Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 284 - Kesepakatan Menunda Perang


__ADS_3

Kedua Jendral dari Kerajaan Naga Timur dan Phoenix Kegelapan telah tiba.


Banyak kultivator yang saat ini fokus pada kelompok Yi Yun yang baru saja tiba karena tampaknya Jendral Wang sangat ingin menangkap mereka.


“Xiao Moxian!” Xiao Bo yang menatap ke arah Xiao Moxian pun langsung berseru karena tentu ia sangat kenal dengan mantan Nona Muda Klan Xiao.


Semua anggota Klan Xiao juga menatap ke arah Xiao Moxian dengan tatapan serius karena tidak menyangka bahwa Xiao Moxian akan tiba di tempat itu juga. Mereka telah memburunya ketika berada di Kerajaan Phoenix Kegelapan secara diam-diam tetapi kelompok yang ditugaskan untuk memburu Xiao Moxian tidak kunjung kembali yang artinya mereka pasti telah tewas.


Dan ketika melihat tingkat kultivasi Xiao Moxian, Xiao Bo menyadari mengapa anggota Klan Xiao yang dikirim untuk menangkap Xiao Moxian juga tidak kembali. Bahkan untuk kultivator yang dikirim oleh Pangeran Pertama Feng Jue juga tewas dan mereka dibunuh oleh Yi Yun.


“Xiao Bo!” Xiao Moxian yang menatap ke arah Xiao Bo pun langsung menggertakkan giginya dengan kuat. Niat membunuhnya merembes keluar karena ia tentu tidak akan lupa siapa Xiao Bo.


“Oh? Xiao Moxian? Pantas aku merasa dia sedikit familiar. Ternyata dia adalah mantan Nona Muda Klan Xiao. Tidak mengherankan jika Pangeran Long Chu membuat kerja sama dengan keempat anak ini.” Batin Jendral Li. Tetapi ia masih berpikir kenapa sebelumnya Yi Yun mengatakan bahwa mereka bukan berasal dari Benua Kegelapan. Namun, memikirkan kembali tentang kabar Xiao Moxian menghilang dahulu, ia paham bahwa Xiao Moxian pasti berakhir di Benua lain lalu datang kembali bersama dengan tiga anak lainnya untuk melakukan balas dendam.


Bahkan untuk Jendral Wang yang mendengar nama Xiao Moxian pun memasang wajah semakin gelap. Ia tentu menyadari satu fakta penting yaitu, Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan saat ini lebih penting dari pada Warisan Dewi Pembantaian.


Sebab, Jendral Wang telah memperkirakan bahwa Pedang Ratu Laut dipegang oleh salah satu dari mereka dan Pedang Phoenix Kegelapan yang ada dalam legenda Klan Xiao kemungkinan di pegang oleh Xiao Moxian walaupun sebenarnya itu adalah Pedang Phoenix Cahaya.


Zhep!


Kelompok yang datang bersama dengan Jendral Li pun akhirnya tiba yang membuat segalanya menjadi lebih rumit karena menurut Jendral Wang, kesempatan untuk menangkap Yi Yun dan ketiga wanita akan semakin kecil dengan sikap Jendral Li terhadap Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan.

__ADS_1


“Xian’er.. tenangkan dirimu. Saat ini kekuatan kita belum mencukupi untuk melawan bahkan untuk beberapa anggota Klan Xiao yang lebih lemah. Dan pria tua yang bernama Xiao Bo itu memiliki kekuatan luar biasa mengerikan walaupun tidak setingkat dengan Jendral Li!” Yi Yun pun mengirim telepati kepada Xiao Moxian agar dia tidak ceroboh saat ini.


Mendengar telepati dari suaminya, Xiao Moxian menarik nafas dalam-dalam dan mencoba menenangkan dirinya agar tidak terbawa emosi saat ini yang dapat membuat Yi Yun, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan dalam bahaya.


Sedangkan untuk Xiao Bo, ia mencoba untuk bergerak tetapi ketika aura kuat menguncinya, ia pun langsung mematung di tempat dan menatap ke arah Jendral Li dengan tatapan muram.


“Kenapa dia melindungi Xiao Moxian?” Batin Xiao Bo dengan wajah yang sangat gelap seperti pantat wajan. Ia merasa bahwa ketika ia bergerak, maka bisa dipastikan bahwa itu adalah akhir dari hidupnya.


“Xiao Bo. Jangan bergerak karena tampaknya Jendral Li mencoba melindungi keempat anak itu!” Jendral Wang pun mengirim telepati kepada Xiao Bo.


Saat ini Jendral Wang dalam dilema karena masih berpikir apakah perlu memburu Kelompok Yi Yun saat ini atau menunggu Warisan terbuka. Sebab, jika ia mencoba menangkap Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan, perang akan pecah kembali dan mereka hanya akan datang ke tempat itu melakukan perang tanpa ada hasil sama sekali.


“Apakah aku harus mencoba? Jika aku melakukannya, para anggota dari Kerajaan Phoenix Kegelapan akan berpikir bahwa aku sengaja melakukan itu agar warisan tersebut kami ambil secara pribadi.” Batin Jendral Wang karena sudah memikirkan tentang semua kultivator terisisa yang ikut masuk ke dalam terlihat sangat ingin tau apa sebenarnya Warisan dari Dewi Pembantaian.


Kemungkinan lainnya adalah, Jendral Wang berpikir bahwa para kultivator yang ia bawa akan ikut bergandengan tangan bersama dengan para anggota Kerajaan Naga Timur karena ia seperti mencoba menyulut perang di saat-saat Warisan Dewi Pembantaian telah berada di depan mata.


Karena tau bahwa semuanya akan menjadi lebih sulit jika ia mencoba memburu Kelompok Yi Yun, maka Jendral Wang pun memutuskan bahwa lebih baik menunggu setelah pengambilan Warisan selesai. Ia tidak percaya bahwa Yi Yun, Xiao Moxian, Xuan Yuqie dan Yu Ruyan akan lolos dari tangannya.


Pasti akan ada perebutan dalam warisan sehingga Jendral Li juga akan sibuk nantinya. Oleh karena itu, Jendral Wang pun mengirim telepati kepada salah satu bawahan kepercayaannya untuk menangkap kelompok Yi Yun sementara ia nantinya mencoba menahan Jendral Li.


Tatapan Jendral Wang dan Jendral Li pun tertuju pada pengalang saat ini yang membuat semua kultivator menyadari bahwa keduanya tidak ingin mencoba memulai perang dan memutuskan untuk bersaing mengambil Warisan Dewi Pembantaian.

__ADS_1


Sedangkan untuk Xiao Bo, ia hanya bisa memasang wajah jelek ketika melihat reaksi Jendral Wang. Ia tentu tidak akan berani bergerak karena mungkin Jendral Li akan menghabisinya di tempat jika mencoba melakukan sesuatu yang membuat semuanya menjadi kacau.


“Jendral Wang, kau pasti tau betapa kuatnya penghalang ini bukan?” Tanya Jendral Li saat menyentuh penghalang dengan telapak tangannya.


“Ya. Karena mungkin butuh banyak kekuatan untuk menghancurkan penghalang ini, maka akan lebih baik jika kita semua bekerja sama.” Jendral Wang mengangguk setuju.


Keduanya saat ini terlihat seperti seorang kenalan yang lumayan akrab karena berbicara seperti itu di depan umum. Tetapi semua kultivator yang ada di sana paham bahwa itu hanyalah fasad dipermukaan.


“Lalu, bagaimana nantinya dengan pembagian warisan jika kita berhasil membukanya?” Tanya Jendral Wang.


Inilah yang menjadi pemikiran semua kultivator saat ini.


“Sebuah Warisan akan selalu memilih seseorang yang sesuai. Kau pasti menyadari tentang fakta ini, Jendral Wang. Tetapi, siapapun yang mendapatkan warisan itu dan dianggap layak...” Jendral Li menghentikan kata-katanya dan memasang senyum kecil di wajahnya.


Kata-kata itu tentu sangat diketahui oleh para kultivator apa artinya. Siapapun yang menerima warisan, dia pasti akan menjadi incaran kultivator lainnya. Ini adalah konsekuensi jika banyak kultivator yang tiba di satu tempat untuk mengambil satu warisan.


Yi Yun yang mendengar hal itu juga paham. Ia hanya menatap ke arah penghalang dengan tatapan serius saat ini. Ia merasakan ada sesuatu yang janggal di dalam pengalang. Juga, Pohon Darah Bermutasi di depan mereka tidak bereaksi sama sekali dengan para kultivator yang mendekat tidak seperti Pohon Darah Bermutasi lainnya.


Pohon Darah setinggi itu pastilah bermutasi dan hanya kecil kemungkinan bahwa Pohon Darah dihadapan mereka saat ini adalah Pohon Darah biasa.


“Apapun itu, aku harus mendapatkan Warisan Dewi Pembantaian!” Batin Yi Yun walaupun masih waspada terhadap sesuatu yang menurutnya janggal.

__ADS_1


__ADS_2