Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 118 - Menanam Segel Budak


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Kuno


Raja Paus Xirus saat ini ketakutan melihat Xiao Moxian seperti ia melihat musuh bebuyutannya. Ia tidak tau mengapa dan berpikir apakah itu dikarenakan jenis qi mereka yang berlawanan.


Memang benar bahwa rasa takut yang ia rasakan karena qi Api Suci milik Xiao Moxian adalah jenis Api tingkat tertinggi yang bahkan lebih kuat dari qi Air miliknya.


“He-he-he.. sebentar lagi aku akan memberikan sesuatu yang tidak akan kau duga-duga, paus bodoh!” Xiao Moxian menyeringai kejam saat ini.


“Kau.. kau..” Raja Paus Xirus tidak tau harus apa saat ini karena sebentar lagi inti qi miliknya yang melindunginya akan meleleh.


“Tidak akan pernah kubiarkan!” Raja Paus Xirus yang tau keadaan tidak mendukungnya pun langsung menggunakan teknik penyelematan diri ketika kristal dicairkan oleh Xiao Moxian.


Tetapi Raja Paus Xirus tidak menduga bahwa apa yang ia lakukan tidak berguna sama sekali. Kenapa? Tentu saja karena di tempat itu ada keberadaan kultivator kuat yaitu Tantai Lingyan.


Tantai Lingyan yang menatap itupun tersenyum kecil dan membuat gerakan kecil karena tentu ia dapat melihat pergerakan Raja Paus Xirus yang sudah pasti ingin melakukan sesuatu.


Ketika kristal telah mencair, Raja Paus Xirus pun menggunakan tekniknya mengorbankan banyak qi dari inti kristal yang terpisah dari tubuhnya.


Wusssh!


Raja Paus Xirus pun langsung menghilang dalam sekejap menjadi pecahan air ketika Xiao Moxian berhasil mencairkan kristal.


“Apa?” Xiao Moxian terkejut tiba-tiba karena Raja Paus Xirus mendadak menghilang dari dalam bola kristal yang ia cairkan.


Sementara itu, Yi Yun hanya menggelengkan kepalanya karena tau bahwa itu akan percuma saja. Ia memang tidak dapat melihat pergerakan Raja Paus Xirus yang kabur tanpa bantuan Sistem. Tapi itu cerita yang berbeda untuk Tantai Lingyan.


Raja Paus Xirus yang kabur pun tersenyum kejam. Walaupun mungkin akan butuh waktu lama baginya untuk mencapai puncak tanpa inti qi yang ia lepaskan, tetap saja dengan pengetahuannya selama ini akan membantunya mencapai puncak.


Namun, sangat disayangkan. Ketika ia sedang berbahagia, Raja Paus Xirus melihat satu sosok wanita cantik yang sudah ada di depan tempat jalur ia kabur.


“Ke mana kau ingin pergi, paus kecil?” Tanya Tantai Lingyan dengan senyum hangat lalu mengayunkan kakinya.


Buak!

__ADS_1


Raja Paus Xirus yang dalam bentuk anak-anak pun tersedak. Matanya melotot keluar karena tidak mampu untuk menahan rasa sakit dari tendangan seperti itu.


Zhung!


Raja Paus Xirus melesat kembali ke arah kristal tempatnya sebelumnya.


Xiao Moxian yang menoleh ke belakang sedikit kesal karena Raja Paus Xirus kabur tepat di bawah hidungnya.


“Dasar bocah sialan! Aku akan mematahkan tulang-tulangmu!” ucap Xiao Moxian dan langsung menangkap Raja Paus Xirus.


Raja Paus Xirus masih mencoba untuk menghilangkan rasa sakit di tubuhnya. Namun, wajahnya pucat saat menatap seorang wanita yang menatapnya dengan senyum yang tidak dapat diartikan.


“Kenapa kau mencoba lari dariku? Tampaknya kau harus diajari untuk bersikap patuh di depan orang dewasa!” ucap Xiao Moxian.


Raja Paus Xirus mengutuk Xiao Moxian saat mendengar kata-kata orang dewasa. Ia sudah hidup lebih dari 100.000 tahun dan baru kali ini ada seseorang yang memperlakukannya seperti itu. Ia kini sangat menyesal melahap Yi Yun dan Xiao Moxian.


Alasan ia melahapnya tentu saja karena ada rasa tidak suka dari aura yang dimiliki Xiao Moxian. Jika tidak, ia tidak akan peduli sama sekali dengan manusia lemah seperti itu. Tetapi, Raja Paus Xirus sekarang merasa seperti orang tolol hanya karena perasaan tidak suka yang ia rasakan sehingga membawanya ke situasi seperti sekarang.


“Sekali lagi, jika ada orang dewasa yang berbicara, dengarkan! Jangan kabur!”


“Arrrrggghhh!”


“Berhenti!”


“Panas!”


“Tolong hentikan!”


Raja Paus Xirus berteriak seperti seekor babi yang hendak di sembelih. Suaranya begitu melengking walaupun tubuhnya masihlah kecil.


Yi Yun hanya menatap itu dan tidak peduli. Yang ia pikirkan saat ini adalah sisa kristal yang melindungi Raja Paus Xirus sebelumnya.


“Yi Yun kecil, biarkan aku mengambil bola kristal itu. Aku memiliki rencana penting untuknya serta bocah paus itu.” Tantai Lingyan pun membuka suara.

__ADS_1


“Hm? Apa yang ingin kau lakukan dengannya?” Tanya Yi Yun penasaran.


“Aku akan membawanya ke sisiku. Kau tau, Benua Cahaya tidak sederhana sama sekali. Kita tidak tau kecelakaan apa yang akan terjadi di masa depan. Jadi, aku ingin membuat Raja Paus Xirus itu menjadi seorang pelayan. Aku memiliki segel kuat yang tidak akan bisa di patahkan olehnya. Jika kekuatannya seperti di awal, mungkin aku tidak akan bisa menanam segel. Tapi, saat ini dia lemah. Aku akan bisa menanam segel yang tidak mungkin bisa dia lepaskan lagi.”


“Dengan begitu, mungkin Yan Chenyu dan Ouyang Liu-Li ataupun adikmu Huan Caiyi memiliki pelayan kuat suatu hari nanti.” Tantai Lingyan menjelaskan.


“Oh? Baiklah jika begitu.” Yi Yun tidak berkomentar lagi karena hal itu untuk kebaikan adik dan kakaknya juga wanita tak masuk akal bernama Ouyang Liu-Li.


Tantai Lingyan mengangguk puas dengan Yi Yun karena sangat mudah diajak berbicara. Ia pun langsung mendekat ke arah Xiao Moxian yang sedang asik menyiksa Raja Paus Xirus.


“Yi Yun kecil memanggilmu Xian’er bukan? Xian’er.. aku ingin membawa paus ini denganku. Sudah cukup untuk menyiksanya.” ucap Tantai Lingyan.


Xiao Moxian pun terhenti menyiksa Raja Paus Xirus dan menatap ke arah Yi Yun. Ketika suaminya itu mengangguk, ia pun tidak berkomentar lagi.


“Hei bocah bodoh! Jika kau tumbuh dewasa, jangan sembarangan menelan sesuatu atau perutmu akan sakit!”


Bletak!


Setelah mengatakan itu, Xiao Moxian pun memukul kepala Raja Paus Xirus lumayan kuat yang membuat Raja Paus Xirus ingin menangis tetapi ia tidak bisa mengeluarkan air mata sama sekali.


Raja Paus Xirus saat ini sangat ketakutan ketika melihat Xiao Moxian. Ia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini seumur hidupnya dan itu akan terus ia ingat sampai kapanpun.


Setelah itu, Tantai Lingyan mengambil Raja Paus Xirus dan menguat banyak gerakan tulisan menggunakan qi-nya.


Ketika Raja Paus Xirus menatap itu, tubuhnya gemetaran tak terkendali karena pernah melihat hal seperti itu sebelumnya di masa lalu.


“Kau.. kau anggota Klan Tantai yang ada di Benua Cahaya..” ucap Raja Paus Xirus sedikit ketakutan.


“Oh? Tampaknya sejarah itu memang hebat bahwa kau adalah Raja Paus Xirus yang tercatat pernah di lawan seluruh anggota Klan Tantai di zaman kuno..” Tantai Lingyan menyeringai. Alasan itulah ia mengenal spesies Raja Paus Xirus.


“Tun.. tunggu.. kita bisa membicarakan ini..” Raja Paus Xirus sangat tau bahwa ketika ia terkena teknik segel milik Tantai Lingyan, ia akan menjadi budak seumur hidupnya.


Bam!

__ADS_1


Tanpa membalas, Tantai Lingyan mengayunkan telapak tangannya ke perut Raja Paus Xirus dan menanam segel budak agar setia kepada beberapa individu yaitu, dirinya, Yi Yun, Xiao Moxian, Yan Chenyu, Ouyang Liu-Li dan Huan Caiyi untuk seumur hidupnya.


__ADS_2