Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 129 - Melawan Ular Tanduk Naga


__ADS_3

Reruntuhan Kerajaan Kuno


Mendengar penjelasan Xiao Moxian, Yi Yun tersenyum kecil karena ternyata istrinya itu memang tidak mengabaikan hal tentang pengetahuan.


“Lalu, apakah kau tau cara melawan binatang spiritual itu? Tingkat kekuatannya lumayan tinggi. Walaupun kita pasti bisa mengalahkannya dan mengambil Ginseng Langit tersebut, tetap saja akan membutuhkan waktu jika menyerang secara langsung.” Yi Yun pun berbicara kembali.


Xiao Moxian tampak seperti sedang berpikir untuk mengingat kembali tentang Ular Tanduk Naga. Setelah beberapa saat berpikir, ia pun kembali berbicara, “Ular Tanduk Naga memiliki sisik yang sangat keras layaknya seekor Naga. Apa lagi tanduknya yang bahkan bisa mengeluarkan serangan Petir karena sedari awal, darah naga yang ada di dalam tubuhnya adalah darah Naga Petir.”


“Untuk mengalahkannya, tentu satu hal yang perlu diketahui bahwa kelemahan setiap binatang spiritual adalah matanya. Itu adalah kelemahan yang paling umum. Dan kelemahan Ular Tanduk Naga lainnya adalah, bagian di bawah tenggorokannya karena tempat itu tidak memiliki banyak sisik yang tebal.” Xiao Moxian menjelaskan.


“Oh? Jika begitu, ayo kita buru Ular Tanduk Naga itu dan mengambil sumber daya yang dijaga olehnya.” Yi Yun pun mengeluarkan Pedang Darah dari slot penyimpanan.


Dengan anggukan kecil, Xiao Moxian pun mengeluarkan Pedang Phoenix Cahaya karena tidak ada siapa-siapa di tempat itu. Ia tidak akan ragu melakukannya agar mengalahkan Ular Tanduk Naga lebih cepat.


Tanpa menunda, Yi Yun pun langsung membuat kuda-kuda dari kejauhan dengan senyum kecil di wajahnya.


“Teknik Pedang Gaya Iblis!”


“Gaya Kedua, Seratus Pedang Iblis Pembantaian!”


Sraing!


Ketika Yi Yun mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga ke arah Ular Tanduk Naga, qi Pembantaian yang terpancar pun langsung membentuk seratus pedang dan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Ular Tanduk Naga.


Wusssh!


Ular Tanduk Naga yang sedari awal waspada pun merasakan serangan yang ditujukan padanya. Binatang spiritual itu menatap ke arah tempat Yi Yun dan Xiao Moxian berada.


“Shaaa...”


Ular Tanduk Naga naik sedikit menggunakan tubuhnya ke arah atas lalu membuat gerakan seperti menyundul.


Percikan petir pun berkumpul di tanduknya lalu langsung meledak layaknya Sambaran petir.


Blar!


Bom! Bom! Bom!


Ledakan pun terjadi dalam sekejap yang membuat daerah di tempat tersebut berantakan total hanya dengan dua tabrakan kekuatan yang lumayan besar.


“Shhh...” Ular Tanduk Naga menjentikkan lidahnya dan menatap ke sana ke mari dengan waspada.

__ADS_1


Zhep!


Xiao Moxian muncul tepat di samping Ular Tanduk Naga. Ia pun menaikkan sudut bibirnya ketika membuat kuda-kuda untuk menebas.


Sraing!


Kilatan putih terlihat saat Xiao Moxian mengayunkan Pedang Phoenix Cahaya sekuat tenaga.


Ular Tanduk Naga yang merasakan bahaya nyata pun langsung melapisi seluruh tubuhnya dengan qi Petir yang tampak sangat ganas.


Srak!


Ketika Xiao Moxian menebas ke arah leher Ular Tanduk Naga dan melewatinya dalam sekejap, ia pun memasang wajah serius karena tebasannya hanya mampu menggores sedikit kulit binatang spiritual tersebut.


“Armor yang sangat kuat!” Batin Xiao Moxian. Ketika ia sedang dalam posisi baru selesai melancarkan serangan, ujung ekor Ular Tanduk Naga pun melesat ke arahnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Tetapi Xiao Moxian tidak peduli sama sekali dan malahan ia tersenyum manis.


Dan itu dikarenakan oleh Yi Yun telah berada di langit dan melesat ke arah bawah dengan kecepatan yang sangat tinggi setelah mengaktifkan Gerbang Pertama Dunia Pembantaian.


“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”


Sraing!


Srak!


Tebasan Yi Yun langsung membelah sekitar setengah meter ekor Ular Tanduk Naga dengan sangat bersih.


“Shaaa!” Merasakan sakit di ekornya, Ular Tanduk Naga pun langsung seperti sedang meronta-ronta. Ia pun langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Yi Yun sambil membuka lebar-lebar rahangnya.


“Sekarang Xian’er..” Gumam Yi Yun saat menyilangkan Pedang Darah di depan dadanya sambil memegang ujung Pedang Darah dengan tangan kirinya karena jaraknya dengan Ular Tanduk Naga memang sangat dekat.


Tring!


Bom!


Ledakan kecil terdengar karena ketika benturan Pedang Darah dengan rahang Ular Tanduk Naga, petir dan qi Pembantaian menyebar ke segala arah.


Juga, Yi Yun pun di dorong mundur sangat jauh. Punggungnya terus-menerus menabrak pohon lalu menumbangkannya.


Brak! Brak! Brak!

__ADS_1


Karena pertahanan Yi Yun melemah ketika menggunakan Gerbang Terlarang, hal seperti pasti akan terjadi.


Ketika dorongan dari Ular Tanduk Naga telah melambat, Xiao Moxian pun muncul tepat di depan Yi Yun lalu mengarahkan Pedang Phoenix Cahaya tepat ke arah leher Ular Tanduk Naga.


Jleb!


Walaupun Ular Tanduk Naga merasakan bahaya sebelumnya ketika Xiao Moxian melancarkan serangan, reaksinya tetap saja tidak tepat. Ketika ia hendak menghindar pun, Pedang Phoenix Cahaya masih bersarang di dekat lehernya tetapi itu menghindarinya dari kematian instan.


Melihat itu, Yi Yun pun tersenyum dan langsung menghindar ke samping sekaligus menghunuskan Pedang Darah ke arah Ular Tanduk Naga.


Jleb!


“Parasit Qi..”


Pedang Yi Yun telah bersarang di sebelah mata Ular Tanduk Naga dan ia pun langsung menyalurkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar melalui Pedang Darah.


“Shaaaa!”


Ular Tanduk Naga mencoba meronta-ronta tetapi Xiao Moxian terus menekan Pedang Phoenix Cahaya ke dalam leher Ular Tanduk Naga.


“Api Suci..”


Bussssh!


Api berwana putih pun langsung membakar tenggorakan Ular Tanduk Naga. Bahkan Api Putih milik Xiao Moxian terus membakar dari dalam karna qi juga menyalurkan qi-nya melalui Pedang Phoenix Cahaya.


Setelah beberapa saat meronta-ronta, Ular Tanduk Naga pun perlahan kehilangan kekuatannya karena daya hidupnya pudar.


Xiao Moxian menarik Pedang Phoenix Cahaya dan langsung melompat ke samping sementara Yi Yun menarik Pedang Darah dan melompat ke belakang.


Bom!


Ular Tanduk Naga pun terjatuh di hadapan keduanya.


“Tidak terlalu sulit jika kita bekerja sama suami. Dan juga, tampaknya kita saling memahami ketika bertarung bersama.” Xiao Moxian berbicara dengan senyum tulus diwajahnya. Namun senyumnya pudar karena ternyata Yi Yun sedang menggali tubuh Ular Tanduk Naga tanpa mendengarkan kata-katanya.


“Suami sangat jahat!” Keluh Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun.


“Ha? Apa kau baru saja mengatakan sesuatu?” Tanya Yi Yun menoleh ke belakang ketika selesai menggali inti Ular Tanduk Naga.


Wajah Xiao Moxian berkedut keras. Ia hanya bisa cemberut dan memalingkan wajahnya ke samping.

__ADS_1


Yi Yun merasa heran sejenak. Tanpa mempedulikan Xiao Moxian, ia pun melompat ke depan pohon yang dijaga oleh Ular Tanduk Naga.


“Ginseng Langit dengan usia 9.500 Tahun lebih.” Yi Yun bersemangat menatap ke arah herbal yang tumbuh di batang pohon tersebut seperti sebuah jamur. Dengan penjelasan Sistem, ia sadar bahwa herbal tersebut sangatlah berharga karena memiliki sangat banyak kegunaan.


__ADS_2