Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 44 - Musuh Tanggung


__ADS_3

Dengan senyum, Yi Yun berencana untuk bertarung dengan kultivator yang berada di Dunia Bintang Hijau.


"Ada apa?" Tanya Ouyang Liu-Li yang masih memasang wajah kesal.


"Ada beberapa individu yang sedang mengintai kita saat ini. Kemungkinan mereka adalah orang suruhan Song Zhun," jawab Yi Yun.


"Oh? Sepertinya dia ingin mati mengirim seseorang kepada kita," Ouyang Liu-Li mendengus mengingat Song Zhun.


"Biarkan untuk saat ini. Jika orang suruhan itu keluar, kita hanya perlu membunuhnya," ucap Yi Yun sambil tersenyum.


"Ya, kau benar. Jadi, apa yang akan kita lakukan saat ini?" Tanya Ouyang Liu-Li.


"Kita hanya perlu menunggu festival diadakan atau apalah. Kita tidak bisa memeriksa bangunan itu saat ini karena kompetisi dan festival diadakan dekat dengan bangunan itu," jawab Yi Yun.


Ouyang Liu-Li mengerti seketika. Ia merenung dalam beberapa waktu lalu tersenyum jahat. "Jika seperti itu, lebih baik kita membereskan orang-orang itu terlebih dahulu," saran Ouyang Liu-Li.


Yi Yun merenung sejenak karena merasa perkataan Ouyang Liu-Li benar. Ia merasa tidak nyaman diawasi terus-menerus dari jauh.


"Ayo kita pancing mereka keluar," Yi Yun setuju dan langsung berdiri dari tempatnya duduk. Ouyang Liu-Li langsung ikut begitu saja dengan senyum karena Yi Yun setuju dengan sarannya.


Lalu mereka berdua perlahan berjalan ke arah pinggiran kota. Untuk mencapai pinggiran kota, mereka butuh waktu sekitar beberapa jam.


Mereka tiba di daerah terlihat seperti dataran tinggi yang hanya di tumbuhi beberapa pohon.


"Tempat ini sepertinya cocok," ucap Ouyang Liu-Li sambil tersenyum.


Yi Yun mengangguk lalu berbalik. "Keluarlah. Kalian sudah mengikuti kami dari tadi. Katakan apa tujuan kalian," ucap Yi Yun.


Semua individu yang mengawasi Yi Yun dan Ouyang Liu-Li langsung keluar karena mereka tau bahwa Yi Yun dan Ouyang Liu-Li sengaja membawa mereka ke tempat sepi untuk memancing mereka keluar.


Empat individu muncul tidak jauh dari posisi Yi Yun dan Ouyang Liu-Li.


"Apa tujuan kalian? Dan siapa yang mengirim kalian?" Tanya Yi Yun.


"Kau tidak perlu tau! Hari ini kau akan mati dan wanita itu harus ikut dengan kami," jawab salah satu individu tersebut.


Yi Yun dan Ouyang Liu-Li saling memandang sejenak lalu melihat ke arah empat individu tersebut.


"Oh? Sepertinya Song Zhun sudah sangat ingin mengkalaimmu, Liu-Li," bisik Yi Yun.


Ouyang Liu-Li kesal mendengar perkataan Yi Yun dan menatap Keempat musuh dengan wajah garang. "Apa kalian pikir dengan tingkat kekuatan kalian, kalian bisa melakukan itu?"


Setelah mengatakan itu, Ouyang Liu-Li muncul seketika di depan musuh sambil menusuk pedang ke kepala salah satu musuh.


Jleb!

__ADS_1


Salah satu dari mereka tewas seketika karena Ouyang Liu-Li sama sekali tidak memberi ampun.


Melihat salah satu rekan mereka tewas, ketiga sisanya mengerti bahwa Yi Yun dan Ouyang Liu-Li bukanlah individu biasa.


Mereka bertiga berpencar seketika ke tiga arah berbeda.


Ouyang Liu-Li mencabut pedangnya dari kepala musuh dan langsung menyerang ke salah satu dari mereka lagi.


Sementara Yi Yun langsung bergerak ke arah salah satu dari mereka. Ia sudah merasakan tingkat kultivasi lawan hanya di tingkat Alam Roh tahap keempat.


"Kau pikir kau mau ke mana?" Yi Yun yang muncul tidak jauh dari salah satu dari mereka bertanya dengan nada mengejek sambil mengayunkan pedangnya.


"Sial!" Seru individu tersebut. Ia langsung mengangkat pedang di tangannya untuk menahan tebasan Yi Yun.


Tring!


Kedua serangan berbenturan dan Yi Yun langsung menarik kembali pedangnya sambil memukul ke dengan tangan kiri.


Melihat serangan itu datang, individu tersebut buru-buru menahan tinju Yi Yun.


Namun Yi Yun yang sudah menarik pedangnya mengayunkan pedangnya juga ke arah leher lawannya.


"Selamat tinggal," ucap Yi Yun.


Srak!


Musuh Yi Yun hanya mampu menahan pukulan Yi Yun tapi tidak tebasan yang mengarah pada lehernya. Lehernya terpenggal seketika.


Yi Yun melihat ke arah lain bahwa Ouyang Liu-Li sudah membunuh satu lagi dan saat ini sedang mengejar satu musuh tersisa.


"Sepertinya akan selesai," gumam Yi Yun.


Namun, peringatan muncul kembali dari Sistem.


[Peringatan! Niat membunuh yang semakin tinggi di arahkan kepada Host dari lokasi...]


Peringatan Sistem membuat Yi Yun mengerut kembali karena masih ada lawan yang tersisa. Ia sudah menduga bahwa individu yang tersisa adalah Individu yang memancarkan niat membunuh padanya.


Ouyang Liu-Li yang mengejar lawan terakhir langsung membunuhnya di tempat. Ia kemudian bergerak ke arah Yi Yun yang terlihatlah memasang wajah serius.


"Ada apa?" Tanya Ouyang Liu-Li.


Yi Yun tidak menjawab dan melihat ke arah tertentu. "Apakah kau akan tetap terus bersembunyi seperti seorang pengecut?" Tanya Yi Yun.


Individu yang sedang bersembunyi terkejut karena Yi Yun dapat merasakan kehadirannya. Ia sebelumnya ingin membunuh Yi Yun dalam serangan kejutan dan melumpuhkan Ouyang Liu-Li.

__ADS_1


"Sepertinya tidak ada gunanya bersembunyi," ucap individu tersebut. Ia kemudian keluar dari tempat persembunyiannya dan menatap Yi Yun dengan seksama.


Yi Yun menatap individu tersebut dengan tatapan serius. "Sistem, periksa tingkat kekuatan lawan dan ubah menurut tingkat kekuatan yang aku ketahui," perintah Yi Yun di benaknya.


[Mulai menganalisis individu]


[Ding!]


[Nama : Song Di]


[Umur : 600 Tahun]


[Tingkat : Alam Langit Tahap Kedua]


[Status : Tetua klan Song]


[Kondisi : Sehat]


"Siapa kau?" Tanya Ouyang Liu-Li sambil mengerut karena tidak dapat merasakan kultivasi lawan di sebabkan oleh penggunaan Qi miliknya yang masih belum stabil.


"Kau tidak perlu tau siapa aku wanita, kau harus ikut denganku dan untuk kau bocah, kau akan mati di sini," ucap Song Di.


"Benarkah?" Tanya Yi Yun sambil tersenyum.


"Liu-Li, orang ini memiliki tingkat kultivasi satu tahap lebih tinggi darimu. Jangan gegabah," Yi Yun memperingati Ouyang Liu-Li.


Ouyang Liu-Li menjadi serius seketika mendengar perkataan Yi Yun. Jika ia bisa menggunakan kekuatan dari Vena mendalam miliknya seperti biasa, ia tidak akan takut pada individu seperti Song Di.


Song Di mengambil pedang dari tas kosmos miliknya. Pedang itu berwarna putih yang terlihat sangat tajam dan mengeluarkan aura tertentu.


"Ayo kita selesaikan," ucap Song Di. Ia kemudian langsung melesat ke arah Yi Yun terlebih dahulu karena akan lebih mudah untuk menghabisi lawan yang lebih lemah terlebih dahulu.


Melihat pergerakan Song Di, Yi Yun menjadi serius seketika. Di sisi lain, Ouyang Liu-Li langsung melesat juga karena tau bahwa Yi Yun tidak mungkin bentrok secara langsung dengan Song Di.


Song Di mengayunkan pedangnya dan Ouyang Liu-Li juga melakukan hal yang sama.


Tring!


Suara benturan pedang terdengar yang membuat Song Di terkejut dengan kekuatan Ouyang Liu-Li.


Song Di juga tidak bisa mendeteksi tingkat kekuatan Ouyang Liu-Li karena perbedaan energi milik mereka dan juga karena Ouyang Liu-Li belum menggunakan Yuan Qi sepenuhnya.


Yi Yun tidak membuang waktu dan tiba di sebelah Song Di sambil mengayunkan pedangnya sekuat yang dia bisa.


Sraing!

__ADS_1


__ADS_2