Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 186


__ADS_3

Lembah Kematian


Di tempat yang lumayan jauh, terlihat dua wanita yang sedang bentrok. Keduanya tidak lain adalah Xiao Moxian dan Yu Ruyan. Tetapi terlihat bahwa Yu Ruyan saat ini sedang di tekan oleh Xiao Moxian.


Bom!


Ledakan api yang sangat besar pun terjadi dan terlihat Yu Ruyan yang terpental menjauh dengan wajah sedikit pucat.


Xiao Moxian pun keluar dari kobaran api putih dengan senyum kejam di wajahnya. “Kau lumayan menyulitkan aku, wanita! Tetapi tetap saja kau tidak akan bisa menandingiku!”


“Benarkah?” Tanya Yu Ruyan dengan wajah sedikit dingin.


Deg! Deg! Deg!


Suara yang terdengar seperti sebuah detak jantung pun terdengar di tempat tersebut.


Xiao Moxian yang mendengarnya mengerutkan keningnya karena suara yang tampak seperti detak jantung itu bukanlah detak jantung tetapi sesuatu yang lain.


“Kau tau kenapa aku ikut dengan kalian? Karena aku penasaran dengan suamimu itu yang memiliki sesuatu yang mirip denganku!” ucap Yu Ruyan dingin saat aura berwana merah kehitaman perlahan merembes dari tubuhnya.


“Itu..” Mata Xiao Moxian melebar karena merasakan aura Yu Ruyan kini sama persis dengan milik suaminya.


“Vena Mendalam Dewa Barbarian..” Gumam Yu Ruyan saat tanda di dahinya perlahan bersinar terang berwarna merah darah.


Ini pertama kalinya Yu Ruyan menggunakan kekuatan yang terpendam di dalam tubuhnya di depan orang lain. Ia selalu menyembunyikannya karena ada sesuatu yang salah dengan tubuhnya yaitu ia memiliki dua Vena Mendalam.


Ketika pertama kali bertemu dengan Yi Yun, ia tampak merasa familiar dengan qi Pembantaian Yi Yun. Tetapi, ketika Yi Yun semakin kuat, perasaan akrab itu berubah menjadi perasaan ketika ia menemukan seseorang yang mirip dengannya.


“Siapa kau?” Tanya Xiao Moxian dingin karena ia tentu tidak menduga bahwa Yu Ruyan akan memiliki kekuatan yang sama dengan suaminya.


“Siapa aku?” Tanya Yu Ruyan balik saat di tangan kanannya pedang besar perlahan-lahan muncul dan itu terbentuk melalui qi-nya sendiri.


“Aku juga bertanya-tanya siapa aku sebenarnya!” Balas Yu Ruyan saat membuat kuda-kuda menyerang.


“Walaupun kau memiliki aura yang sama dengan suamiku, aku tetap tidak akan membiarkanmu dekat dekat dengannya!” ucap Xiao Moxian saat sayap api berwarna putih muncul di tubuhnya. Ia pun mengganti pedang di tangannya dengan Pedang Phoenix Cahaya.


Dua kekuatan besar pun saling melawan satu sama lain. Karena tidak ada pemenang sama sekali dalam qi yang saling menekan, keduanya pun langsung melesat dengan kecepatan penuh untuk melakukan pertarungan sekali lagi.


Bom! Bom! Trang! Trang!


Benturan demi benturan terjadi di tempat tersebut yang membuat daerah menjadi berantakan totol.


Di jarak yang tidak terlalu jauh, beberapa Minotaur tingkat Alam Langit pun perlahan mendekat karena merasakan ada dua kekuatan yang lumayan besar saling bertarung.


“Mereka pasti penyusup! Ayo kita bereskan mereka!” ucap salah satu Minotaur dan empat Minotaur lainnya pun langsung mengangguk setuju lalu bergerak ke arah tempat Xiao Moxian dan Yu Ruyan yang sedang bertarung.


**


Di pusat Lembah Kematian berada, saat ini pertarungan terus-menerus terjadi dan sudah banyak kultivator dan Minotaur yang tewas. Beberapa kultivator kabur dan di kejar oleh Minotaur lainnya.


Sementara itu, Pemimpin Minotaur pun berada di depan pintu masuk bangunan tempat Serigala Iblis Surgawi dan Kelelawar Iblis Surgawi disegel.


“Sialan!” Minotaur itupun langsung mengayunkan Kapak di tangannya sekuat tenaga ke arah pintu.


Trang!

__ADS_1


Kapak itu pun terpental kembali karena tidak mampu merobek pintu sama sekali. Ia pun menatap ke arah belakang dan mengambil kapaknya lagi. Ia melihat banyak kultivator yang sedang bertarung melawan bawahannya.


“Para manusia rendahan! Darah kalian semua akan kugunakan sekali lagi untuk membuka pintu ini!” ucap Pemimpin Minotaur dan langsung melesat ke arah kultivator acak untuk memenggalnya lalu memeras darahnya sampai kering.


**


Di dalam bangunan dua makhluk kuno yang di segel, saat ini terlihat Yi Yun yang menatap ke arah depan dengan tatapan terkejut.


Tidak jauh di hadapan Yi Yun saat ini, terlihat dua sosok yang dibekukan seperti di dalam sebuah kaca yang dipadatkan.


Sosok sebelah kiri adalah sosok binatang spiritual yang menyerupai manusia dengan sayap hitam di punggungnya. Telinganya tampak runcing dan kuku jari-jarinya tampak sangat panjang.


“Kelelawar Iblis Surgawi!” Batin Yi Yun dan tau itu adalah bentuk binatang spiritual ketika telah melakukan delapan kali Bencana seperti Raja Paus Xirus.


Tatapan Yi Yun pun beralih ke sosok lainnya yang terlihat seperti seorang pemuda dengan banyak bulu di tubuhnya. Telinganya juga tampak runcing seperti seekor serigala.


Tetapi warnanya adalah hitam tidak sama seperti Serigala Darah Kuno yang pernah ditemui oleh Yi Yun.


“Itu bukan Serigala Darah Kuno!” Yi Yun pun mengerutkan keningnya saat menatap sosok tersebut.


Tatapan Yi Yun pun beralih ke arah arah bawah dan menaikkan sedikit alisnya. Ada dua altar berbeda di bawah kedua makhluk tersebut.


Sraing!


Yi Yun pun mengayunkan Pedang Darah di tangannya lalu qi yang tampak seperti bulan sabit pun melesat dalam sekejap.


Crang!


“Oh?” Yi Yun sedikit terkejut bahwa kaca yang tampak menyelimuti sosok yang merupakan Serigala Iblis Surgawi tidak dapat digores sekalipun.


[Ding!]


[Mulai menganalisis]


[33% - 66% - 100%]


[Analisis selesai]


[Altar yang menyegel Kelelawar Iblis Surgawi adalah altar khusus untuk mengambil kekuatan dari tubuh mati binatang spiritual tersebut]


[Sementara altar yang satu lagi adalah altar khusus untuk membangkitkan Serigala Iblis Surgawi]


“Oh? Aku tidak menyangka bahwa akan ada Altar seperti itu!” Yi Yun tentu saja terkejut. Ia pun berpikir kembali ketika menatap ke arah dua binatang spiritual tersebut.


Keduanya mengingatkannya akan legenda ketika berada di Bumi yaitu tentang Manusia Serigala melawan Vampir.


“Itu hanya legenda dan mitos belaka. Keduanya adalah binatang spiritual.” Gumam Yi Yun sambil menggelengkan kepalanya.


“Sistem! Periksa apakah Altar untuk mendapatkan kekuatan Kelelawar Iblis Surgawi bisa digunakan olehku atau tidak.” Perintah Yi Yun.


[Ding!]


[Mulai memeriksa kelayakan]


[10% - 20% -...]

__ADS_1


Yi Yun tetap menunggu dan menatap ke arah Kelelawar Iblis Surgawi yang tampak memiliki wajah sangat jahat.


[Ding!]


[Pemeriksaan selesai]


[Warisan Kelelawar Iblis Surgawi dapat diambil tetapi itu akan diputuskan apakah Host layak atau tidak]


“Cih!” Yi Yun berdecak lalu berkata kembali, “Cari alternatif untuk mengambilnya dengan keberhasilan 100%!”


[Ding!]


[Cara tercepat adalah menggunakan 50.000 Poin Sistem untuk melahap semua yang ada di tubuh Kelelawar Iblis Surgawi lalu Sistem akan memprosesnya. Kemungkinan Host akan dapat memilih kemampuan dari Kelelawar Iblis Surgawi]


Yi Yun mendengus ketika mendengar perkataan Sistem yang akhirnya ingin menguras Poin Sistem miliknya kembali. Ia melihat ke arah Poin Sistem miliknya yang berjumlah 521.300 saat ini.


“Kenapa membutuhkan 50.000 Poin hanya untuk menggali semua kekuatannya?” Tanya Yi Yun sedikit tidak puas.


[Sebagain besar Poin Sistem akan digunakan untuk menghancurkan Kristal Energi yang menyegel Kelelawar Iblis Surgawi]


Mendengar itu, Yi Yun pun akhirnya mengerti.


“Lakukan!” Perintah Yi Yun.


[Ding!]


[Apakah Host ingin menggunakan 50.000 Poin Sistem untuk melahap Kelelawar Iblis Surgawi menggunakan Fitur Sistem?]


[Ya/Tidak]


“Ya!”


[Ding!]


[50.000 Poin Sistem digunakan]


Yi Yun menatap ke arah Poin Sistem miliknya yang tersisa 471.300 Poin Sistem. Ia hanya menghela nafas panjang karena butuh banyak Poin Sistem cadangan karena sesuatu yang tidak terduga mungkin akan terjadi.


[Ding!]


[Mulai memecah Kelelawar Iblis Surgawi]


[10% - 20% - 30% -...]


Yi Yun menatap kaca yang menyimpan Kelelawar Iblis Surgawi pun lenyap seketika.


Lalu tatapan Yi Yun pun tertuju pada Serigala Iblis Surgawi. Ia sudah tau mama spesies dari makhluk tersebut dari Sistem.


“Serigala Iblis Surgawi! Sangat disayangkan bahwa aku muncul di sini dan kau tidak akan pernah bisa bangkit kembali!” ucap Yi Yun dengan senyum kecil di wajahnya.


Ketika kata-kata Yi Yun jatuh, suara detak jantung pun terdengar seketika yang membuat Yi Yun terkejut.


Di altar tersebut, terlihat sejumlah darah yang bergerak lalu di serap oleh segel yang mengikat Serigala Iblis Surgawi.


Yi Yun tersenyum dingin ketika menatap itu. “Kau ingin bangkit? Cobalah, ketika kau keluar dari tempat itu, aku akan memenggalmu seketika!”

__ADS_1


__ADS_2