Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 345 - Menuju Danau Abadi


__ADS_3

Keesokan harinya setelah kelompok Yi Yun berisitirahat di penginapan kecil, mereka pun bergerak ke arah tertentu yang berada di dalam peta.


“Suami, apakah kau yakin ingin pergi ke Danau Abadi itu terlebih dahulu?” Tanya Xiao Moxian yang terbang di sebelah Yi Yun.


“Ya, ini adalah kesempatan kita untuk meningkatkan kekuatan. Saat ini kita masih bisa dikatakan lemah. Kultivator di Benua Cahaya sangatlah kuat. Bahkan kultivator acak sudah memiliki tingkat kultivasi Alam Kaisar. Banyangkan bagaimana bila dibandingkan dengan kekuatan besar lainnya. Itulah sebabnya kita harus meningkatkan kekuatan kita untuk saat ini. Dan aku merasa bahwa Danau Abadi adalah tempat yang tepat.” ucap Yi Yun.


“Mengapa kau berpikir bahwa Danau Abadi itu akan bisa membuat kita menjadi lebih kuat?” Tanya Long Zhi.


“Hei, tidak bisakah kau diam? Lagi pula kata-katamu salah. Kamilah yang bertambah kuat dan kau bertambah lemah.” Xiao Moxian mengoreksi.


Wajah Long Zhi berkedut keras ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Moxian. Memang benar bahwa dirinya akan bertambah lemah setiap harinya jika ia tidak mencari cara untuk memulihkan kondisi tubuhnya.


“Kenapa aku berkata seperti itu?” Tanya Yi Yun dengan senyum kecil lalu menjawabnya, “Tentu ini karena instingku berkata seperti itu.”


Mendengar jawaban Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan kini menjadi ragu apakah mereka akan bertambah kuat hanya karena insting Yi Yun.


“Apakah jarak Danau Abadi jauh dari sini?” Tanya Xuan Yuqie.


“Dengan Kecepatan kita saat ini, mungkin kita akan tiba dalam dalam waktu seminggu. Itupun jika kekuatan orang ini tidak turun banyak.” ucap Yi Yun sambil menunjuk ke arah Long Zhi untuk memprovokasinya agar meminta bantuan padanya tentang Vena Mendalam yang ia sebutkan kemarin.


Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan tentu tau bahwa Yi Yun ingin memprovokasi Long Zhi. Oleh karena itu, mereka bertiga juga menatap ke arah Long Zhi dengan tatapan menyiratkan bahwa dia adalah beban.


Tatapan mereka semua yang tertuju padanya membuat Long Zhi sangat marah. “Lihatlah, ketika mencapai Danau Abadi, aku pasti akan mendapatkan sesuatu yang membuat kekuatanku meningkat drastis. Di saat itu, aku akan mengalahkan kalian semua!” Batin Long Zhi.


Yi Yun menyeringai karena jika Long Zhi meminta bantuannya, sudah pasti Long Zhi akan mematuhi semua kata-katanya. Ia telah mengetahui sedikit sifat Long Zhi dan dia pasti akan menghormati Kata-katanya sendiri jika ia membuat kesepakatan dengannya.

__ADS_1


Mereka berlima pun terus terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju Danau Abadi yang dikatakan oleh pria tua di penginapan sebelumnya.


Jika saja Yi Yun menggunakan Sistem untuk melacak kekuatan pria tua itu, ia pasti akan terkejut melihatnya.


**


Sementara itu, di tempat lainnya terlihat kelompok Chu Tong yang saat ini sedang bergerak juga ke arah Danau Abadi. Sebagai mantan anggota Klan Chu, Chu Tong pasti mengetahui sebagian besar informasi tentang Danau Abadi.


Karena itu, Chu Tong tidak akan melewatkan kesempatan untuk menjadi lebih kuat di Danau Abadi untuk mencapai apa yang ia impikan.


“Bos, aku mendengar bahwa Danau Abadi akan di datangi oleh para kultivator kuat. Apakah anda yakin kita akan pergi ke sana?” Tanya salah satu bawahan Chu Tong.


“Kalian tidak perlu khawatir. Aku sangat mengetahui banyak rahasia tentang Danau Abadi itu. Kita akan menjadi sangat kuat di sana. Tempat itu adalah surga berkultivasi. Dan juga, karena aku mengetahui rahasianya, kita akan bisa dengan mudah menghindari para kultivator kuat di sana.” ujar Chu Tong percaya diri.


Chu Tong hanya menaikkan sedikit sudut bibirnya saat melihat semua bawahannya yang bersemangat ketika ia mengatakan hal itu.


**


Di sisi lain, pria tua yang ditemui oleh Yi Yun di penginapan sedang terbang di udara di tempat yang sangat tinggi di belakang kelompok Chu Tong bergerak.


Saat ini pria tua itu sedang bersama dengan satu sosok lainnya yang juga muncul di penginapan.


“Tuan, apakah kita memang harus menjaga jarak?” Tanya sosok tersebut yang tidak lain adalah seorang pemuda yang hampir mencapai usia paruh baya.


“Ya. Kita harus menjaga jarak. Jangan meremehkan kemampuan Chu Tong. Walaupun kultivasinya tidak terlalu tinggi, Pelacakannya diakui sebagai salah satu yang terhebat karena itu adalah kemampuan bawaan yang dia miliki sejak lahir. Jika tidak, kenapa Klan Chu memberikan harga tinggi di kepalanya agar dia dibasmi? Ini juga berkaitan dengan rahasia yang dia ketahui. Dan semua itu berkaitan dengan Danau Abadi.” ujar pria tua tersebut.

__ADS_1


Pemuda itu sedikit terkejut bahwa pria tua yang ia hormati memberi penilaian tinggi terhadap kemampuan pelacakan Chu Tong. Ia sama sekali tidak meragukan kata-kata dari pria tua tersebut.


**


Waktu terus berlalu. Kelompok Yi Yun terus bergerak tanpa hambatan sama sekali menuju Danau Abadi.


Dari peta yang ada, mereka tidak akan lama lagi tiba di tempat tersebut. Namun, ketika jarak yang diperkirakan oleh Yi Yun hanya membutuhkan waktu beberapa jam lagi agar tiba, mereka melihat sangat banyak kultivator yang datang ke arah yang sama dengan yang mereka tuju.


“Yi Yun, tampaknya apa yang kau perkiraan memang benar. Danau Abadi ini akan dipenuhi oleh banyak kultivator kuat. Tampaknya Danau Abadi memang tidak sederhana kelihatannya.” ucap Yu Ruyan.


“Ya. Dari jumlah dan tingkat kekuatan mereka yang datang ke tempat itu, pasti masih ada waktu untuk Danau Abadi yang tersegel akan terbuka. Ayo kita pergi ke kota terdekat terlebih dahulu.” ucap Yi Yun setelah berpikir beberapa saat. Ia pun langsung bergerak ke arah tertentu diikuti oleh Xiao Moxian, Xuan Yuqie, Yu Ruyan dan Long Zhi.


Banyak kultivator yang memperhatikan kelompok Yi Yun, tetapi mereka hanya mengabaikannya karena mereka lebih tertarik untuk melihat Danau Abadi yang legendaris.


Tidak sampai beberapa menit kemudian, Yi Yun dan kelompoknya pun tiba di kota yang sangatlah luas. Kota tersebut adalah tempat persinggahan bagi para kultivator yang ingin pergi ke Danau Abadi.


Bahkan jika Danau Abadi tidak terbuka, tempat itu selalu ramai oleh kultivator. Sudah lama semenjak kota tersebut terkenal di Kekaisaran Zhou.


Saat turun tepat di depan gerbang kota, terlihat ribuan kultivator yang sedang berlalu lalang keluar masuk dari kota. Para penjaga terlihat tidak mengutip biaya masuk ke kota, mungkin karena hal inilah yang membuat kota tersebut ramai tidak seperti kota lainnya yang memungut biaya masuk.


Sebelum Yi Yun masuk ke dalam, ia pun mengerutkan keningnya saat menatap ke arah tertentu karena seseorang menatapnya secara langsung. Sebagai pemilik Vena Mendalam Dewa Pembantaian, ia akan sangat sensitif jika seseorang mencoba memperhatikannya.


Tatapan Yi Yun pun tertuju ke arah tertentu dan melihat sekelompok kultivator yang terdiri dari kultivator tingkat Alam Kaisar tahap kedelapan sampai kesembilan. Beberapa dari mereka memiliki kekuatan tingkat Alam Sage. Tetapi fokus Yi Yun saat ini tertuju pada pemimpin kelompok tersebut.


Ketika pemimpin kelompok tersebut menatap ke arahnya dengan tatapan seringai kejam, Yi Yun pun langsung menebak siapa sebenarnya dia.

__ADS_1


__ADS_2