Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 408 - Mulut Beracun Ouyang Liu-Li


__ADS_3

Mata Yi Yun tampak sangat tajam ketika melihat pemuda dengan senyum arogan di depan sekelompok pemuda yang memiliki kultivasi tingkat Alam Sage tahap kelima dan ada satu kultivator tingkat Alam Sage tahap keenam.


Bahkan jika sudah lama waktu berlalu, Yi Yun tidak akan lupa walaupun pemuda itu telah tumbuh dewasa.


Benar, pemuda tampan dengan senyum arogan tersebut tidak lain adalah Jun Moxie, pemuda yang pernah melakukan pertaruhan padanya dan merendahkan kakaknya saat mencoba mendaftar perekrutan murid untuk memasuki Sekte.


“Menyinggung seseorang yang tidak bisa aku singgung? Hanya dengan dirimu dan semua sampah yang ada di belakangmu? Kau terlalu menganggap dirimu tinggi nak!” Ouyang Liu-Li mendengus jijik.


Kata-kata yang keluar dari mulut Ouyang Liu-Li sangatlah beracun yang membuat Yi Yun tidak bisa berkata-kata. Tetapi, memikirkan kembali sifat Ouyang Liu-Li, dia memang wanita seperti itu.


Sementara untuk Ye Mo, ia tersedak oleh anggur yang ia minum saat mendengar kata-kata Ouyang Liu-Li.


Jun Moxie yang mendengar itu memasang wajah muram dalam sekejap. Semua yang ada di Sekte Cahaya Suci memujanya karena bakatnya. Ia bahkan menjadi yang pertama sebagai penerus Master Sekte Cahaya Suci.


“Ouyang Liu-Li! Apakah kau ingin berperang dengan sekte Cahaya Suci?” Kultivator tingkat Alam Sage tahap keenam dibelakang Jun Moxie, berteriak marah.


“Hm? Bukankah kau yang disebut sebagai Su Xiao? Bukankah kau memang sampah? Aku ingat lebih dari dua tahun yang lalu kau bahkan tidak mampu menahan satu serangan dariku!” Ouyang Liu-Li mendengus jijik saat melihat Su Xiao.


Walaupun Su Xiao dianggap generasi muda, usianya lebih dari 10 tahun lebih tua dari Ouyang Liu-Li.


Untuk para kultivator tingkat Alam Sage kelima dan keenam, usia 50 tahun masih dianggap sangat muda.

__ADS_1


Wajah Su Xiao berubah hijau dari ungu ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Ouyang Liu-Li. Memang benar bahwa Tantai Lingyan pernah datang ke Sekte Cahaya Suci dan ia melawan Ouyang Liu-Li dalam pertandingan persahabatan.


Namun, karena pertandingan itu, Tantai Lingyan menjadi sedikit berselisih dengan Sekte Cahaya Suci. Tetapi, tidak ada yang berani menyerang Tantai Lingyan saat itu karena keberadaan satu sosok yang menjadi pelayan Tantai Lingyan, yaitu Raja Paus Xirus.


Bahkan Master Sekte Cahaya Suci yang memiliki kultivasi tingkat Alam Sage tahap kesembilan tidak mau berurusan dengan Raja Paus Xirus yang dikatakan sangatlah ganas dan brutal, apa lagi setelah berhasil melewati delapan kali bencana.


“Kau...” Mata Su Xiao sangat merah dan ia ingin menerjang ke arah Ouyang Liu-Li. Namun, ia tidak berani karena sudah melacak level Ouyang Liu-Li saat ini. Bahkan untuk dirinya sendiri yang dikatakan cukup berbakat, langsung mengakui bahwa bakatnya hanyalah sampah dibandingkan dengan Ouyang Liu-Li yang lebih dari sepuluh tahun lebih muda tetapi kekuatan Ouyang Liu-Li lebih tinggi.


Semua anggota Murid Sekte Cahaya Suci juga memasang wajah sangat muram dan tidak ada yang berbicara karena apa yang dikatakan oleh Ouyang Liu-Li tampaknya tidak salah sama sekali.


“Kau sudah sangat tua tetapi kultivasimu terus stagnan di level itu! Jadi, jangan besar kepala seperti terkahir kali menyebut dirimu salah satu murid paling berbakat di Sekte Cahaya Suci!” Ouyang Liu-Li mendengus dingin sekali lagi.


Sementara itu, Jun Moxie memasang wajah ganas. Walaupun bukan ia yang dikatakan, tetap saja ketika waktunya tiba, Su Xiao akan menjadi salah satu bawahan kepercayaannya.


Wajah Wang Shu dan yang lainnya langsung hitam karena mereka tentu ingat dengan Jun Moxie.


“Jun Moxie, berhentilah berbicara atau kau akan mempermalukan dirimu seperti terkahir kali di Kota Batu Putih, Daratan Batu Besar!” Yi Yun yang awalnya tidak ingin berbicara, sedikit tidak suka Jun Moxie menghina Wang Shu dan yang lainnya.


Jun Moxie terkejut ketika mendengar tempat itu. Ia langsung menatap ke arah Yi Yun dengan mata dingin dan mencoba menebak siapa sebenarnya Yi Yun.


“Siapa kau?” Tanya Jun Moxie sangat dingin.

__ADS_1


“Siapa aku? Apakah kau ingat dengan pedang ini?” Tanya Yi Yun dengan senyum kecil saat mengeluarkan Pedang Darah.


Ketika menatap Pedang Darah, mata Jun Moxie melebar karena ia tentu merindukan senjata Yi Yun sepanjang waktu. Bahkan di Sekte Cahaya Suci, pedang selevel itu tidak ada. Ia sangat menyesal dahulu kala tidak langsung merebut Pedang Darah dari tangan Yi Yun.


“Itu kau!” Teriak Jun Moxie saat melihat wajah Yi Yun yang tumpang tindih dengan bocah miskin yang melakukan taruhan dengannya dahulu.


Yi Yun tersenyum kecil dan perlahan berjalan ke arah Jun Moxie.


Yang lainnya tentu sangat terkejut dan untuk Ouyang Liu-Li, Wang Shu dan yang lainnya, langsung percaya bahwa memang benar Yi Yun dan Jun Moxie berasal dari tempat yang sama.


“Kau...” Mata Jun Moxie semakin ganas dan auranya bocor sedikit.


“Jangan mencoba mengeluarkan auramu yang tidak seberapa itu! Kau sangat lemah di mataku! Bukankah begitu Tuan Muda Klan Jun?” Yi Yun menyeringai saat auranya bocor dan itu langsung menekan Jun Moxie secara keseluruhan.


Jun Moxie yang merasakan tekanan, mencoba untuk tidak tunduk. Tetapi ia benar-benar terkejut bahwa bocah yang ia anggap sampah dahulu memiliki kekuatan berada di atasnya. Dan ia tau bahwa Yi Yun bukan sembarangan Kultivator di tingkat Alam Sage tahap keenam.


“Kau...” Jun Moxie sangat marah.


“Aku bukan seseorang yang akan melawanmu. Apa kau ingat dengan kakakku yang kau anggap sampah? Dia sekarang memiliki kekuatan setara denganku paling tidak. Kalian akan bertemu di kompetisi, dan dialah yang akan menjatuhkanmu!” Dengus Yi Yun dingin lalu menarik auranya dan berbalik pergi. Ia yakin bahwa Yan Chenyu pasti tidak akan lupa tentang Jun Moxie dan pasti akan memberinya pelajaran.


Mata Jun Moxie semakin melebar karena ia ingat siapa kakak Yi Yun yang ia anggap sampah juga ternyata lebih jenius dari dirinya. Ia merasa harga dirinya diinjak injak saat ini, amarahnya memuncak dan niat membunuh halus terlihat jelas dimatanya.

__ADS_1


“Ayo pergi!” Jun Moxie yang kehilangan muka, tidak memiliki selera untuk makan lagi. Ia langsung turun ke arah tangga setelah melirik Yi Yun terkahir kalinya dengan tatapan dingin.


“Akan ku pastikan kakakmu menjadi kultivator cacat ketika bertemu denganku di kompetisi!” Batin Jun Moxie saat membawa semua rekannya pergi dari tempat tersebut.


__ADS_2