Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 407 - Percakapan


__ADS_3

Yi Yun tentu dapat merasakan emosi Ouyang Liu-Li sedang tidak baik saat ini sehingga ia memberi isyarat kepada Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan agar diam sementara waktu.


Keempatnya mengerti dan langsung tutup mulut karena tau bahwa jika mereka berbicara sepatah kata saa ini, mereka berempat akan mendapatkan Pemukulan dari Ouyang Liu-Li. Keempatnya tentu sadar bahwa kekuatan Ouyang Liu-Li lebih besar dari mereka.


Setelah satu menit, Ouyang Liu-Li pun menenangkan suasana hatinya. Di saat itu juga, beberapa pelayan mengantar banyak hidangan bersama dengan puluhan botol anggur berkualitas.


“Jadi, ke mana tepatnya kalian terlempar ketika memasuki tempat aneh itu?” Tanya Yi Yun cukup penasaran.


“Kami memasukkan tempat yang disebut sebagai Jurang Abadi.” jawab Wang Shu.


“Apa? Jurang Abadi? Kalian berhasil keluar dari tempat itu?” Ouyang Liu-Li terkejut dengan jawaban Wang Shu.


“Ya, ketika kami keluar, kami bertanya kepada penduduk setempat bahwa tempat itu bernama Jurang Abadi. Cukup merepotkan mencari jalan keluar, tetapi berkat berkeliling di dalam sana, kekuatan kami sangat cepat meningkat karena sumber daya di sana sangatlah melimpah. Namun, kami hampir mati ratusan kali di bawah kaki binatang roh yang memiliki ukuran layaknya sebuah bukit.” Wang Shu berbicara dengan nada serius serta sedikit rasa takut dihatinya.


Ingatan keempatnya masih segar tentang tempat itu. Itu adalah pengalaman paling menyakitkan yang pernah mereka alami selama tiga tahun sebelum bisa keluar dengan selamat.


“Liu-Li, apa kau tau tentang tempat itu?” Tanya Yi Yun penasaran.


“Ya, itu tempat paling berbahaya di Benua Cahaya. Ratusan kultivator puncak yang masuk ke dalam tidak pernah keluar sama sekali.” Ouyang Liu-Li mengangguk dengan wajah serius.


Wang Shu dan tiga lainnya saling memandang dan mereka memang menemukan banyak kerangka. Selain dari itu, keempatnya dengan antusias menjarah cincin ruang sebagai modal awal berkultivasi di dalam sana dan mengambil banyak sumberdaya.


“Salah satunya adalah Leluhur Klan Tantai yang memiliki basis Kultivasi Alam Sage tahap kesembilan. Setelah dia masuk ke sana, dia tidak pernah kembali.” Lanjut Ouyang Liu-Li.

__ADS_1


“Aku tidak menyangka bahwa akan ada tempat berbahaya seperti itu. Tampaknya tempat itu memang layak untuk dimasuki.” Batin Yi Yun. Jika Wang Shu yang lainnya berhasil keluar dengan sehat, apakah ia akan jatuh di sana? Jika ya, maka ia tidak layak menjadi kultivator puncak dikemudian hari.


“Jadi, tujuan kalian datang ke kota ini...” Ouyang Liu-Li menghentikan kata-katanya dan menatap Wang Shu dan yang lainnya.


“Hm? Apakah Gurumu tidak mengatakannya? Oh, aku lupa bahwa terakhir kali aku bertemu Tantai Lingyan, dia mengatakan bahwa kau dan Yi Yun sedang melakukan kultivasi pintu tertutup di suatu tempat. Kami saat ini berada di dalam team yang di pimpin oleh Tantai Lingyan untuk membantu Yan Chenyu meraih juara kompetisi.” ujar Ye Mo.


“Oh? Kalian bertemu dengan Guruku?” Ouyang Liu-Li langsung bersemangat. Tentu saja ia sangat merindukan Gurunya.


“Ya, itu sekitar satu tahun yang lalu. Dia meminta kami untuk membantu Yan Chenyu. Karena Yan Chenyu adalah kakak Yi Yun, tentu kami tidak akan menolak.” ujar Ye Mo.


“Namun, aku ingin mengatakan sesuatu Yi Yun. Sekitar hampir satu tahun yang lalu sebelum bertemu dengan Tantai Lingyan, kami bertemu dengan seseorang yang ternyata datang dari Benua Langit juga.” Wang Shu langsung berbicara kembali ketika mengingat tentang seseorang.


“Siapa dia?” Tanya Yi Yun sedikit tertarik. Semua yang datang dari Benua Langit pastilah menjadi eksistensi kuat karena semuanya menghargai sumber daya, tidak seperti para kultivator di Benua Cahaya yang menghambur-hamburkan sumber daya karena sangat mudah mendapatkannya.


“Jun Moxie?” Mata Yi Yun melebar seketika karena ia tentu sangat ingat dengan Jun Moxie.


“Tampaknya kau kenal dengannya. Kultivasinya saat ini berada di tingkat Alam Sage tahap kelima. Setahun yang lalu ketika kami dan Jun Moxie sama-sama memiliki kekuatan tingkat Alam Sage tahap keempat, dua dari kami tidak mampu melawannya!” ucap Wang Shu dengan nada dalam.


“Apa? Bagaimana bisa?” Yi Yun terkejut karena ia tau dengan jelas Vena Mendalam seperti apa yang dimiliki Wang Shu dan yang lainnya. Itu adalah Vena Mendalam Tingkat puncak, hanya satu garis tipis dibawah Vena Mendalam legendaris seperti miliknya dan yang lainnya.


“Ya, kekuatan tempurnya sangat kuat. Kami awalnya tidak memiliki lawan di tingkat yang sama ketika berkelana. Namun, di bawah tangan Jun Moxie, dua dari kami paling banyak hanya bisa seimbang dengannya.” Lanjut Wang Shu.


“Siapa Jun Moxie itu Yun’er?” Tanya Ouyang Liu-Li penasaran.

__ADS_1


“Seorang jenius dari daerah yang sama denganku dan kakak. Dia adalah Tuan muda Klan Jun yang terlahir istimewa. Dia terlahir dengan Vena Mendalam Seribu Cahaya Surga. Vena Mendalam itu sudah setingkat dengan milik kalian berempat. Tetapi aku yakin bahwa dia pasti memalukan evolusi. Jika tidak, kekuatannya tidak akan sekuat itu!” ujar Yi Yun.


“Tunggu, kau bilang Vena Mendalam Seribu Cahaya Surga? Jika itu benar, maka tidak mengherankan bahwa dia mencapai ketinggian baru ketika memasuki Sekte Cahaya Suci karena sejak dahulu, Sekte itu selalu menghasilkan kultivator puncak dengan Vena Mendalam Seribu Cahaya Surga.” Ouyang Liu-Li langsung berkata dengan nada serius.


“Tampaknya dia memang memiliki keberuntungan. Tetapi Vena Mendalam itu masih lebih lemah dariku dan kakak. Jika aku bertemu dengannya lagi, aku akan mematahkan kakinya karena mencoba menghina kakak dahulu di depan umum.” Batin Yi Yun dengan mata sedikit menyipit. Orang paling penting dalam hidupnya tentu saja adalah Yan Chenyu yang merawatnya sepenuh hati. Ia tidak akan membiarkan siapapun mencoba menyakitinya.


Sebelum ada yang berbicara lagi, sekelompok kultivator naik ke lantai delapan dengan suara yang cukup berisik yang membuat kelompok Yi Yun sedikit terganggu dan menatap ke arah tangga.


“Restoran ini lumayan. Di lantai ini masih cukup banyak orang. Tampaknya kita harus pergi ke lantai paling atas.” Salah satu dari mereka berkata dengan menghina.


“Hei.. hei.. hei, apa yang kalian lihat?” Yang lainnya langsung melotot ke arah semua tamu di lantai delapan yang terisi lebih dari sepuluh meja.


Para kultivator yang ada di lantai kedelapan langsung mengalihkan pandangannya dari kelompok yang baru datang yang membuat pria sebelumnya yang bertanya dengan nada dingin merasa puas.


“Hm?” Hampir semua dari mereka menatap ke arah kelompok Yi Yun yang masih menatap kelompok mereka tanpa takut sama sekali.


“Apa yang kau lihat?” Tanya salah satu dari mereka yaitu kultivator tingkat Alam Sage tahap kelima.


“Sampah!” Dengus Ouyang Liu-Li merasa jijik.


Mereka semua marah seketika dan pemuda yang berada paling belakang perlahan berjalan ke depan lalu berkata dengan nada sombong, “Nona, lebih baik perhatikan bahasamu karena kau mungkin menyinggung seseorang yang tidak bisa kau singgung!”


Yi Yun yang awalnya tidak terlalu tertarik, menyipitkan matanya dan menatap ke arah pemuda tersebut. Disaat itu juga, pupil matanya tampak berkilat dan senyum kejam muncul diwajahnya.

__ADS_1


__ADS_2