Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 242


__ADS_3

Pinggiran Kerajaan Phoenix Kegelapan


Pernyataan Yi Yun membuat keempat kultivator yang melawan Xiao Moxian sebelumnya tercengang untuk beberapa saat. Tidak lama kemudian, keempatnya pun tertawa terbahak-bahak karena merasa Yi Yun adalah orang paling bodoh yang pernah ada dan melebih-lebihkan kemampuannya sendiri.


“Kau ingin membuat kami bahwa kematian adalah sebuah pertolongan? Kau sungguh memiliki mulut yang arogan nak! Karena kau mengatakan itu, kami akan menunjukkan apa sebenarnya keputusasaan yang sesungguhnya!” ucap salah satu dari mereka dengan senyum kejam.


Sebelum keempatnya bergerak, dua sosok pun tiba di dekat Yi Yun. Keduanya tidak lain adalah Xuan Yuqie dan Yu Ruyan.


“Xiao Moxian?” Yu Ruyan yang menatap Xiao Moxian penuh luka pun tentu sangat terkejut. Mereka telah menjadi sahabat ketika pertempuran di Lembah Kematian. Tentu ia akan sangat marah ketika melihat kondisi sahabatnya itu.


Sementara untuk Xuan Yuqie, ia hanya terdiam menatap ke arah Xiao Moxian. Tentu ia telah mendengar tentang Xiao Moxian dari Yu Ruyan bahwa dia adalah Istri Yi Yun juga.


“Yuqie, Riyan.. jaga Xian’er untuk saat ini. Aku akan menghabisi ke-empatnya.” Yi Yun perlahan berdiri saat Pedang Darah dan Pedang Ratu Laut muncul di kedua tangannya.


“Yi Yun, biarkan aku membantumu!” Yu Ruyan tentu tidak akan tinggal diam.


“Aku katakan, aku akan menghabisi mereka sendiri!” Balas Yi Yun dingin saat haus darah yang sangat mengerikan terpancar dari tubuhnya.


Yu Ruyan bergidik sedikit karena merasakan amarah Yi Yun yang sangatlah mengerikan. Walaupun ia memiliki Vena Mendalam Dewi Barbarian, penindasan yang berasal dari Yi Yun sama sekali tidak sederhana. Tubuhnya bereaksi sangat cepat ketika menghadapi sesuatu seperti itu. Jika itu orang lain, mungkin mereka akan kehilangan kekuatan hanya untuk merasakan haus darah dari tubuh Yi Yun.


“Ya, jangan biarkan mereka mati dengan mudah.” Yu Ruyan pun hanya bisa menyerah dan menghampiri Xiao Moxian bersama dengan Xuan Yuqie yang sedari awal hanya diam.


“Oh? Dua wanita lainnya yang memiliki bakat tinggi. Mereka akan bisa menjadi koleksi yang bagus untuk Pangeran Mahkota.” Salah satu dari kultivator tersebut pun menjilat bibirnya dan menatap ke arah Xuan Yuqie terutama karena dia terlihat seperti bidadari. Tentu ia ingin mencicipinya sebelum menyerahkannya kepada Putra Mahkota.


Mendengar hal itu, Yi Yun menjadi lebih marah. Setelah melukai Xiao Moxian sedemikian rupa, kau bahkan ingin melecehkan Yuqie?


“Langkah Sonik!”


Zhep!


Sraing!


Yi Yun yang bergerak dengan kecepatan tinggi langsung melewati salah satu dari mereka dan langsung mendaratkan dua tebasan kuat.


Srak! Srak!


Kultivator yang berbicara sebelumnya terkejut ketika ia merasakan hembusan angin melewatinya. Tidak lama kemudian, ia pun kehilangan keseimbangan lalu terjatuh ke bawah dan merasakan sakit luar biasa mengerikan karena kedua kakinya telah di penggal oleh Yi Yun dalam sekejap.


“Arrrrgggh! Kakiku!” Teriak kultivator tersebut sekuat tenaga sambil menyentuh kedua pahanya yang terus mengeluarkan banyak darah seperti air mancur.


“Apa?” Tiga kultivator lainnya terkejut saat menatap salah satu rekan mereka di potong begitu saja. Saat ini mereka sadar bahwa Yi Yun bukanlah anak sembarangan.


Sebelum ketiganya bereaksi, Yi Yun memutar tubuhnya sambil mengayunkan kaki kanannya.


“Tendangan Pembelah Suara!”


Sraing!

__ADS_1


Bilah qi yang sangat tajam melesat ke arah ketiganya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Sial!” Ketiganya langsung bereaksi dan melesat ke udara untuk menghindari serangan Yi Yun.


Yi Yun tentu menggunakan teknik tersebut hanya untuk pengalihan. Tatapannya tertuju kepada salah satu dari mereka. Dengan menggunakan teknik Kehalusan Menit, ia telah memprediksi arah kultivator tersebut bergerak.


“Langkah Sonik!”


Zhep!


Menggunakan Sayap Kelelawar Iblis Surgawi, Yi Yun melesat ke udara dengan kecepatan yang sangat tinggi.


[Ding!]


[Vena Mendalam Dewa Pembantaian bereaski atas kemarahan Host]


[Kekuatan berlipat ganda dalam sekejap]


[Ding!]


[Peringatan!]


[Vena Mendalam Dewa Pembantaian mengalami penyempitan kapasitas qi karena mencoba mengeluarkan kekuatan dua kali lebih besar dari keadaan pembukaan dua Gerbang Terlarang]


Yi Yun sama sekali tidak peduli dengan peringatan dari Sistem. Amarahnya saat ini telah mencapai puncaknya. Yang ia pikirkan saat ini hanyalah menyiksa keempat kultivator yang melukai Xiao Moxian dengan parah.


“Gaya Kedua, Tarian Bayangan!”


Sraing! Sraing!


Yi Yun yang telah tiba di depan salah satu kultivator pun langsung melancarkan serangan mematikan walaupun itu menghindari bagian vital.


Srak! Srak!


Kultivator tersebut terkejut saat Yi Yun melancarkan serangannya. Ia sama sekali tidak dapat bereaksi dengan kecepatan gila yang ditampilkan oleh Yi Yun.


Jrezzh!


Darah yang sangat banyak menyemprot seketika saat satu tebasan memenggal lengannya dan satu lagi memenggal kakinya.


“Arrrrgggh!” kultivator tersebut berteriak keras dan tidak bisa beraksi sama sekali ketika Yi Yun mengayunkan pedangnya dengan cara menebas menggunakan bagian tumpul pedang.


Buak!


Wusssh!


Kultivator tersebut merasakan sakit luar biasa di dadanya ketika ia memuntahkan seteguk darah dan melesat seperti meteor ke arah permukaan tanah.

__ADS_1


Bom!


Dua kultivator yang tersisa kini ketakutan saat menatap dua dari mereka telah tumbang dalam waktu yang singkat. Keduanya pun langsung bereaksi dan menebas ke arah Yi Yun menggunakan seluruh kemampuan mereka.


“Matilah!” Teriak keduanya saat mengayunkan pedang masing-masing ke arah Yi Yun.


Dengan teknik Kehalusan Menit, Yi Yun telah melihat arah lintasan pedang. Ia pun mengangkat pedang di tangan kirinya untuk menahan satu tebasan dan yang lainnya ia menggunakan Tameng Emas Dewa Pembantaian untuk membalikkan serangan lawan.


Trang! Trang!


“Apa?” Salah satu dari mereka berteriak kaget karena Rekasi Yi Yun menahan serangan mereka sangatlah tidak masuk akal.


Sementara yang lainnya hanya melebarkan matanya saat merasakan tubuhnya tersayat tiba-tiba.


Jrezzh!


Tebasan itu dibalikkan oleh Yi Yun dan hampir saja membelah lawan.


Crang!


Yi Yun menepis pedang musuh yang ia tahan dengan Pedang Ratu Laut sebelumnya.


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Yi Yun memutar Pedang Darah lalu menebas ke arah satu kultivator yang tersisa.


“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”


“Gaya Ketiga, Taring Liar!”


Sraing!


Ketika Yi Yun menebas ke arah kultivator tersebut, Pedang Darah tidak menyentuhnya. Tetapi qi yang dihasilkan langsung mencabik-cabik kultivator tersebut.


Srak! Srak! Srak!


Darah yang sangat banyak menyempit. Tetapi kultivator tersebut hanya menggertakkan giginya dengan kuat menahan rasa sakit dan mencoba menyerang kembali.


“Mati bocah!” Teriak kultivator tersebut saat mengayunkan pedangnya ke arah leher Yi Yun.


“Enyahlah!” Teriak Yi Yun sekuat tenaga ketika menatap serangan tersebut. Ia pun menggunakan teknik Gelombang Suara Sonik di jarak yang sangat dekat dan membuat kultivator tersebut membeku di tempat ketika merasakan pusing di kepalanya.


Tap!


Yi Yun yang menyimpan kedua pedangnya ke slot penyimpanan pun menangkap wajah kultivator tersebut lalu melesat ke arah permukaan tanah.


Bom!


Yi Yun menghantam kepala kultivator tersebut ke permukaan tanah dengan senyum yang sangat kejam.

__ADS_1


“Kalian tidak akan mati semudah itu! Sudah aku katakan, aku akan membuat kalian merasa bahwa kematian adalah sebuah pertolongan!” ucap Yi Yun dengan haus darah yang sangat mengerikan.


__ADS_2