Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 111 - Bentrokan


__ADS_3

Menatap wanita yang telah Yi Yun kenal, membuatnya sedikit canggung saat ini karena wanita yang menjadi Guru Yan Chenyu dan Ouyang Liu-Li mengetahui bahwa dirinyalah yang membuat Raja Paus Xirus marah.


“Lama tidak bertemu, Nona Tantai Lingyan..” Yi Yun menyapa Tantai Lingyan dengan wajah yang sangat canggung.


“Lama tidak bertemu? Apakah benar bahwa kita sudah lama tidak bertemu?” Tanya Tantai Lingyan dengan wajah dingin dan melirik ke arah Xiao Moxian yang berada di pelukan Yi Yun.


Ketika Tantai Lingyan memeriksa Xiao Moxian sekilas, ia langsung terkejut karena tidak menyangka bahwa akan ada lagi jenius setingkat Ouyang Liu-Li atau bahkan lebih tinggi di Benua Langit. Ia saat ini bertanya-tanya siapa sebenarnya Xiao Moxian.


Mata Xiao Moxian menatap lurus ke arah Tantai Lingyan dan yang menjadi fokusnya adalah dada Tantai Lingyan. “Bagaimana ukurannya bisa sebesar itu?” Batinnya.


“Suami, siapa wanita ini?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun dengan curiga, sebab, Tantai Lingyan menatap suaminya itu dengan tatapan seolah-olah ingin melahapnya.


“Suami?” Alis Tantai Lingyan naik sedikit. Ia semakin heran bagaimana wanita seperti itu memanggil Yi Yun dengan sebutan suami. Baru beberapa hari mereka tidak bertemu, Yi Yun sudah memiliki wanita lain di telapak tangannya.


Wajah Yi Yun sedikit berkedut mendengar kata-kata suami dari mulut Xiao Moxian. Ia sama sekali tidak bisa merespon atas pertanyaan tersebut.


“Suami? Jadi kau istri Yi Yun kecil.. apa kau tau bahwa suamimu itu sangat menyukai..” Tantai Lingyan menaikkan dadanya yang besar saat menghentikan kata-katanya.


Wajah Yi Yun semakin gelap saat melihat Tantai Lingyan ingin mempermainkannya lagi.


“A-apa? Suami.. apakah kau tidak suka milikku?” Tanya Xiao Moxian buru-buru sambil menatap dadanya yang besar juga walaupun tidak sebesar milik Tantai Lingyan.


Tantai Lingyan terdiam seketika. Ia hanya ingin mencoba apakah benar keduanya memiliki hubungan. Dari itupun, ia sadar bahwa memang ada sesuatu diantara keduanya. Ia melirik ke arah jari-jari Yi Yun dan Xiao Moxian. Ia sedikit berkedut saat menatap cincin yang sama.


“Groooo...!”


Sebelum ada yang berbicara lagi, Raja Paus Xirus kembali berteriak dengan suara yang sangat melengking.


Wajah Tantai Lingyan serius seketika dan menatap ke arah Raja Paus Xirus. “Katakan bocah.. apa yang kau lakukan sehingga membuat Raja Paus Xirus sangat marah?” Tanyanya.


“Kami hanya mengacak-acak isi otaknya karena mencoba melahap kami lebih dulu. Kami tidak pernah mengganggu paus bodoh itu, tetapi di melahap kami. Kami hanya memberinya pelajaran yang bagus. Bukankah begitu suami?” Tanya Xiao Moxian dengan senyum karena mewakili Yi Yun menjawab pertanyaan Tantai Lingyan.


Yi Yun menghela nafas panjang dan mengangguk kecil.


Jawaban Xiao Moxian membuat Tantai Lingyan sedikit heran bagaimana caranya Yi Yun bisa mencapai otak Raja Paus Xirus setelah dilahap.


“Manusia! Apa kau ingin menantangku?” Raja Paus Xirus berteriak marah dan tekanan yang sangat besar pun menimpa ruang lingkup yang sangat luas.


Wusssh!


Saat Tantai Lingyan mengibaskan lengannya, tekanan disekitar mereka lenyap seketika.


Xiao Moxian yang awalnya pucat pun terkejut dan menatap ke arah Tantai Lingyan dengan tidak percaya bahwa wanita muda sangat cantik dan panas tersebut begitu mudah untuk membubarkan tekanan dari makhluk seperti Raja Paus Xirus.


“Dia sangat kuat.. suami.. apakah kau tau kekuatan wanita itu?” Tanya Xiao Moxian dan tetap menatap ke arah Tantai Lingyan yang sedang menatap ke arah bawah dan tubuhnya diselimuti oleh aura hitam pudar.


“Ya. Dia telah mencapai tingkat Alam Sage tahap ketiga.” Balas Yi Yun sambil menatap ke arah Tantai Lingyan yang dibaluti oleh aura yang tampak sangat kuat.


Tantai Lingyan melirik sekilas ke arah Yi Yun. Ia merasa heran bagaimana Yi Yun melacak tingkat kultivasinya yang bahkan tidak pernah ia katakan kepada siapapun termasuk pada kedua muridnya.


“Menantangmu? Apa maksudmu, Raja Paus Xirus?” Tanya Tantai Lingyan. Walaupun suaranya tidak terlalu besar, Raja Paus Xirus tetap bisa mendengarnya. Bahasa yang mereka dua gunakan sama seperti bahasa yang berasal dari Dunia Bintang Hijau yang telah hancur akibat ulah Yi Yun.


Sementara itu, Xiao Moxian juga terkejut karena Tantai Lingyan mengetahui tentang bahasa yang digunakan di Benua Cahaya dan Kegelapan. Ia langsung paham bahwa Tantai Lingyan berasal dari benua lain sama seperti dirinya. Ia tidak lagi heran dengan tingkat kekuatan Tantai Lingyan saat ini karena memang sangat banyak ahli kuat di dua benua lainnya.


“Apa maksudmu tidak menantangku? Kau menyerangku tadi dan kau masih bertanya?” Raja Paus Xirus yang saat ini marah pun langsung membuka mulutnya lebar-lebar.


Bussssh!


Hembusan qi yang tampak seperti uap air pun menerjang ke arah Tantai Lingyan dan Yi Yun yang sedang membawa Xiao Moxian.

__ADS_1


Tantai Lingyan mengarahkan tangannya ke bawah. Di telapak tangannya, sebuah bunga hitam dengan banyak kelopak memancarkan aura gelap pun tercipta dan berputar-putar di telapak tangannya.


“Bunga Kematian..”


Zhep!


Bunga kecil tersebut melesat ke arah bawah sambil terus berputar dengan kecepatan yang semakin lama semakin tinggi.


Duar!


Ledakan besar terjadi dalam sekejap dan qi yang luar biasa kuat menyebar ke segala arah seperti sebuah gelombang kejut.


Wusssh!


Angin kencang berhembus kuat dalam waktu beberapa detik lalu lenyap sepenuhnya.


Tantai Lingyan yang berhasil memblokir serangan Raja Paus Xirus pun menaikkan sedikit alisnya. Ia merasa heran bahwa kekuatan Raja Paus Xirus tampak sangat lemah tidak seperti yang ia pikirkan.


“Apakah Yi Yun memotong sirkuit otak Raja Paus Xirus untuk menyalurkan qi?” Batin Tantai Lingyan membuat spekulasi karena hanya itulah yang paling mungkin saat ini.


“Katakan Yi Yun.. luka seperti apa yang kau berikan di dalam otak Raja Paus Xirus?” Tanya Tantai Lingyan langsung.


“Kami melukainya sampai-sampai otaknya diisi oleh banjir darah.” Balas Xiao Moxian mewakili suaminya.


Yi Yun terdiam melihat sikap Xiao Moxian tetapi tidak protes sama sekali karena memang jawaban Xiao Moxian bukankah kebohongan.


Mendengar itu, Tantai Lingyan tersenyum kecil. Dugaannya memang tepat saat ini. Pasti banyak sirkuit otak Raja Paus Xirus untuk mengendalikan jaringan qi atau Meridian di tubuhnya telah terputus sehingga Raja Paus Xirus tidak bisa menggunakan kekuatan penuhnya.


“Yi Yun kecil.. menjauhlah. Aku akan menghadapi Raja Paus Xirus!” Perintah Tantai Lingyan.


“Apakah kau yakin? Raja Paus Xirus itu memiliki tingkat kultivasi puncak Alam Sage. Tidak hanya itu, dia adalah binatang spiritual yang telah melewati tujuh bencana.” Yi Yun berbicara dengan kerutan di dahinya karena merasa level kekuatan Tantai Lingyan tidak akan cukup melawan Raja Paus Xirus.


“Oh? Menarik! Dia bahkan mengetahui detail tentang berapa kali Raja Paus Xirus melakukan bencana! Apakah itu bakatnya untuk melihat sesuatu? Apakah itu berhubungan dengan Yi Yun bisa menggunakan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi? Aku tau bahwa Kelelawar Iblis Surgawi memiliki mata yang sangat tajam! Apakah itu evolusi?” Sangat banyak pertanyaan yang muncul di benak Tantai Lingyan saat ini.


“Oi, Xian’er.. kau bisa mematahkan tulang-tulang ku!” ucap Yi Yun kesal. Ia juga menatap Tantai Lingyan karena tau bahwa dia sengaja melakukan hal itu. Bahkan di saat seperti inipun, Tantai Lingyan masih suka bercanda.


“Lakukan sesukamu! Jangan mati. Jika tidak, kakakku dan Liu-Li mungkin akan sedih!” Setelah mengatakan itu, Yi Yun pun melesat ke arah kejauhan membawa Xiao Moxian yang masih melototi Tantai Lingyan.


“Mati? Kau terlalu meremehkan aku, bocah! Kau tidak tau bagaimana sebenarnya kekuatan sejatiku!” Balas Tantai Lingyan dan tetap menatap ke arah Raja Paus Xirus.


Raja Paus Xirus yang melihat Yi Yun pergi menjauh tentu tidak akan membiarkannya karena Yi Yun dan Xiao Moxian lah yang melukai otaknya sangat parah sebelumnya.


“Kau pikir bisa kabur?” Teriak Raja Paus Xirus saat air tampak melayang ke udara membentuk paus berwarna biru dalam jumlah yang sangat besar lalu melesat ke arah Yi Yun dan Xiao Moxian dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Zhep!


Tantai Lingyan menghilang dan muncul di arah serangan tersebut. Ia mengarahkan kedua tangannya ke depan. Saat ia melakukan itu, qi dalam jumlah yang sangat besar terkumpul dan membentuk sebuah bunga raksasa berwana hitam yang memiliki kelopak tak terhitung jumlahnya.


“Hujan Kematian..”


Zhep!


Kelopak-kelopak bunga hitam tersebut langsung lepas dan melesat ke arah serangan Raja Paus Xirus.


Bom! Bom! Bom!


Ledakan beruntun terjadi di udara yang membuat Yi Yun terkejut dengan level pertarungan kekuatan tingkat Alam Sage.


Bahkan para kultivator melihat ke arah ledakan tersebut dan tau bahwa seseorang sedang melawan paus raksasa yang mereka anggap sebagai bintang spiritual bencana alam.

__ADS_1


Raja Paus Xirus sangat marah saat melihat Tantai Lingyan mencoba menghalanginya.


“Minggir, atau aku akan membunuhmu!” Teriak Raja Paus Xirus.


“Membunuhku dengan level kekuatanmu saat ini? Jika kau bisa menggunakan seluruh kekuatanmu, aku tidak akan mau berhadapan denganmu! Tetapi kini, kau adalah mangsaku!” Balas Tantai Lingyan dengan senyum lebar.


Raja Paus Xirus terkejut karena Tantai Lingyan mengetahui kondisinya saat ini sedang tidak prima.


Wusssh!


Saat kedua tekni pudar, Tantai Lingyan yang sedang melayang di udara pun melambaikan lengannya.


“Seribu Kematian.. Level Tiga!”


Bussssh!


Aura yang sangat dahsyat meledak dari tubuh Tantai Lingyan.


“Apa itu?” Xiao Moxian terkejut melihat dari kejauhan bahwa aura Tantai Lingyan tampak membesar hampir dua kali dari sebelumnya.


“Sistem, apa yang terjadi?” Tanya Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Vena Mendalam Ratu Bunga Kematian adalah sesuatu yang sedikit berbeda dari kebanyakan Vena Mendalam karena pemilik Vena Mendalam telah membuka tiga Pintu Mendalam Terlarang sejak mulai berkultivasi]


“Apa?” Tanya Yi Yun terkejut di benaknya.


[Banyak manusia yang memiliki keunikan seperti itu walaupun mereka tidak menyadarinya sama sekali. Bahkan Xiao Moxian memiliki keunikannya sendiri, yaitu membuka Pintu Mendalam Terlarang Kedelapan. Tetapi Pintu Mendalam Terlarang Pertama sampai Ketujuh masih tertutup]


“Bagaimana mungkin?” Yi Yun semakin heran dan menatap ke arah wajah Xiao Moxian yang sangat dekat dengan wajahnya.


“Ada apa suami?” Tanya Xiao Moxian heran karena Yi Yun menatapnya dengan serius.


“Tidak ada apa-apa.” Yi Yun menggelengkan kepalanya lalu menatap ke arah pertempuran antara Tantai Lingyan dan Raja Paus Xirus.


“Sistem, jelaskan apa kegunaan Pintu Mendalam Terlarang Kedelapan milik Xiao Moxian!” Pinta Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Informasi tidak ada karena belum pernah dalam sejarah pemilik Vena Mendalam Phoenix Cahaya menggunakan Pintu Mendalam Terlarang sebagai teknik sepertimu dan Tantai Lingyan]


Jawaban Yi Yun tidak membuat kecewa sama sekali. Ia tentu telah memikirkan apa kegunaan dari Pintu Mendalam Terlarang Kedelapan milik Xiao Moxian yang telah terbuka walaupun itu hanya sekedar spekulasi saja.


Setelah itu, Yi Yun juga memeriksa Tantai Lingyan sekali lagi dan jumlah pintu mendalam yang terbuka tambah sebanyak tiga. Ia semakin tidak heran sama sekali dengan hal tersebut karena Sistem mengatakan bahwa Tantai Lingyan memang kultivator yang memiliki Vena Mendalam unik.


Di udara, Tantai Lingyan yang sudah menggunakan kekuatan penuhnya pun langsung tersenyum lebar. Ia tentu saja sangat ingin menantang Raja Paus Xirus sebelumnya tetapi tau bahwa ia tidak akan sanggup walaupun sangat ingin mencobanya. Tetapi saat ini, ia memiliki kesempatan untuk melihat seperti apa sebenarnya makhluk kuno yang tidak pernah lagi terlihat dalam sejarah.


Di belakang Tantai Lingyan, bunga bunga berwana hitam seukuran telapak tangan pun muncul sebanyak lima belas buah. Itu selalu berputar di belakang punggungnya membentuk lingkaran.


“Raja Paus Xirus.. ayo perlihatkan seperti apa kekuatan binatang spiritual yang telah melewati tujuh bencana!” Niat bertarung Tantai Lingyan pun melejit selangit karena memang dirinya sangat menyukai pertarungan sejak dahulu.


“Kau mengetahuinya? Dasar manusia hina! Kau hanya berani menantangku ketika kekuatanku tidak bisa digunakan seluruhnya! Tetapi, akan kuperlihatkan seperti apa kekuatan puncak dunia ini!” Raja Paus Xirus pun langsung menggunakan tekniknya dan menyerang ke arah Tantai Lingyan.


Sama halnya bagi Tantai Lingyan. Ia juga tidak membuang waktu dan menerjang ke arah Raja Paus Xirus untuk membereskannya. Ia memiliki pemikirannya sendiri saat ini. Walaupun mungkin ia suka bertarung, tetap saja ia tidak terlalu yakin menang melawan Raja Paus Xirus yang terluka.


Di sisi lain, hal lain yang membuat Tantai Lingyan bertarung tentu saja untuk membereskan Raja Paus Xirus selama-lamanya. Sebab, jika Raja Paus Xirus selamat setelah ini, mungkin malapetaka akan terjadi. Bahkan untuk di Benua Cahaya pun, hanya sedikit yang mampu menandingi Raja Paus Xirus di keadaan puncak. Itu hanya untuk menandingi, untuk mengalahkan binatang spiritual tingkat Alam Sage dengan tujuh kali bencana, itu seperti mimpi di siang bolong bagi para kultivator di tingkat yang sama.


Jadi, Tantai Lingyan akan mengambil kesempatan di saat Raja Paus Xirus sedang menderita luka yang sangat berat terutama ketika luka tersebut berada di bagian otak.

__ADS_1


Hal ini juga akan mencegah agar Raja Paus Xirus tidak memburu Yi Yun. Meski terluka, untuk memusnahkan puluh ribuan kultivator tingkat Alam Langit hanyalah masalah sepele bagi Raja Paus Xirus.


Dan Tantai Lingyan tidak ingin itu terjadi karena hal tersebut berkaitan dengan masa depan kedua muridnya.


__ADS_2