
Hasil pertarungan kini pun sudah dapat dipastikan.
Tetua Han Yang melihat kematian Han Pu. Ia pun memasang wajah muram dan menatap ke arah Ye Mo yang saat ini sedang melawannya. Sangat terlihat bahwa Ye Mo saat ini dalam keadaan tidak begitu baik.
“Tampaknya aku harus membereskan Ye Mo! Jika mereka berkerja sama melawanku, aku pasti akan kerepotan!” Batin Tetua Han Yang. Ia pun mengerahkan semua kekuatannya saat ini. Walaupun mungkin ia tidak berada dalam kondisi puncak, tetap saja ia masih bisa membereskan Ye Mo dengan cepat jika itu pertarungan satu lawan satu.
Di kejauhan, Yi Yun yang sedang mendekat pun menatap ke arah pertarungan Ye Mo dan Tetua Han Yang.
“Ye Quan, bantulah Ye Mo! Aku akan membantu Ye Zhong!” ucap Yi Yun serius dan langsung melesat ke arah pertarungan antara Ye Zhong dan Han Co.
Ye Quan yang menatap keadaan Ye Mo pun mengangguk setuju. Ia langsung melesat ke arah rekannya itu untuk membantunya bertarung melawan Tetua Han Yang.
Saat ini, Yi Yun bergerak ke arah Ye Zhong yang tampak sedikit menekan Han Co.
“Sial! Kenapa Han Pu bodoh itu sangat cepat tewas? Sungguh sangat tolol terganggu oleh kehadiran satu anak dengan tingkat kultivasi Alam Roh tahap ketujuh.” Batin Han Co. Ia tidak peduli sama sekali apakah Yi Yun bergabung dengan Ye Zhong untuk melawannya.
Walaupun terlihat sedang ditekan, Han Co sebenarnya sengaja untuk mengurus kekuatan Ye Zhong lalu membunuhnya dengan satu serangan terkuatnya.
Yi Yun menyipitkan matanya saat melihat pertarungan tersebut. Ia tentu sangat sadar semua yang dilakukan oleh Han Co hanya dari nafas keduanya. Saat ini, sangat terlihat bahwa Ye Zhong yang sedang menekan Han Co bernafas dengan buru-buru sementara Han Co yang bertahan tetap tenang seperti biasa.
Tap!
Yi Yun yang langsung berhenti di tengah jalannya di jarak hampir dua puluh meter pun menyentuh permukaan tanah lalu menyalurkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar.
“Teknik Pedang Gaya Iblis!”
Dengan buru-buru, Yi Yun mengalirkan qi-nya ke dalam tanah dalam jumlah yang sangat besar. Ia tidak tau apakah ia bisa melukai Han Co dengan cara itu, tetapi tampaknya lebih baik jika ia menyerang dengan cara bar-bar karena itu akan memberikan kesempatan kepada Ye Zhong untuk mengundurkan Han Co.
Tentu saja Ye Zhong melihat Yi Yun yang berhenti di tengah jalan. Ia tidak tau apa yang akan dilakukan oleh Yi Yun tetapi ia tau bahwa Yi Yun sedang merencanakan sesuatu untuk membantunya.
“Apa yang dilakukan anak itu?” Han Co merasa bingung saat ini. Ia pun mengabaikannya karena jarak mereka yang lumayan jauh. Ia tidak percaya bahwa Yi Yun bisa menyerangnya secara tiba-tiba. Ia hanya perlu waspada kepada Yi Yun agar tidak muncul di sekitarnya sama seperti sebelumnya sewaktu melawan Han Pu.
Walaupun sedang dalam pertarungan, Han Co melihat semua gerakan Yi Yun dan yang membuatnya telah memikirkan cara untuk menangkal teknik aneh milik Yi Yun.
“Ke mana kau melihat?” Teriak Ye Zhong dan menyerang dengan kecepatan yang sangat tinggi ketika mengeluarkan tekniknya.
“Pedang Petir Suci!”
Zhep!
Sraing!
Han Co yang menatap itupun sedikit serius. Ia langsung membalikkan pedangnya dengan gaya yang aneh lalu menebas sekuat tenaga juga ke arah Ye Zhong.
“Tarian Iblis Surgawi!”
Sraing!
Ye Zhong dan Han Co saling melewati saat ini ketika mereka berdua menggunakan teknik yang bisa dikatakan sebagai salah satu teknik terkuat mereka.
Crash!
Ye Zhong tertebas di dadanya dan itu menyemprotkan banyak darah. Ia menggertakkan giginya dengan kuat lalu menusuk pedangnya ke permukaan tanah.
“Lautan Petir!”
Zrrrt! Zrrrt! Brrrttt!
Petir dalam jumlah yang sangat besar pun menyelimuti daerah tersebut dan menelan Han Co secara langsung.
“Apa kau pikir teknik seperti ini mampu menahan ku? Aku sudah tau banyak tentang klan Ye, kalian adalah pengguna elemen petir yang kuat walaupun masih dibawah klan Ji. Namun, kami klan Han tentu memiliki cara melawan kalian yang berfokus pada kecepatan!” ucap Han Co percaya diri.
“Area Iblis Surgawi!”
Bussssh!
Qi dalam jumlah yang sangat besar pun menyebar ke segala arah dan menenggelamkan petir-petir yang mencoba untuk menelannya.
__ADS_1
“Apa?” Ye Zhong terkejut saat tekniknya mulai di tekan oleh qi aneh yang menyebar melalui tubuh Han Co.
Di kejauhan, Yi Yun menatap adegan tersebut dengan mata menyipit. Tiba tiba ia pun menaikkan sudut bibirnya karena teknik yang ia persiapkan telah selesai. Sebenarnya ia tidak perlu melakukan hal ini karena bisa menyerang secara langsung, namun sudah pasti Han Co akan bisa menghindari tekniknya sehingga ia harus membuat serangan kejutan.
Jleb!
Pedang Darah menancap ke dalam tanah dan Yi Yun pun langsung menggunakan tekniknya.
“Gaya Kedua, Seratus Pedang Iblis Pembantaian!”
Zhung!
Qi Pembantaian dalam jumlah yang sangat besar tiba-tiba muncul di bawah kaki Han Co yang membuat matanya melebar. Tatapannya pun tertuju pada Yi Yun dan ia memasang wajah muram karena sangat waspada dengan apa yang akan dilakukan oleh Yi Yun.
Zhung! Zhung! Zhung!
Pedang yang terbuat dari qi dalam jumlah yang sangat besar pun melesat ke arah atas dan mencoba merobek semua qi milik Han Co dengan paksa.
“Sial!” Han Co pun langsung bergerak menghindar ke samping.
Zhep!
Sebuah pedang melesat ke arah langit dengan kecepatan tinggi karena berhasil merobek qi milik Han Co.
Tentu hal seperti itu akan terjadi, walaupun kultivasi Yi Yun jauh lebih rendah, jika dalam hal kekuatan energi, ia akan bisa dengan paksa untuk menghancurkan qi lawan yang lebih kuat.
Ketika Han Co menghindar, wajahnya semakin gelap karena ada pedang qi lainnya yang menerjang dari arah tanah.
Srak!
Pedang tersebut merobek sedikit pakaian Han Co. Tetapi ia pun kembali terkejut karena masih ada yang lain.
Zhep! Zhep! Zhep!
Setiap kali Han Co bergerak, pedang qi terus melesat ke arah atas yang membuatnya semakin marah karena saat ini terlihat seperti orang idiot yang hanya bisa pergi ke sana ke mari.
Setelah pedang qi yang keluar dari tanah habis, Han Co menatap ke arah Yi Yun dengan sangat marah. Pedang qi Yi Yun memang kuat karena mampu merobek qi-nya. Tetapi ia tetap menganggapnya lemah karena itu sangat lambat. Tentu itu karena Kultivasi Yi Yun yang masih rendah tentunya, jika tidak, Han Co mungkin tidak akan bisa menghindar sama sekali.
“Dasar bocah sialan! Aku akan membunuhmu!” Teriak Han Co sekuat tenaga dan auranya meledak.
“Membunuhku? Kaulah yang akan mati!” ucap Yi Yun acuh tak acuh.
“Turunlah!”
Yi Yun yang menarik Pedang Darah pun mengangkat kembali pedangnya ke udara lalu mengayunkannya ke arah bawah.
Zhung! Zhung! Zhung!
Seratus pedang yang terbuat dari qi pun langsung melesat ke arah Han Co dengan kecepatan yang sangat tinggi. Karena itu mengarah ke bawah, tentu saja kecepatannya akan semakin tinggi.
Han Co mengerutkan keningnya dan menatap ke arah langit. Wajahnya pun muram seketika ketika melihat pedang dalam jumlah yang sangat besar. Ia pun tidak membuang waktu dan langsung mengerahkan semua kekuatannya saat ini untuk menghancurkan semua pedang qi tersebut.
“Kemarahan Iblis Surgawi!”
Saat aura Han Co meledak, ia pun langsung mengayunkan tinjunya ke arah langit dan sosok Iblis yang terbuat dari qi pun muncul dan langsung menerjang ke arah pedang-pedang qi yang sedang menerjang ke arahnya.
Bom! Bom! Bom! Bom!
Ledakan beruntun pun terjadi ketika kedua teknik bertemu.
Han Co yang menatap itupun tersenyum lebar karena ia yakin tekniknya pasti akan menang melawan teknik Yi Yun. Namun, ia tiba-tiba membeku dan tau situasi untuk dirinya saat ini tidak memihak.
“Kaulah yang akan mati!”
Suara tersebut berasal dari Ye Zhong yang berjarak sekitar enam meter dari Han Co. Ia saat ini sudah mengumpulkan qi dalam jumlah yang sangat besar di pedangnya untuk menggunakan teknik terkuatnya.
Ye Zhong mengangkat pedangnya ke arah langit dan itu ditutupi oleh petir yang sangat kuat dan selalu menyambar. Ia pun langsung mengayunkan pedangnya ke arah Han Co yang masih fokus untuk menahan teknik Yi Yun.
__ADS_1
“Tebasan Petir Abadi!”
Sraing!
Blar!
Petir tampak seperti meledak dari ujung pedang Ye Zhong. Itu langsung melesat ke arah Han Co dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Han Co yang masih memperhatikan qi-nya menahan teknik Yi Yun pun melebarkan matanya saat menoleh ke belakang. Ia ingin menghindar tetapi tidak sempat sama sekali karena teknik Ye Zhong saat ini memiliki kecepatan dua kali lebih besar dari serangan sebelumnya.
“Sialan!” Teriak Han Co.
Duar!
Ledakan besar terjadi saat petir tersebut menghantam tubuh Han Co secara langsung.
Debu berterbangan saat ledakan besar terjadi.
“Sistem, Periksa kondisi Han Co!” Perintah Yi Yun di benaknya.
[Ding!]
[Target sudah tewas secara langsung dengan tubuh yang di tembus oleh petir tersebut]
Mendengar jawaban Sistem, Yi Yun pun menatap ke arah Ye Zhong. Ia mengangguk kecil dan langsung bergerak ke tempat pertarungan terakhir.
Ye Zhong awalnya tetap menunggu tetapi ketika melihat keadaan Han Co yang masih ditutupi oleh debu, ia pun langsung bergerak karena terlalu khawatir jika Han Co masih hidup setelah menerima serangan terkuatnya.
Trang! Bom! Sraing!
Di sisi lain, Ye Mo dan Ye Quan yang sedang melawan Tetua Han Yang pun tidak terlalu dalam kondisi yang baik karena mereka masih di tekan walaupun keadaan Tetua Han Yang tidak dalam kondisi yang bagus juga.
Tetua Han Yang menatap kedua rekannya telah tewas. “Dasar tidak berguna! Bahkan melawan mereka pun keduanya tewas dalam waktu singkat!” Batinnya marah. Ia tau bahwa jika Ye Zhong tiba, ia akan semakin kesulitan.
Zhep!
Ye Mo dan Ye Quan pun langsung melompat mundur. Keduanya sangat kelelahan saat ini terutama Ye Mo yang bertarung paling lama dengan Tetua Han Yang.
“Orang ini memang sangat kuat walaupun hanya bisa menggunakan satu lengannya saja! Jika terus seperti ini, kita akan kalah!” ucap Ye Mo muram.
“Tidak, lihatlah, Ye Zhong telah selesai di sana, tidak lama lagi mereka akan tiba!” Balas Ye Quan.
Ye Mo melirik ke arah tertentu, karena terlalu fokus pada Tetua Han Yang, ia tidak lagi memperhatikan pertarungan lainnya. Ia pun menaikkan sudut bibirnya dan menatap kembali ke arah Tetua Han Yang. Dengan mereka bertiga, kemungkinan untuk mengalahkan Tetua Han Yang tentu saja semakin besar.
Tetua Han Yang saat ini menggertakkan giginya. Ia berpikir harus mundur atau tidak karena tidak memiliki kemenangan yang pasti. Tetapi, ketika melihat Yi Yun dan membayangkan tentang Tulang Kelelawar Iblis Surgawi, ia pun tidak mau mundur karena kesempatan untuk mendapatkan sumber daya seperti itu tidak akan datang dua kali.
Zhep!
Yi Yun dan Ye Zhong pun tiba di sebelah Ye Mo dan Ye Quan.
“Hanya kau yang tersisa saat ini!” ucap Yi Yun dengan nada datar.
“Bocah lemah sepertimu tidak memiliki hak untuk berbicara!” Balas Tetua Han Yang dingin.
“Benarkah?” Yi Yun menyeringai kejam.
“Ayo kita lihat apakah aku selemah yang kau katakan!”
“Delapan Meridian Bintang Pembantaian..”
“Gerbang Pertama, Gerbang Dunia Pembantaian!”
Bussssh!
Qi Pembantaian yang sangat kuat pun meletus ke segala arah yang membuat mata Tetua Han Yang melebar seketika.
Bahkan untuk Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan pun memasang ekspresi serius ketika merasakan ledakan qi yang berasal dari Yi Yun.
__ADS_1
Dan mereka semua paham bahwa kekuatan Yi Yun saat ini sekuat kultivator tingkat Alam Bumi tahap pertama.