Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 214


__ADS_3

Menatap kekuatan penyembuhan yang dimiliki oleh Xuan Yuqie, tentu Yi Yun tau bahwa kekuatan tubuh Ilahi Empat Simbol bukanlah Kekuatan sembarangan.


Konsentrasi Xuan Yuqie saat ini tertuju pada luka yang ia derita. Luka itu perlahan-lahan menutup oleh api yang ia gunakan saat ini.


Dalam waktu hampir sepuluh menit, luka parah yang ada di tubuh Xuan Yuqie pun pulih sepenuhnya. Ia pun membuka matanya dan menatap dengan heran ke arah api yang ada di tangan kirinya.


“Aku tidak menyangka bahwa api ini dapat menyembuhkan luka.” Gumam Xuan Yuqie sedikit bersemangat.


Gumaman Xuan Yuqie di dengar oleh Yi Yun. Ia tentu tau bahwa Burung Vermilion akan dapat menyembuhkan diri seperti Phoenix. Tetapi perbedaannya tentu saja ada. Phoenix dapat membangkitkan dirinya dari kematian semenanjung Burung Vermilion tidak bisa.


Perbedaan lainnya adalah ada dalam suhu api. Yi Yun tidak tau yang mana lebih kuat tetapi dikatakan bahwa Burung Vermilion memiliki api paling kuat di atas satu binatang spiritual legendaris lainnya yaitu Gagak Hitam Berkaki Tiga.


“Yi Yun! Lihat ini! Api ini sungguh luar biasa!” Seru Xuan Yuqie menatap ke arah Yi Yun.


“Ya, itu memang api yang luar biasa. Tetapi, pakailah pakaianmu terlebih dahulu.” Balas Yi Yun dan menatap Xuan Yuqie dengan tatapan kosong.


Xuan Yuqie tertegun untuk beberapa saat lalu menutup tubuhnya yang terpampang jelas di hadapan Yi Yun. Ia saat ini sangat malu dengan wajah Semerah tomat karena memikirkan sesuatu yang aneh di kepalanya. Itu juga membuat uap keluar dari kepalannya karena merasa terlalu malu sebab ia memikirkan hal aneh seperti itu di dalam kepalanya.


“Baiklah, kita berisitirahat di tempat ini untuk satu hari.” ucap Yi Yun mengabaikan Xuan Yuqie yang merasa malu. Ia pun perlahan duduk di pinggir danau dan menutup matanya untuk memulihkan kondisinya ke puncak.


Menatap Yi Yun yang tidak terlalu tertarik dengan tubuhnya, Xuan Yuqie merasakan kosong dalam hatinya. Tetapi ketika menatap tubuh Yi Yun yang kecil, ia pun menghela nafas karena tidak menyangka akan memikirkan adegan panas. Ia bertanya-tanya kenapa ia seperti itu dan tidak tau bahwa itu disebabkan oleh Artefak Pengikat Fana yang membuatnya yakin bahwa dirinya adalah istri Yi Yun.


Juga, ketika Xuan Yuqie menatap ke salah satu jari-jarinya, ia semakin memerah karena semakin yakin dengan apa yang ia pikirkan.


Yi Yun sama sekali tidak peduli dengan hal itu, ia saat ini sedang berkonsentrasi untuk memulihkan semua luka-lukanya.


Lengan kanannya masih memiliki jejak memar karena memaksakan diri menahan serangan Patriak Klan Shi.


Dalam waktu hampir tiga jam, seluruh luka-lukanya pun telah pulih serta qi-nya juga telah terisi kembali.


“Sistem! Tampilkan statistik dasar!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Nama : Yi Yun]


[Umur : 14 Tahun]


[Tingkat : Alam Langit Tahap Keempat]


[Kondisi : Sehat]


[Jumlah Pintu Mendalam Terbuka 37/64]


[Vena Mendalam Dewa Pembantaian (33%)]


[Meridian : Delapan Meridian Bintang Pembantaian (33%)]


[Jenis Energi]


[-Qi Pembantaian]


[Manual]


[-Manual Kultivasi Dasar Tingkat Menengah (100%)]


[-Manual Tujuh Dosa Mematikan (100%)]

__ADS_1


[Teknik]


[-Teknik Dasar Berpedang (100%)]


[-Teknik Kehalusan Menit (24%)]


[-Teknik Tebasan Qi Pembantaian (100%)]


[-Teknik Parasit Qi (100%)]


[-Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah {Gaya Pertama : Tebasan Abadi (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bulan Darah (100%)}]


[-Teknik Pedang Gaya Iblis : {Gaya Pertama : Pedang Iblis Pembantaian (100%) } {Gaya Kedua : Seratus Pedang Iblis Pembantaian (100%)}]


[-Teknik Pedang Bayangan {Gaya Pertama : Ilusi Bayangan (100%)} {Gaya Kedua : Tarian Bayangan (100%)}]


[-Teknik Pedang Bintang Kekacauan (100%)]


[-Teknik Pedang Serigala Pembantaian {Gaya Pertama : Tebasan Serigala Pembantaian (100%)} {Gaya Kedua : Ratapan Serigala Pembantaian (100%)} {Gaya Ketiga : Taring Liar (100%)}]


[-Teknik Tebasan Udara Kosong (10%)]


[-Teknik Langkah Sonik (100%)]


[-Teknik Langkah Senyap (100%)]


[-Teknik Tendangan Pembelah Suara (100%)]


[Skill Tambahan]


[-Sayap Kelelawar Iblis Surgawi]


[-Gerbang Kedua Delapan Meridian Bintang Pembantaian : -Gerbang Kekuatan Pembantaian «Dosa Keserakahan»]


[Gelar : Jalan Pembantaian]


[Item Tambahan]


[-Armor Iblis Pembantaian]


[-Bagian Pertama Buku Iblis Duniawi]


[-Tameng Emas Dewa Pembantaian]


[Istri]


[-Xiao Moxian]


[-Xuan Yuqie]


Yi Yun juga menatap ke arah Poin Sistem miliknya yang tersisa 312.350 Poin Sistem. Ia pun menghela nafas karena tampaknya persediaan Poin Sistem miliknya semakin berkurang.


“Sistem. Jual semua benda yang ada di dalam cincin ruang yang aku jarah.” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Apakah Host ingin menjual..]

__ADS_1


Yi Yun menatap semua daftar benda tersebut satu per satu karena ia tentu tidak akan melewatkan jika ada benda penting lainnya yang bisa digunakan. Sebelumnya, ia terus memusnahkan emas serta Kristal Tiga Warna ke slot penyimpanan.


Karena slot penyimpanan miliknya saat ini telah sangat banyak, Yi Yun telah memiliki tempat penyimpanan yang tidak akan diketahui oleh siapapun. Sebab, suatu hari nanti mungkin ia akan mengalami musibah dan semua benda yang ada padanya mungkin akan dijarah. Oleh sebab itu, ia selalu memindahkan benda-benda penting ke slot penyimpanan.


Seperti item peningkatan kultivasi satu tahap, tulang kepala Kelelawar Iblis Surgawi dan tulang dada Kelelawar Iblis Surgawi, ia pasti akan menyimpannya di slot penyimpanan.


Di dalam cincin ruang Yi Yun, hanya ada beberapa benda yang tampak sedikit penting saja tetapi tidak terlalu. Ia senagaja menyisakan mereka semua di cincin ruang karena jika ada apa-apa, ia akan mengeluarkannya dari cincin ruang. Seperti peta Benua Kegelapan.


Daftar penjualan yang telah di periksa oleh Yi Yun sama sekali tidak ada yang menarik minatnya.


“Ya, jual semua.” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[... Terjual]


[... Terjual]


[... Terjual]


[... Terjual]


Suara pemberitahuan terus-menerus terdengar di benak Yi Yun. Setelah suara itu habis, Yi Yun pun menatap ke arah Poin Sistem miliknya.


“409.500 Poin Sistem? Bahkan dari semua benda itu bahkan tidak mencapai 100.000 Poin Sistem?” Yi Yun menghela nafas sekali lagi karena mengumpulkan Poin Sistem sangat sulit sementara menghabiskannya sangat mudah.


Yi Yun pun menggelengkan kepalanya lalu mulai bermeditasi kembali untuk menunggu hari esok.


Sementara itu, Xuan Yuqie yang berada di dekat Yi Yun pun merasa bingung. Ia terus menatap Yi Yun dengan tatapan kosong penuh arti karena Yi Yun sedari tadi tampak mengerut, menghela nafas dan sebagainya.


Keesokan harinya, Yi Yun terbangun dari meditasinya. Ia menatap Xuan Yuqie yang sedang berada di danau membersikan tubuhnya.


“Apakah seorang kultivator memerlukan hal seperti itu?” Batin Yi Yun heran. “Yueqi! Ayo.. waktunya kita pergi.”


Xuan Yuqie yang masih asik di dalam danau pun menatap Yi Yun dengan tatapan sedikit tidak puas. Ia pun langsung melompat keluar dari danau dan mengeringkan tubuhnya dengan qi lalu mengenakan pakaiannya.


“Ada apa dengan wajah tidak puas mu itu?” Tanya Yi Yun dengan alis setengah terangkat. Ia pun menggelengkan kepalanya lalu membuka peta Benua Kegelapan.


Semenjak itu, Xuan Yuqie hanya cemberut karena mengganggu waktu seorang wanita.


Yi Yun terus memperhatikan peta dengan seksama. Ia pun mengeluarkan peta satu lagi dan itu adalah peta yang diberikan oleh Tantai Lingyan.


“Hm? Peta apa ini? Kenapa hanya ada satu tanda saja. Lagi pula, tempat ini tampaknya sedikit berbeda.” Xuan Yuqie menunjuk ke arah kedua peta bergantian dengan tatapan heran.


“Ini bukanlah Peta Benua Kegelapan.” ucap Yi Yun menunjuk ke peta yang diberikan oleh Tantai Lingyan karena ia baru saja menyadarinya setelah memeriksa kedua peta.


“Maksdmu? Bentuk kedua peta ini sama dan isinya berbeda.” Balas Xuan Yuqie.


“Ya, memang benar. Tetapi.. peta ini adalah penjelasan semua rute satu tempat.” ucap Yi Yun saat menunjuk ke arah peta yang diberikan oleh Tantai Lingyan.


“Rute? Kenapa ada satu tempat yang tampaknya mirip dengan keseluruhan Benua Kegelapan? Itu seperti miniatur dari Benua Kegelapan.” Xuan Yuqie masih bingung.


Yi Yun tersenyum kecil karena merasa bahwa tempat yang disuruh oleh Tantai Lingyan untuk ia datangi memang tidak sederhana kelihatannya. Ia pun menatap ke arah peta keseluruhan Benua Kegelapan sekali lagi.


“Tampaknya untuk menuju tempat itu, kita membutuhkan waktu hampir setengah tahun.” ucap Yi Yun.


“Ya, lokasi yang ingin kau tuju memang sangat jauh. Tempat apa itu Yi Yun?” Tanya Xuan Yuqie.

__ADS_1


Yi Yun tersenyum lebar lalu menjawab, “Tempat yang mungkin memberikan petunjuk tentang asal dari kekuatanku!”


__ADS_2