
“Tempat asal kekuatanmu?” Tanya Xuan Yuqie penasaran.
“Ya.” Yi Yun mengangguk kecil dan mengingat tentang Dewi Pembantaian di tempat Klan Ren pernah tinggal. Meskipun ia sudah tau bahwa asal kekuatannya dari wanita menjengkelkan itu, tetap saja ia ingin mengetahui hal lainnya.
Dewi Pembantaian berkata bahwa suatu hari nanti mereka akan bertemu karena ia sudah dianggap sebagai setengah murid dari Dewi Pembantaian.
Sang Kaisar Manusia pun memberikan petunjuk bahwa Dewi Pembantaian adalah yang akan di utus oleh Kaisar Manusia untuk membimbingnya walaupun ia merasa tidak membutuhkan bimbingan sama sekali.
“Ayo pergi. Aku akan menjelaskan semuanya di tengah jalan.” Yi Yun pun melayang ke langit dan menatap ke arah tertentu dan itu adalah arah yang akan mereka tuju.
Xuan Yuqie pun perlahan melayang ke langit.
Keduanya pun melesat ke tempat tujuan mereka. Dengan kecepatan penuh tingkat kultivasi Alam Langit tahap keempat Yi Yun dan Xuan Yuqie pun membutuhkan waktu setengah tahun mencapai lokasi tersebut yang artinya Benua Kegelapan sangatlah luas.
**
Benua Cahaya
Sebuah Artefak terlihat melesat dengan kecepatan tinggi ke tempat tertentu. Tidak lama kemudian, alat transportasi raksasa tersebut pun tiba di sebuah kota megah yang sangat luas.
Kemunculan alat transportasi raksasa tersebut tidak membuat para kultivator terkejut karena sudah biasa melihat hal seperti itu.
Ketika alat transportasi tersebut melambat, puluhan kultivator pun muncul untuk menghadang alat transportasi masuk lebih jauh.
“Tolong, siapapun yang membawa alat transportasi ini, diharapkan untuk mematuhi peraturan atau Klan Tantai akan melakukan sesuatu yang tidak kalian sukai.” Salah satu dari kultivator tersebut pun berbicara menggunakan energi spiritualnya.
“Apakah ada alasan bagiku membawa sesuatu ke tempat ini?” Suara wanita yang sangat dingin terdengar.
Tidak jauh dari puluhan kultivator tersebut, sosok wanita cantik dan sangat panas pun terlihat dan menatap semua kultivator dengan dingin.
__ADS_1
Menatap wanita itu, puluhan kultivator tersebut pun berkeringat dingin karena tau bahwa mereka telah mencoba menghentikan seseorang yang sangat merepotkan.
“Tantai Lingyan! Tampaknya kau telah kembali setelah sekian lama!” Satu sosok pria paruh baya pun muncul di jarak hampir lima meter dari Tantai Lingyan.
“Tetua Agung Klan Tantai. Urus urusanmu sendiri! Minggir, Aku ingin melihat Patriak!” Tantai Lingyan sama sekali tidak memberi wajah kepada seseorang yang disebut sebagai Tetua Agung Klan Tantai.
Tetua Agung Klan Tantai sama sekali tidak marah dengan sikap Tantai Lingyan karena ia sudah mengetahui tempramen yang tidak masuk akal dari wanita tersebut. Lagi pula, alasan lainnya adalah karena Patriak Klan Tantai saat ini adalah kakek Tantai Lingyan.
“Kau telah pergi dari Klan dalam waktu yang lama. Apa kau sadar apa yang telah kau lakukan? Kau diangkat oleh Patriak menjadi seorang Tetua agar mau mengerti tentang tanggung jawab. Waktu untuk kompetisi tidak akan lama lagi. Kau harus paham bahwa jika Klan Tantai kalah, maka konsekwensi yang Klan terima akan sangat berat. Kau ditugaskan oleh melatih generasi muda, tetapi kau malah berkeliaran.” Terus Agung Klan Tantai melanjutkan.
“Aku tau pak tua! Minggir dari jalanku!” Tantai Lingyan pun menatap dingin ke arah Tetua Agung Klan Tantai saat qi-nya perlahan bocor.
“Hm? Alam Sage tahap ketiga? Aku tidak menyangka bahwa kau akan meningkat sebanyak ini ketika keluar dari Klan! Sesuai yang diharapkan darimu! Tetapi, jika kau berada tetap di Klan, mungkin kekuatanmu akan jauh lebih besar lagi!” ucap Tetua Agung Klan Tantai.
Tantai Lingyan tentu paham dengan apa yang dikatakan oleh Tetua Agung Klan Tantai. Jika ia tetap berada di Klan dahulu, paling tidak ia akan mencapai tingkat Alam Sage tahap kelima dengan bakatnya. Tetapi ia harus keluar karena suatu hal dan itu untuk mencari murid dan menemukan tiga diantaranya. Ia tidak menyesal sama sekali menyia-nyiakan waktunya dalam mencari ketiganya.
“Beberapa tahun lagi kompetisi akan berlangsung, aku harap kau mengikuti perintah.” Tetua Agung Klan Tantai menatap Tantai Lingyan dingin lalu menghilang dalam sekejap dari tempat tersebut.
Sementara itu, Ouyang Liu-Li, Yan Chenyu dan Huan Caiyi hanya diam ketika menatap dan mendengar percakapan sebelumnya. Mereka bertiga pun sadar bahwa tampaknya mereka akan berjuang di dalam kompetisi karena suatu hal tertentu menyangkut Klan Tantai. Tetapi mereka sama sekali tidak menolak karena Guru mereka memberikan yang terbaik untuk melatih mereka.
Di sebelah mereka, bocah pendek hanya mendengus ketika mendengar hal itu karena ia sudah tau apa sebenarnya kompetisi yang dikatakan oleh Tetua Agung Klan Tantai. Bocah pendek tersebut tidak lain adalah Raja Paus Xirus yang saat ini telah menjadi seorang budak.
Setelah itu, alat transportasi raksasa tersebut pun memasuki Klan Tantai tanpa dihalangi oleh siapapun karena kehadiran Tantai Lingyan.
**
Di tempat tertentu di Benua Kegelapan, saat ini terlihat seorang wanita cantik yang sedang bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Di belakangnya, terlihat beberapa kultivator yang sedang mendekat.
“Jangan lari! Kami tidak menyangka bahwa kau akan kembali! Dan kali ini, atas perintah Patriak, kau akan di eksekusi juga!” Teriak salah satu dari kultivator tersebut ketika mengejar seorang wanita cantik yang menggunakan pakaian berwarna merah muda.
__ADS_1
Wanita itu tidak lain adalah Xiao Moxian. Ia telah terpisah dari Yi Yun dan Yu Ruyan ketika memasuki portal aneh. Tempat ia mendarat kebetulan berjarak seminggu lebih dari tempat asalnya yaitu Klan Xiao di Benua Kegelapan.
Dalam waktu itu, Xiao Moxian mencoba menyelidiki tentang Klan Xiao. Tetapi ia ketahuan dan di kejar oleh para anggota Klan Xiao.
Dan berita tentang Klan Xiao juga membuat Xiao Moxian sangat frustasi karena ternyata apa yang tidak ingin ia dengar telah terjadi.
“Klan Xiao.. dan Patriak Klan Xiao saat ini..! Kalian akan membayarnya suatu hari nanti!” Batin Xiao Moxian dan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk melarikan diri. Ia yakin dengan kecepatannya, para pengejar tidak akan mampu mengikutinya.
Setelah menjauh, terlihat Xiao Moxian yang sedang bergerak pun meneteskan air matanya.
“Ayah.. dendammu dan ibu akan ku balas suatu hari nanti. Saat ini aku hanya perlu mencari suami.” Batin Xiao Moxian.
**
Di tempat lainnya di Benua Kegelapan, saat ini terlihat seorang wanita yang sedang berada di dalam kota yang sangat besar. Ia selalu menggunakan kerudung ketika sedang bergerak di pinggiran kota tersebut.
“Berhenti!” Suara seseorang terdengar yang membuat wanita yang mengunakan kerudung pun berhenti.
“Buka kerudung itu! Kau adalah yang paling mencurigakan tentang kematian wali kota!” ucap salah satu dari mereka.
Sosok wanita yang menggunakan kerudung itupun memasang ekspresi jelek saat ini karena tampaknya ia telah ketahuan. Wanita itu tidak lain adalah Yu Ruyan yang mendapatkan masalah ketika mendarat di Benua Kegelapan.
Seseorang yang memiliki status sebagai Wali Kota di tempat ia muncul pun mengurungnya di sebuah sel karena saat itu ia tidak sadarkan diri. Dan wali kota gemuk tidak tau diri mencoba memerkosanya dan ia pun akhirnya membunuh babi gemuk tersebut.
“Kalian pasti salah orang.” ucap Yu Ruyan sedikit dingin.
“Tidak perlu berbicara lagi! Tangkap dia!” Teriak pemimpin kelompok tersebut yang merupakan seorang kepala penjaga.
Semua penjaga yang merupakan bawahan dari wali kota pun bergerak ke arah Yu Ruyan.
__ADS_1
Menatap itu, Yu Ruyan tau bahwa akan sulit baginya untuk kabur. Oleh karena itu, ia tidak memiliki pilihan lain dan langsung melakukan pertarungan.