
Danau Abadi
“Sial!”
Para kultivator berteriak marah ketika menatap ke arah bawah. Mereka semua terjun bebas ke arah sebuah danau atau lebih tepatnya sebuah rawa.
Dan apa yang membuat semua kultivator itu memasang wajah jelek adalah, di bawah sana sangat banyak binatang roh tipe buaya yang memiliki panjang lebih dari sepuluh meter. Aura yang terpancar dari mereka semua juga cukup mencekam.
Semakin lama, semakin banyak kultivator yang terjun ke arah bawah, jumlah mereka mencapai ratusan.
“Semuanya! Serang!”
Kultivator dari Kekaisaran Zhou yang paling dekat dengan rawa langsung berteriak keras saat ia mengeluarkan pedang lalu menyerang ke arah bawah.
Jika saja dia hanya seorang diri, ia yakin pasti akan tewas. Tetapi karena jumlah kultivator yang turun ke bawah sangat banyak, maka mereka pasti akan bisa menghabisi semua bintang roh tersebut.
Semua kultivator yang jatuh ke arah bawah, menyerang ke banyak tempat, mengincar semua bintang roh yang tersebar di seluruh rawa.
Sementara itu, Tantai Xu Wen yang telah mencapai ujung jalan, langsung berhenti dan menatap ke arah depan. Karena datang dari dalam tempat gelap, wajar jika cahaya terlalu menyilaukan.
Tetapi Tantai Xu Wen tidak akan ceroboh dan ia langsung berhenti di ujung jalan. Dan ketika pandangannya pulih, ia menaikkan sedikit sudut bibirnya.
Tantai Li Hu yang berada di sebelah Tantai Xu Wen juga tersenyum karena jika Tantai Xu Wen tidak berhenti, ia akan melompat ke dalam rawa jauh di bawah sana.
“Lihatlah di sana.” Tantai Xu Wen menunjuk ke arah pilar baru raksasa.
“Mungkinkah?” Tantai Li Hu juga menaikkan alisnya, matanya melebar saat menatap ke arah atas tiang batu yang merupakan air yang tampak melayang. Ia bukan orang bodoh dan tau bahwa itu adalah air dari Danau Abadi.
__ADS_1
“Aku yakin dari sanalah tempat harta yang bermunculan di Danau Abadi datang.” ujar Tantai Xu Wen.
“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” Tanya Tantai Li Hu karena ia tidak bisa terbang dan tentu tidak mungkin pergi ke sana secara langsung.
Untuk Tantai Xu Wen, ia juga tidak memiliki keahlian terbang. Tetapi, apa yang ia miliki adalah otak yang bisa berpikir lebih baik dari pada beberapa kultivator yang hanya menggunakan otot untuk berbicara.
“Sederhana. Melihat semua Medan untuk mencapai ke tiang batu Raksasa itu, kita hanya perlu menggunakan tameng hidup untuk mencapainya.” Tantai Xu Wen berkata dengan senyum di wajahnya seperti biasa.
“Mereka?” Tantai Li Hu menatap ke arah bawah lalu tersenyum kembali. Anggota Klan Tantai yang lainnya juga langsung paham ketika melihat banyak kultivator yang sedang bertarung dengan binatang roh Buaya di rawa.
Tetapi anggota Klan Tantai lainnya tidak tau bahwa kata-kata Tantai Xu Wen menyiratkan bahwa mereka juga bagian dari tameng hidup.
**
Sementara itu, kelompok Yi Yun yang di pimpin oleh Ouyang Liu-Li pun mendekat ke arah binatang roh Singa Ekor Naga yang menjaga herbal berharga.
Mata Ouyang Liu-Li menyipit sedikit ketika melihat seekor singa dengan tinggi kepastian tujuh meter, serta ekor aneh tampak sedang berbaring tetapi aura yang terpancar darinya tampak selalu aktif.
“Aura binatang roh itu sangat kuat! Jika aku tidak salah, kekuatan tempurnya sangat dekat dengan kultivator tingkat Alam Sage tahap ke-enam.” Ouyang Liu-Li tau bahwa sedikit sulit mengalahkan binatang roh Singa Ekor Naga dengan kekuatannya. Tetapi ia sangat yakin menang, namun membutuhkan waktu.
“Jika Singa Ekor Naga itu sekuat itu, maka dia akan diserahkan kepadamu Liu-Li.” Yi Yun tanpa tahu malu berbicara seperti itu.
“Yun’er sialan! Apa kau ingin membuatku menjadi alat perang?” Ouyang Liu-Li meledak marah dan mencengkram kerah Yi Yun saat berteriak ke wajah Yi Yun.
“Apa yang bisa diharapkan dari kultivator tingkat Alam Sage tahap kedua sepertiku, Liu-Li? Apakah kau ingin aku tertusuk oleh ekor panjang yang tidak normal itu?” Yi Yun berkata tanpa daya seolah-olah ia dianiaya.
Ouyang Liu-Li menggertakkan giginya dengan kuat karena apa yang dikatakan oleh Yi Yun memang tidak salah. Jika itu kultivator tingkat Alam Sage tahap keempat sekalipun, mereka hanya bisa bertahan kurang dari satu menit melawan Singa Ekor Naga.
__ADS_1
“Yun’er, sebaiknya kau ingat ini! Jika kau berani membantah perintah kakak besar ini dikemudian hari, hutang ini akan aku tagih dan seperti apa aku memukuli binatang roh itu, aku akan melakukannya padamu!” ucap Ouyang Liu-Li tidak puas.
“Baiklah.. baiklah..” Yi Yun mengangkat kedua tangannya tanda ia menyerah tetapi senyum diwajahnya tidak bisa disembunyikan yang membuat Ouyang Liu-Li sedikit marah.
Interaksi antara Yi Yun dan Ouyang Liu-Li tentu diperhatikan oleh Long Zhi, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan.
“Apa sebenarnya yang kau inginkan dari binatang roh itu? Apakah itu bunga aneh yang tampak dingin dan panas itu?” Tanya Ouyang Liu-Li karna telah memperhatikan di depan Singa Ekor Naga bahwa ada tumbuhan aneh di kolam kecil.
“Ya, itu adalah Teratai Es dan Api Naga, itu tercipta melalui energi Yun dan Yang, dari energi yang sangat murni. Bisa dipastikan, bahwa di masa lalu, di bawah kolam kecil itu pasti ada dua binatang roh yang mengolah Yin dan Yang terkubur di sana. Jika tidak, Teratai Es dan Api Naga tidak akan bisa tumbuh.” Yi Yun menjelaskan menurut penjelasan dari Sistem.
“Aku tidak tau apa herbal itu. Tetapi tampaknya pengetahuanmu semakin tinggi!” Ouyang Liu-Li mendengus lalu melanjutkan, “Apa fungsi dari herbal itu?”
Yi Yun tersenyum cerah karena inilah yang ia nantikan. Menurut Sistem, untuk menutupi banyak dari kekurangan kekuatannya, Teratai Es dan Api Naga adalah kuncinya.
“Itulah herbal yang akan membuatku semakin kuat. Jadi Liu-Li, kalahkan binatang roh Singa Ekor Naga itu dan rebut herbal yang di jaga olehnya.” ujar Yi Yun.
“Kau berhutang tiga hal padaku!” Ouyang Liu-Li yang mengeluarkan pedangnya, berkata dengan nada mendominasi.
Yi Yun memutar bola matanya dan menatap Ouyang Liu-Li dengan mata putih karena semua hutang yang telah ia lunasi tampaknya tidak lunas sama sekali dan malah di tumpuk.
Tanpa menunggu Yi Yun untuk membalas, Ouyang Liu-Li yang auranya meningkat drastis, langsung menghilang seketika.
Wusssh!
Jrezzh! Jrezh!
Tujuh warna yang berbeda melesat dan memotong semua tempat yang dilewatinya ke arah tempat Singa Ekor Naga berada, semua pepohonan langsung tumbang yang membuat Yi Yun dan kelompoknya terkejut karena daerah yang hancur oleh kekuatan Ouyang Liu-Li sangatlah luas. Itu menandakan betapa kuatnya Ouyang Liu-Li ketika bertarung dengan serius.
__ADS_1
Untuk Yi Yun, senyum diwajahnya terlihat dengan jelas karena ia akhirnya melihat kembali bagaimana Ouyang Liu-Li beraksi.