
Lembah Kematian
Tatapan Yi Yun tertuju pada sebuah desa kecil tidak jauh dari tempatnya dan Xiao Moxian berhenti.
“Hm? Aku merasakan kekuatan yang teramat luar biasa di sana! Apakah itu Serigala Darah Kuno yang suami katakan?” Tanya Xiao Moxian menatap ke arah Yi Yun.
“Ya. Aku tidak menyangka bahwa kau akan merasakannya juga. Selain itu, aku tidak menduga bahwa Serigala Darah Kuno terakhir itu akan mencapai tingkat Alam Langit secepat ini!” ucap Yi Yun. Meskipun Serigala Darah Kuno kini telah mencapai tingkat Alam Langit tahap pertama, ia tidak akan gentar melawannya sama sekali karena ia bukan seperti yang dulu ketika pertama kali bertemu dengan Serigala Darah Kuno.
“Tetapi, kita harus menunggu dalam waktu beberapa hari karena bulan purnama masih ada di atas. Bukankah kau ingin menerobos tingkat Alam Bumi tahap kesembilan juga?” Tanya Yi Yun menatap ke arah Xiao Moxian. Ia masih bertanya-tanya, bagaimana cara Xiao Moxian meningkat begitu cepat. Jika saja ia tidak memiliki Sistem, bisa dipastikan bahwa dirinya akan tertinggal seperti debu di belakang.
“Ya suami. Aku bisa menerobos kapan saja.” Xiao Moxian membalas dengan senyum menawan diwajahnya.
“Baiklah, jika begitu, ayo kita mencari tempat untukmu menembus kultivasi karena akan bahaya jika melakukannya di sini. Serigala Darah Kuno itu pasti akan langsung mendeteksi kita dan saat ini bukan saat yang tepat untuk melawannya.” ucap Yi Yun dan langsung memeluk pinggang ramping Xiao Moxian dan melesat ke arah tertentu menjauh sedikit dari Lembah Kematian.
Di tempat tertentu di pinggiran Lembah Kematian, seorang pria tua saat ini terlihat sedang duduk di depan ratusan makam. Ia tidak lain adalah pemimpin dari Serigala Darah Kuno, bisa dikatakan ia adalah yang terakhir dari jenisnya. Sebab, Yi Yun membantai mereka semua dahulu bersama dengan Ouyang Liu-Li.
“Hm?” Pria tua itu pun menatap ke arah tertentu dengan tatapan dingin karena mencium aroma tertentu yang sangat ia benci sampai ke tulang tulang.
Tetapi wajah pria tua tersebut semakin gelap karena aroma tersebut lenyap dalam sekejap.
“Apakah ini hanya perasaanku saja? Atau apakah ini berasal dari Lembah Kematian?” Batin pria tua tersebut dan menatap ke arah Lemah Kematian.
__ADS_1
“Setiap harinya, qi Kelelawar Iblis Surgawi semakin memberontak seperti hendak melepaskan diri! Aku harus mencari cara untuk memusnahkan tinggi Kelelawar Iblis Surgawi itu!” Batin pria tua tersebut dan menatap ke arah makam-makam yang merupakan makam anggota ras-nya.
“Dan untuk bocah yang menggunakan kemampuan Kelelawar Iblis Surgawi, aku akan mencarimu ke ujung dunia ini karena telah membunuh semua anggota ras ku!” ucap pria tua tersebut dengan nada yang sangat dingin dan niat membunuh yang begitu pekat pun merembes dari tubuhnya. Ia tentu tidak akan pernah lupa tentang Yi Yun dan Ouyang Liu-Li yang membuat ras-nya hampir punah hanya dalam waktu satu malam saja.
**
Di suatu tempat di pinggiran Lemah Kematian di sisi lainnya, terlihat saat ini sekelompok kultivator yang sedang bergerak dengan kecepatan penuh.
“Hei, ayo kita hentikan sampai di sini. Hari sudah gelap.” Salah satu kultivator itupun berbicara ketika menatap ke arah langit.
“Cih! Padahal kita sudah sangat dekat! Apa fungsinya untuk berhenti?” Tanya seorang pria muda yang pernah di lawan oleh Yi Yun di masa lalu, Ji Yuan.
Yu Ruyan hanya diam ketika mendengar apa yang dikeluhkan oleh Ji Yuan. Ia sama sekali tidak bisa lepas dari pria itu karena kedekatan dua Klan mereka. Jika saja ia mencapai tingkat kultivasi yang sangat tinggi, mungkin saja takdirnya akan bisa berubah.
Kultivator lainnya hanya diam. Mereka semua adalah anggota Klan Ji, hanya Yu Ruyan yang bukan anggota Klan Ji meskipun tidak lama lagi ia akan menjadi istri Ji Yuan, putra dari Patriak Klan Ji.
“Tuan muda, ada rumor yang mengatakan bahwa di sekitar sini, ada binatang spiritual yang sangat kuat. Dan kekuatannya akan meningkat berkali-kali lipat di waktu bulan purnama.” Pria paruh baya yang tampak sebagai pemimpin regu pun membuka suara.
Ji Yuan terdiam mendengarnya karena ia tentu tidak akan meragukan perkataan pria paruh baya tersebut yang merupakan salah satu Tetuayang berasal dari Klan Ji dengan tingkat kultivasi Alam Langit tahap kedua.
“Baiklah, ayo kita berhenti di tempat ini untuk malam ini.” Ji Yuan yang tidak membantah pun langsung mengeluarkan benda-benda untuk menginap di tempat tersebut selama satu malam.
__ADS_1
Para anggota Klan Ji sudah terbiasa melihat sikap Ji Yuan. Mereka tentu tau bahwa Ji Yuan adalah sosok keras kepala dan sangat manja. Tetapi, dia memiliki keunggulannya sendiri sehingga Patriak Klan Ji tidak terlalu peduli dengan sikap Ji Yuan. Dan itu di karenakan tingkat kultivasi Ji Yuan yang kini telah mencapai tingkat Alam Bumi tahap keenam.
Sementara itu, Yu Ruyan saat ini telah mencapai tingkat Alam Bumi tahap kedelapan. Ia adalah jenius terbaik dari Klan Yu, tetapi sangat disayangkan bahwa Klan Yu memiliki hutang yang sangat besar sampai-sampai mereka harus membuat kontrak pernikahan antara Ji Yuan, Putra Patriak Klan Ji dengan Yu Ruyan, putri Patriak Klan Yu.
Karena mereka sudah sepakat, kelompok Ji Yuan pun akhirnya berhenti di tempat tersebut dan memang benar bahwa mereka berhasil menghindari kematian. Jika mereka terus bergerak, sudah pasti Serigala Darah Kuno yang dalam kondisi haus darah ketika malam bulan purnama akan membantai mereka semua tanpa terkecuali.
**
Di suatu tempat tidak jauh dari Lembah Kematian, terlihat saat ini Yi Yun sedang menatap ke arah depan dengan tatapan serius.
Di depan Yi Yun saat ini, terlihat Xiao Moxian yang sedang berkonsentrasi untuk menerobos.
Ketika Xiao Moxian diselimuti oleh Api Suci yang tampak sangat tenang, Yi Yun pun menaikkan sudut bibirnya karena tau bahwa terobosan Xiao Moxian tidak akan lama lagi.
“Pancaran qi ini terasa sangat kuat! seperti yang diharapkan dari Vena Mendalam Phoenix Cahaya!” Batin Yi Yun saat terus melihat ke arah Xiao Moxian yang dibaluti oleh Api Suci.
Drrrrtttt!
Guncangan hebat terjadi seketika saat semua qi Xiao Moxian meledak ke segala arah. Tidak lama kemudian, qi yang menyebar ke segala arah itupun kembali dan memasuki tubuh Xiao Moxian.
Aura Xiao Moxian tampak meningkat setiap detiknya tanda bahwa sebentar lagi Xiao Moxian akan menembus tingkat Alam Bumi tahap kesembilan.
__ADS_1