Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 53 - Pemenang Grup 2


__ADS_3

Yi Yun terkejut seketika karena tidak merasakan serangan itu mengenai tepat di kepala Huo Tian.


Sistem tidak memberitahu peringatan karena serangan itu tidak mengarah kepada Yi Yun.


Di sisi lain, Ouyang Liu-Li hanya melirik ke arah kejauhan karena tentu saja dia akan dapat menyadari serangan itu sebelumnya. "Orang itu pasti sangat kuat. Mungkin orang yang melempar pedang itu mencapai tingkat Alam Langit tahap keenam," batin Ouyang Liu-Li.


Ouyang Liu-Li meningkatkan kewaspadaannya saat ini dan tidak mau ceroboh karena mungkin penyerang itu akan menyerangnya atau menyerang Yi Yun.


Pria tua sebelumnya yang menjaga tempat pendaftaran melirik ke arah tertentu karena dia tentu saja tau siapa penyerang itu. "Sepertinya klan Song tidak ingin kehilangan muka di depan umum," batin pria tua tersebut.


Song Zhun yang melihat itu tersenyum sedikit karena tidak akan ada yang tau siapa yang menyewa Huo Tian.


Di sisi lain, Yi Yun langsung melempar mayat Huo Tian ke samping lalu melihat ke arah serangan sebelumnya.


"Ingin membungkam tahanan agar tidak membocorkan informasi? Sungguh reaksi yang sangat cepat," batin Yi Yun.


Tempat melakukan penyisihan hening seketika karena kejadian tersebut.


Pria tua yang menjaga tempat pendaftaran sebelumnya muncul tiba-tiba di dekat Yi Yun lalu mengambil mayat Huo Tian.


"Pertandingan penyisihan grup 2 di menenangkan oleh peserta dengan nomor 64. Apakah ada yang keberatan dengan apa yang aku katakan?" Tanya pria tua tersebut.


Wajah Song Zhun dan Li Meng jelek seketika mendengar perkataan pria tua tersebut. Karena kejadian sebelumnya, Li Meng tidak mau meremehkan pria tua itu lagi.


Sementara Song Zhun tau dengan pasti identitas pria tua tersebut.


Anggota klan Li yang melawan Yi Yun sebelumnya tidak puas dan ingin menentang perkataan pria tua tersebut. Namun, ketika dia melihat Li Meng yang menggelengkan kepalanya sebagai aba-aba, dia langsung mengurungkan niatnya.


Semua wasit juga tidak ada yang keberatan karena mereka juga tau identitas pria tua tersebut.


"Jika tidak ada yang keberatan, maka kita sudah mendapatkan pemenang dari babak penyisihan grup ke 2."

__ADS_1


Pria tua tersebut melirik ke arah Ouyang Liu-Li sejenak lalu melihat ke arah Yi Yun. Ia melempar token baru berwana emas yang memiliki tulisan tempat tertentu di atasnya sambil berkata. "Itu adalah tempat istirahat untuk pemenang babak penyisihan. Babak utama akan dilaksanakan dalam waktu 3 hari dari sekarang."


"Pertandingan akan dilaksanakan di arena sebelah. Pastikan untuk tidak telat karena undian untuk menentukan lawanmu akan dilakukan saat menjelang babak utama dimulai." Setelah mengatakan itu, pria tua tersebut menghilang dalam sekejap.


Yi Yun hanya menyimpan token tanpa berkomentar sama sekali. Ia kemudian berbalik pergi sambil berkata, "ayo Liu-Li, kita pergi dari sini."


Mendengar perkataan Yi Yun, wajah Ouyang Liu-Li kesal seketika karena Yi Yun bahkan tidak berterima kasih kepadanya atas bantuan sebelumnya. Namun ia hanya berjalan pergi mengikuti Yi Yun dari belakang.


Saat Yi Yun ingin keluar dari tempat babak penyisihan, ia melirik sekilas ke arah Li Meng lalu menatap Song Zhun selama hampir 2 detik.


Tentu saja Yi Yun sudah menduga siapa yang menyewa Huo Tian sebelumnya.


"Aku akan menyiksamu saat bertemu di babak utama," batin Yi Yun dan langsung berjalan pergi lagi.


Ouyang Liu-Li juga melirik Song Zhun sekilas dengan tatapan jijik karena ia juga sangat ingin merobek Song Zhun. Namun, karena tau siapa yang mengincar mereka saat ini, tidak akan bijak untuk membunuh tuan muda klan Song.


Melihat tatapan sekilas dari Yi Yun dan Ouyang Liu-Li, Song Zhun menjadi tegang seketika. "Sial! Mereka pasti sudah tau bahwa akulah yang menyewa Huo Tian. Mereka pasti tau bahwa Tetua Song Di berasal dari klan Song juga!" Batin Song Zhun.


Li Meng di sisi lain memasang wajah jelek dari waktu ke waktu. "Cih! Anak itu lumayan kuat. Namun, jika hanya kekuatan seperti itu, tidak akan mungkin baginya menang melawanku," batin Li Meng.


"Tunggu dan lihat! Aku akan membuatmu menderita ketika bertemu denganku," batin Li Meng dengan senyum jahat di wajahnya.


**


Sementara itu, Yi Yun dan Ouyang Liu-Li pergi ke arah sebuah bangunan yang memiliki nama yang sama dengan yang ada di token emas yang di beri oleh pria tua sebelumnya.


"Yun'er!" Panggil Ouyang Liu-Li kesal.


"Ada apa Liu-Li?" Tanya Yi Yun sambil mendesah.


"Semakin lama kau semakin merasa hebat dan suka memerintah ku! Kau bahkan tidak berterima kasih saat aku membantumu!" Ouyang Liu-Li yang tiba di sebelah Yi Yun mengomel seketika.

__ADS_1


"Ada apa dengan wanita ini?" Dengus Yi Yun di benaknya.


"Baiklah, terima kasih atas bantuanmu sebelumnya, Liu-Li.." ucap Yi Yun agar Ouyang Liu-Li merasa puas.


Ouyang Liu-Li cerah seketika mendengarnya. "Pertandingan akan dilakukan 3 hari dari sekarang. Apa kamu punya rencana?" Tanya Ouyang Liu-Li.


Yi Yun merenung sejenak mendengar pertanyaan Ouyang Liu-Li. Ia ingin meningkatkan kultivasinya satu tahap dalam 3 hari tapi tidak tau caranya agar tidak ada masalah ia menembus kultivasi dengan terburu-buru.


"Aku tidak tau. Aku berencana mencari cara untuk menembus Alam Roh tahap kelima selama 3 hari," jawab Yi Yun.


Mendengar jawaban Yi Yun, Ouyang Liu-Li tersenyum nakal lalu berkata, "aku punya cara untuk membantumu menembus tahap selanjutnya tanpa resiko dan kepadatan energi milikmu akan lebih besar dari saat ini."


Perkataan Ouyang Liu-Li membuat Yi Yun melebarkan matanya seketika. Ia langsung menghampiri Ouyang Liu-Li seketika dan bertanya dengan penuh semangat. "Katakan Liu-Li, bagaimana caranya?"


Melihat Yi Yun bersemangat seperti itu selain saat membunuh lawan membuat Ouyang Liu-Li merasa bangga pada dirinya sendiri. Ia tentu saja selalu memperhatikan tingkah laku Yi Yun.


Saat Yi Yun membunuh musuh-musuhnya adalah saat Yi Yun terlihat sangat bersemangat. Selain itu, hanya sedikit yang menarik minat Yi Yun dan tentu saja itu diperhatikan oleh Ouyang Liu-Li.


"Hmp! Di saat seperti inilah kau hanya menunjukkan wajah seperti itu selain saat bertarung!" Dengus Ouyang Liu-Li yang membuat wajah Yi Yun menjadi jelek seketika.


"Apakah aku seperti itu?" Batin Yi Yun.


Melihat wajah Yi Yun yang tidak sedap dipandang, Ouyang Liu-Li hanya terkekeh.


"Ayo kita pergi ke penginapan. Jika kau mengkonsumsi benda yang aku miliki, kemungkinan kultivasimu akan naik tiga sampai empat tahap sekali jalan," ujar Ouyang Liu-Li.


Yi Yun yang memasang wajah jelek langsung memasang wajah gembira seketika.


"Baik ayo. Jangan buang waktu!" Yi Yun langsung bergerak ke arah penginapan tapi terhenti karena mendengar perkataan Ouyang Liu-Li.


"Namun, benda itu tidak gratis, Yun'er kecil.."

__ADS_1


"Sial!" Batin Yi Yun karena ia merasa sesuatu yang tidak beres akan segera terjadi.


__ADS_2