
Ketika terobosan Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan selesai, Dewi Pembantaian pun menarik kembali qi-nya. Ini bukan karena ia tidak ingin membuat keempatnya lebih kuat lagi tetapi jumlah qi yang tersimpan di dalam patung memang sudah sangat menipis dan tidak dapat membantu keempatnya lagi menembus tingkat Alam Kaisar.
“Huft... Huft.. Huft...” Nafas Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan kini sangatlah kasar karena tekanan luar biasa mengerikan tersebut sudah lepas. Keringat dingin masih membasahi kening mereka masing-masing.
[Ding!]
[Host telah menembus tingkat Alam Raja tahap kesembilan]
Yi Yun tidak terlalu senang dengan Terobosan tersebut karena merasa bahwa patung Dewi Pembantaian terlalu agresif ketika mencoba menekan mereka berempat. Jika saja mereka berempat adalah kultivator biasa di tingkat yang sama, bisa dipastikan mereka sudah akan meledak menjadi kabut darah hanya karena tekanan tersebut.
“Kalian berempat telah mencapai tingkat Alam Raja tahap kesembilan seperti yang telah aku duga. Yi Yun, apakah kau ingat kata-kata terakhir Guruku kepadamu ketika berada di bekas Klan Ren?” Tanya Dewi Pembantaian dengan senyum kecil diwajahnya.
Tentu saja Yi Yun sangat ingat. Kaisar Manusia itu sendiri tidak mau berurusan dengannya atau lebih tepatnya dia menyerahkan urusannya kepada muridnya, yaitu Dewi Pembantaian.
“Suami.. apa kau pernah bertemu dengan patung ini juga sebelumnya?” Tanya Xiao Moxian yang masih bernafas dengan sedikit kasar.
Xuan Yuqie dan Yu Ruyan juga menatap ke arah Yi Yun dan sekarang sedikit mengerti dari mana asal kekuatan Yi Yun.
“Ya.” Yi Yun hanya mengangguk kecil tetapi tidak menjelaskan sama sekali.
“Karena aku sudah berjanji kepada Guru, aku akan membimbingmu mulai sekarang. Kita akan bertemu lagi di beberapa pertemuan berikutnya. Dan saat ini...” Dewi Pembantaian pun menarik pedang besar yang tertancap di dalam tanah. Patung dan pedang memang terlihat terbuat dari batu, sehingga pedang itu adalah pedang tumpul.
“Jika kau masih tetap ingin mewarisi semua kekuatanku, maka kau harus mengalahkanku lebih dulu!” ucap Dewi Pembantaian dengan senyum sinis diwajahnya dan pedang besar batu tersebut ia arahkan ke Yi Yun.
“Mengalahkanmu?” Wajah Yi Yun sangat jelek mendengarnya. Apa kau pikir aku idiot? Bagaimana mungkin aku bisa mengalahkanmu? Meskipun Yi Yun tidak gentar melawan musuh kuat mana pun, tetap saja ia tau sampai mana batasannya. Walaupun Dewi Pembantaian yang ada dihadapannya hanyalah patung, ia dapat merasakan perbedaannya dengan patung.
“Ya.” jawab Dewi Pembantaian saat menaruh pedangnya di pundaknya lalu menatap ke arah tiga wanita, “Kalian juga bisa membantu bocah ini!”
“Dan untukmu...” Dewi Pembantaian menatap lurus ke arah Yu Ruyan dengan senyum kecil diwajahnya, “Jika kau ingin menyempurnakan tubuh sejati yang merupakan tubuh bawaan pertama yang aku miliki, maka kau juga harus bertahan dari ujian ini!”
Mata Yu Ruyan melebar ketika mendengar kata-kata Dewi Pembantaian. Ia saat ini mengerti mengapa kekuatan Yi Yun sangat familiar baginya. Hal itu dikarenakan berasal dari tempat yang sama. Yi Yun mewarisi kekuatan penuh Dewi Pembantaian sementara dirinya mewarisi tubuh sejati Dewi Pembantaian yang akhirnya membentuk Vena Mendalam Dewi Barbarian.
Inilah sebabnya Vena Mendalam di tubuhnya juga menghasilkan qi Pembantaian yang sangat mirip dengan milik Yi Yun.
__ADS_1
“Kau... Siapa kau sebenarnya?” Tanya Yu Ruyan dengan nada sangat serius.
“Aku? Kau akan mengetahuinya suatu hari nanti!” Balas Dewi Pembantaian dengan senyum sinis lalu tubuh patungnya tiba-tiba menghilang dan muncul tepat di depan Yi Yun sambil mengayunkan pedang besar yang ada di tangannya.
Bahkan dengan teknik Kehalusan Menit pun, Yi Yun tidak dapat mengikuti kecepatan tersebut. Ia hanya bisa bereaski menggunakan Armor Iblis Pembantaian serta melapisi tubuhnya dengan qi terkuat yang ia miliki.
Bam!
“Uhuk..” Yi Yun merasakan bahwa perutnya seperti sedang dipukul oleh batu tumpul yang sangat padat dan berat. Ia pun langsung terpental sangat jauh ketika menerima pukulan tersebut.
Duar!
Ledakan besar terjadi di pinggiran ruangan yang sangat luas tersebut saat tubuh Yi Yun menghantam dinding ruangan.
“Suami!” Teriak Xiao Moxian sangat keras dan mengayunkan Pedang Phoenix Cahaya yang telah muncul di tangan kanannya sekuat tenaga ke arah patung Dewi Pembantaian yang selalu memasang senyum sinis.
“Bilah Api Suci!”
Sraing!
Bilah tersebut pun melesat ke arah Dewi Pembantaian tetapi ia hanya menaruh pedang dengan gaya horizontal di depannya.
Trang!
Brrrttt!
Serangan Xiao Moxian terus mencoba untuk mendorong Dewi Pembantaian tetapi itu percuma saja karena Dewi Pembantaian bahkan tidak mundur 1 cm pun.
“Kutukan Langit!”
Xuan Yuqie mengangkat pedangnya ke arah langit lalu qi berwarna hijau menyebar ke segala arah.
Sedangkan untuk Yu Ruyan, ia pun langsung mengangkat kapak miliknya lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah Dewi Pembantaian.
__ADS_1
“Penghapusan Domain!”
Sraing!
Ruang tersebut tampak seperti hendak dibelah oleh teknik Yu Ruyan sementara teknik Xuan Yuqie mencoba untuk menekan semua yang ada dari atas ke bawah menggunakan qi berwarna hijau tersebut.
Dewi Pembantaian yang menatap itu hanya tersenyum sedikit. Ia mengangkat pedang batu di tangannya ke arah atas lalu mengayunkannya ke arah bawah.
Duar!
Ketika pedang tersebut membentur permukaan lantai, itu menghasilkan gelombang kejut yang menyapu semuanya ke segala arah.
Permukaan lantai juga tampak bergerak seperti gelombang air untuk beberapa saat lalu turun kembali ke bawah sepenuhnya. Tetapi serangan itu langsung menghempaskan Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan.
Zhep!
Yi Yun yang tertanam di tembok sebelumnya pun muncul di jarak sepuluh meter dari Dewi Pembantaian. Jika saja ia tidak menggunakan helm perang, wajahnya akan membuat siapa saja terkejut karena tampilan wajah Yi Yun saat ini adalah tampilan wajah seseorang yang sangat bersemangat ketika menghadapi lawan yang sangat kuat.
“Delapan Meridian Bintang Pembantaian!”
“Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian!”
“Gerbang Kedua, Gerbang Kekuatan Pembantaian!”
Qi Yi Yun meledak ke segala arah. Saat ini, di sudut bibirnya terlihat sedikit noda darah karena pukulan pedang tumpul Dewi Pembantaian sebelumnya.
“Oh? Dua Gerbang Terlarang? Sungguh menarik kau mampu membukanya di usia 15 tahun.” ucap Dewi Pembantaian dengan senyum sinis diwajahnya.
Yi Yun tidak membalas sama sekali. Ia hanya membuat kuda-kuda untuk menyerang. Pedang Darah di tangan kanannya kini diselimuti oleh aura berwana putih karena ia sudah berniat mengkompres Pedang Darah menggunakan udara agar setiap serangan yang ia lancarkan memiliki kekuatan dua kali lipat.
Dewi Pembantaian yang menatap itupun tentu semakin tertarik karena Yi Yun di usia yang sangat muda sudah menguasai banyak keterampilan hebat walaupun ia sangat tau bahwa Yi Yun dibantu oleh Benih Permintaan yang diciptakan oleh Gurunya.
“Yi Yun kecil, perlihatkan seperti apa kekuatan penuhmu! Sebelum itu, aku akan memberitahumu fakta menarik. Ini adalah ketika Vena Mendalam Dewa Pembantaian itu masih berada di dalam tubuhku! Hal yang menarik adalah, ketika aku berumur hampir 13 tahun, aku telah mencapai level puncak dunia Fana. Yang artinya, dahulu ketika aku berumur 13 tahun, aku telah mencapai level kultivasi yang kalian anggap sebagai tingkat Alam Sage tahap kesembilan!” ucap Dewi Pembantaian saat qi Pembantaian meledak dari tubuhnya.
__ADS_1
Mendengar apa yang dikatakan oleh Dewi Pembantaian, tubuh Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan menegang. Jika itu orang lain yang mengatakannya, keempatnya tidak akan percaya. Tetapi, saat ini Dewi Pembantaian lah yang mengaku sendiri ketika dia masih kecil. Dan ini adalah bakat luar biasa yang mungkin tidak akan pernah muncul kembali sampai kapanpun.
Walaupun Yi Yun gemetaran ketika mendengarnya, itu bukan karena ketakutan. Namun karena semangat membara dan memikirkan kembali level kekuatan seperti apa yang akan ia peroleh ketika menyempurnakan Vena Mendalam Dewa Pembantaian.