Dewa Pembantaian

Dewa Pembantaian
Chapter 432 - Monyet Darah Naga


__ADS_3

Jurang Abadi


Yi Yun melesat dengan kecepatan penuhnya ke arah yang dikatakan oleh Sistem. Tidak sampai dua menit kemudian, ia pun berhenti di sebuah batu yang cukup tinggi seperti sebuah tebing. Ia menatap ke arah bawah dengan alis sedikit terangkat.


“Monyet tanpa bulu? Bukankah itu binatang roh pertama yang aku bunuh ketika mencapai Jurang Abadi?” Yi Yun merasa sedikit heran karena ia ternyata pergi ke sarang mereka.


“Sistem! Periksa detail monyet terkuat!” Perintah Yi Yun di benaknya.


[Ding!]


[Mulai memeriksa]


[Ding!]


[Pemeriksaan selesai]


[Jenis: Monyet Darah Naga]


[Status: Pemimpin Monyet Darah Naga]


[Kondisi: Sehat]


[Tingkat: Alam Sage tahap kedelapan]


[Rincian: Monyet Darah Naga adalah binatang roh yang mewarisi sedikit darah naga. Nenek moyang binatang roh itu pernah melahap mayat naga tertentu sehingga di nadi mereka terdapat darah naga. Darah naga itu membuat bulu-bulu Monyet Darah Naga rontok karena mencoba menumbuhkan skala naga walaupun gagal]


Wajah Yi Yun berkedut ketika mendengar tentang bulu yang rontok. Itu terdengar seperti Monyet Darah Naga adalah produk gagal.


“Tidak perlu membuang waktu! Waktunya Pembantaian dimulai!” ucap Yi Yun saat mengeluarkan Pedang Darah.


“Delapan Meridian Bintang Pembantaian...”


“Gerbang Pertama..”


“Gerbang Kedua, Gerbang Kekuatan Pembantaian!”


Saat aura Yi Yun naik dengan pesat, keberadaannya langsung di lacak oleh semua binatang roh Monyet Darah Naga.


“Armor Iblis Pembantaian!”


Seluruh tubuh Yi Yun langsung ditutupi oleh armor dan ia pun langsung melesat dengan kecepatan penuh.


“Langkah Sonik!”


Sraing!


Jrezh!


Yi Yun langsung melewati beberapa binatang roh lalu membelahnya hingga tewas tanpa perlawanan sama sekali.


“Kik.. kik.. Kik...”


Para monyet mengeluarkan suara aneh dan langsung menerjang ke arah Yi Yun. Lengan mereka yang cukup panjang memiliki cakar layaknya seekor naga. Mungkin hanya cakar itulah yang menunjukkan bahwa semua monyet itu memiliki darah naga dalam tubuh mereka.


Tepati Yi Yun merasa bahwa alasan semua monyet itu botak dikarenakan cakar mereka sendiri menggaruk semua bagian tubuh mereka hingga semua bulu rontok.


Crk!


Yi Yun memutar Pedang Darah sedikit lalu tersenyum di balik helm perang miliknya.


“Teknik Pedang Pembunuh Abadi Bulan Darah!”


“Gaya Kedua, Tarian Bulan Darah!”

__ADS_1


Sraing! Sraing! Sraing!


Yi Yun terus-menerus bergerak ke sana ke mari dan menebas banyak Monyet Darah Naga yang memiliki kultivasi tingkat Alam Sage tahap kelima dan keenam.


[Ding!]


[Ding!]


[Ding!]


Suara notifikasi Sistem juga terus terdengar saat Yi Yun dalam waktu kurang dari dua menit membunuh lebih dari dua puluh binatang roh Monyet Darah Naga.


“Kik.. Kik.. Kik..” Pemimpin Monyet Darah Naga langsung memberi perintah kepada semua bawahannya yang berada di tingkat Alam Sage tahap ketujuh untuk membereskan Yi Yun secepatnya.


Yi Yun yang sedang bergerak ke sana ke mari sedikit terkejut karena tampaknya kecerdasan binatang roh Monyet Darah Naga lebih tinggi dari pada yang ia duga.


Di saat suara pemimpin para monyet terdengar, puluhan monyet tingkat Alam Sage tahap kelima dan keenam langsung mudur dengan enggan.


“Ingin mundur? Kalian tidak akan bisa!” ucap Yi Yun dengan senyum kejam di wajahnya. Ia pun menusuk Pedang Darah ke dalam tanah lalu menggunakan tekniknya.


“Teknik Pedang Gaya Iblis!”


“Gaya Kedua, Seratus Pedang Iblis Pembantaian!”


Wusssh!


Ketika qi Yi Yun disalurkan melalui pedang ke dalam tanah, di bawah semua binatang roh monyet tingkat Alam Sage tahap kelima dan keenam, muncul pedang dan langsung menusuk mereka semua tanpa bisa menghindar.


Tentu saja semuanya tidak akan mampu menghindari serangan Yi Yun yang sangat cepat ketika kultivasi Yi Yun telah mencapai tingkat Alam Sage tahap ketujuh.


Jika itu Monyet Darah Naga dengan tingkat kultivasi Alam Sage tahap ketujuh, mereka pasti akan bisa menghindar walaupun dengan susah payah.


Melihat puluhan bawahannya tewas dalam sekejap, pemimpin Monyet Darah Naga sangat marah. Semua itu adalah pasukan yang ia didik dengan susah payah tetapi kini di habisi oleh manusia yang tiba-tiba muncul setelah sekian lama tidak terlihat di Jurang Abadi.


[Ding!]


[Ding!]


[Ding!]


“Kik... Kik...!”


Suara monyet kali ini terdengar lebih pekik dari pada yang sebelumnya.


Sekitar delapan Monyet Darah Naga tingkat Alam Sage tahap ketujuh langsung menyerang ke arah Yi Yun dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Yi Yun mendengus dingin dan meningkatkan kekuatannya lagi.


“Gerbang Ketiga, Gerbang Tubuh Pembantaian!”


Bussssh!


“Teknik Pedang Penglihatan Ilahi!”


Ketika para monyet menyerbu dan menyerang menggunakan cakar mereka masing-masing, Yi Yun dengan reaksi tinggi langsung menghindar lalu mengayunkan pedangnya.


“Teknik Tebasan Udara Kosong!”


Sraing!


Jrezh!


Salah satu Monyet Darah Naga tingkat Alam Sage tahap ketujuh langsung tewas dan disaat itu juga, Yi Yun memutar tubuhnya sambil mengayunkan kakinya.

__ADS_1


“Tendangan Pembelah Suara!”


Sraing!


Jrezh!


Bilah udara yang melesat dari kaki Yi Yun langsung membunuh dua Monyet Darah Naga.


Lima Monyet Darah Naga sangat marah dan langsung melompat ke arah Yi Yun.


“Monyet botak tidak tau diri!” ucap Yi Yun dingin dan langsung melesat sambil mengayunkan pedangnya.


Sraing! Sraing!


Jrezh!


Dalam waktu singkat, semua Monyet Darah Naga tingkat Alam Sage tahap ketujuh pun langsung tewas di bawah pedang Yi Yun.


“Grrrr...” Monyet Darah Naga tingkat Alam Sage tahap kedelapan sangat marah sehingga suaranya tampak berubah. Aura ganas menyelimuti tubuhnya seolah-olah dia adalah bintang prasejarah yang terbangun dari tidurnya.


Monyet Darah Naga yang masih muda semuanya bersembunyi dengan tubuh gemetaran karena banyak ras mereka yang dibantai oleh Yi Yun.


Hanya satu Monyet Darah Naga yang tersisa di dekat Yi Yun. Aura berwarna merah merembes dari tubuhnya.


“Khaaaaa...!”


Monyet Darah Naga meruang sambil mengangkat kedua lengannya dan tubuhnya perlahan membesar mencapai ukuran 10 meter yang semula hanya 3 meter.


“Hm? Gorila botak?” Yi Yun terdiam ketika melihat Monyet Darah Naga membesar ke bentuk Gorilla.


Wusssh!


Monyet Darah Naga itupun langsung melesat seperti meteor hitam yang membuat Yi Yun sedikit terkejut.


Wusssh!


Saat tiba di atas Yi Yun, Monyet Darah Naga itu mengayunkan kedua tinjunya yang telah disatukan.


“Langkah Sonik!”


Zhep!


Blar!


Tanah radius beberapa km langsung hancur berantakan. Banyak pepohonan yang ikut tumbang hanya dengan satu pukulan tersebut.


“Teknik Pedang Serigala Pembantaian!”


“Gaya Ketiga, Taring Liar!”


Sraing!


Jrezh!


Ketika Yi Yun mengayunkan pedangnya, serangan itu langsung melesat ke arah Monyet Darah Naga.


Monyet Darah Naga pun menyilangkan lengannya.


Crang!


Bussssh!


Ketika Monyet Darah Naga menghempaskan kedua lengannya, serangan yang ia tahan pun langsung bubar walaupun terlihat sedikit bercak darah di kedua lengannya.

__ADS_1


“Oh? Kekuatannya memang meningkat sangat banyak! Tampaknya Gorilla botak ini layak untuk pemanasan!” ucap Yi Yun dengan seringai lebar diwajahnya.


“Mode Dewa Pembantaian!”


__ADS_2