
Kata-kata yang keluar dari mulut Yi Yun membuat wajah Xiao Wen menakdi sangat dingin. Ia merasa sangat diremehkan saat ini oleh seorang pemuda yang memiliki tingkat kultivasi satu tahap dibawahnya.
Benar, Xiao Wen telah mencapai tingkat Alam Kaisar tahap kesembilan dan dia dapat dianggap sebagai yang terkuat di tingkat kultivasi tersebut.
“Tampaknya ada bocah yang sombong di sini! Apa kau berpikir karena kau dapat membunuh banyak kultivator setingkat itu kau akan dapat membuatku sekarat?” Xiao Wen berbicara dengan nada yang sangat dingin saat pedangnya diselimuti oleh api berwana ungu.
“Ya, tidak sulit untuk memuat seseorang sepertimu menjadi setengah sekarat.” Balas Yi Yun acuh tak acuh. Ia tentu tau bahwa Xiao Wen sangat kuat dan itu diatas Jendral Li, namun ia sengaja memprovokasi Xiao Wen agar dia menjadi marah.
Urat-urat tebal seperti kawat baja pun terlihat jelas di wajah Xiao Wen ketika ia mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun, ia tentu pasti akan memberikan pelajaran yang sangat mengerikan kepada Yi Yun agar Yi Yun mengingatnya seumur hidupnya.
Zhep! Zhep! Zhep!
Dua sosok pun muncul di sebelah Xiao Wen, keduanya adalah Tetua terkuat di Klan Xiao yang memiliki tingkat kultivasi Alam Kaisar tahap kedelapan. Mereka semua dapat menyembunyikan Kultivasi mereka dengan sangat baik menggunakan alat tertentu. Tetapi itu sama sekali tidak akan bisa menyembunyikan Kultivasi mereka dari seseorang seperti Yi Yun yang memiliki Sistem padanya.
“Siksa anak itu sebelum kalian berdua membunuhnya!” Perintah Xiao Wen karena ia masih ingin memburu Xiao Moxian terlebih dahulu untuk mendapatkan Pedang Phoenix Cahaya.
“Baik!”
Keduanya pun langsung mengeluarkan pedang masing-masing lalu melesat ke arah Yi Yun.
“Suami...” Gumam Xiao Moxian sedikit gugup karena merasa bahwa Xiao Wen bersama dengan dua Tetua tersebut mencoba untuk mengeroyok suaminya.
Xiao Wen sedikit terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Moxian. Ia pun tersenyum lebih kejam karena ia akan memberikan pasangan suami istri tersebut sesuatu yang membuat keduanya putus asa.
Melihat kedua kultivator yang menerjang ke arahnya, qi Pembantaian di tubuh Yi Yun pun langsung meledak.
“Delapan Meridian Bintang Pembantaian!”
“Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian!”
“Gerbang Kedua, Gerbang Kekuatan Pembantaian!”
Bussssh!
Saat qi Pembantaian meledak, Yi Yun juga langsung membuat gerakan untuk menyerang. Ia langsung menggunakan kekuatan penuh saat membuka gua gerbang sekaligus untuk membereskan kedua kultivator tersebut dalam satu serangan saja.
“Tebasan Serigala Surgawi!”
Sraing!
Bussssh!
Bilah bilah qi yang membentuk sebuah pusaran pun langsung muncul dan melesat ke arah kedua kultivator tersebut yang sedang menerjang ke arah Yi Yun.
“Apa?”
Kedua kultivator tersebut terkejut dan langsung mengayunkan pedang mereka masing-masing ke arah serangan yang dilancarkan oleh Yi Yun.
“Pedang Api!”
Sraing!
Jrezh!
Ketika kedua serangan bertemu, teknik yang dilepaskan oleh Yi Yun langsung menyapu teknik kedua kultivator tersebut.
__ADS_1
“Tida-...” keduanya ingin menghindar tetapi tidak mungkin sama sekali.
Jrezh!
Keduanya langsung tersapu oleh teknik Yi Yun. Dan teknik yang dilancarkan oleh Yi Yun sama sekali tidak berhenti dan terus melesat ke arah tempat Xiao Wen berada.
“Apa?” Xiao Wen yang terkejut pun langsung berelasi. Ia langsung mengayunkan pedangnya dari arah belakang ke arah depan sekuat tenaga karena dapat merasakan bahwa teknik yang dilancarkan oleh Yi Yun sangatlah kuat, tidak lebih lemah dari beberapa serangannya yang kuat.
“Bilah Api Ungu Perusak!”
Sraing!
Wusssh!
Serangan yang dilancarkan oleh Xiao Wen pun langsung membentur tepat dengan teknik yang dilancarkan oleh Yi Yun.
Kedua teknik tersebut tampak saling mendorong satu sama lain tanpa pemenang dalam waktu lebih dari tiga detik.
Bussssh!
Setelah itu, keduanya pun meledak tanpa ada pemenang sama sekali.
Xiao Wen yang mendapat itu kali ini tidak lagi berniat untuk bercanda. Juga, ia lebih ingin membereskan Yi Yun terlebih dahulu lalu setelah itu membunuh Xiao Moxian untuk mengambil Pedang Phoenix Cahaya.
“Aku tidak menyangka bahwa kau akan memiliki kekuatan sebesar ini! Namun, jika hanya ini, kau tetap tidak akan bisa menang!” ucap Xiao Wen saat ia membuat kuda-kuda menyerang.
“Benarkah? Perlihatkan kepadaku seperti apa kekuatanmu yang sebenarnya!” ucap Yi Yun saat ia menggunakan Armor Iblis Pembantaian. Sayap Kelelawar Iblis Surgawi juga langsung muncul di punggungnya karena tentu itu akan dapat meningkatkan kecepatannya juga.
“Xian’er.. menjauhlah sedikit!” Perintah Yi Yun.
Mendengar suara Yi Yun, Xiao Moxian tidak membantah sama sekali. Ia pun langsung melompat mundur menjaga jarak karena tau hahwa dirinya hanya akan menjadi beban jika ikut dalam pertarungan tersebut.
“Benarkah?” Tanya Yi Yun acuh tak acuh.
Mendengar nada acuh tak acuh dari Yi Yun, wajah Xiao Wen yang awalnya terlihat sangat jahat pun langsung gelap seketika. Ia merasa bahwa dirinya sangat diremehkan saat ini. Oleh karena itu, ia akan menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya.
“Phoenix Neraka!”
Xiao Wen bergumam sedikit lalu ia pun langsung melesat dengan kecepatan yang lebih tinggi dari pada yang ia bisa kerahkan saat seluruh tubuhnya diselimuti oleh api ungu yang membentuk seekor Phoenix.
Zhep!
Xiao Wen tiba dalam sekejap di depan Yi Yun lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga dari atas ke bawah.
“Api Neraka Kematian!”
Pedang yang diayunkan oelu Xiao Wen berdengung keras. Di saat ia mengayunkannya, api ungu terlihat tertinggal di udara seolah-olah itu membakar udara itu sendiri.
Yi Yun juga tidak membuang waktu sama sekali, ia pun melapisi Pedang Darah dengan Api Neraka lalu langsung mengayunkannya ke arah atas dengan gaya vertikal.
“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”
Trang!
Bussssh!
__ADS_1
Api berwarna hitam dan ungu pun menyebar ke segala arah ketika kedua serangan bertemu.
Xiao Wen melebarkan kepalanya ketika menatap Api Neraka milik Yi Yun. Ia dapat denah jelas mengetahui bahwa Api tersebut tidak tercipta melalui qi, melainkan itu adalah sumber dari api itu sendiri.
“Nyala Api! Aku tidak menduga bahwa dia memiliki Nyala Api dan Nyala Api ini sangatlah kuat! Bahkan di Kerajaan Phoenix Kegelapan, hanya beberapa dari mereka yang memiliki nyala api tetapi tidak pernah muncul Nyala Api sekuat milik bocah ini!” Batin Xiao Wen.
Keserakahan dalam hati Xiao Wen semakin menjadi-jadi. Ia sudah membayangkan bahwa ia akan memiliki Pedang Phoenix Cahaya dan Nyala Api Neraka milik Yi Yun dalam genggamannya.
Keduanya saling mendorong satu sama lainnya. Yi Yun tentu merasakan berat luar biasa karena jika hanya membuka gerbang kedua, mungkin ia sedikit lebih lemah. Tetapi, dengan semua benda yang ada pada dirinya seperti Pedang Darah, Armor Iblis Pembantaian, Tameng Emas Dewa Pembantaian dan juga Api Neraka, ia yakin bisa mengalahkan Xiao Wen walaupun mungkin butuh waktu.
Karena kekuatan tubuh Xiao Wen lebih kuat, Yi Yun pun langsung memiringkan sedikit pedangnya.
Sring!
Jrezzh!
Lubang yang sangat dalam yang mengeluarkan api pun tercipta ketika Pedang milik Xiao Wen membentur permukaan tanah.
Xiao Wen yang melihat itupun langsung bereaksi, ia langsung memutar tubuhnya lalu mencoba menendang Yi Yun menggunakan kaki kanannya yang telah dilapisi oleh qi.
Yi Yun yang telah melihat gerakan tersebut menggunakan teknik Kehalusan Menit pun langsung memutar tubuhnya juga.
“Tendangan Pembelah Suara!”
Trang!
Kedua kaki mereka pun langsung berbenturan. Karena keduanya menggunakan qi melapisi kaki, maka itu terdengar seperti benturan logam.
Namun, Xiao Wen melebarkan matanya ketika kakinya terluka oleh serangan tendangan Yi Yun.
Tentu hal seperti itu akan terjadi karena tendangan Yi Yun bukankah tendangan biasa yang dilapisi oleh qi, melainkan sebuah teknik yang menggunakan qi setipis mungkin membentuk bilah layakkah sebuah pedang.
Karena kakinya dilukai, Xiao Wen pun membalas kembali, ia menyerang menggunakan lengan kirinya sekuat tenaga setelah dilapisi oleh Api Ungu yang sangat panas. Ia tidak ingin membuat kesalahan sekali lagi yang bisa membuatnya menerima cidera parah.
“Ternyata kau tidak sekuat yang aku pikirkan!” Ucap Yi Yun saat mengangkat tangan kanannya untuk menangkis serangan tersebut sekaligus membalikkannya.
Trang!
Bam!
Tiba-tiba saja Xiao Wen merasakan Pukulan yang sangat mengerikan mengenai perutnya.
Wusssh!
Xiao Wen pun langsung terpental sangat jauh ketika menerima pukulan yang sangat kuat diperutnya. Tidak hanya itu, bekas luka bakar terlihat diperutnya yang membuatnya tidak tau dari mana serangan itu berasal.
Bom!
Di jarak hampir tiga puluh meter, Xiao Wen pun membentur permukaan tanah lalu kawah pun tercipta.
Xiao Wen perlahan bangkit sambil memegang perutnya. Wajahnya kini sangatlah jelek dan menatap Yi Yun yang melihatnya dengan tatapan merendahkan. Ia tentu mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun sebelumnya.
“Bocah sialan!”
Duar!
__ADS_1
Saat Xiao Wen berteriak keras, Api Ungu pun menyelimuti seluruh tempat tersebut terbakar oleh api yang sangat panas hingga magma pun terlihat di permukaan tanah.
Menatap itu, Yi Yun menaikkan sudut bibirnya karena saat ini ia sudah sangat yakin bisa mengalahkan Xiao Wen walaupun pasti butuh waktu juga.