatap ke arah Wang Ba dan Wang Tong seperti seekor mangsa.