Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 108 - Menggunakan Gerbang Kedua


__ADS_3

Raja Paus Xirus


Harga jual Pedang darah mencapai 15.000.000 Poin Sistem yang membuat Yi Yun tidak bisa berkata-kata. Jika ia menjualnya, untuk membelinya kembali dibutuhkan 75.000.000 Poin Sistem. Itu adalah harga yang sangat mengerikan. Dan tentu saja menjual item seperti itu sangatlah rugi.


“Tidak,” jawab Yi Yun dalam hati. Ia tentu tidak akan pernah mau menjual Pedang Darah karena ia sangat cocok menggunakannya. Juga, Poin Sistem masih bisa dikumpulkan. Ia yakin ketika ia mencapai tingkat yang jauh lebih tinggi, mengumpulkan 1.000.000 Poin pasti tidak sulit sama sekali. Jika dipikir-pikir kembali, jika ia menggunakan Pedang Darah, kekuatannya akan meningkat 25% dari jumlah normal. Itu adalah peningkatan yang sangat besar, tidak diragukan lagi bahwa Pedang Darah memang benar-benar item tingkat Legendaris.


“Suami? Kenapa kau melamun? Dan kenapa kau tampak sangat terkejut?” Tanya Xiao Moxian heran saat menatap Yi Yun dengan seksama.


“Oh.. aku tidak apa-apa. Soal pedangmu itu, aku yakin bahwa apa yang ayahmu katakan memang benar. Jangan sembarangan menunjukkannya di depan umum karena aku merasa bahwa pedang itu pasti sangat berharga.” Yi Yun memperingati Xiao Moxian.


“Baiklah, jika aku tidak dalam keadaan bahaya, aku akan menggunakan pedang biasa untuk bertarung. Aku pasti akan menyimpannya dengan baik.” Balas Xiao Moxian dengan senyum manis di wajahnya. Ia tentu memikirkan hal lainnya bahwa suaminya itu mengetahui tentang pedangnya. Instingnya berkata seperti itu dan merasa bahwa Yi Yun semakin misterius. Tetapi ia tidak mempermasalahkannya karena saat ini, Yi Yun telah menjadi sosok penting juga di dalam hidupnya. Ia tidak tau mengapa hal itu terjadi tetapi ia menikmati perasaan seperti itu.


Kepatuhan Xiao Moxian membaut Yi Yun tersenyum kecil. Ia pun menoleh ke arah jaring-jaring berwarna merah muda tersebut. “Ayo kita beri pelajaran pada paus bodoh ini.”


“Ya.” Xiao Moxian mengangguk serius. Ia pun langsung mengaliri qi-nya ke Pedang Phoenix Cahaya. Ketika itu terjadi, cahaya yang menyerupai api pun menyelimuti pedang tersebut.


Menatap hal itu, Yi Yun mengerti bahwa Xiao Moxian adalah orang yang ditakdirkan untuk menggunakan Pedang Phoenix Cahaya sama sepertinya yang ditakdirkan menggunakan Pedang Darah karena sangat selaras serta kekuatannya meningkat besar apalagi jika ditambah dengan qi Pembantaian.


Yi Yun dan Xiao Moxian saling memandang lalu mengangguk.


Zhep!


Mereka berdua langsung bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi lalu mengayunkan pedang masing-masing ke arah urat-urat yang tampak seperti jaring laba-laba yang merupakan jaringan otak Raja Paus Xirus.


Sraing! Sraing!


Ketika mereka mencoba menebas jaringan otak itu, terlihat ada qi kuat yang tampak mencoba melindunginya.


Tring!


Zrrrt! Zrrrt!


Di sekitar Yi Yun dan Xiao Moxian, terlihat qi Pembantaian, Cahaya, dan Air yang tampak menyebar ke segala arah.


Yi Yun dan Xiao Moxian sedikit terkejut dan langsung melompat mundur karena kekuatan mereka tidak mencukupi untuk memotong jaringan otak tersebut.


“Bagaimana mungkin?” Tanya Xiao Moxian tidak percaya.


Tanpa bertanya pada Sistem, Yi Yun langsung paham mengapa itu terjadi. “Binatang Spiritual ini sudah mencapai kesempurnaan besar dalam penggunaan qi. Sama halnya seperti manusia yang bisa menyalurkan semua qi di dalam jaringan tubuh,” ucapnya.


Penjelasan Yi Yun membuat Xiao Moxian tertegun karena sangat jarang ada binatang spiritual yang mampu melakukan hal itu.


“Tampaknya ini akan sulit. Walaupun sebelumnya kita mungkin menggunakan sekitar 40% kekuatan, tetap saja gaya penolakan sangat kuat. Apa yang harus kita lakukan suami?” Tanya Xiao Moxian meminta pendapat Yi Yun.


“Biarkan aku mencoba sesuatu. Aku harus berkonsentrasi sejenak.” Balas Yi Yun dan langsung duduk bersila.


Melihat Yi Yun yang duduk bersila, Xiao Moxian hanya duduk di sebelahnya sambil menatap suami kecilnya itu dengan seksama menggunakan matanya yang besar tetapi terlihat sangat menawan.


“Sistem! Tampilkan statistik dasar!” Perintah Yi Yun di benaknya.


Ding!]


[Nama : Yi Yun]


[Umur : 13 Tahun]


[Tingkat : Alam Bumi Tahap Keempat]


[Kondisi : Sehat]


[Jumlah Pintu Mendalam Terbuka 36/64]


[Vena Mendalam Dewa Pembantaian (33%)]


[Meridian : Delapan Meridian Bintang Pembantaian (33%)]


[Jenis Energi]


[-Qi Pembantaian]


[Manual]


[-Manual Kultivasi Dasar Tingkat Menengah (100%)]


[-Manual Tujuh Dosa Mematikan (100%)]


[Teknik]


[-Teknik Dasar Berpedang (100%)]

__ADS_1


[-Teknik Kehalusan Menit (21%)]


[-Teknik Tebasan Qi Pembantaian (80%)]


[-Teknik Parasit Qi (85%)]


[-Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah {Gaya Pertama : Tebasan Abadi (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bulan Darah (100%)}]


[-Teknik Pedang Gaya Iblis : {Gaya Pertama : Pedang Iblis Pembantaian (100%) } {Gaya Kedua : Seratus Pedang Iblis Pembantaian (100%)}]


[-Teknik Pedang Bayangan {Gaya Pertama : Ilusi Bayangan (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bayangan (100%)}]


[-Teknik Pedang Bintang Kekacauan (100%)]


[-Teknik Pedang Serigala Pembantaian {Gaya Pertama : Tebasan Serigala Pembantaian (100%)} {Gaya Kedua : Ratapan Serigala Pembantaian (100%)} {Gaya Ketiga : Taring Liar (100%)}]


[Skill Tambahan]


[-Sayap Kelelawar Iblis Surgawi]


[-Gerbang Pertama Delapan Meridian Bintang Pembantaian : -Gerbang Dunia Pembantaian «Dosa Kesombongan»]


[-Gerbang Kedua Delapan Meridian Bintang Pembantaian : -Gerbang Kekuatan Pembantaian «Dosa Keserakahan»]


[Istri]


[-Xiao Moxian]


Ketika memeriksa semua detail tentang statistik dasarnya, Yi Yun menatap bahwa tiga pintu mendalamnya telah terbuka dan salah satunya adalah gerbang terlarang. Setelah itu, beberapa teknik yang ia pelajari sendiri juga meningkat kecuali untuk teknik Kehalusan Menit.


Bahkan skill tambahan telah bertambah satu, yaitu Gerbang Kedua : Gerbang Kekuatan Pembantaian «Dosa Keserakahan» yang tampaknya setara dengan gerbang pertama.


Tetapi informasi tentang tambahan Dosa Kesombongan dan Dosa Keserakahan membuat Yi Yun bingung sejenak. Tetapi ia langsung paham bahwa itu berasal dari manual yang ia olah.


“Sistem, bagaimana perbedaan jika aku hanya membuka gerbang pertama atau dua gerbang bersamaan?” Tanya Yi Yun dibenaknya.


[Ding!]


[Teknik Ekslusif Gerbang Dunia Pembantaian meningkatkan kecepatan, daya serang dan Qi sebanyak 25%. Pertahanan menurun 10%]


[Sementara Teknik Eklusif Gerbang Kekuatan Pembantaian yang dibuka bersama dengan Gerbang Dunia Pembantaian meningkatkan kecepatan, daya serang dan qi sebanyak 30% dan pertahanan menurun 12%]


Dari hal itupun, Yi Yun paham bahwa ia harus menemukan satu manual lagi, manual yang membuat tubuhnya sangat kuat. Ia tau dengan pasti bagaimana efek menggunakan gerbang terlarang tidak hanya ia mengalami kerugian ketika terkena serangan. Bahkan setelah menggunakan gerbang terlarang, tubuhnya akan menderita kelelahan yang begitu besar.


Juga, selama pertarungan, semakin lama ia mempertahankan gerbang terlarang, kekuatannya akan semakin turun, tidak hanya itu, staminanya juga sangat cepat habis. Itu sesuai dengan namanya, gerbang terlarang.


Setelah memeriksa tentang gerbang terlarang, Yi Yun menatap ke bagian paling bawah dan wajahnya bergerak-gerak. Sebab, istrinya pun kini ditampilkan di dalam daftar yang ada di dalam statistik miliknya.


“Sistem, bagaimana cara menghancurkan pertahanan pasif di bagian otak Raja Paus Xirus?” Tanya Yi Yun di benaknya mengabaikan tentang istri.


[Ding!]


[Menganalisis]


[50% - 100%]


[Analisis selesai]


[Membuka gerbang pertama dan kedua akan membuat kekuatan Host meningkat drastis, dengan bantuan Teknik Bintang Kekacauan, Host memiliki kesempatan 50% merobohkan pertahanan pasif di dalam otak Raja Paus Xirus. Hal itu dikarenakan oleh otak Raja Paus Xirus tidak memiliki pertahanan setinggi organ dalam lainnya. Otak adalah bagian yang paling sensitif selain jantung karena kedua organ tersebut tidak bisa diisi oleh banyak qi karena akan berdampak buruk bagi organ]


Penjelasan Sistem membuat Yi Yun menaikkan sudut bibirnya. Ia pun membuka matanya dan menatap ke arah depan. Wajah serius yang awal ia tampilkan pun langsung pudar karena melihat Xiao Moxian yang menatapnya dengan seksama di jarak sekitar 5 cm dari wajahnya.


Karena sedikit lelah menghadapi istrinya itu, Yi Yun pun langsung memajukan wajahnya ke depan.


Xiao Moxian yang awalnya tampak melamun pun membeku di tempat. Wajahnya memerah seketika karena tidak menyangka bahwa Yi Yun akan melakukan itu.


Setelah mundur, Yi Yun menatap dengan wajah tidak bisa berkata-kata karena Xiao Moxian terlihat menjadi patung dalam sekejap.


“Ayo bantu aku melakukan sesuatu.” ucap Yi Yun perlahan berdiri mengabaikan sikap Xiao Moxian.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun, Xiao Moxian terbangun dari fantasinya. Ia menyentuh bibirnya dan tubuhnya sedikit gemetaran. Ia pun memegang kedua pipinya dan menggumamkan sesuatu serta sedikit menggeliat dengan wajah semerah tomat.


“Hei, apa yang kau lakukan?” Tanya Yi Yun heran menatap ke arah Xiao Moxian yang menggeliat malu.


Xiao Moxian tersadar sekali lagi dari fantasinya. Ia pun perlahan berdiri dengan malu-malu serta dengan pipi memerah.


“Apa yang suami butuhkan?” Tanya Xiao Moxian dan menatap Yi Yun seperti sedang mengharapkan sesuatu.


“Bantu aku memotong benda-benda ini. Kau akan menyerang di awal sekuat tenaga lalu aku berikutnya,” jawab Yi Yun menunjuk ke arah jaringan otak Raja Paus Xirus.

__ADS_1


Entah mengapa, Xiao Moxian sangat kecewa saat ini. Tetapi ia langsung sadar saat menatap Yi Yun yang masih lebih pendek darinya. Ia pun merasa malu karena mengharapkan sesuatu yang lebih. Ia terus bertanya-tanya kenapa ia sangat ingin melakukan sesuatu bersama dengan Yi Yun dan ia tidak tau bahwa itu adalah efek dari Artefak Pengikat Fana.


“Baik suami!” Xiao Moxian merubah wajahnya menjadi serius dan Pedang Phoenix Cahaya pun berdengung saat ia mengalirkan qi-nya sebanyak mungkin.


“Serang sekuat tenaga setelah aku memberi aba-aba.” Perintah Yi Yun dan langsung menggunakan teknik eklusif miliknya.


“Delapan Meridian Bintang Pembantaian!”


“Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian!”


“Gerbang Kedua, Gerbang Kekuatan Pembantaian!”


Bussssh!


Urat-urat di tubuh Yi Yun terlihat sedikit saat ia mengerahkan dua gerbang sekaligus. Ia paham bahwa ia tidak memiliki banyak waktu menggunakan dua gerbang sekaligus karena tubuhnya yang kecil dan sangat lemah saat ini.


Ledakan qi Pembantaian yang sangat kuat membuat Xiao Moxian terkejut karena ia merasa bahwa Yi Yun saat ini pun mungkin lebih kuat dari dirinya.


“Bagaimana suami bisa mengeluarkan kekuatan sebesar itu? Sungguh luar biasa! Aku tau bahwa suami adalah yang terbaik!” Batin Xiao Moxian dan semakin mengagumi Yi Yun.


“Ketika menyerang, serang di banyak tempat, aku akan mengikuti arah kau menyerang. Serang!” Teriak Yi Yun.


Xiao Moxian yang telah mendengar aba-aba dari Yi Yun pun langsung menggunakan tekniknya untuk menyerang.


“Tarian Api, Tebasan Cahaya!”


Zhep!


Xiao Moxian langsung menerjang ke satu arah lalu mengayunkannya Pedang Phoenix Cahaya.


Tring!


Qi pertahanan milik Raja Paus Xirus robek sedikit dan Xiao Moxian langsung berpindah kembali.


Di sisi lain, Yi Yun juga sudah menerjang sambil mengayunkan Pedang Darah juga.


“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”


Sraing!


Srak!


Srak!


Srak!


Srak!


Melihat serangan berhasil, Yi Yun pun menyeringai karena sudah waktunya membuat Raja Paus Xirus menderita. Ia tidak berhenti sama sekali dan terus mengikuti arah Xiao Moxian mengayunkan pedangnya.


**


Di danau yang sangat luas menyerupai lautan, Raja Paus Xirus yang saat ini sedang bergerak di dalam air pun merasa sakit luar biasa tiba-tiba di dalam kepalanya.


“Groooo....!”


Suara kesakitan memekakkan telinga pun menggema ke seluruh penjuru yang bahkan memuat semua kultivator yang berada di dalam reruntuhan menutup telinga mereka.


Bahkan beberapa dari kultivator lemah yang tidak sanggup mendengarnya karena teriakan keras dibarengi oleh qi dan energi spiritual yang begitu dahsyat meledak ke segala arah, mengeluarkan darah dari mulut, telinga, mata dan hidung mereka.


Karena kejadian itu, bahkan benua Langit pun berguncang keras. Semua kultivator di benua tersebut merasakan ledakan qi dahysat itu pun ketakutan karena tidak pernah merasakan kekuatan sebesar itu.


**


Di tengah lautan, alat transportasi yang digunakan oleh semua anggota Sekte Seribu Bunga, terlihat satu sosok yang melayang diatasnya dan menatap ke arah benua Langit dengan tatapan serius. Ia tidak lain adalah Tantai Lingyan.


“Apa yang sedang terjadi? Kenapa Raja Paus Xirus tampak kesakitan? Tidak mungkin ada yang mampu melukainya di benua Langit. Bahkan untuk para kultivator puncak di Benua Cahaya pun harus menggunakan usaha yang sangat besar untuk melukainya.” Tantai Lingyan tidak percaya dengan apa yang ia rasakan saat ini. Ia tentu tau bahwa itu adalah ledakan qi karena Raja Paus Xirus sedang menerima luka yang sangat berat.


Tentu luka di dalam otak tidak sederhana sama sekali. Untuk makhluk sekuat Raja Paus Xirus pun, ia tidak akan mampu menanggung beban rasa sakit seperti itu.


“Jika begini, semua kultivator yang masuk ke dalam sana pasti sedang dalam bahaya. Apakah aku harus kembali dan membawa Yi Yun?” Batin Tantai Lingyan. Karena tau bahwa situasinya akan memburuk, ia pun langsung mengirim telepati kepada beberapa bawahannya. Dengan kecepatannya sebagai kultivator tingkat Alam Sage, tidak akan sulit mengejar ketertinggalan saat mengejar kembali alat transportasi tersebut.


Tantai Lingyan langsung melesat dengan kecepatan penuhnya ke arah Benua Langit yang belum jauh dan menuju tempat Yi Yun berada.


Jika saja Tantai Lingyan mengetahui bahwa sumber masalah saat ini berasal dari Yi Yun, ia tidak akan bisa berkata-kata karena tampaknya bocah itu memang sangat suka mencari masalah yang dapat mengakibatkan bencana yang sangat besar.


Lagi pula, alasan Tantai Lingyan langsung menuju tempat Yi Yun tentu saja karena ia tidak ingin Yi Yun tewas yang membuat dua muridnya tersebut tidak akan mampu berkembang lagi.


Biarpun mungkin ia bisa menyembunyikan, suatu hari nanti jika Yi Yun tidak kunjung datang ke Benua Cahaya, pasti kedua muridnya dan juga Huan Caiyi akan mencari keberadaan Yi Yun yang membuat segalanya menjadi lebih sulit.

__ADS_1


__ADS_2