Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 440 - Melawan Naga Darah


__ADS_3

Jurang Abadi


Suara kuno disertai oleh aura berwarna merah meletus di dalam segel yang terlihat seperti sebuah penjara raksasa.


Dari ujung penjara yang sangat gelap, sepasang mata berwarna merah dengan pupil vertikal pun terlihat.


Jrek! Jrek!


Suara langkah kaki yang sangat berat pun terdengar.


Yi Yun yang berada di ujung lainnya dari penjara itu, mengeluarkan Pedang Darah dan menunggu seperti apa naga itu sebenarnya.


Ketika Naga Darah datang ke tempat yang cukup terang, tubuhnya yang perkasa pun terlihat.


Naga Darah memiliki warna merah yang sangat gelap, layaknya darah. Dengan satu tanduk panjang di atas kepalanya. Selain dari itu, terlihat banyak luka sayatan di tubuhnya, bahkan kedua sayap besar berwarna merah terdapat beberapa robekan.


Sudah bisa dipastikan bahwa naga setinggi hampir 30 meter itu pernah mengalami pertempuran yang sangat dahsyat, sampai-sampai meninggalkan luka yang sangat serius dan tidak bisa dihilangkan.


“Khaaa....” Naga Darah yang tampak seperti kadal bersayap, meraung keras ke arah langit, memamerkan keanggunannya.


“Kau terlalu banyak pamer. Inilah salam yang lebih tepat!” Dengus Yi Yun saat ia mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga.


“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”


“Gaya Pertama, Tebasan Abadi!”


Sraing!


Naga Darah yang sedang meraung keras memamerkan dirinya, memasang wajah jelek dan langsung menyilangkan kedua lengannya untuk menahan tebasan bilah qi berwarna merah yang sangat besar.


Crang!


Zrrrrt!


Naga Darah di dorong sedikit lalu ia menghempaskan kedua lengannya.


Bussssh!


Teknik Yi Yun pun dibubarkan dalam sekejap walaupun Naga Darah di dorong sekitar 10 meter. Tetapi karena ukurannya yang besar, itu terluka cukup pendek.


“Manusia sialan!” Naga Darah meraung keras dan mengayunkan cakarnya ke arah Yi Yun.


“Cakar Naga!”


Sraing!


Lima bilah sangat besar melesat ke arah Yi Yun.


Menatap itu, Yi Yun mendengus lalu mengangkat lengan kanannya.


“Perisai Qi!”


Di Tameng Emas Dewa Pembantaian, qi membentuk setengah lingkaran besar pun muncul lalu menahan serangan dari Naga Darah.

__ADS_1


Crang!


Blar! Blar! Blar!


Ledakan besar terjadi di belakang Yi Yun. Ia tidak mengembalikan serangan karena ia tentu akan menyembunyikan kemampuannya.


“Manusia! Kau memang memiliki kemampuan! Tetapi kau akan mati di sini hari ini dan kau akan menjadi makanan pertama Raja ini!” Teriak Naga Darah saat qi Darah meletus hebat.


Di langit-langit, darah dalam jumlah yang sangat besar berkumpul lalu Naga Darah pun mengendalikannya.


“Hujan Skala Darah Naga!”


Layaknya sekala naga yang kecil dan tajam dalam jumlah yang sangat besar, itu langsung melesat ke arah Yi Yun seperti sebuah hujan.


“Armor Iblis Pembantaian!”


“Delapan Meridian Bintang Pembantaian!”


“Gerbang Pertama,...”


“Gerbang Kedua, Gerbang Kekuatan Pembantaian!”


Dengan peningkatkan kekuatan, Yi Yun menggunakan teknik Kehalusan Menit melacak semua lintasan serangan. Dengan kecepatan tinggi, ia terus-menerus menghindari sambil mendekat ke arah Naga Darah.


Mata Naga Darah sangat dingin ketika melihat hal itu. Ia pun langsung terbang ke arah hujan darah, tubuhnya sama sekali tidak terluka oleh serangan itu dan ia langsung tiba di depan Yi Yun.


“Mati!”


“Cakar Naga Darah!”


Yi Yun ngangkat lengan kanannya karena ia tidak takut dengan kekuatan Naga Darah setelah mencobanya satu kali.


“Tameng Emas Dewa Pembantaian!”


Crang!


Zrrrrt!


“Apa?” Naga Darah terkejut saat tubuh kecil Yi Yun mampu menanggung beban dari serangannya dan tubuhnya yang kuat dan besar.


Sebelum Naga Darah melakukan hal lainnya, suara renyah tebasan beserta darah yang berceceran terdengar.


Srak!


Lima cetakan cakar terlihat di tubuh Naga Darah karena Yi Yun membalikkan serangan itu menggunakan sangat banyak kekuatan.


“Khaaaa...” Naga Darah dihempaskan sambil meraung keras. Ia tidak mengerti kapan ia di serang tetapi karena marah, ia langsung mengumpulkan darah kental di depan rahangnya.


Qi Darah telah berkumpul dalam waktu singkat, membentuk sebuah bola dengan kepadatan qi Darah yang sangat tinggi.


“Raungan Naga Darah...!”


Blar!

__ADS_1


Pilar berwarna merah terlihat dengan jelas dan itu melesat ke arah tempat Yi Yun berada.


Yi Yun tetap tenang saat ia membuka teknik Mode Dewa Pembantaian. Ia pun membuat kuda-kuda menyerang lalu mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah.


“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”


Sraing!


Jrezh!


Pilar energi qi berwarna merah yang menyerang Yi Yun langsung di belah. Energi dibelah menjadi dua dan bergerak ke dua arah yang berbeda ke arah belakang Yi Yun.


Selain dari itu, tebasan teknik Yi Yun tidak berhenti. Bilah hasil dari teknik terus bergerak ke arah Naga Darah sambil membelah teknik eklusif para naga.


Mata Naga Darah melebar karena tidak menyangka bahwa serangan sekuat tenaga yang ia miliki langsung dibelah oleh Yi Yun begitu saja. Ia sangat tau bahwa kekuatannya sangat mudah menghabisi eksistensi tingkat Alam Sage tahap kedelapan tetapi itu tidak berkutik dihadapan manusia tingkat Alam Sage tahap kedelapan yang tampak sangat rapuh.


Jrezh!


Darah muncrat di garis lurus ke udara dari tubuh Naga Darah saat teknik Yi Yun mengenai tubuh Darah Naga.


Walaupun itu hanya luka dangkal, dapat dipastikan bahwa Yi Yun pasti akan menang jika terus bertarung.


“Langkah Sonik!”


Zhep!


Yi Yun muncul tepat di atas Naga Darah yang meruang kesakitan lalu mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah sekuat tenaga yang ia bisa.


“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”


“Gaya Pertama, Tebasan Serigala Pembantaian!”


Sraing!


Jrezh!


Tanpa ada perlawanan sama sekali, leher Naga Darah pun langsung di potong oleh Yi Yun.


Blug! Blug!


Tubuh dan kepala Naga Darah terjatuh ke bawah. Darah yang sangat banyak menyelimuti tempat tersebut, dan disaat itu juga, ketika Yi Yun mendarat, suara notifikasi dari Sistem terdengar.


[Ding!]


[Host berhasil membunuh bencana Naga Darah tingkat Alam Sage tahap kedelapan, mendapatkan 350.000 Poin Sistem]


[Poin Sistem: 2.950.000 Poin Sistem]


“Ternyata dengan gerbang kedua dan membuka teknik Mode Dewa Pembantaian, aku dapat menghabisi naga setingkat ini.” Gumam Yi Yun dan sekarang ia percaya diri untuk menantang Naga tingkat Alam Sage tahap kesembilan yang terlemah.


Namun Yi Yun berencana untuk membunuh 9 naga Tingkat Alam Sage tahap kedelapan lagi karena ia berniat mengumpulkan inti binatang roh naga itu.


Yi Yun dengan senyum lebar diwajahnya, menggali inti binatang roh naga. Ukuran inti bintang roh itu cukup besar, berwarna merah dan itu mengikuti elemen naga yang memilikinya.

__ADS_1


Setelah menyimpan inti binatang roh, Yi Yun langsung pergi dari penjara itu. Jarak dari tempat itu ke Klan Shen adalah 3 hari. Yang artinya, ia akan menghabiskan sekitar satu bulan untuk menghabisi 10 naga tingkat Alam Sage tahap kedelapan.


“Aku tidak bisa membuang waktu. Aku harus kuat secepatnya!” Batin Yi Yun dan ia langsung bergerak ke arah Klan Shen berada.


__ADS_2