Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 288 - Melawan Kloning


__ADS_3

Kloning Pohon Darah Bermutasi menatap ke arah Yi Yun dengan mata menyipit. Ia tidak menyangka bahwa pemilik Vena Mendalam Dewa Pembantaian akan mampu mengerahkan kekuatan berkali-kali lipat dari pada yang bisa dihasilkan oleh kultivator di tingkat yang sama.


Tentu Kloning Pohon Darah Bermutasi tidak mengetahui tentang Gerbang Terlarang karena dirinya tidak memiliki pintu mendalam seperti para kultivator.


Namun, hal itu membuat Kloning Pohon Darah Bermutasi semakin bersemangat untuk menyerap Yi Yun dan menjadikannya sebagai bagian dari tubuhnya.


Yi Yun yang mengerahkan semua kekuatannya juga langsung menggunakan Armor Iblis Pembantaian. Ia sangat tau bahwa jika ia bertarung dengan setengah setengah, bisa dipastikan bahwa ia akan binasa.


Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan juga langsung mengeluarkan senjata mereka masing-masing untuk membantu Yi Yun melawan Kloning Pohon Darah Bermutasi.


Tatapan Yi Yun saat ini tertuju pada akar-akar Pohon Darah Bermutasi yang dengan liar menari-nari ke udara. Ia tau bahwa jika akar-akar itu ikut bertarung, kesempatan mereka untuk menang akan turun sangat drastis.


Oleh karena itu, Yi Yun pun langsung menggunakan qi yang jauh lebih besar ke dalam Domain Pembantaian yang ia gunakan.


Wusssh!


Saat qi Pembantaian yang membentuk Domain di wilayah itu, akar-akar Pohon Darah Bermutasi pun langsung menjauh.


“Walaupun kau bisa melakukan itu, kekuatanmu tidak akan pernah cukup untuk melawanku!” Kloning Pohon Darah Bermutasi yang menatap hal itu tidak khawatir sama sekali. Ia pun langsung melesat ke arah Yi Yun dengan kecepatan penuhnya.


Menatap Kloning Pohon Darah Bermutasi mendekat ke arahnya dengan kecepatan tinggi, Yi Yun juga tidak berdiam diri.


“Langkah Sonik!”


Ketika keduanya tiba di depan musuh masing-masing, keduanya pun mengayunkan senjata yang ada di tangan mereka sekua tenaga.


Trang!


Ketika bentrokan terjadi, sangat terlihat bahwa Yi Yun berada dalam posisi mengalami kerugian.


Yu Ruyan juga tidak tinggal diam, saat Kloning Pohon Darah Bermutasi bentrok dengan Yi Yun, ia juga telah bergerak bersama dengan Xiao Moxian dan Xuan Yuqie.


Zhep!


Yu Ruyan muncul tepat di belakang Kloning, sementara Xiao Moxian dan Xuan Yuqie tiba di kiri dan kanan sambil mengayunkan senjata masing-masing sekuat tenaga.


“Cih!”


Kloning Pohon Darah Bermutasi pun berdecak dan dari tubuhnya, kayu-kayu pun bergerak membentuk tiga perisai yang melindungi bagian kiri, kanan dan depannya.


Trang!


Zrrrrt!

__ADS_1


Qi dalam jumlah besar terhempas ke segala arah saat ketiga serangan para wanita di tahan begitu saja oleh Kloning Pohon Darah Bermutasi.


“Percuma saja!” Kloning Pohon Darah Bermutasi pun mengeluarkan tombak terbuat dari kayu dari empat arah yang berbeda dari tubuhnya, tombak itupun langsung menyerang tepat ke arah Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan.


Keempatnya tentu memiliki reaksi yang sangat cepat dan membentuk pelindung qi untuk melindungi bagian tubuh mereka yang diserang oleh Kloning Pohon Darah Bermutasi.


Jleb! Jleb!


Xiao Moxian dan Xuan Yuqie tidak mampu untuk menahan serangan tersebut dan tombak bersarang di tubuh mereka walaupun itu tidak dalam.


Wusssh!


Yi Yun yang menatap itupun langsung mengayunkan kakinya ke arah pinggang Kloning Pohon Darah Bermutasi.


“Tendangan Pembelah Suara!”


Sraing!


Srak!


Tendangan itu langsung mengenai tepat ke tubuh Kloning Pohon Darah Bermutasi tetapi tidak ada darah yang keluar sama sekali.


Kloning Pohon Darah Bermutasi tersenyum lebar seketika. Tentu ia tidak akan mengalami rasa sakit ataupun mengeluarkan darah karena dirinya hanyalah Kloning. Hanya saja, setiap kali ia terluka, bisa dipastikan bahwa tubuh utamanya akan kehabisan energi dalam waktu yang sangat cepat untuk memulihkan Kloning.


Keempatnya pun langsung melompat mundur karena dapat merasakan bahaya nyata. Di saat itu juga, keempatnya menyerang sekuat tenaga ke arah Kloning Pohon Darah Bermutasi.


“Tebasan Api Suci!”


“Bilah Kapak Pembantaian!”


“Kutukan Api Neraka!”


“Tebasan qi Pembantaian!”


Wusssh!


Keempat serangan pun melesat dengan kecepatan yang sangat penuh tepat ke arah tubuh Kloning Pohon Darah Bermutasi.


Tap!


Kloning Pohon Darah Bermutasi pun menyentuh permukaan tanah, ia mengalirkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar untuk menahan serangan yang datang dari empat arah yang berbeda-beda.


“Kelahiran Hutan!”

__ADS_1


Bussssh!


Pohon-pohon yang mirip dengan Pohon Darah setinggi sepuluh meter pun muncul mengelilingi Kloning Pohon Darah Bermutasi.


Bom! Bom! Bom! Bom!


Ledakan dahsyat terjadi saat keempat serangan tersebut mengenai tepat pada pohon-pohon yang muncul mengelilingi Kloning Pohon Darah Bermutasi.


Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan memasang wajah serius ketika menatap adegan tersebut.


Ketika Ledakan mereda, terlihat pohon-pohon yang tidak akibat serangan dari kelompok Yi Yun.


Wusssh!


Pohon-pohon tersebut kembali ke dalam tanah dan terlihat Kloning Pohon Darah Bermutasi yang tidak terluka sedikitpun. Ia menyeringai dengan kejam lalu merentangkan kedua tangannya.


Wusssh!


Tiang kayu pun muncul dari dalam tanah dan mencapai tinggi dari kedua tangan Kloning Pohon Darah Bermutasi.


Ketika Kloning Pohon Darah Bermutasi menyentuh tiang kayu tersebut, ia pun langsung mengaliri qi-nya dalam jumlah yang sangat besar sampai-sampai membuat tempat tersebut bergetar keras.


“Hutan Darah Kematian!”


“Berhati-hatilah!” Teriak Yi Yun saat merasakan firasat buruk dari serangan tersebut.


“Terlambat!” ucap Kloning Pohon Darah Bermutasi saat telah selesai mengalirkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar ke dalam tanah sekali lagi.


Jrezzh!


Kayu-kayu dalam jumlah yang sangat besar pun keluar dari dalam tanah. Kayu-kayu itu hanya seukuran sebuah tongkat namun memiliki ujung-ujung yang sangat tajam dan mencoba untuk menusuk Yi Yun, Xuan Yuqie, Xiao Moxian dan Yu Ruyan.


Ketiga wanita pun langsung menggunakan teknik pertahanan terkuat mereka untuk bertahan dari serangan itu. Hanya Yi Yun yang menyilangkan kedua lengannya sambil mengaliri qi-nya dalam jumlah yang lumayan besar ke Tameng Emas Dewa Pembantaian.


Jrezzh!


Tempat itupun langsung ditutupi oleh kayu-kayu seperti tongkat yang melesat ke arah langit sejauh puluhan meter, tingginya hampir mencapai setengah Pohon Darah Bermutasi yang berada di tempat tersebut.


Di tempat yang lumayan jauh tepatnya di pinggiran Pohon Darah Bermutasi terbesar, para kultivator yang selamat menatap adegan tersebut dengan wajah yang sangat terkejut.


Bahkan untuk Jendral Wang yang saat ini membawa Feng Jie bersamanya memasang ekspresi serius karena ruang lingkup serangan tersebut hampir menutupi seluruh pulau kecil tempat Pohon Darah Bermutasi terbesar tumbuh.


“Keempat anak itu masih berada di sana! Apakah mereka bertarung melawan sosok aneh yang terlihat seperti pohon sebelumnya?” Batin Jendral Li dengan wajah muram. Tetapi ia sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa karena tekanan yang sangat besar membuat kekuatannya turun dalam margin yang sangat besar.

__ADS_1


Sedangkan untuk Feng Jie, ia hanya menggerakkan giginya karena ada empat Kultivator muda yang memiliki usia seperti dirinya memiliki kekuatan luar biasa dan tidak takut melawan sosok yang membuat Gurunya melarikan diri.


__ADS_2