Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 295 - Monster


__ADS_3

“Bakat yang mengerikan! Tetapi, apa kau pikir aku akan takut ketika mendengar itu?” Tanya Yi Yun saat ia mengaktifkan Domain Pembantaian.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Yi Yun, senyum sinis di wajah Dewi Pembantaian semakin terlihat jelas karena Yi Yun memang seseorang yang sangat mirip dengannya dan juga level pembangkangan Yi Yun pun tampaknya melebihi dirinya.


Sifat seperti itu adalah sifat egois yang sangat tinggi. Tetapi masih ada perbedaan diantara mereka. Untuk Yi Yun, dia masih bisa mengendalikan diri ketika bertemu lawan yang sangat kuat dan memilih mundur. Tidak seperti Dewi Pembantaian yang tidak pernah mundur dari pertarungan apapun.


Wusssh!


Yi Yun pun langsung melesat dengan kecepatan penuhnya sambil mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga ke arah Dewi Pembantaian dan Dewi Pembantaian juga melakukan hal yang sama.


Trang!


Bussssh!


Getaran hebat terjadi di dalam ruangan tersebut ketika kedua serangan bertemu.


Dung! Dung!


Dua roda merah terbentuk melalui qi Pembantaian tepat di belakang Dewi Pembantaian. Saat itu juga, aura yang tersebar di segelas arah pun mulai terserap ke dalam tubuh Dewi Pembantaian.


Di saat itu juga, tekanan yang berasal dari tubuh Dewi Pembantaian meningkat drastis dan langsung menekan Yi Yun.


“Monster!” Batin Yi Yun saat mencoba menepis pedang ke samping karena ia tidak mampu untuk menahan kekuatan serangan itu lagi.


Sring!


Bom!


Ledakan besar terjadi saat pedang Dewi Pembantaian membentur permukaan lantai.


Namun, apa yang tidak diharapkan oleh Yi Yun, Dewi Pembantaian memiliki reaksi yang sangat cepat karena langsung mengayunkan pedangnya ke arah samping.


Trang!


Zrrrrt!


Mata Dewi Pembantaian melebar sedikit karena tidak menyangka bahwa Yu Ruyan akan dapat menahan serangannya menggunakan Kapak Pemenggal yang telah diselimuti oleh qi Pembantaian juga.


“Bagus Ruyan!” Teriak Yi Yun saat langsung mengayunkan Pedang Darah.


“Langkah Sonik!”


“Teknik Pedang Bintang Kekacauan!”


Sraing!

__ADS_1


Jrezzh!


Yi Yun melewati Dewi Pembantaian dalam sekejap dan melancarkan serangannya. Namun, ia terkejut karena tebasannya hanya membelah udara kosong.


Buak!


Yu Ruyan juga terkejut saat sedangan yang sangat kuat membentur perutnya yang membuatnya terpental sangat jauh.


Zhep!


Dari dua arah yang berbeda, Xiao Moxian dan Yu Ruyan pun muncul sambil mengayunkan Pedang Phoenix Cahaya dan Pedang Ratu Laut sekuat tenaga.


Dewi Pembantaian hanya memiringkan tubuhnya dengan cara yang aneh sambil mengangkat pedangnya sedikit.


Trang! Trang!


“Apa?” Xiao Moxian dan Xuan Yuqie terkejut luar biasa ketika serangan mereka di tahan begitu saja dan hanya menggunakan satu pedang. Ketrampilan bertarung Dewi Pembantaian membuat keduanya mengerti bahwa pengalaman pertempuran mereka memiliki perbedaan seperti langit dan bumi.


Zhep!


Yi Yun tidak tinggal diam dan muncul di udara tepat di atas Dewi Pembantaian sambil mengayunkan Pedang Darah sekuat tenaga.


“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”


Sraing!


Jrezzh!


Ketika Yi Yun mendarat dengan posisi menebas, parit yang sangat dalam pun tercipta dan membelah ruangan tersebut menjadi dua bagian. Namun wajahnya sangat jelek karena serangannya tidak mengenai sasaran sama sekali.


Dewi Pembantaian dengan santainya menghilang dan muncul di tempat tertentu. Ia pun tersenyum sedikit lalu membuat gerakan dengan pedang besar di belakang punggungnya.


“Tebasan Serigala Surgawi!”


Sraing!


Bussssh!


Bilah yang tampak seperti sebuah pusaran dan memiliki ukuran yang sangat besar pun langsung melesat ke arah Yi Yun, Xiao Moxian dan Xuan Yuqie.


“Sial!” Yi Yun yang menatap serangan itu tau bahwa ketika mereka terkena, mereka pasti akan tercabik-cabik. Ia tidak menyangka bahwa akan ada teknik tebasan seperti itu.


“Xian’er, Yuqie! Mundur!” Teriak Yi Yun saat memegang Pedang Darah di tangan kiri lalu membuat gerakan dengan tangan kanannya. Ia langsung menyelimuti lengan kanannya yang merupakan tempat Tameng Emas Dewa Pembantaian berada.


Xiao Moxian dan Xuan Yuqie langsung melesat ke arah belakang Yi Yun karena tentu tau apa yang ingin dilakukan oleh Yi Yun.

__ADS_1


Ketika serangan telah mendekat, Yi Yun pun langsung mengayunkan lengan kanannya ke arah serangan.


Crang!


Zrrrrt!


Lengan kanan Yi Yun kini langsung bentrok secara langsung dengan tebasan Dewi Pembantaian yang terlibat sangat menakutkan.


Suara keretakan gigi Yi Yun terdengar karena ia mencoba untuk membelokkan serangan tersebut ke arah samping.


“Aaaaaa!” Yi Yun berteriak keras saat mengarahkan serangan ke arah samping.


Bussssh!


Serangan Dewi Pembantaian langsung berbelok ke arah samping dan melesat ke arah dinding ruangan tersebut.


Duar!


Ledakan besar terjadi yang membuat langit-langit ruangan bawah tanah tersebut meledak.


Wusssh!


Qi Pembantaian juga menyebar ke segala arah ketika ledakan terjadi.


Untuk Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan yang saat ini berada di sisi lain pun langsung berlindung karena ledakan tersebut juga dapat membuat tubuh tercabik-cabik. Inilah betapa tangguhnya serangan Dewi Pembantaian. Bahkan sisi sisa serangan yang terpecah menjadi qi menjadi bilah bilah kecil yang dapat mencabik-cabik tubuh.


Dewi Pembantaian yang melihat Yi Yun membelokkan serangannya tentu saja sedikit terkejut. Ia menatap ke arah Tameng Emas Dewa Pembantaian yang ada di lengan kanan Yi Yun dan ia pun tersenyum.


“Tameng Bulu Domba Emas? Aku tidak menyangka bahwa Artefak pertahanan legendaris itu akan jatuh di tanganmu juga. Namun sangat disayangkan bahwa tubuhmu masih sangat rapuh. Jika saja kau memiliki tubuh seperti diriku di masa lalu, bisa dipastikan bahwa kau akan dapet menahan serangan seperti apapun.” Gumam Dewi Pembantaian.


Setelah debu yang berterbangan di udara menghilang, terlihat Yi Yun yang menatap ke arah Dewi Pembantaian dengan wajah muram. Lengan kanannya kini mati rasa. Walaupun kultivasinya telah mencapai tingkat Alam Raja tahap kesembilan dan tubuhnya telah diperkuat dari tekanan yang ada di ruangan tersebut sebelumnya, tetap saja level serangan tersebut masih jauh dari kata yang bisa dihalau oleh Yi Yun.


Yu Ruyan pun muncul di sebelah Yi Yun. Ia tau bahwa mereka bukanlah tandingan Dewi Pembantaian dan masih bertanya-tanya mengapa Dewi Pembantaian membuat ujian seperti itu untuk mereka berempat karena siapapun tau dengan pasti mereka tidak akan bisa lulus.


“Kalian berempat memang memiliki kemampuan jauh di atas rata-rata di usia kalian saat ini. Oleh karena itu, aku merasa bahwa tidak perlu membuang waktu lagi.” ucap Dewi Pembantaian dengan nada acuh tak acuh.


Wajah Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan menjadi lebih serius karena sudah menebak apa arti kata-kata Dewi Pembantaian tersenyum.


“Ini adalah serangan terakhir yang akan aku lakukan! Jika kalian dapat bertahan, maka kalian menang!”


Saat kata-kata Dewi Pembantaian jatuh, tubuh patungnya tampak membesar seketika. Awalnya tingginya hanya sekitar 1,7 meter, tetapi kali ini tingginya telah mencapai tiga meter.


Qi Pembantaian yang terasa dua atau tiga kali lebih besar dari sebelumnya pun terpancar dari tubuh patung Dewi Pembantaian.


Wajah Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan berubah seketika saat merasakan level kekuatan yang terpancar. Mereka tau bahwa level kekuatan tersebut telah mencapai tingkat Alam Kaisar tahap ketiga paling tidak.

__ADS_1


__ADS_2