Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 268 - Kemenangan


__ADS_3

Tring! Tring! Tring!


Pertarungan intens antara Yi Yun dan Guo Feng pun terus terjadi. Sudah lima menit semenjak keduanya saling menebas untuk menghabisi lawan. Keduanya tampak seimbang dan pemenang tidak akan bisa diputuskan dalam waktu dekat.


Sementara itu, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan saat ini terus menekan seseorang yang bernama Guo Ci yang mencoba melawan mereka bertiga seorang diri.


“Sial! Sial! Kenapa ketiga wanita ini sangat kuat?” Guo Ci yang sedang melawan Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan pun mengutuk keberuntungannya.


Bam!


Pukulan Xuan Yuqie pun menghantam tepat di tubuh Guo Ci yang membuatnya muntah seteguk darah lalu terpental sangat jauh.


Xiao Moxian pun langsung muncul tepat di tempat Guo Ci terpental lalu mengayunkan pedangnya tepat ke arah Guo Ci.


“Matilah!” Teriak Xiao Moxian saat mengayunkan pedangnya yang telah dilapisi oleh api berwana putih.


“Sial!” Guo Ci pun langsung menyetabilkan tubuhnya lalu mengangkat pedangnya untuk menahan tebasan dari Xiao Moxian. Ia tau bahwa saat ini ia merasa terlalu besar kepala dengan melawan ketiga wanita itu. Yang ada di dalam pikirannya saat ini adalah melarikan diri dari tempat itu. Sebab, apapun yang dilakukan olehnya tidak berhasil karena kerja sama ketiga gadis tersebut sangatlah bagus dan tanpa cacat sama sekali.


Trang!


Ketika Guo Ci berhasil menahan tebasan dari Xiao Moxian, Yu Ruyan telah menyerang juga.


Sraing!


Kapak Pemenggal yang diayunkan oleh Yu Ruyan pun langsung mengenai bahu Guo Ci yang mencoba menghindar sekali lagi.


“Arrrrgggh!” Guo Ci berteriak sangat keras karena lengan kirinya kini telah terpenggal oleh Kapak Pemenggal yang sangat mengerikan milik Yu Ruyan.


Tiba-tiba saja, Xuan Yuqie menyerang. Tidak tau kapan dia tiba tepat di atas Guo Ci.


Xuan Yuqie mengepalkan kedua tinjunya yang telah disatukan dan menyerang ke arah kepala Guo Ci sekuat tenaga setelah tangannya itu dilapisi oleh empat aura yang berbeda.


Bam!


Krak!


Suara retakan terdengar saat pukulan itu mengenai tepat di kepala Guo Ci. Bisa dipastikan bahwa tulang tengkorak kepalanya retak.


Wusssh!

__ADS_1


Guo Ci melesat ke arah permukaan tanah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Sangat terlihat bahwa dari mulut dan hidungnya darah yang sangat banyak menyembur keluar.


Duar!


Sebuah kawah yang begitu besar tercipta saat tubuh Guo Ci membentur permukaan tanah.


Ketiga wanita itu sama sekali tidak menahan diri saat melawan musuh seperti Guo Ci.


“Aku dapat merasakannya, dia masih hidup!” ucap Xuan Yuqie. Ia pun tidak membuang waktu dan menyelimuti tangan kanannya dengan qi Api yang terasa sangat panas.


“Dia masih hidup? Sungguh tidak terduga setelah menerima serangan sekuat itu!” Xiao Moxian menyeringai dan menyelimuti pedangnya dengan api putih karena ia ingin menyerang lagi.


“Ayo habisi dia dan kita membantu Yi Yun!” ucap Yu Ruyan saat Kapak Pemenggal miliknya diselimuti oleh qi Pembantaian yang sangat kuat.


Ketiganya tidak membuang waktu dan langsung menyerang bersama-sama ke tempat Guo Ci berada.


Duar!


Ledakan besar pun terjadi ketika ketiga serangan dilancarkan bersama-sama. Sudah bisa dipastikan bahwa Guo Ci yang saat ini terluka parah tidak akan mampu bertahan lagi.


Di tempat yang jauh, pemuda yang awalnya menonton pun menaikkan sedikit alisnya karena Guo Ci tewas dalam waktu yang sangat singkat di tangan ketiga wanita tersebut.


“Ketiga wanita itu sangat kuat untuk tingkat kultivasi mereka. Bisa dipastikan bahwa tidak ada kultivator tingkat Alam Raja yang mampu bertahan selama sepuluh menit dari mereka bertiga jika ketiga wanita itu bekerja sama.” Batin pemuda tersebut.


“Dialah yang termuda dan terkuat dari keempatnya. Anak yang sangat berbakat, mungkin bakatnya hanya terlihat dalam waktu seribu tahun sekali.” Batin pemuda itu lagi dan memfokuskan dirinya untuk menonton pertarungan.


Trang!


Kedua senjata pun bertemu kembali. Saat ini terlihat Yi Yun dan Guo Feng saling menekan satu sama lainnya.


Banyak luka yang terlihat di tubuh Guo Feng. Sementara Yi Yun terlihat tidak memiliki luka sama sekali karena di tutupi oleh Armor Iblis Pembantaian.


“Sial! Aku sama sekali tidak bisa menang melawan anak ini!” Batin Guo Feng. Wajahnya juga semakin jelek ketika mendengar ledakan besar saat Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan menyerang ke arah tertentu bersamaan.


“Tampaknya rekanmu telah tewas. Sekarang adalah giliranmu!” ucap Yi Yun yang tubuhnya saat ini mengalami banyak memar akibat serangan Guo Feng. Walaupun tidak ada luka berdarah, tetap saja ia merasakan sakit luar biasa karena menerima serangan.


“Jangan sombong bocah!” Teriak Guo Feng sekuat tenaga saat menepis pedang Yi Yun lalu melancarkan serangan terkuatnya.


“Pedang Badai!”

__ADS_1


Pedang di tangan Guo Feng pun tampak diselimuti oleh qi Angin yang terlihat bisa meledak kapan saja.


Sraing!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Guo Feng pun melewati Yi Yun dan berhasil mendaratkan tebasan.


Crang!


Yi Yun sama sekali tidak mencoba untuk bertahan mengunakan Tameng Emas Dewa Pembantaian dan hanya melapisi tubuhnya dengan qi-nya. Alasan ia melakukan itu, tentu karena tidak ingin tangannya yang belum sepenuhnya sembuh dari cidera menjadi cidera lagi.


“Uhuk..” Ketika Yi Yun menerima tebasan itu, ia memuntahkan seteguk darah, qi-nya dikoyak dan pedang milik Guo Feng mengenai Armor Iblis Pembantaian. Itu membuatnya seperti dipukul sekuat tenaga karena Armor Iblis Pembantaian tidak akan bisa dipotong oleh kultivator setingkat Guo Feng.


Yi Yun menahan rasa sakit disekitar pinggangnya dan langsung menyerang sekuat tenaga juga sebagai balasan.


“Teknik Pedang Bayangan!”


“Gaya Kedua, Tarian Bayangan!”


“Teknik Tebasan Udara Kosong!”


Sraing! Sraing!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Yi Yun berbalik dan melesat melewati Guo Feng dan mengayunkan kedua pedangnya bersamaan.


Srak! Srak!


Guo Feng yang menerima dua tebasan itu hanya bisa melebarkan matanya. Darah yang sangat banyak menyemprot dari leher dan punggungnya karena ia tidak memiliki waktu bertahan sama sekali. Ia tidak menyangka bahwa dirinya akan dikalahkan oleh seorang anak berusia 15 tahun yang hanya memiliki tingkat kultivasi Alam Raja tahap pertama, dua tahap lebih lemah darinya.


“Aku... Kalah..?” Gumam Guo Feng saat pandangannya mulai kabur. Ia mencoba untuk tetap sadar tetapi ia tiba-tiba merasakan dingin di dada kirinya.


Jleb!


Yi Yun tidak menunggu musuh bergerak atau memberinya kesempatan untuk melakukan sesuatu. Ia pun langsung menikam Guo Feng untuk mengakhiri pertempuran.


[Ding!]


[Host telah membunuh kultivator tingkat Alam Raja tahap ketiga, mendapatkan 300 Poin Sistem]


[Poin Sistem : 237.500 Poin]

__ADS_1


Mendengarkan pemberitahuan dari Sistem, Yi Yun pun menaikkan sudut bibirnya. Ia saat ini mengetahui bahwa tingkat kekuatannya itu sama dengan tingkat Alam Raja tahap ketiga walaupun ia membutuhkan usaha yang sangat besar untuk mengalahkan kultivator seperti itu.


Yi Yun pun langsung mengambil cincin ruang milik Guo Feng sebagai rampasan perang. Ia merasa bahwa kultivator sekuat Guo Feng pastilah memiliki banyak inti binatang spiritual. Dengan begitu, kekuatannya akan sekali lagi meningkat.


__ADS_2