
Yi Yun tidak tau bahwa Serigala Iblis Surgawi yang merampok Guci Azulet miliknya kini telah sampai di Benua Cahaya membawa pasukan dalam jumlah yang besar.
Walaupun Yi Yun tau, dia pasti bersemangat karena tidak perlu lagi pergi ke Benua Langit hanya untuk mencari keberadaan Serigala Iblis Surgawi.
Sudah beberapa hari semenjak Yi Yun bertemu dengan Yan Chenyu dan yang lainnya.
Dan hari kompetisi pun akhirnya tiba. Tempat pertarungan di kota itu sangatlah luas, dan tempat itu mampu menampung jutaan penonton. Bisa dibayangkan sebesar apa arena itu.
“Sangat ramai! Tampaknya kompetisi ini memang diminati oleh seluruh kultivator di Benua Cahaya. Bahkan banyak dari mereka yang tidak mendapatkan tiket untuk menonton!” ucap Xiao Moxian dengan nada kagum.
“Tentu saja ini akan sangat ramai. Selain dari promosi kekuatan setiap organisasi, Sekte atau Klan dan bahkan Kekaisaran, kompetisi ini juga digunakan untuk pertukaran sumber daya lainnya antar pemimpin karena hanya ini kesempatan bagi mereka untuk bertemu di satu tempat.” ujar Ouyang Liu-Li dengan senyum kecil diwajahnya ketika menatap ke arah Xiao Moxian.
Xiao Moxian sedikit cemberut karena ia selalu melihat bahwa Ouyang Liu-Li tersenyum padanya dengan penuh arti. Walaupun pembahasan mereka adalah sesuatu yang lain, wanita itu tampak memprovokasinya sepanjang waktu karena ia sebagai istri pertama bukan menjadi yang pertama bagi Yi Yun.
Xuan Yuqie di sisi lain tentu melihat senyum penuh arti dari Ouyang Liu-Li. Ia juga sedikit marah dan menatap ke arah Yi Yun dengan tatapan tidak puas.
Bubuk mesiu diantara ketiganya tentu dapat dirasakan oleh Yi Yun dan yang lainnya.
Untuk Wang Shu, Ye Mo, Ye Zhong dan Ye Quan, keempatnya langsung menjaga jarak dari Xiao Moxian karena mereka tau betapa tidak masuk akalnya Xiao Moxian dan mereka semua telah di semprot oleh wanita itu sampai tidak mampu berbicara.
Untuk Long Zhi, Yu Ruyan, Yan Chenyu dan Huan Caiyi, mereka sama sekali tidak peduli dan hanya mengikuti Tantai Lingyan dan Yi Yun.
__ADS_1
Untuk Raja Paus Xirus, tentu saja dia menjaga jarak karena sudah familiar dengan sesuatu seperti itu dan tidak ingin terlibat.
“Baiklah Liu-Li, Yun’er, apakah kalian berada di kursi penonton atau di kursi Perseta? Kalian bisa duduk bersama kami dan kalian bisa dianggap sebagai mentor team ini.” ucap Tantai Lingyan.
“Tentu kami akan menonton dari dekat. Jika itu dari kursi penonton, itu sama sekali tidak menarik.” ujar Ouyang Liu-Li.
Tantai Lingyan hanya mengangguk kecil dan membawa mereka semua ke jalan tertentu di arena yang tampak seperti sebuah Colosseum raksasa.
Sesampainya di tempat pendaftaran kembali team, Tantai Lingyan langsung mendaftar dan juga membuat nama Ouyang Liu-Li dan Yi Yun sebagai seorang mentor sehingga mereka bisa masuk bersama.
“Oh? Tantai Lingyan? Apakah ini semua anggota yang telah kau pilih? Jika tidak salah, mereka berempat sebelumnya melakukan babak kualifikasi di kota kecil di pinggiran Kekaisaran Jiang.”
Ketika suara tersebut terdengar, Tantai Lingyan, Yi Yun dan yang lain adalah menatap ke arah sumber suara.
“Tantai Wang Shen!” ucap Tantai Lingyan sedikit dingin dan menatap ke arah semua peserta dari Klan Tantai dan ia sedikit terkejut.
Dari tujuh yang Tantai Lingyan ketahui, tiga lainnya sungguh tidak ia harapkan dan ia tau bahwa ketiga peserta lainnya mengikuti babak kualifikasi di luar Klan Tantai.
“Apakah kau terkejut? Kau pasti tidak akan menduga bahwa mereka bertiga generasi emas setelah 100 tahun darimu akan mengikuti kompetisi ini.” ucap Tantai Wang Shen dengan seringai lebar diwajahnya.
Tantai Lingyan terdiam karena dua dari ketiga kultivator itu memiliki basis Kultivasi Alam Sage tahap keenam. Dengan ini, tiga anggota Klan Tantai memiliki elit di tingkat Alam Sage tahap keenam.
__ADS_1
“Hei pak tua! Apakah kau berpikir bahwa dengan mereka semua kau akan menang? Jangan bermimpi!” Ouyang Liu-Li mendengus marah karena ia melihat bahwa Tantai Wang Shen mencoba menghina Gurunya.
“Oh? Gadis kecil Liu-Li? Sungguh luar biasa kau mencapai tingkat Alam Sage tahap ketujuh! Tetapi sangat disayangkan bahwa kau tidak terdaftar dalam kompetisi! Jika kau sebelumnya memasuki team Gurumu, mungkin aku akan kalah! Tetapi tampaknya keberuntungan berada di pihak kami! Ha-ha-ha, ayo pergi!” Tantai Wang Shen tertawa saat mengatakan hal itu dan langsung pergi membawa kelompoknya.
Ouyang Liu-Li meras sedikit marah dan menghela nafas dalam hati karena ia tidak bisa membantu Gurunya. Ia tidak akan bisa melakukan kecurangan dengan mengganti pemain karena itu pasti langsung ketahuan oleh juri.
Sementara itu, Yi Yun hanya menatap ke arah kepergian kelompok Klan Tantai dengan tatapan acuh tak lalu berkata, “Generasi emas? Apakah Tantai Xu Wen salah satu dari mereka?”
“Apa kau kenal dengan Tantai Xu Wen? Dia dikabarkan menghilang setelah memasuki Danau Abadi.” ucap Tantai Lingyan karena memang benar bahwa Tantai Xu Wen merupakan salah satu generasi emas lainnya.
“Aku menghabisinya.” jawab Yi Yun.
Mendengar itu, Tantai Lingyan tersenyum puas. Jika Tantai Xu Wen kembali, mungkin team Klan Tantai akan lebih berbahaya.
Yi Yun juga memikirkan hal yang sama karena dalam waktu dua tahun, Tantai Xu Wen pasti akan mencapai tingkat Alam Sage tahap keenam paling tidak. Dan selain dari itu, kekuatannya sungguh luar biasa.
“Baiklah, ayo pergi! Kita harus mempersiapkan strategi dengan semua anggota.” ucap Tantai Lingyan dan membawa mereka semua ke pinggiran arena.
Ketika kelompok Yi Yun pergi, kelompok lainnya pun tiba untuk mendaftar ulang. Mereka adalah kelompok yang berasal dari Istana Iblis.
Pemimpin Istana Iblis adalah kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan, sama seperti Tantai Wang Shen. Ia adalah salah satu kultivator puncak di Benua Cahaya saat ini, setingkat dengan Kaisar Zhou dan Jiang, Patriak Klan Chu dan Tantai, serta Master Sekte Cahaya Suci.
__ADS_1
Dua Kekaisaran, dua Klan, dan dua Sekte merupakan puncak dari kekuatan Benua Cahaya, dan tentu mereka semua ikut dalam kompetisi kali ini.
“Klan Tantai? Tidak.. dia adalah Tantai Lingyan yang sudah mengalami kemunduran. Kekuatannya hanya di tingkat Alam Sage tahap kedelapan. Pasti ini disebabkan oleh dirinya yang pergi ke Benua Langit yang membuat kekuatannya tidak meningkat seperti kami para penguasa generasi selanjutnya! Aku harap kau tidak mengecewakanku Tantai Lingyan, aku masih ingat dengan pertarungan terakhir kita! Dan jika kita bertarung kembali, aku akan mengembalikan penghinaan yang kau berikan dahulu!” Batin Master Istana Iblis yang saat ini wajahnya sedikit tertutup oleh jubah yang ia kenakan.